Peringatan Kiamat

*DISCLAIMER/PENAFIAN*
Semua artikel yang ada disini hanya upaya penerjemahan dari https://thetruthisfromgod.com/
Kecuali jika saya nyatakan lain.
Saya bukan pemilik situs tersebut diatas, dan pemilik situs tersebut (YS) samasekali bukanlah kenalan saya. Semua konten disana diluar tanggung jawab saya. Saya hanya orang biasa yang mengambil dari sana, menggunakan mesin penerjemah, kemudian mengoreksi hasil terjemahannya lebih lanjut. Demi Allah, Saya tidak dibayar sepeserpun atau mendapat imbalan apapun dari YS.
YS juga tidak pernah memaksa atau meminta saya untuk menerjemahkan.
Semua ini atas inisiatif saya sendiri.
Mohon maaf atas sebagian terjemahan yang masih kasar, atau keliru.
Untuk itu, Saya mohon dengan sangat kepada Anda untuk tetap meninjau sumber aslinya,
Semata-mata untuk menangkap pesan yang lebih lengkap dan lebih murni.
Jika Anda bisa mengerti apa yang tertulis disana (teks Bahasa inggris/Bahasa Prancis), tolong abaikan saja Blog saya dan baca langsung dari sana.
Pesan YS dalam bentuk video2, saya terjemahkan di channel youtube saya:

Kebohongan Teori Evolusi Darwin

23 Mar, 2020Bukti-bukti

Diterjemahkan dari: https://thetruthisfromgod.com/2020/01/29/darwins-false-theory-of-evolution/


Sebagai bagian dari rencananya untuk menantang Tuhan, Setan membangun Teori Palsu, Teori Evolusi Darwin untuk menjawab pertanyaan tentang asal usul kehidupan, dengan mengajukan penjelasan palsu yang tidak menyiratkan keberadaan Tuhan. Sementara, Tuhan berfirman, bahwa Dia secara langsung menciptakan manusia dari tanah dan kemudian menghembuskan Ruh-Nya ke dalam mereka dan mereka langsung menjadi hidup.

(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah” Maka apabila telah Kusempurnakan wujudnya dan Kutiupkan kepadanya ruh-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya” S38:V71-72

Setan mengklaim bahwa Manusia keturunan dari sebangsa kera dan merupakan hasil evolusi miliaran tahun untuk sampai pada bentuk Homo Sapiens saat ini.

Tuhan berkata bahwa Dia menciptakan manusia di posisi/derajat tinggi dan dalam bentuk terbaik, dan menempatkannya di atas semua ciptaan, termasuk hewan. Karena itu, bukan karena kemampuan kita sendiri, kita saat ini berada dalam posisi tinggi saat ini, tetapi karena Allah telah merahmati kita dengan menundukkan semua makhluk lain kepada kita.

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang terbaik S95:V4

Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir. S45:V13

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. S17:V70

Sebaliknya, Setan bersikeras bahwa Manusia pada intinya hanyalah satu binatang di antara yang lain, kera yang telah berevolusi dengan beradaptasi lebih baik terhadap perubahan daripada hewan lain, hingga akhirnya menempati puncak hierarki di antara binatang.

Teori Darwin adalah persis doktrin setan yang mempromosikan perubahan dan reformasi. Tapi apa lagi perkembangan selanjutnya dalam makhluk Ciptaan Allah yang bentuk awalnya sudah sempurna? Apa yang ada untuk direformasi dalam Hukum Allah yang tidak berubah dan sempurna sejak awal? Iblis menyatakan bahwa orang yang menerima perubahan zamannya dan beradaptasi dengannya adalah orang yang akan berhasil dan berkembang secara positif. Namun, dunia ini tidak berhenti berevolusi dari buruk menjadi lebih buruk, bergerak semakin jauh dari kebenaran dan jalan yang benar, untuk selalu melangkah lebih jauh menuju kepalsuan dan kebingungan.

Berdasarkan teori Evolusi palsunya, Setan mengundang kita untuk mengikuti evolusi buruk dunia ini dengan menyatakan bahwa inilah yang akan menuntun kita menuju kesuksesan. Padahal, kebenarannya sangat bertolak belakang, orang beriman sejati harus bertahan dengan segala cara untuk mengikuti hanya Hukum Allah yang abadi dan sempurna, yang saat ini terkandung dalam Alquran, tidak peduli apakah ia hidup di tahun 5000 atau ketika di zaman prasejarah. Contoh teladan utama yang harus diikuti adalah Abel/ Habil, keturunan Adam yang pertama yang mengikuti ajaran Allah, dengan tidak berusaha untuk menandai bumi ini dengan jejak/peninggalan apapun, dengan tidak mengikatkan diri kita padanya, dengan tidak mengikuti kegilaan manusia dan kebinasaan iblis.

