Peringatan Kiamat

*DISCLAIMER/PENAFIAN*
Semua artikel yang ada disini hanya upaya penerjemahan dari https://thetruthisfromgod.com/
Saya bukan pemilik situs tersebut diatas, dan pemilik situs tersebut (YS) samasekali bukanlah kenalan saya. Semua konten disana diluar tanggung jawab saya. Saya hanya orang biasa yang mengambil dari sana, menggunakan mesin penerjemah, kemudian mengoreksi hasil terjemahannya lebih lanjut. Demi Allah, Saya tidak dibayar sepeserpun atau mendapat imbalan apapun dari YS.
YS juga tidak pernah memaksa atau meminta saya untuk menerjemahkan.
Semua ini atas inisiatif saya sendiri.
Mohon maaf atas sebagian terjemahan yang masih kasar, atau keliru.
Untuk itu, Saya mohon dengan sangat kepada Anda untuk tetap meninjau sumber aslinya,
Semata-mata untuk menangkap pesan yang lebih lengkap dan lebih murni.
Jika Anda bisa mengerti apa yang tertulis disana (teks Bahasa inggris/Bahasa Prancis), tolong abaikan saja Blog saya dan baca langsung dari sana.
Pesan YS dalam bentuk video2, saya terjemahkan di channel youtube saya:

Bagian 1 – Peringatan Utama dari Tuhan Sebelum Permulaan Kehancuran Akhir di 2020

23 Mar, 2020Peringatan Utama

Diterjemahkan dari: https://thetruthisfromgod.com/2020/01/21/ultimate-warning-of-god-before-the-beginning-of-the-destruction-in-2020-part-1/

Topik utama: Rashad Khalifa – Nabi Muhammad – Setan mengelilingi kita – Numerologi, takhayul, dan doktrin Setan – Utusan akhir zaman – Kemurkaan Tuhan – Keselamatan sesungguhnya di akhir zaman – Doktrin/jalan Tuhan yang sebenarnya – Klasifikasi orang beriman & orang tersesat – Cara memahami Alqur’an


Dengan menyebut nama Tuhan, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Penyayang, Saya, YS, utusan Tuhan yang terakhir, mengirimkan kepada Anda Peringatan Utama dan Terakhir dari Tuhan sebelum permulaan bencana yang mengawali Hari kiamat, Akhir dari Dunia ini.

Saya adalah utusan Tuhan yang terakhir, tidak ada utusan lain setelah Saya, dan tidak ada yang lain sebelum saya sejak Nabi Muhammad. Saya memberi tahu Anda ini, bukan berpura-pura, tetapi karena itu adalah Kebenaran dari Tuhan, dan untuk meneguhkan hati orang-orang beriman sejati dan meyakinkan mereka bahwa mereka tidak melewatkan satupun utusan sejak Nabi Muhammad. Bukti saya ditemukan dalam pesan unik saya tentang kebenaran dari Tuhan, dan melalui model/teladan yang Allah buat atas pribadi saya, sama seperti bukti Nabi Muhammad dalam model/teladan yang ia wakili melalui pribadinya, dan dalam Kebenaran yang Tuhan ungkapkan melalui Muhammad dalam Alquran.

Dari awal misi saya sebagai pembawa pesan dan peringatan dari Tuhan, pesan ini mewakili kulminasi dari semua yang telah Tuhan ajarkan kepada saya, dan berisi kisah yang jelas tentang semua peristiwa penting dari awal Penciptaan hingga Penghakiman Terakhir, serta pengungkapan sebagian besar misteri Alquran. Ini tidak mengurangi nilai pesan-pesan saya sebelumnya, karena semua Kebenaran Tuhan adalah yang paling penting.

Walaupun semua pesan saya berasal dari Tuhan, tidak semua memiliki cakupan yang sama, dan pesan terakhir ini adalah yang paling penting bagi semua manusia di bumi. Pesan ini saja sudah cukup sebagai bukti terhadap yang tidak adil/zalim, dan sebagai konfirmasi dan kabar baik untuk orang-orang yang lurus. Jadi, jika Anda belum membaca pesan-pesan saya sebelumnya dan Anda terkejut membaca bahwa saya menampilkan diri saya sebagai utusan Tuhan, jangan menyela bacaan Anda, karena pesan berikut ini sudah cukup. Apa yang akan Anda pelajari, tidak ada manusia di bumi yang pernah mengungkapkannya, yang membuktikan bahwa pesan ini hanya dapat datang dari Tuhan.

Jika ada satu saat dalam hidup Anda ketika Anda harus merasa genting dan serius, berpikiran terbuka dan sabar, maka inilah saatnya, karena pesan dari Tuhan ini menentukan untuk masa depan Anda dalam waktu dekat dan untuk selamanya. Jadi, saya menyarankan Anda dengan segala keadilan, untuk meluangkan waktu membacanya dari awal sampai akhir, dan untuk sangat berkonsentrasi selama membaca, supaya mendapatkan sepenuhnya dari pesan saya, maka hanya setelah itulah Anda akan dapat membentuk pendapat Anda. Saya jelaskan kepada Anda: ujian dari Tuhan dimulai dari baris-baris pertama ini, dan siapa pun yang sudah bersiap untuk berhenti membaca pasti akan menggigit jarinya dalam waktu dekat dan untuk selamanya. Mereka yang sudah menilai saya tidak layak menjadi utusan Tuhan, bahkan tanpa mendengarkan apa yang akan saya katakan, pada kenyataannya adalah mereka yang tidak layak untuk menerima Keselamatan dari Tuhan, karena ketidakadilan/kezaliman mereka yang ekstrem.

Pesan ini dimulai dengan pembicaraan panjang tentang seseorang bernama Rashad Khalifa, yang tentu saja sebagian besar dari Anda tidak tahu. Setan menggunakan orang ini untuk merebut/mencegat peran saya sebagai pembawa pesan akhir zaman, dan untuk menyesatkan banyak orang melalui dia. Tidak ada dalam pesan ini yang berlebihan atau terlalu banyak, tidak ada yang terlalu detail atau tidak cukup, tetapi semuanya diletakkan dalam proporsi yang tepat sesuai dengan kehendak Tuhan. Jadi saya meminta Anda, untuk kebaikan Anda sendiri, untuk berusaha sekali saja dalam hidup Anda, membaca pesan ini dari Tuhan dengan sangat hati-hati. Pada kenyataannya, dengan memahami bagaimana Rashad Khalifa menempati tempat penting dalam rencana setan, dan dalam hal apa dia adalah seorang penipu, bahwa Anda akan menyadari mengapa, saya bukan penipu, dan bahwa pesan yang saya bawa hanya bisa datang dari Tuhan. Apakah Anda sudah berpikir Anda memiliki kebenaran atau tidak, jika Anda menolak pesan dari Tuhan ini tanpa mempertimbangkannya, maka itu akan menjadi lebih dari cukup segagai alasan untuk membenarkan kehancuran Anda selanjutnya.

Pesan ini awalnya diartikulasikan di sekitar Rashad Khalifa, kemudian melebar dengan sangat cepat ke banyak subjek seperti penjelasan tentang varian Alquran, makna angka 19 dalam Alquran, rahasia penyaliban Yesus Kristus (Isa), identitas Dhul Qarnayn, kisah nyata Habil dan Qabil, identitas Antikristus (Dajjal) serta Gog dan Magog (Yajuj & Majuj), kapan dimulainya Perang Dunia 3, keberadaan dan cara mengidentifikasi setan dalam wujud manusia, kebenaran tentang kembalinya Yesus, dan banyak rahasia lain yang sampai sekarang tidak diketahui. Posting ini juga memaparkan semua trik dan kebohongan Setan sejak awal penciptaan manusia, dan mengungkapkan rencananya untuk akhir zaman. Pesan dari Tuhan ini ditujukan kepada semua orang, apa pun kepercayaan Anda, Anda akan menemukan diri Anda di sana dan Anda akan mengenali diri sendiri.

Pesan ini tentu sangat panjang, tetapi saya meyakinkan Anda bahwa tidak ada yang terlalu banyak, dan semuanya didukung oleh bukti nyata, oleh Kitab Suci, dan oleh logika dan akal sehat. Jika Tuhan puas dengan beberapa baris sebagai peringatan dan pernyataan tentang semua hal, maka orang akan menyalahkan Tuhan atas itu, mengatakan bahwa pesannya tidak cukup eksplisit. Tetapi di saat yang sama, apakah Anda memiliki hal-hal lain yang lebih baik/penting untuk dilakukan daripada mendengarkan peringatan terakhir dari Tuhan yang menjadi satu-satunya peluang keselamatan Anda di akhir zaman?

Namun, saya tetaplah manusia yang dapat berbuat salah, seperti semua manusia, termasuk para utusan Tuhan, jadi jika Tuhan ingin saya membuat kesalahan pada poin/bagian kecil tertentu, maka itu adalah kehendak Tuhan, dan bahwa kesalahan minimal itu diinginkan oleh Tuhan untuk menguji hati orang yang tidak adil/zalim.

Sebelum kamu, Kami tidak pernah mengirim utusan atau Nabi, yang tidak membacakan apa yang diturunkan kepadanya, tanpa Setan mengganggu dalam perkataannya. Allah membatalkan apa yang Setan sarankan, dan Allah menguatkan Ayat-ayatnya. Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Agar Dia menjadikan, dari apa-apa-apa yang Setan buat mereka berkata, tak lain sebagai cobaan bagi mereka yang memiliki penyakit di hatinya dan yang keras hati. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu berada dalam permusuhan  yang sangat. Dan agar mereka yang diberi ilmu dapat mengetahui bahwa (Al-Qur’an) memang  Kebenaran dari Tuhanmu, dan agar mereka beriman setelah itu, dan hati mereka tunduk padanya dengan segala kerendahan hati: dan sesungguhnya Allah menuntun merka yang beriman kepada Jalan Lurus. Dan mereka yang tidak beriman tidak akan berhenti dalam keraguan tentangnya, hingga “saat” (kiamat) tiba-tiba mengejutkan mereka atau sampai kepada mereka hukuman/azab di hari yang menakutkan. S22: V52-55


Ringkasan kehidupan Rashad Khalifa

Berikut ini ringkasan kehidupan Rahsad Khalifa yang dapat Anda cek sepenuhnya dalam bahasa Inggris di situs web yang terkait dengannya.