Kehidupan di Bumi hanyalah draft/konsep, dan kehidupan kekal sejati ada di akhirat. Karena itu, orang yang dibimbing dengan baik/diberi petunjuk tidak akan mengikuti evolusi berbahaya yang telah dijalani dunia ini sejak awal ujian duniawi kita, tetapi akan tetap setia pada ajaran-ajaran Allah yang kekal, yang tidak pernah berubah dari waktu ke waktu, sama seperti hukum Fisika. Saat ini, di dunia ini sebagian besar terdiri dari orang-orang yang tersesat, kebanyakan orang mengikuti langkah-langkah setan dan bangga mengikuti evolusi/perkembangan zaman mereka, mereka telah menjadi seperti orang buta dan bodoh. Ketika Anda amati orang-orang sesat ini sepanjang “hidup menyedihkan” mereka, mereka hanya semakin menyimpang dan semakin menjauh dari kebenaran, bangga “tidak ketinggalan zaman” dan mencari dengan segala cara untuk beradaptasi dengan kesalahan/penyimpangan baru Iblis.

Ini adalah jenis orang bodoh yang dibentuk dunia ini, inilah artinya mengikuti zaman. Di dunia orang-orang tersesat ini, semakin kita bertambah usia, semakin kita tersesat dan bodoh, bukti bahwa dunia ini bergerak menuju kerugian/kekalahan.

Saya akan menunjukkan kepada Anda bahwa teori Evolusi Darwin adalah kebohongan murni: baik manusia maupun hewan bukanlah produk dari proses evolusi, tetapi semuanya secara langsung dan instan diciptakan oleh Tuhan. Ketika Tuhan menginginkan sesuatu, Dia hanya cukup memutuskannya dan kehendaknya segera terpenuhi, dan ini sama sekali bukan metafora.

Sesungguhnya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia (Instan) S36:V82

Orang yang tersesat menganggap enteng Firman Allah dan menganggap bahwa ini hanyalah metafora, bahwa sesungguhnya ketika Allah memutuskan sesuatu, ia harus menunggu langkah-langkah yang diperlukan agar hal ini terjadi. Jika Tuhan harus menunggu seperti kita untuk melihat kehendak-Nya digenapi, Dia bukanlah Tuhan, karena itu berarti ada batasan untuk kuasa-Nya, yang tentu saja tidak demikian. Ini adalah bukti bahwa orang-orang ini tidak tahu apa-apa tentang Tuhan dan pada kenyataannya benar-benar tersesat. Setan akhirnya berhasil meyakinkan orang-orang beriman semu yaitu orang-orang beragama, bahwa ada jalan merekonsiliasi Penciptaan Allah dengan teori Evolusi yang jelas keliru. Orang-orang yang tersesat ini berpikir bahwa Allah menciptakan manusia sesuai dengan teori Evolusi, yaitu manusia memang keturunan dari kera dan ber-evolusi selama jutaan tahun sebelum diberkahi dengan kesadaran, dan karena itu Adam adalah kera pertama yang menjadi manusia. diberkahi dengan kesadaran. Jika ini benar-benar terjadi, maka Adam tidak akan menjadi bapak dari semua manusia seperti yang dikatakan dalam Alquran, karena kera lain juga akan berevolusi ketika Adam berevolusi, dan karena itu akan memiliki keturunan mereka sendiri.

Bukti utama bahwa Penciptaan Manusia itu seketika, terletak pada mukjizat yang ditunjukkan Allah melalui Isa/Yesus. Memang, Tuhan ingin menunjukkan kepada kita melalui Yesus bagaimana ia memberi hidup secara instan dan bukan melalui proses evolusi yang membutuhkan jutaan tahun.

Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit kusta; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman. S3:V49

ketika Allah mengatakan: “Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruh qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan di waktu Aku mengajarkanmu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (hidup) dengan seizin-Ku. Dan di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sedari lahir dan orang yang berpenyakit kusta dengan seizin-Ku, dan di waktu kamu menghidupkan orang mati dengan seizin-Ku, dan Aku melindungimu dari Bani Israil di kala kamu mengemukakan kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata”. S5:V110

Tuhan menunjukkan kepada kita buktinya: Apakah Allah melalui Yesus membutuhkan beberapa juta tahun proses evolusi untuk menciptakan burung yang hidup dari tanah? Tidak! Yesus membentuknya dengan tangannya dalam beberapa menit, sama seperti Allah membentuk kita, lalu Yesus meniupnya, dan dengan izin Allah burung itu langsung hidup. Jadi di sini adalah bukti utama bahwa Penciptaan terjadi dalam pengertian literal dari istilah sebagaimana Allah gambarkan kepada kita dalam Al Qur’an: sebuah tubuh sederhana yang dibentuk dari tanah liat di mana Allah meniupkan Ruh-Nya, dan ia menjadi langsung hidup sebagai pria dewasa.