Rashad Kalifa (1935-1990)

Rashad Khalifa lahir di Mesir pada tahun 1935 dari keluarga otoritatif dalam doktrin Islam Sufi, dan merupakan pengikutnya sampai usia lanjut dari kultus Islam pemujaan terhadap Wali (orang suci), Nabi Muhammad, dan keluarganya. Rashad Khalifa mengikuti studi Agronomi yang ia selesaikan dengan memperoleh gelar PhD di University of California di Amerika Serikat, negara tempat ia mengejar hidupnya, setelah kembali sebentar ke Mesir, dan ini (di Amerika) sampai ketika ia meninggal.

Sedari awal perjalanan hidupnya, Rashad Khalifa telah dibutakan oleh misteri huruf-huruf terisolasi yang mengawali surat-surat Alquran tertentu (muqattaat). Tidak puas dengan berbagai interpretasi yang ada, ia berangkat untuk mengabdikan hidupnya untuk memecahkan misteri ini. Berkat kemunculan komputer pertama di ruang publik, ia dapat melakukan penelitian pertama dari jenisnya, dengan cara memuat seluruh Quran dalam bahasa Arab di komputernya, yang memungkinkannya untuk mengarah pada penemuan yang dianggap “mukjizat”-nya tentang angka 19, dan sambil di saat yang sama menawarkan penjelasan inisial awal surat-surat tertentu dari Alquran (muqattaat).

Menurut Rashad Khalifa, angka 19 akan menjadi kode matematis yang akan memvalidasi sifat tidak dapat diubahnya teks Alquran & “divine origin”/asal ilahiah dari Alquran, dan yang akan menjelaskan alasan keberadaan Muqataat dalam Alquran. Menurut teorinya, seluruh Quran diatur oleh angka kode 19 yang ia sebut ” Angka dari Tuhan “: Ini beranjak dari nomor surat, ayat, dan kata, hingga menghitung persis ke jumlah hurufnya, dan kode ini juga memungkinkan dia untuk memecahkan banyak misteri Alquran lainnya.

Tidak puas dengan terjemahan Alquran yang ada, dan sejalan dengan penelitiannya pada angka 19, Rashad Khalifa memulai untuk membuat terjemahan Alqurannya sendiri yang ia sebut ” Versi Bahasa Inggris Resmi “. Awalnya, berkat penemuan kode 19, Rashad Khalifa menerima semua dukungan dari otoritas Islam internasional, dan telah diundang oleh tokoh-tokoh besar dalam Islam dan negarawan di dunia Muslim, untuk mempersembahkan penemuannya dan membagikannya dengan Muslim di seluruh dunia.

Merasa terangkat oleh penemuan kode 19, Rashad Khalifa kemudian mendeklarasikan dirinya sebagai utusan Tuhan, di bawah gelar “Messenger of Covenant”(Utusan Perjanjian), dan menciptakan Lembaga keagamaannya sendiri, “United Submitters International“, yang berbasis di Amerika Serikat, lebih tepatnya di Tucson, Arizona. Tempat tinggal di mana ia beroperasi pada hari-hari awal sebagai imam, peran yang ia teruskan sampai akhir hidupnya, mengkhutbahkan bentuk Islam baru hanya berdasarkan terjemahan Alqurannya sendiri, dan menolak Sunnah Nabi dan Hadist. Atas hal ini, ia dikutuk oleh otoritas Islam pada hari yang sama dengan Salman Rushdie, sebagai sesat/pelaku bid’ah karena penggunaan Numerologi, dan ia akhirnya dibunuh pada tahun 1990 oleh sekelompok ekstremis Muslim yang terkait dengan al-Qaeda.

Saya akan menunjukkan kepada Anda dari setiap sudut, berdasarkan Alquran dan bukti2 yang dapat anda verifikasi sendiri, bahwa Rashad Khalifa sebenarnya adalah penipu, baik pada tingkat doktrinnya dan pada tingkat pribadinya. Dan untuk itu, mari kita mulai dengan melihat mukjizat 19nya yang terkenal, “mukjizat” yang menjadi titik balik dari hidupnya, dan yang disajikan oleh Rashad Khalifa kepada kita sebagai kunci utama dari semua hasil karyanya dan bukti (menurut dia) bahwa dia adalah utusan Tuhan.


Mukjizat palsu 19

Poin pertama, penting untuk dicatat bahwa Alquran, bahkan dalam versi Arabnya, ada dalam beberapa versi/varian. Diakui, perbedaannya sangat minimal dibandingkan dengan volume (isi) Alquran itu sendiri, tetapi orang sama-sama menemukan sejumlah perbedaan pada ejaan kata-kata tertentu, dalam waqaf/penggalan ayat-ayat tertentu, dan pada ada atau tidak adanya huruf konjungsi tertentu. 2 varian paling populer adalah versi “ Hafs ” dan “ Warch ”, perbedaannya dapat Anda lihat sendiri di halaman wikipedia mereka sendiri.

Masing-masing varian dari Al-Qur’an ini, karena dalam kenyataannya ada lebih dari 2, menyajikan kesalahan transkripsi yang berbeda, karena kesalahan itu adalah manusiawi dan tidak mungkin bagi manusia untuk menyalin teks lebih dari 600 halaman tanpa melakukan kesalahan sedikitpun.

Mengenai “mukjizat” angka 19 Rashad Khalifa, kita dihadapkan dengan permasalahan sejak awal, karena “mukjizat” ini hanya didasarkan pada penghitungan eksak huruf dan kata-kata dalam Alquran. Namun, semua versi teks Arab dari Quran menyajikan kesalahan yang bervariasi dari satu versi ke versi lainnya, dan karena itu memiliki jumlah kata dan huruf yang spesifik untuk tiap-tiap versi. Akibatnya, versi apa pun yang diandalkan Rashad Khalifa untuk penemuan “mukjizatnya” 19, kita sudah dapat yakin bahwa pendekatan semacam itu tidak dapat menghasilkan hasil konklusif.

Tujuan inti “mukjizat” 19, yang diklaim Rashad Khalifa adalah untuk membuktikan keunikan dan tidak dapat diubahnya teks Qur’an. Menjadi tidak ada artinya, karena berdasarkan fakta yang diketahui oleh semua orang, termasuk Muslim, bahwa Alquran tidaklah unik (dalam artian hanya satu versi teks unik hingga ke setiap huruf) dan tidak mutlak tanpa cacat (transkripsinya). Memang benar, Alquran dalam bahasa Arab (sebagaimana kita ketahui tadi) ada dalam beberapa versi, yang membatalkan keunikannya. Di sisi lain, semua versi teks Arab dari Quran tidak sempurna, yang kemudian mempertanyakan kemutlakan/tanpa cacatnya transkripsi Quran dalam arti yang sangat ketat. Rashad Khalifa mengatakan dia mengandalkan versi Hafs dari Alquran, tetapi versi ini seperti yang lain tidaklah sempurna, karena itu tidak ada kode matematika yang dapat memvalidasi versi ini, atau versi lainnya juga.

“Mukjizat” 19 menyatakan bahwa angka 19 muncul dalam sejumlah besar kombinasi matematis di sepanjang Al-Qur’an, kombinasi yang semuanya dibuat-buat satu sama lain, dan atas hal itu Anda dapat lihat di halaman ikhtisar situsnya yang mengulang-ngulang keajaiban ini. Rashad Khalifa mengklaim bahwa mukjizat 19 menjelaskan muqattaat, dengan alasan bahwa jumlah kemunculan huruf muqattaat dengan redaksi yang serupa adalah kelipatan 19, yang akan memvalidasi kemutlakan teks Quran.

Berikut adalah ilustrasi mukjizat semu yang disajikan di situs web Rashad Khalifa.

Sebelum melangkah lebih jauh, kita sudah dapat menolak penjelasan ini, karena jika ini adalah fungsi sebenarnya dari muqattaat, lalu mengapa Allah meletakkan muqattaat ini hanya pada awal surat tertentu dan bukan pada awal semua surat? Memang, jika peran muqattat ini benar-benar untuk memvalidasi tidak dapat diubahnya teks surat2 yang mengandung mereka, maka dalam hal ini, seharusnya (muqattaat) ada di semua surat. Apa gunanya menunjukkan bahwa surat tertentu tidak bisa diubah (huruf per huruf) sementara surat yang lain tidak?

Selain itu, jika muqattaat ini benar-benar memiliki fungsi untuk memvalidasi kemutlakan teks surat yang mengandung mereka, maka mengapa mukjizat semu 19 ini tidak berlaku pada semua surat yang dimulai dengan muqataat? Karena, Anda akan melihat bahwa sejumlah surat yang didahului dengan muqattaat tidak memvalidasi kode 19 ini, dan bahkan yang dianggap memvalidasi menurut Rashad Khalifa, juga ternyata tidak.

Sebagai contoh, jika kita mengambil surah 36 yang merupakan satu-satunya surah yang dimulai dengan inisial YS, mukjizat 19 ini tidak bekerja.

Menurut mukjizat 19, jumlah kemunculan huruf Y dan S dimulai dari ” بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ ” harus ditemukan sebagai kelipatan 19, jadi saya tidak menghitung huruf dalam judul surah (suratu yasin).

Namun, 241 + 48 = 289, 289/19 = 15.2 … jumlah kemunculan huruf Y dan S bukan kelipatan 19, jadi mukjizat ini tidak bekerja pada Surah YaSin.

Jika kita memeriksa Sura 68 yang dimulai dengan muqattaat huruf nun, mukjizat ini juga tidak bekerja: 132/19 = 6.9…

Jika penjelasan Rashad Khalifa mengenai fungsi muqattaat ini benar, maka itu seharusnya bekerja pada semua surat yang dimulai dengan inisial ini, tetapi jelas tidak seperti itu. Karena itu inisial ini tidak memenuhi fungsi yang diajukan oleh Rashad Khalifa dan Anda akan melihat bahwa sebenarnya tidak ada kode ajaib 19 dalam Al Qur’an.

Sesungguhnya, huruf Alif / A yang terkandung dalam sebagian besar muqataat ini, ditulis dalam bahasa Arab dalam banyak bentuk: ‘ ا آ ٱ أ إ ؤ ئ ‘, dan jika kita bersenang-senang menghitungnya dalam semua bentuknya, maka kita akan memiliki ada banyak hasil yang berbeda sebanyak orang yang menghitungnya. Oleh karena itu perhitungan yang diusulkan oleh Rashad Khalifa sama sekali tidak dapat diverifikasi. Murid-murid Rashad Khalifa menawarkan alat komputer sehingga kita dapat memverifikasi perhitungan mereka untuk diri kita sendiri, tetapi alat mereka juga tidak melakukan hal ini.

Quran Inspector tool mereka tidak mengizinkan untuk memverifikasi perhitungan mereka.

Pada kenyataannya, mustahil untuk memverifikasi perhitungan Rashad Khalifa, dan siapa pun yang terjun ke dalamnya tidak akan mendapatkan verifikasi apapun, karena ada banyak cara untuk menghitung huruf Alif / A sebanyak orang yang melakukan penghitungan. Cukuplah bagi Rashad Khalifa untuk memainkan jumlah kemunculan huruf Alif / A untuk mencapai tujuannya, karena seperti yang saya katakan, huruf ini hadir di sebagian besar muqattaat ini. Selain itu, fakta bahwa mukjizat ini tidak bekerja pada Sura 36 dan 68, sudah cukup untuk mendiskualifikasinya, karena seharusnya, menurut Rashad Khalifa bekerja pada semua surat yang diawali muqattaat. Mukjizat setan ini tidak lebih dari sebuah jebakan, seperti pengacara yang membanjiri Anda dengan berkas-berkas agar Anda tersesat di dalamnya tanpa pernah bisa melewatinya.

Mari kita ambil surah 27 yang dimulai dengan inisial TS.

94 + 27 = 121, 121/19 = 6.3 … Jadi sekali lagi keajaiban ini tidak bekerja pada Sura 27, sekalipun didahului dengan muqataat.

Rashad Khalifa hanya mengilustrasikan mukjizat semu angka 19 ini kepada kita melalui surah yang mengandung huruf A / Alif dalam inisial mereka , karena dia dapat mengatur sekehendaknya jumlah A / Alif yang dia hitung sedemikian rupa untuk sampai pada kelipatan 19. Rashad Khalifa tahu betul bahwa tidak ada yang akan dapat memverifikasi perhitungannya, karena tidak ada cara untuk mereproduksi penghitungan mereka. Setiap orang dapat memilih aturannya sendiri ketika menghitung huruf A / Alif, dan Rashad Khalifa mencurahkan lusinan halaman hanya untuk mendefinisikannya. Saya mengundang Anda untuk melihatnya untuk melihat sendiri betapa bingung dan sewenang-wenang aturan yang telah ia buat sendiri untuknya. Karena Rashad Khalifa percaya pada kode palsunya 19, namun segera setelah sebuah surah tidak memvalidasi aturan perhitungannya, ia memberikan dirinya hak untuk memodifikasi teksnya sehingga penghitungannya mencapai kelipatan 19, mengklaim bahwa surat itu sudah diubah.

Realitanya, satu-satunya dampak jelas dari mukjizat palsu ini adalah dengan mengatakan bahwa Alquran berisi 2 ayat palsu yang kemudian Rashad Khalifa singkirkan dari Alquran!!, Hal itu menyiratkan seberapa besar ia membuat pengaturan sendiri untuk mencapai tujuannya. Tujuan asli mukjizat 19 dianggapnya mulia, sedangkan kita temukan dia pada akhirnya menghapus 2 ayat secara utuh, dan saya bahkan belum menyebutkan semua perubahan kecil yang dia lakukan pada Alquran untuk membuatnya mengikuti kode 19nya.

Sesungguhnya, Adalah Kami yang telah menurunkan Pengingat (Al-Qur’an) dan sesungguhnya adalah Kami sebagai Penjaganya, S15: V9

Asumsikan kode 19 itu benar dan bahwa Alquran telah disusupi 2 ayat palsu, sesuatu yang jelas tidak mungkin benar, jikalau seperti itu artinya Alquran telah korup selama 1400 tahun, dan kita harus menunggu Rashad Khalifa datang agar Quran kembali ke bentuk aslinya? Ini tidak mungkin, namun itulah yang diklaim Rashad Khalifa.

Allah berjanji untuk memelihara Alquran, dan Dia tidak perlu menunggu Rashad Khalifa selama 1400 tahun untuk melakukannya. Akan tetapi, Allah telah menjaganya sejak pewahyuan dari ayatnya yang pertama, dan setiap detik hingga hari ini, dan siapa pun yang mengklaim sebaliknya, artinya dia secara tidak langsung mengakui kesalahan atau kontradiksi sekecil apa pun dalam Alquran.

Apakah mereka tidak merenungkan Al Qur’an? Seandainya itu dari selain Allah, mereka pasti akan menemukan banyak kontradiksi di dalamnya ! S4: V82

Tidak ada kepalsuan yang dapat mendekatinya, baik di masa kini maupun di masa lalu : adalah wahyu yang diturunkan oleh Yang Maha Bijaksana, Maha Terpuji. S41: V42

Hanya orang yang tidak memahami apa pun dalam Alquran dan yang sama sekali tidak dibimbing oleh Allah yang sampai pada pengertian bahwa perlindungan Allah terhadap Alquran (“Kami adalah penjaganya. S15: V9”) terdiri dalam menempatkan kode 19 di dalamnya dan menunggu 1400 tahun hingga kedatangan Rashad Khalifa untuk memperbaiki kesalahannya. Memang, hanya yang tersesat seperti Rashad Khalifa yang bisa menentang kebenaran dengan kepalsuan.

Dan mereka membantah dengan dusta untuk menyangkal kebenaran itu. Jadi Aku tangkap mereka (dengan hukuman), dan betapa (mengerikan) hukuman-Ku! S40: V5

Hari ini kita memiliki bukti bahwa ayat ini berlaku untuk Rashad Khalifa, mengingat kematiannya yang sangat brutal pada tahun 1990, yang merupakan tanda yang jelas dari hukuman Allah kepadanya karena kebohongannya dan kebingungan yang ia sebarkan. Pembunuhan Rashad Khalifa akan menjadi subjek dari bagian khusus nanti dalam pesan ini, dan Anda akan melihat bahwa dari tanda-tanda yang mengekspos kesalahannya, adalah hukuman/azab Tuhan tanpa keraguan sedikitpun.

Mukjizat 19, kunci utama doktrin Rashad Kahlifa, dan disajikan sebagai bukti utama keasliannya sebagai utusan Tuhan, tidak lain hanyalah dusta. Sebenarnya, Alquran tidak mensyaratkan kode apa pun untuk membuktikan keaslian dan penjagaannya, karena bagi orang beriman sejati, semata-mata janji Allah untuk melestarikan/menjaga Alquran sudah cukup dan janji Allah adalah kebenaran.

Tidak diragukan lagi, sesungguhnya semua yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah. Tidak diragukan lagi, sesungguhnya Janji Allah adalah kebenaran. Tetapi kebanyakan mereka tidak tahu.. S10: V55

Selain itu, tidak perlu bukti tambahan selain isi kandungannya sendiri untuk membuktikan bahwa Alquran hanya dapat berasal dari Tuhan dan telah sepenuhnya dijaga dari kepalsuan. Karena teksnya sendiri sudah sangat cukup, dan sejauh ini, tidak ada seorang pun di dunia ini yang mampu mendeteksi kesalahan atau kontradiksi sekecil apa pun di dalamnya. Pada kenyataannya, dengan berpikir bahwa Alquran membutuhkan kode matematika untuk membuktikan kelestarian dan keasliannya, menggambarkan kehancuran/kebinasaan ekstrim Rashad Khalifa. Karena, Tuhanlah yang memberi penegasan kepada hamba-hambanya agar dapat menyadari secara langsung sendiri bahwa Alquran hanya berisi kebenaran dan tidak berubah. Sementara yang tersesat, dengan atau tanpa kode untuk mengesahkan keasliannya, tidak menikmati sedikitpun penegasan dari Tuhan dan karena itu tidak mengerti apa pun dalam Alquran. Oleh karena itu, tidak ada kode matematis yang akan mengubah apa pun tentang situasi masing-masing, jadi Tuhan tidak pernah mengikutkan sebuah kode dalam Alquran yang mana tidak membantu untuk siapa pun. Pada kenyataannya, tidak ada kode matematis dalam Alquran yang memenuhi fungsi untuk memvalidasi teksnya dan membuktikan keasliannya; janji sederhana Allah untuk melindungi Alquran dan isinya cukup jelas. Mukjizat 19 hanyalah penemuan murni dari Setan untuk menyesatkan orang-orang ber-iman palsu seperti Rasyad Khalifa. Alih-alih hanya berfokus pada isi Alquran dan berusaha menerapkan ajarannya, mereka yang mengikuti mukjizat palsu 19 hanya fokus pada kebetulan matematis semu yang tidak menolong mereka dalam hal bimbingan/petunjuk Tuhan. Sebaliknya, setan menggunakan takhayul mereka yang terkait dengan kode semu 19 ini untuk menjauhkan mereka dari tujuan sebenarnya Alquran (yang terletak pada penerapan ajarannya,) dan untuk mengarahkan/menjerumuskan mereka sangat jauh dalam kebinasaan.

Kita dapat melihat tanpa ragu lagi bahwa setan sendirilah yang bersembunyi di balik Rashad Khalifa dan kode semu 19 ini, karena apa yang dikatakan mukjizat ini secara substansial berkata bahwa Alquran telah diubah dan bahwa kode 19 berfungsi untuk mengembalikannya di bawah bentuk aslinya yang murni. Namun, kenyataannya justru sebaliknya, Quran tidak pernah diubah, sesuai dengan janji Tuhan untuk melindunginya, dan kode 19 malah merusaknya dengan menghapus 2 ayat asli dan dengan mengubah beberapa ayatnya untuk membuat mereka memvalidasi kode palsu 19. Hanya Setan yang mengklaim yang sebaliknya dari kebenaran, dan kode 19 ini adalah murni perbuatan setan untuk merusak keyakinan orang-orang mengenai keandalan Alquran dan membuat mereka meragukan janji Allah. Mukjizat sesat 19 ini memenuhi peran sebaliknya dari apa yang dikatakannya, karena selama 1400 tahun orang telah yakin bahwa Alquran sepenuhnya dilestarikan/dijaga, yang memang demikianlah adanya, dan kode 19 telah menimbulkan keraguan dalam pikiran mereka. Kode ini hanya berfungsi untuk melemahkan kepercayaan mereka pada keandalannya, dan untuk menyusupkan kepada mereka gagasan palsu bahwa teks Alquran tidak dapat diandalkan untuk dipelajari secara mendalam, sementara inilah tepatnya yang Allah undang untuk kita lakukan.