Inilah yang dibuat oleh Yesus dengan tangannya dalam beberapa menit

Yesus kemudian meniupnya, dan sekarang menjadi burung yang hidup. Tuhan menunjukkan kepada Anda tanda-tanda-Nya sehingga Anda dapat merefleksikan diri dan memiliki iman kepada-Nya tanpa keraguan

Siapa yang akan berpikir bahwa tubuh yang mati dan membusuk dapat menjadi manusia (tulang dan daging) yang hidup yang diciptakan dari abunya sendiri? Namun Tuhan dapat  melakukannya dan ini bukan metafora

Tuhan membentuk Adam dari tanah dan menghembuskan ruh-Nya ke dalam dirinya, dan di sana ia langsung hidup, bernafas dan dianugerahi kecerdasan dan akal, ini bukan metafora

Demikian juga, orang-orang beriman palsu yaitu kaum beragama memberi tahu Anda: “ Segala sesuatu mengikuti aturan (aturan palsu Setan yang mereka percayai), tindakan Tuhan harus  menyesuaikan dengan aturan-aturan ini. Penyakit tertentu membutuhkan perawatan seperti itu, jika Anda tidak ke dokter maka Anda tidak akan sembuh, Allah menggunakan dokter untuk menyembuhkan manusia. Penyakit seperti itu tidak dapat disembuhkan karena merupakan penyakit genetik. … dll dll “. Namun, semua klaim ini sepenuhnya salah dan hanya penghancuran/kesesatan Iblis. Tuhan membuktikan kepada kita melalui Yesus bahwa ia dapat menyembuhkan orang buta sejak lahir, orang kusta, yang bagaimanapun dianggap tidak dapat disembuhkan menurut pengobatan modern. Apakah Dia yang mampu memberikan kehidupan pada tubuh yang busuk dan berdebu tidak dapat melakukan apapun yang Dia inginkan? Tuhan menunjukkannya kepada kita dengan menghidupkan orang mati melalui Yesus, untuk menunjukkan kepada manusia bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Tuhan tidak mengutip/menyebut barang sekalipun dokter dalam Al Qur’an, karena dokter hari ini hanya penipu yang hanya mengikuti ilmu pengetahuan palsu, mereka tidak menyembuhkan tetapi menghancurkan.

Dokter saat ini tak lebih hanyalah penipu yang mengikuti ilmu palsu dan berperan sebagai Tuhan. Tetapi, yang jujur ​​di antara mereka mengakui bahwa mereka hanyalah meraba-raba dan bahwa ilmu mereka sama sekali tidak eksak, dan bahwa itu lebih menghancurkan/merusak daripada menyembuhkan, dan bahwa asal-usul penyakit bukanlah seperti yang ditunjukkan ilmu kedokteran.

Penyembuhan sejati datang LANGSUNG dari Allah dan penyakit berasal dari dosa, bukan dari genetika atau penjelasan yang diberikan oleh ilmu kedokteran. Ilmu kedokteran palsu berfungsi untuk menutupi bahwa dosa menyebabkan penyakit dan kematian, seperti halnya teori palsu evolusi yang hanya berfungsi untuk menyangkal keberadaan Tuhan dan kemahakuasaan-Nya. Orang-orang tersesat yang percaya pada pengobatan menghabiskan hidup mereka untuk mengambil semua jenis tindakan pencegahan dan hidup dalam ketakutan yang konstan akan penyakit dan kematian, dan menempatkan hidup mereka di tangan para dokter yang memperlakukan mereka seperti binatang dan memberi mereka obat dengan molekul sintetis yang memiliki efek samping lebih banyak daripada efek menguntungkan.

Semua itu sia-sia, seperti pada akhirnya, tidak hanya mereka tidak disembuhkan dari penyakit mereka, tetapi mereka hanya semakin terdorong pada kehancuran mereka sendiri. Alih-alih mengaitkan penyakit mereka dengan dosa-dosa mereka sendiri dan mengakhiri dosa-dosa mereka, alih-alih meminta Tuhan untuk menyembuhkan mereka secara langsung dan percaya kepada-Nya, mereka lebih memilih untuk mempercayai para penipu ini yaitu dokter dan penjelasan palsu mereka. Inilah sebabnya mengapa Allah membuat semua orang yang tersesat ini binasa secara perlahan di rumah sakit, sementara orang beriman sejati mati dalam keadaan sehat di rumah saat tidur, tanpa mengalami penderitaan/kehinaan di usia tua.

Ini adalah bagaimana semua yang sesat berakhir. Tuhan mempermalukan mereka melalui segala macam penyakit, dan mereka berakhir di kamp penyiksaan dan kematian yaitu rumah sakit, dikirim ke para penipu yaitu dokter. Itulah harga dosa dan kesesatan mereka.


P.S.: Mengenai isi pesan, silahkan tanya langsung secara baik-baik ke thetruthisfromgod.com, karena saya hanya menerjemahkan, dan tidak ambil bagian sedikitpun atas isi pesan. Translator note (t/n:) adalah merupakan tambahan/penjelas dari saya pribadi (penerjemah) dan bukan bagian dari pesan asli. boleh diabaikan saja. Kritik/saran mengenai hasil penerjemahan, silahkan ajukan email ke: peringatan@posteo.net