Rashad Khalifa bukanlah utusan Tuhan yang asli, karena para utusan Tuhan bekerja untuk mendorong orang-orang untuk meningkatkan kepercayaan mereka kepada Tuhan dan kepada Alquran, sementara ia melakukan kebalikannya. Pada kenyataannya, Rashad Khalifa tahu betul bahwa dia bukan utusan Tuhan, tetapi dia sangat menginginkannya sehingga setan tidak perlu susah payah menipunya untuk meyakinkannya tentang hal itu. Tidak ada yang lebih sesat daripada orang yang percaya bahwa dirinya adalah seorang utusan Tuhan padahal kenyataannya bukan demikian, sehingga semua ajaran Rashad Khalifa hanyalah kebohongan dan kebingungan, dan Anda akan melihat ilustrasi itu di sisa pesan ini.

Lalu siapakah yang lebih zalim daripada orang yang menciptakan kebohongan terhadap Allah, untuk menyesatkan umat manusia tanpa pengetahuan ? Sesungguhnya Allah tidak membimbing orang-orang yang zalim. S6: V144

2 ayat yang dianggap sebagai ayat-ayat palsu dari Quran

Inilah 2 ayat yang dia maksud:

Sungguh telah datang kepadamu seorang rasul dari antara kamu: berat terasa olehnya apa-apa  yang kamu derita, yang memperhatikan kamu, dan kepada orang beriman lembut dan penyayang. Jika, kemudian, mereka berpaling, katakanlah: cukup bagiku adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, padaNya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang Agung . S9: V128-129

2 ayat yang dianggap palsu ini tidak diragukan lagi otentik dan memang benar-benar bagian dari Alquran. Sebenarnya, isinya hanya kebenaran dari Tuhan dan sama sekali tidak mewakili, seperti menurut klaim Rashad Khalifa, undangan untuk mengidolakan Nabi Muhammad, akan tetapi justru sebaliknya.

Penafsiran yang diberikan oleh Rashad Khalifa dari dua ayat yang disebut ini menunjukkan bagaimana Rashad Khalifa, yang mengaku sebagai utusan Tuhan, tidak tahu apa artinya menjadi utusan Tuhan dan tidak tahu apa-apa tentang Alquran. Memang, 2 ayat ini sama sekali bukan undangan untuk mengidolakan nabi Muhammad, tetapi menggambarkan sifat baik dan penuh kasih yang sama terhadap sesama manusia yang dimiliki oleh semua utusan Tuhan, termasuk Muhammad. Jika para utusan Allah tidak semuanya memiliki sifat yang baik dan murah hati ini, terlepas dari kezaliman secara umum kaum mereka dan permusuhan mereka yang ekstrem terhadap rasul, maka dalam keadaan apa pun mereka tidak dapat menyelesaikan peran mereka sebagai utusan/pembawa pesan. Hanya para utusan Allah yang mampu menanggung permusuhan seperti itu dan masih bertahan dalam upayanya demi keselamatan orang-orang yang meludahi wajah mereka. Hanya para utusan Tuhan yang dapat mengabdikan hidup mereka untuk mentransmisikan pengingat dari Tuhan, walaupun mereka tidak mendapatkan apa-apa dari itu, tidak seperti para utusan palsu yang menggunakan posisi mereka untuk memperoleh kekayaan dan prestise.

Yang katanya Ayat palsu pertama:

Sungguh telah datang kepadamu seorang rasul dari antara kamu: berat terasa olehnya apa-apa  yang kamu derita, yang memperhatikan kamu, dan kepada orang beriman lembut dan penyayang. S9: V128

Ayat ini benar-benar otentik dan tidak hanya berlaku untuk nabi Muhammad, tetapi dalam kenyataannya untuk semua utusan Tuhan: memang benar, seperti ayat ini katakan, semua utusan Tuhan datang dari golongan kaum yang akan mereka peringatkan, semuanya adalah baik hati, dan semua bersungguh-sungguh atas misi yang telah diberikan Tuhan kepada mereka. Jika kita mengikuti logika Rashad Khalifa yang sesat, kita berarti mengatakan bahwa ayat berikut ini juga telah dipalsukan, karena pada dasarnya mengatakan hal yang sama.

Dan di antara mereka ada beberapa yang menyakiti nabi dan berkata: ia mempercayai semua yang didengarnya. Katakanlah: ia mempercayai semua yang baik bagi kamu, beriman kepada Allah dan memberikan kepercayaan kepada orang-orang beriman dan rahmat bagi mereka yang beriman . Dan orang-orang yang menyakiti rasul Allah, bagi mereka siksaan yang pedih. S9: V61

Sebenarnya, penyakit parah yang terkandung dalam hati Rashad Khalifa, karena sifat kriminalnya, menjelaskan mengapa ia menganggap ayat S9: 128 sebagai palsu, karena jika ia adalah seorang utusan sejati, ia akan dihuni oleh sifat baik yang sama untuk semua utusan Tuhan seperti yang dijelaskan dalam ayat yang dia sebut palsu ini. Jika Rashad Khalifa benar-benar mengetahui Alquran dan memahaminya dengan benar, ia kemudian akan melihat bahwa Alquran memberikan deskripsi yang sama persis tentang semua utusan Tuhan seperti yang terkandung dalam ayat-ayat yang ia singkirkan dari Alquran.

Sesungguhnya Ibrahim sangat lembut hatinya, penyantun . S9: V114

Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami (malaikat) datang kepada Ibrahim dengan kabar gembira. Yang mengatakan: Salam! Dia berkata: Salam! maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang. Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka. Mereka berkata, jangan takut, sesungguhnya kami diutus kepada kaum Lut. Dan isterinya berdiri (dibalik tirai) lalu dia tersenyum, maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari Ishak (akan lahir puteranya) Ya’qub. Isterinya berkata: “Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamikupun dalam keadaan yang sudah tua pula?. Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang luar biasa”. Para malaikat itu berkata: “Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah” Maka tatkala rasa takut hilang dari Ibrahim dan berita gembira telah datang kepadanya, diapun bersoal jawab dengan (malaikat-malaikat) Kami tentang kaum Luth. Sesungguhnya Ibrahim itu benar-benar seorang yang penyantun lagi penghiba dan suka kembali kepada Allah.S11: V69-75

Untuk menyelesaikan masalah “ 2 ayat setan ” ini, sebagaimana Rashad Khalifa menyebutnya, mari kita lihat ayat ke2 dari 2 ayat ini, ayat 129. Rashad Khalifa menegaskan bahwa 2 ayat ini ditambahkan oleh para penyembah berhala untuk mengangkat Nabi Muhammad dan menjadikannya pujaan baru mereka.

Yang katanya Ayat palsu kedua:

Jika, kemudian, mereka berpaling, katakanlah: cukup bagiku adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, padaNya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang Agung. S9: V129

Namun, ayat ini sama sekali tidak melegitimasi pemujaan nabi Muhammad, tetapi sebaliknya mengutuk dan menolak semua orang yang mengambil jalan lain selain yang direkomendasikan oleh Alquran dan oleh Nabi Muhammad, termasuk jalur Islam tradisional yang tepatnya didasarkan pada pemujaan Nabi Muhammad dan pemujaan hukum Hadits.

Pada kenyataannya, Allah telah memberi tabir antara Alquran dan orang-orang ber-iman palsu seperti Rashad Khalifa, para penyembah berhala, para penyekutu, dan kaum sektarian yang merupakan Muslim tradisional, sehingga mereka tidak memahaminya, tetapi hanya melihat di dalamnya apa yang hati sakit dan iman korup mereka diktekan pada diri mereka.

Dan di antara mereka ada beberapa orang yang mendengarkan kepadamu dan padahal Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka (sehingga mereka tidak) memahaminya dan (Kami letakkan) sumbatan di telinganya. S6: V25

Dan apabila kamu membaca Al Quran niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup. Dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. S17: V45-46

Siapa pun yang sedikit saja diberi petunjuk Tuhan dengan baik tidak akan melihat dalam 2 ayat ini sebagai ” dua ayat setan “, sebagaimana Rashad Khalifa menyebutnya. Ini hanya menunjukkan kepada kita satu hal, yaitu Rashad Khalifa, yang menampilkan dirinya di bawah titel ” Utusan Perjanjian ,” bukan hanya utusan palsu, tetapi bahwa ia lebih merupakan utusan Setan, ” Perjanjian ” yang dimaksud adalah perjanjian yang ia tanda tangani dengan setan sebagai imbalan atas perannya sebagai utusan palsu.


Mukjizat Sejati dari Quran

Allah berfirman bahwa Dia sendirilah yang melindungi Al-Qur’an.

Sesungguhnya, Adalah Kami yang telah menurunkan Pengingat (Al-Qur’an) dan sesungguhnya adalah Kami sebagai Penjaganya, S15: V9

Kita dapat memahami dengan ini bahwa Allah telah berjanji kepada kita bahwa Alquran akan tetap sama persis dengan Alquran yang diungkapkan oleh Malaikat Jibril kepada nabi Muhammad, yaitu persis huruf per huruf. Namun, kita harus memperhatikan juga bahwa kenyataannya tidak persis seperti itu, mengingat fakta bahwa ada beberapa versi Al Qur’an dalam bahasa Arab, dan bahwa semuanya memiliki perbedaan/ketidaksempurnaan kecil masing-masing. Jadi, apakah Allah telah gagal menepati janjinya?

Sejumlah besar orang ber-iman palsu dan setan mengklaim atas dasar ini bahwa Alquran hanya buku ciptaan manusia, dan karena itu tidak ada gunanya mempelajari kata demi kata seperti yang dianjurkan Allah kepada kita.

Di antara para penjahat yang melompat pada kesimpulan ini, saya memberi Anda contoh setan satu ini yang mengklaim dirinya sebagai reinkarnasi dari Yesus Kristus, dan yang pernah saya berdiskusi dengannya. Setan ini menyatakan kepada saya bahwa suatu malam Yesus Kristus sendiri menampakkan diri kepadanya dan bahwa ia akan menyatakan kepadanya bahwa ia adalah reinkarnasinya. Entitas ini kemudian memasuki dia dan sekarang beroperasi melalui dia sebagai kebangkitan kedua Yesus Kristus.

Setan ini menunjukkan dalam video ini, fakta bahwa Alquran yang saat ini dalam beberapa versi membuktikan bahwa Alquran adalah buatan manusia, dan bahwa Muhammad maka dari itu bukan seorang nabi Allah. Saya mengundang Anda untuk menonton video ini, untuk melihat bagaimana setan menggunakan lidah mereka dan Nampak seperti orang yang tahu, untuk berbohong tentang Tuhan dan dengan demikian menyesatkan orang-orang.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an bahwa sifat kriminal dari setan-setan ini sebenarnya tertulis di wajah mereka, dalam perilaku tubuh mereka seperti kedipan mata yang terus-terusan/tidak wajar, sebuah tanda dari praktik berbohong mereka yang berpengalaman, dan dalam cara berbicara mereka yang palsu dan dibuat-buat, dengan demikian memperlihatkan sifat sesat dan manipulatif mereka yang sebenarnya. Jadi tonton video ini dan Anda akan memiliki ilustrasi yang sempurna tentang itu.

Dan jika Kami menghendaki, niscaya Kami akan perlihatkan mereka kepadamu, sehingga kamu pasti mengenal mereka dengan tanda-tanda mereka. Dan pastilah kamu mengenal mereka melalui cara bicara mereka . Dan Allah Maha Mengetahui pekerjaanmu. S47: V30

Proverbs
Chapter 6 Verses 12-15

Tak bergunalah dan jahatlah orang yang hidup dengan mulut serong, yang mengedipkan matanya, yang bermain kaki dan menunjuk-nunjuk dengan jari, yang hatinya mengandung tipu muslihat, yang senantiasa merencanakan kejahatan, dan yang menimbulkan pertengkaran. Itulah sebabnya ia ditimpa kebinasaan dengan tiba-tiba, sesaat saja ia diremukkan tanpa dapat dipulihkan lagi.

Pada kenyataannya, ya, teks Alquran ada di bawah beberapa varian yang semuanya menyajikan ketidaksempurnaan, tetapi tidak bertentangan dengan fakta bahwa Allah tetap menjaga Alquran dari kepalsuan, sesuai dengan Janji-Nya.

Sesungguhnya, Adalah Kami yang telah menurunkan Pengingat (Al-Qur’an) dan sesungguhnya adalah Kami sebagai Penjaganya, S15: V9

Tidak ada kepalsuan yang dapat mendekatinya, baik di masa kini maupun di masa lalu : adalah wahyu yang diturunkan oleh Yang Maha Bijaksana, Maha Terpuji. S41: V42

Allah tahu bahwa manusia dalam bentuknya di bumi ini yang pendosa, tidak sempurna. Maka dari itu, Allah tahu sebelumnya bahwa akan ada kesalahan dalam transkripsi Alquran, dan ini sudah ada sejak pewahyuan, yaitu pada saat penulisan awal yang dilakukan oleh nabi Muhammad secara langsung (saya akan membuktikannya tepat setelah bagian ini).

Bahkan sebagai Nabi, Nabi Muhammad masih tetap manusia dan bisa berbuat salah, jadi walaupun dengan kewaspadaan terbesar, tidak seorang pun dapat menulis lebih dari 600 halaman teks tanpa melakukan kesalahan sekecil apa pun. Saat ini, bahkan penerbit terbesar, dengan semua teknologi dan tangan-tangan dibawahnya (karyawannya) yang tersedia, benar-benar tidak mampu menghasilkan buku lebih dari 600 halaman tanpa kesalahan sedikit pun dalam pengejaan atau tata bahasa.

Terlepas dari kelemahan dari cara-cara yang tersedia pada zaman Nabi Muhammad, dibandingkan dengan alat-alat teknologi yang tersedia untuk kita hari ini, kesalahan yang kita temukan dalam berbagai versi Al Qur’an sangat minimal: dalam hal harakat yang hilang atau ditambahkan secara keliru, dalam penambahan atau penghilangan huruf konjungsi, dari konjugasi kata kerja yang berbeda, atau pergeseran kecil batas suatu ayat, tetapi tidak ada kesalahan hingga penambahan atau luputnya satu kata bermakna utuh yang tercatat. Kualitas transkripsi seperti itu bahkan melebihi apa yang mampu diproduksi oleh penerbit terbesar saat ini, yang sebenarnya sudah merupakan keajaiban, tetapi Anda akan melihat bahwa keajaiban Alquran tidak berhenti sampai di situ.

Tidak ada yang mustahil bagi Allah, jadi jika Allah menghendaki, Allah bisa saja menjadikan Alquran untuk menjangkau kita tanpa ketidaksempurnaan sedikit pun. Huruf per huruf. Tetapi, Allah menunjukkan kepada kita ke-Mahakuasaannya dengan mengatasi kesalahan manusia, dan Allah masih mencapai tujuannya tanpa menggunakan perasukan, seperti yang dilakukan setan melalui automatic writing. Pada kenyataannya, Allah menghendaki ketidaksempurnaan ini dalam transmisi Alquran, Allah menghendaki Alquran ada dalam beberapa versi untuk menguji hati orang yang tidak benar, sehingga mereka mengungkapkan sifat kriminal mereka yang sebenarnya dan tersesat melalui perkara ini, seperti setan manusia tadi yang saya perlihatkan kepada Anda di Youtube, yang melompat pada kesempatan ini untuk mengatakan bahwa Alquran hanyalah buku buatan manusia.

Pada kenyataannya, Allah, dalam PengetahuanNya tentang segala hal, telah mengantisipasi kesalahan sekecil apa pun yang akan terjadi dalam transmisi Al-Qur’an, apakah kesalahan-kesalahan ini berkaitan dengan penambahan atau pelepasan huruf, dengan deklinasi harkat sebuah kata, atau pada pemotongan/batas-batas ayat-ayat. Allah telah mengubah menjadi mukjizat, apa apa yang kelihatannya merupakan ketidaksempurnaan, karena jika kita menganalisis versi-versi berbeda dari Al-Qur’an, kita menyadari bahwa makna dari ayat-ayatnya tetap terjaga dan tetap benar di semua versi. Sebenarnya, ketidaksempurnaan ini yang dianggap sebagian orang sebagai kesalahan, malah memperkaya Alquran, karena mereka memberikan beberapa varian pada ayat-ayatnya, yang memberi mereka makna yang lebih luas. Berikut adalah contoh dari sebuah ayat yang menyajikan 2 varian, dan lihat sendiri bahwa kedua varian ini sama benarnya dan hanya memperkaya makna dari ayat ini.

Raja / ملك / malik dari Hari Pembalasan. S1: V4 (versi Warsh)

Pemegang/مالك/maalik pada Hari Pembalasan. S1: V4 (versi Hafs)

Arti pertama

Sesungguhnya Allah adalah Raja pada hari pembalasan, karena sejak hari itu Allah akan menjadi satu-satunya yang berdaulat. Tidak seperti hari ini di mana ada beberapa penguasa, walaupun sejatinya Allah mendominasi mereka semua.

Arti kedua

Sesungguhnya Allah adalah satu-satunya Pemegang Hari Pembalasan, dalam arti bahwa hari ini akan menjadi miliknya secara keseluruhan: tidak ada yang tidak hadir atau melakukan pekerjaan lain, semua makhluk hidup akan dipanggil di sana dan mereka tidak akan ada menjadi tuan atas tindakan mereka atau kata-kata mereka. Hari ini akan menjadi milik Allah semata untuk menghakimi semua makhluk-Nya.

Pada hari itu datang, tidak ada satu jiwa pun yang akan berbicara kecuali dengan izin-Nya : kemudian dari mereka ada yang akan celaka dan ada yang diberkati. S11: V105

Jadi, 2 versi dari ayat ini memang memiliki arti yang berbeda, tetapi kedua makna tersebut tetap sama benarnya dan relevannya satu sama lain, dan hanya memberi kita pemahaman yang lebih tinggi tentangnya. Saya mengundang Anda untuk melakukan pemeriksaan yang sama dengan ayat-ayat lain yang memiliki perbedaan, dan Anda akan melihat sendiri bahwa apa pun versinya, makna semua ayat tersebut dipertahankan. Berikut adalah tabel yang menunjukkan beberapa perbedaan antara 2 versi paling populer, Hafs dan Warsh, Anda dapat memeriksa masing-masing kasus ini, dan lihat sendiri bahwa apa yang saya katakan adalah benar.

Allah dengan demikian menunjukkan kepada kita keMahaKuasaan-Nya, mengantisipasi terlebih dahulu kesalahan sekecil apa pun yang akan terjadi dalam transmisi Alquran, dan memastikan bahwa kesalahan-kesalahan itu bukan kesalahan sejati, tetapi justru sebaliknya, bahwa mereka memperkaya makna Al-Qur’an dan pada saat yang sama menyisihkan orang-orang ber-iman palsu/munafik. Siapa lagi selain Tuhan yang bisa mencapai keajaiban seperti itu?

Pada kenyataannya, “kesalahan” ini menunjukkan kepada kita bahwa Alquran tidak mungkin buku/kitab karangan manusia, tetapi hanya dapat berasal dari Tuhan, karena jika itu adalah kitab manusia, kesalahan yang dikandungnya akan membuat bacaannya ngawur/tidak terbaca dan akan membuatnya mengatakan kepalsuan, berbeda dengan Qur’an.

Akhirnya untuk menutup subjek ini, beberapa orang beriman palsu dan musuh-musuh Allah mengatakan bahwa Alquran saat ini menggunakan harkat/tanda baca, tidak sesuai dengan Alquran asli yang tidak menggunakan harkat. Di sini juga, orang-orang ini sangat keliru dan mengungkapkan penyakit yang ada di hati mereka, karena pada saat khalifah Utsman membuat versi tanda baca pertama dari Alquran untuk menjadikannya versi referensi baru, jelas bahwa orang-orang Arab itu waktu dapat dengan sempurna membaca bahasa Arab dengan atau tanpa harakat, jika tidak, mereka tidak akan dapat mengkonversinya. Dan jika penambahan harkat telah mengubah makna ayat-ayat Alquran dengan cara apa pun, maka ini akan diketahui oleh semua orang. Jadi, terlepas dari beberapa kesalahan kecil selama konversinya, kita telah melihat bahwa semua kesalahan ini telah diantisipasi oleh Tuhan dan tidak mendistorsi makna dari ayat-ayat tersebut, versi Alquran yang dilengkapi dengan harkat tetap benar-benar setia kepada yang asli. Pada kenyataannya, konversi/penambahan harkat ini dikehendaki oleh Tuhan agar Alquran tidak menjadi buku mati, seperti buku-buku yang ditulis dalam bahasa Latin, Yunani, atau Aram. Al-Quran hanya mengikuti evolusi bahasa Arab, yang sejak masa Khalifah Othman ditulis dengan huruf hidup/berharkat, yang memudahkan pembacaannya dan mencegah dari salah tafsir. Karena itu, merupakan Rahmat Allah bagi kita dengan adanya konversi/penambahan harkat Alquran ini, dan ini sama sekali bukan merupakan alterasi/perubahan dari teks aslinya.

Sejauh ini saya belum menemukan seorang pun di dunia yang mampu mengungkap rahasia perbedaan varian-varian Al-Qur’an, tetapi hanya Allah yang bisa menampakkan kebenaran atas hal itu, yang merupakan bukti lebih lanjut bagi Anda bahwa saya memang utusan-Nya.


Nabi Muhammad tidak pernah buta huruf

Berlawanan dengan apa yang dikatakan orang Muslim, nabi Muhammad jauh dari buta huruf, dan dia sendiri menghasilkan versi tulisan tangan pertama dari Alquran. Memang benar, misi utama Nabi Muhammad adalah untuk mengirimkan kepada kita Alquran, buktinya ketika Nabi wafat, pewahyuan Alqur’an telah selesai. Oleh karena itu, lebih dari jelas bahwa itu adalah tanggung jawabnya sendiri untuk memastikan secara pribadi bahwa buku itu dimasukkan ke dalam bentuk buku tulisan tangan, dan Nabi tidak dapat mendaulatkan/memberikan tugas ini kepada siapa pun, karena tugas penting ini merupakan bagian integral dari misi yang dipercayakan Tuhan kepadanya.

Orang-orang Muslim tradisional yang salah arah mendasarkan kepercayaan mereka tentang dugaan buta huruf Nabi Muhammad pada ayat berikut, yang di sini adalah terjemahan Islam berdasarkan kesepakatan mereka.

Mereka yang mengikuti rasul, nabi / al-oummi /buta huruf ٱلۡأُمِّىَّ . Yang mereka temukan ditulis bersama mereka dalam Taurat dan Injil. S7: V157

Kata ” al-oummi / ٱلۡأُمِّىَّ ” tentu saja dapat berarti ” buta huruf “, tetapi itu bukan satu-satunya makna kata ini. Kata ini digunakan berulang kali dalam ayat-ayat lain dari Alquran dengan makna yang berbeda, dan yang sesuai dengan arti sebenarnya dari kata ini dalam ayat di atas.

Kemudian jika mereka mendebat kamu, maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang gentiles/الْأُمِّيِّينَ/al-oumeeine: “Apakah kamu (mau) berserah diri”. Jika mereka berserah diri, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. S3: V20

Kata ” oummi / أمي ” sebenarnya berarti ” gentile ” (org kafir menurut yahudi), yaitu seseorang yang tidak mengikuti agama Kitab. Buktinya, Allah membedakan dalam ayat ini 2 kategori: orang-orang yang diberi kitab, artinya orang-orang yang mengikuti agama-agama Kitab, yaitu orang-orang Yahudi dan Kristen … dan yang lain, sebagai oposisi, adalah mereka/orang-orang yang tidak mengikuti agama-agama Kitab. Nabi Muhammad, meskipun ia adalah orang yang beriman sebelum Al Qur’an diturunkan kepadanya, dan meskipun ia mempelajari Taurat dan Injil serta mengadopsi hukum-hukumnya, tidak pernah menyatakan dirinya sebagai orang Yahudi atau Kristen. Oleh karena itu, Nabi Muhammad adalah apa yang oleh orang Yahudi dan Kristen disebut ” gentile ,” karena ia bukan penganut Yahudi maupun penganut Kristen.

Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang telah menciptakan segalanya– telah menciptakan manusia dari gumpalan darah! Bacalah, dan Tuhanmu adalah Yang Maha Pemurah, Yang telah mengajar manusia dengan pena , Yang telah mengajar manusia, apa yang tidak diketahuinya. S96: V1-4

Ayat-ayat ini adalah yang pertama yang diungkapkan Malaikat Jibril kepada nabi Muhammad, dan Malaikat Jibril berbicara kepada Muhammad dengan mengatakan kepadanya: “Bacalah”, itu memang bukti bahwa nabi Muhammad jelas tahu cara membaca.

” Tuhanmu … Yang telah mengajar manusia dengan pena “

Seperti semua rasul Allah, nabi Muhammad secara langsung diinstruksikan oleh Allah sebelum menjadi nabi-Nya, dan orang berpendidikan manapun hanya dapat diinstruksikan apabila dia mengetahui cara membaca dan menulis.

Ayat berikut ini menyinggung/menjawab orang-orang yang menuduh Muhammad telah menulis sendiri Al-Qur’an, yang merupakan bukti bahwa ia dapat membaca dan menulis, jika tidak, para pencela tidak akan membawa tuduhan palsu ini kepadanya.

And thou hast not been reciting any book before it (Dan kamu tidak membaca buku apapun sebelumnya), atau menulis dengan tangan kananmu, sekiranya begitu, benar-benar ragulah orang yang mengingkari. S29: V48

” Kamu juga tidak menulisnya dengan tangan kananmu “

Di masa lalu, nabi Muhammad tidak pernah menulis buku dengan tangannya sendiri, tetapi begitu misinya dimulai, Nabi Muhammad mulai menulis Alquran secara bertahap, itulah sebabnya ayat ini mengatakan itu.

” And thou hast not been reciting any book before it “

Untuk recite (membacakan dari hafalan) sebuah buku, Anda masih perlu tahu cara membaca, yang jelas terjadi pada nabi Muhammad.

Dan mereka berkata: dongeng zaman dahulu yang telah ditulisnya, mereka didiktekan kepadanya, pagi dan sore . S25: V5

Jika musuh nabi mengatakan bahwa orang lain mendiktekan Alquran kepadanya, ini adalah bukti bahwa ia dapat membaca dan menulis.

Bahkan mereka berkata: dia telah membuat itu ? S11: V13

Jika para penentangnya menuduhnya membuat sendiri/mengarang Alquran, justru karena mereka tahu bahwa Nabi Muhammad tidak buta huruf, kalau bukan seperti itu, mereka tidak akan mengajukan tuduhan seperti itu kepadanya. Menulis buku setebal 600 halaman tidak mungkin dilakukan oleh orang yang buta huruf.

Bahkan mereka berkata: “(Al Quran itu adalah) campuran mimpi-mimpi, malah diada-adakannya, bahkan dia sendiri seorang penyair, hendaknya ia mendatangkan kepada kita suatu pertanda. sebagai-mana rasul-rasul yang telah lalu di-utus”.S21: V5

Jika Nabi Muhammad dituduh sebagai penyair, itu karena dia menguasai bahasa Arab dengan sempurna. Memang, puisi adalah puncak dalam seni bahasa, jadi Anda tidak bisa menjadi penyair jika anda buta huruf.

Dan seandainya Kami turunkan kepadamu sebuah kitab/buku yang ditulis di atas perkamen agar mereka dapat menyentuhnya dengan tangan mereka, orang-orang yang kafir akan berkata: Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata. S6: V7

Jika para penentangnya mengajukan permintaan ini, itu karena Alquran ada dalam bentuk buku kertas sedari awal pewahyuan, dalam artian bahwa nabi Muhammad menambahkannya secara bertahap di atas kertas ketika ayat-ayat baru diturunkan kepadanya. Tetapi para pencela menginginkan buku kertas yang turun langsung dari langit.

Sedangkan Muslim tradisional, mengatakan bahwa Quran tidak dikompilasi sampai setelah kematian Nabi Muhammad, dan mengklaim bahwa itu ditulis pada tulang belikat unta dan media yang sama-sama jelek lainnya. Sementara kita semua tahu bahwa orang-orang Arab kebanyakan pedagang kaya, tanah mereka terletak di persimpangan jalur perdagangan antara wilayah-wilayah di Timur, dan 2 kekaisaran barat utama: Kekaisaran Persia dan Bizantium. Orang-orang Arab karena itu berpengalaman dalam penyusunan semua jenis dokumen komersial, dan bukan orang-orang buta huruf seperti yang dijelaskan oleh Islam tradisional. Al-Qur’an penuh dengan referensi tentang hal ini, yang menetapkan untuk membuat kontrak tertulis atas setiap transaksi atau tindakan sipil seperti pernikahan, yang menunjukkan bahwa orang-orang Arab sudah pada tahu cara membaca dan menulis, dan digunakan untuk menyusun kontrak dengan profesi mereka. Selain itu, orang-orang Arab dikenal sebagai penyair yang hebat karena penguasaan bahasa mereka, sehingga pasti sebagian besar dari mereka tahu cara membaca dan menulis dengan sempurna, dan penggunaan kertas lazim di kalangan mereka. Kertas sudah ada sejak jauh sebelum orang-orang Arab, jadi itu bukan komoditas langka, apalagi bagi mereka yang pedagang dan bisa mengumpulkan semua jenis produk. Karena itu kita tidak dapat membayangkan mereka berkeliling sambil menyeret setumpuk tulang bangkai hewan sebagai dasar hukum di antara mereka, apalagi lagi berfungsi sebagai media penulisan Alquran yang Mulia.

Pada kenyataannya, semua cerita yang diciptakan ini berpartisipasi dalam kebohongan Iblis yang sama yang ditujukan untuk mendiskreditkan nabi Muhammad, dengan menghadirkannya sebagai orang yang buta huruf, mencemarkan Alquran dengan mengklaim bahwa itu ditulis pada tulang-tulang bangkai binatang, dan mendorong kebodohan di kalangan umat Islam dengan mengundang mereka untuk mengikuti contoh-contoh palsu yang dia tempa dan nisbatkan pada Nabi dan orang-orang Arab pada masanya.

Secara kebetulan, perhatikan bahwa haditslah yang membimbing umat Islam untuk percaya pada dugaan buta hurufnya Nabi Muhammad, ketika kita telah dengan jelas melihat bahwa ini sama sekali tidak mungkin terjadi. Pada kenyataannya, kita hampir tidak terkejut, karena Hadits adalah kompilasi dari semua kebohongan yang ditempa oleh Iblis terhadap nabi Muhammad dan melawan agama Allah. Untungnya, Tuhan memberi kita Alquran dan melindunginya dari kepalsuan untuk mengembalikan kebenaran tentang kebohongan Iblis. Tetapi, kaum sektarian sesat yang merupakan Muslim tradisional tidak ada hubungannya dengan kebenaran, semua yang penting bagi mereka adalah melanjutkan dengan cara apa pun untuk berpegang teguh pada tradisi Islam dan hadits mereka.

Nabi Muhammad adalah orang yang terpelajar

Kenyataannya, bukan hanya Nabi Muhammad tidak buta huruf, ia bahkan sangat bertolak belakang dengan itu, yaitu seorang terpelajar.

Dan demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang ayat-ayat Kami supaya mereka mengatakan, “Engkau telah belajar” dan agar Kami menjelaskan Alquran itu kepada orang-orang yang mengetahui.S6: V105

Jika para pencela nabi Muhammad mengajukan tuduhan semacam itu terhadapnya, itu karena sebelum dia menyatakan dirinya seorang nabi, sudah menjadi rahasia umum bahwa Muhammad mempelajari semua jenis buku. Dengan demikian, tuduhan ini menyiratkan bahwa nabi hanya mensintesis hasil studinya dalam Alquran, dan karena itu Alquran hanya akan menjadi penjiplakan dari berbagai buku. Muslim tradisional sendiri mengakui bahwa Muhammad adalah seorang yang terpelajar jauh sebelum ia menjadi seorang nabi, yang dikonfirmasi oleh kutipan ini dari situs tradisional Islam Sunni, berdasarkan biografi Islam dari nabi tersebut .

Muhammad belajar dari doktrin monoteistik dengan menanyai orang-orang Yahudi dan Kristen di Mekah. Dia mengambil kebiasaan membuat retret, seperti pertapa Kristen, di gua Hira di Gunung Cahaya, di sekitar Mekah. Terkadang dia tinggal di sana selama sebulan penuh.

Bahkan sebelum Tuhan menyebut dia seorang nabi, Muhammad tanpa ragu adalah orang yang paling berpendidikan dari semua orang sezamannya, dan karena itu dia jauh dari menjadi seorang yang buta huruf. Hanya berkat pengajaran sebelumnya ini bahwa Allah mengajarinya sampai usia 40, dan bahwa Dia kemudian menyelesaikannya sepanjang sisa hidupnya, bahwa Nabi Muhammad dapat sepenuhnya memahami makna utama Al-Qur’an, untuk menjelaskannya dengan benar kepada orang-orang, dan untuk menggunakannya dalam hidupnya untuk berperan sebagai model/teladan hidup bagi semua orang beriman.

Pada kenyataannya, menjadi utusan Tuhan tidak terjadi dalam semalam. Tuhan Sendiri secara langsung menginstruksikan para utusan-Nya, dan seperti dalam pelatihan apa pun, itu bisa memakan waktu puluhan tahun. Kemudian, ketika mereka menjadi layak untuk misi ilahi mereka, Allah kemudian memberi mereka “diploma” utusan mereka dengan menyatakan kepada mereka bahwa Dia telah memilih mereka, dan hanya pada saat inilah mereka memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk melaksanakan misi mereka. Sama seperti kasus saya sebelum Tuhan mengungkapkan kepada saya bahwa saya adalah utusan terakhirnya, sudah 10 tahun yang lalu Tuhan menginstruksikan saya secara langsung dengan memberi saya semua jenis pengetahuan, dari semua sumber yang ada, juga dari Kitab-kitab Allah, dari buku-buku lain manusia, bahkan dari buku-buku yang diinspirasi oleh Iblis.


Setan ada dimana-mana!

Allah berfirman dalam Al Qur’an bahwa kecerdasan sejati adalah untuk mengambil yang benar dan meninggalkan yang salah dalam sumber informasi apa pun.

Karenanya berikan kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku, Yang mendengarkan perkataan dan mengikuti apa yang terbaik di sana . Inilah mereka yang telah Allah bimbing, dan mereka adalah orang-orang yang berakal . S39: V17-18

Memang benar, setan tidak hanya mengatakan kebohongan, karena kalau tidak seperti itu, kelicikannya akan terlalu mencolok, tetapi Setan secara halus mencampurkan yang salah dengan yang benar, dengan tujuan akhir untuk menyesatkan manusia. Tetapi, berkat Pengetahuan tentang Kitab yang Allah ajarkan kepada saya dan kebijaksanaan yang diberikan-Nya kepada saya, Allah membimbing langkah-langkah saya menuju sumber informasi pilihan-Nya untuk mengajari saya dengan tepat apa yang harus saya pelajari di sana, dengan membuat saya mengambil yang benar dan meninggalkan yang salah. Sebenarnya, yang benar dan yang salah keduanya berguna untuk diketahui, karena yang benar tetap bertahan dan memungkinkan kita untuk mengkonsolidasikan pengetahuan kita tentang Allah, sementara yang palsu/salah, meskipun ditakdirkan untuk lenyap, memungkinkan kita untuk memahami berbagai trik setan dan pola pikir dari yang tersesat. Dengan demikian, kita bisa mengenali mereka dalam bahasa yang mereka pahami, untuk menyoroti perbedaan antara penyimpangan serta kebanyakan perkataan mereka dengan tanda/Pengingatan akan Allah. Utusan Tuhan itu seperti seseorang yang berjalan di labirin dengan kartu/peta di tengah orang tersesat. Peran utusan adalah untuk menunjukkan jalan keluar bagi yang tersesat yang Allah kehendaki untuk tuntun. Penyesatan iblis seperti sebuah labirin tempat pikiran kita terkunci. Memang benar, inilah bagaimana Iblis mewakili kebinasaannya dalam film-film propagandanya, dan Iblis selalu merekomendasikan pergi ke pusat labirin untuk menemukan jalan keluar, yang berarti undangan untuk mengejar kebinasaan mereka.

Labirin melambangkan distraksi setan dalam pikiran kita

Di tengah labirin, di akhir kebinasaan, inilah yang direkomendasikan Iblis

Di tengah Labyrinth adalah orang yang sesat. Mata yang kita lihat di tengah berarti itu adalah khayalan Setan

Kota ini melambangkan dunia modern kita dan berada di pusat labirin: dunia saat ini telah mencapai akhir kebinasaannya.

Labirin mewakili penyimpangan Setan, dan obelisk mewakili Iblis yang berada di belakang setiap kebinasaan.

Setan terus mengendalikan dan memberi ilusi kepada mereka yang mengikuti kebinasaan mereka, mereka yang tersesat dalam labirin yang yang setan ciptakan di pikiran mereka

Allah memberi tahu kita bahwa Setan adalah musuh kita, dan karena itu kita harus menganggapnya demikian. Apa yang bisa lebih baik daripada mempelajari musuh Anda untuk mengidentifikasi trik dan strateginya dengan lebih baik, dan dengan demikian dapat mengantisipasi dan melawannya?

Berapa banyak orang di saat ini yang berpikir bahwa mereka dibimbing Tuhan dengan baik, tanpa menyadari bahwa mereka sebenarnya benar-benar tersesat?

Sebagian diberi-Nya petunjuk dan sebagian lagi sepantasnya menjadi sesat. Karena mereka menjadikan setan-setan sebagai pelindung selain Allah. Mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk. ! S7: V30

Selain dari jalan yang Tuhan rekomendasikan kepada Anda melalui saya, utusannya, tidak ada yang lain selain penyimpangan dari Setan.

itulah Allah, Tuhan kamu yang sebenarnya; maka tidak ada selain kebenaran itu melainkan kesesatan. Maka mengapa kamu berpaling (dari kebenaran)? S10: V32

Ketika kita mempertanyakan yang tersesat tentang setan, mereka menjawab bahwa setan hanya sebuah konsep, atau bahwa setan terbatas pada kehendak jahat yang ada di dalam kita, dan bukan sebagai makhluk tersendiri.

Orang orang salah arah ini sebenarnya di bawah pengaruh total setan, tetapi mereka tidak menyadarinya, yang merupakan tanda kesesatan ekstrem mereka. Mereka tidak dapat mengidentifikasi tindakan konkretnya di bumi ini, atau berbagai cara-cara setan, atau doktrin-doktrin palsu di mana setan bersembunyi, atau asistennya yang melaluinya dia beroperasi: para setan dalam wujud manusia. Orang-orang ini mengatakan bahwa mereka percaya pada Alquran, namun ketika mereka diberitahu tentang keberadaan setan dalam wujud manusia, mereka menertawakan Anda, sementara mereka jelas disebutkan dalam Alquran.

Demikianlah, untuk setiap nabi kita telah menugaskan seorang musuh: setan di antara manusia dan jin , yang saling menipu dengan kata-kata yang memperindah. Jika Tuhanmu menginginkan, mereka tidak akan melakukannya; jadi tinggalkan mereka dengan apa yang mereka ciptakan. S6: V112

Setan-setan dalam bentuk manusia ini sekarang secara terbuka bertindak tanpa disamarkan dan membanjiri seluruh dunia dengan kebinasaan setan, melalui televisi, radio, bioskop, musik, fashion, narkoba, seks, alkohol, games, konser, pertunjukan, olahraga, pers, jejaring sosial, buku , majalah, pendidikan, politik, ekonomi, agama, kelompok/asosiasi, organisasi internasional, … dll. Pada kenyataannya, tidak ada satu pun tempat atau cabang kecil di mana setan dalam wujud manusia ini tidak beroperasi.

Lupakah Anda bahwa kehidupan duniawi ini adalah ujian dan bahwa setan mengincar kita? Sebaliknya, Anda dengan tenang menetap di bumi yang duniawi ini, tanpa khawatir tentang kehidupan setelah kematian, dan Anda membiarkan  setan menipu Anda hingga Anda berpura-pura bahwa Anda benar, walau sejatinya Anda memang benar-benar dalam kebingungan.

Demi Allah, sungguh Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum kamu, Tetapi setan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan mereka (yang buruk), sehingga setan menjadi pemimpin mereka pada hari ini dan mereka akan mendapat azab yang sangat pedih.S16: V63

Apakah Anda tidak mempertimbangkan peringatan keras Allah tentang Setan? Apakah Anda berpikir bahwa Setan memutar-mutar ibu jarinya (menganggur) dan bahwa ia telah meninggalkan Anda dengan damai?

Setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, karena sesungguhnya setan itu hanya mengajak mereka yang telah memihaknya sehingga mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. S35: V6

…Bukankah aku sudah memberitahumu bahwa setan adalah musuh yang nyata bagimu ? S7: V22

Dan janganlah kamu dipalingkan oleh setan! sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu. . S43: V62

..dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.S2: V168

..dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu. S2: V208

Setan mengelilingi kita hari ini dari semua sisi, dan orang-orang di dunia ini, baik yang imannya palsu maupun yang tidak beriman, tidak lagi melihat setan di mana pun, yang merupakan tanda bahwa dunia saat ini berada dalam kehancuran dan kebutaan yang dalam.

Seperti yang dikatakan setan dalam salah satu film terbaru tahun 2019 ini, “The Joker”:

“Siapa pun yang tidak tahu bahwa dia adalah target, adalah targetnya.”

Jadi jika Anda hidup dengan riang tanpa menyadari bahwa setan ada di mana-mana hari ini, tanpa merasakan serangannya terhadap Anda setiap hari, itu karena setan sudah memegang Anda. Yang seharusnya membuat Anda khawatir, karena itu berarti Anda dalam bahaya kematian. Memang benar, mereka yang tidak hidup berorientasi pada akhirat dan dengan rasa takut akan Tuhan setiap hari, mereka yang tidak secara permanen berperang melawan setan, adalah mereka yang sudah terperangkap dalam jaringnya dan yang dihibur oleh Setan sehingga mereka tetap dalam kebinasaan dan kezaliman mereka sampai kehancuran terakhir mereka.

Dan mereka (orang-orang Firdaus) akan maju kepada satu sama lain untuk mengajukan pertanyaan. Mereka akan berkata: sesungguhnya kami dahulu, di tengah-tengah rumah tangga kami, selalu dalam ketakutan. Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. S52: V25-27

Dan orang-orang yang terus takut terhadap azab Tuhannya – Sesungguhnya siksaan Tuhan mereka bukanlah sesuatu yang membuat mereka merasa aman. S70: V27-28

Dan sungguh, pahala akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan selalu takut (kepada Tuhannya).S12: V57

Ini adalah kehidupan kebanyakan orang di dunia ini: mereka benar-benar ceroboh, mereka tidak memikirkan Tuhan ataupun Setan di pikiran mereka, tetapi sangat tertanam dalam ilusi duniawi mereka. Mereka tidak bertanya pada diri sendiri pertanyaan apa pun, dan kehidupan nyaman mereka telah meyakinkan mereka, mereka tidak curiga bahwa Allah sedang dalam proses menyelesaikan pertanggungjawaban mereka di dunia ini, dan bahwa setelah itu, neraka menanti mereka.

Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu baik untuk mereka? Pada kenyataannya, kami cepat-cepat memberi mereka bagian yang baik, tetapi mereka tidak menyadarinya . S23: V55-56

Mereka yang tidak berharap untuk pertemuan dengan Kami, yang puas dengan kehidupan sekarang dan merasa aman di sana , dan mereka yang melalaikan tanda-tanda dari Kami, mereka itu tempatnya di neraka, karena apa yang telah mereka lakukan. S10: V7-8

Hanya orang yang tersesat yang dapat menikmati hidup duniawi ini ketika dunia ini tidak lebih dari kebinasaan dan di ambang penghancuran oleh Tuhan. Orang-orang beriman sejati dicekam ketakutan ketika mereka melihat betapa jauhnya dunia ini dalam pelanggaran dan kegilaannya, karena itu berarti bagi mereka bahwa hukuman Allah sekarang sudah sangat dekat. Mereka jauh dari mengatakan bahwa dunia hari ini menyenangkan, karena mereka hanya melihat di dalamnya hanya kehancuran dan kesia-siaan, dan mereka harus terus-menerus berperang melawan Setan yang tidak memberikan kelonggaran bagi mereka yang belum dia pegang.


The Ignorants/Jahil

Seperti yang telah kita lihat, kebohongan tentang dugaan buta huruf nabi Muhammad disebarkan oleh Setan untuk mendiskreditkan Nabi Muhammad dan untuk mempromosikan kejahilan di kalangan umat Islam. Berapa banyak Muslim yang suka mengulang bahwa Nabi Muhammad buta huruf, tanpa ini menyebabkan mereka masalah barang sedikit saja?

Keyakinan ini sebenarnya berfungsi sebagai alasan untuk ketidaktahuan/kejahilan mereka sendiri dan kurangnya pendidikan. Tentu saja, buta huruf hampir tidak ada saat ini, setidaknya tidak di negara-negara maju, yang tidak mencegah sebagian besar orang di dunia ini, bahkan mereka yang memiliki gelar paling bergengsi, menjadi tidak tahu apa-apa ketika hal itu tentang  memperoleh pengetahuan sejati dari Allah yang akan berguna untuk keselamatan mereka. Berapa banyak orang yang saya temui yang memiliki gelar tinggi dan memegang posisi tinggi dalam masyarakat, tetapi dia tetap orang bodoh/jahil terbesar di dunia dalam hal memahami Kitab Suci, dan buku sains yang sebenarnya?

Kebanyakan orang di dunia ini tidak mencari untuk memperoleh pengetahuan, mereka tidak membaca apa pun kecuali buku-buku agama semu yang tidak memiliki ilmu nyata, seperti Hadits atau Talmud yang pada kenyataannya tidak melakukan apa pun selain meningkatkan kebinasaan mereka. Ketika saya berbicara kepada orang-orang bodoh yang dipenuhi dengan kesombongan dan yang berpikir bahwa mereka terpelajar, satu-satunya yang saya terima dari mereka adalah penghinaan dan celaan. Semua sektarian yang mengikuti agama-agama palsu hari ini percaya bahwa mereka dapat berbicara tentang Allah dan percaya bahwa mereka tahu Kitab Suci Allah, ketika pada kenyataannya mereka tidak mengenal Allah atau memahami apa pun dalam Kitab Suci-Nya, karena jika memang demikian, mereka tidak akan menjadi sektarian yang tersesat sebagaimana mereka saat ini.

Namun, ada orang yang membahas tentang Allah tanpa ilmu, petunjuk, atau Kitab untuk menerangi mereka . S22: V8

Cendekiawan semu ini penuh dengan kesombongan mengandalkan kecerdasan mereka sendiri untuk menemukan jalannya, mereka tidak menyadari bahwa Tuhanlah yang membimbing dan yang menyesatkan. Sesungguhnya, Tuhan tidak membimbing orang yang tidak adil/zalim, tetapi hanya mereka yang benar-benar berusaha untuk menaatinya.

Proverbs
Chapter 3 Verses 5-8

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.

Orang jahil  memberi tahu saya:

” Kami tidak dapat menyetujui atau membantah apa yang Anda katakan, karena kami tidak memiliki pengetahuan, kami bukan ahli “.

Orang-orang ini bersembunyi di balik ketidaktahuan mereka dan berpikir bahwa ini adalah alasan yang cukup untuk tidak menjawab panggilan Allah, sementara ketidaktahuan mereka hanyalah bukti nyata kezaliman mereka sendiri.

Adapun orang-orang munafik, mereka mengatakan kepada saya:

” Kami meragukan apa yang Anda katakan, dan karena itu kami memilih untuk tidak mengambil risiko apa pun dan berpegang teguh pada keyakinan kami “

Pada kenyataannya, mereka yang ragu, tidak hanya meragukan saya sebagai seorang Utusan dan pesan saya dari Tuhan, tetapi mereka juga meragukan segalanya, dan itu hanyalah tanda dari iman mereka yang goyah. Tidak mengambil risiko dengan tetap ragu? Untuk tetap ragu-ragu adalah cara yang pasti untuk berlari menuju kekalahan sendiri, dan semua orang yang sebelumnya dihancurkan oleh Tuhan juga memiliki keraguan yang sama, sampai kepastian datang kepada mereka ketika melihat hukuman Allah menimpa mereka.

Mereka yang tidak percaya kepada Allah dan Hari Terakhir, dan mereka yang hatinya dipenuhi dengan keraguan. Mereka hanya ragu dalam ketidakpastian mereka . S19: V45

Mereka akan dicegah untuk mencapai apa yang mereka inginkan, seperti yang dilakukan sebelumnya dengan sesamanya, karena mereka ragu-ragu . S34: V54

Pada kenyataannya, terlepas dari semua bukti di dunia, orang-orang ini akan bertahan dalam keraguan mereka selamanya, menggunakannya sebagai perisai dan percaya itu adalah alasan yang sah, sampai mereka melihat hukuman Allah dengan mata mereka sendiri, maka mereka akan memiliki kepastian, tetapi akan terlambat bagi mereka.

Orang-orang yang terhadapnya kata (ancaman) Tuhanmu akan menjadi kenyataan tidak akan beriman, bahkan jika semua tanda datang kepada mereka, sampai mereka melihat pembalasan yang menyakitkan . S10: V96-97

Keragu-raguan mereka hanyalah cerminan kemunafikan mereka, karena jika mereka benar-benar tulus, mereka akan bolak-balik ke langit dan bumi hanya untuk menghilangkan keraguannya dan mendapatkan kepastian bahwa apa yang saya katakan adalah kebenaran dari Tuhan. Apakah orang beriman sejati meragukan kebenaran ketika hal itu disampaikan kepada mereka? Tidak! Tetapi Betapapun itu yang keluar dari mulut setan, mereka tidak akan meragukannya. Mereka yang tidak mengakui kebenaran ketika mereka menjumpai itu justru adalah mereka yang telah dibutakan oleh Allah karena kezaliman mereka. Orang-orang munafik ini sebenarnya tidak peduli tentang kebenaran, hanya karena tidak menarik bagi mereka, jadi Tuhan membiarkan mereka buta dalam keraguan mereka dan tenggelam dalam kebingungan mereka.

James
Chapter 1 Verses 6-8

…..orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.ia adalah orang yang tidak pasti, tidak konsisten dalam semua hal.

Beberapa mengajukan keberatan kepada saya, bahwa Allah tidak memberi mereka cukup kecerdasan untuk dapat memiliki refleksi mereka sendiri dan untuk memahami Kitab Suci bagi diri mereka sendiri. Yang lain memberi tahu saya bahwa Tuhan tidak memberi mereka kondisi sosial yang diperlukan untuk mendapatkan pendidikan yang memadai dan memiliki pemahaman mereka sendiri. Tetapi argumen ini benar-benar tidak berdasar, karena hari ini Anda melihat orang-orang yang diakui memiliki kecerdasan terbesar di dunia, seperti Bill Gates, Einstein, pemenang Hadiah Nobel dalam matematika dan fisika, para astronot diberi penghargaan dengan derajat seperti Thomas Pesquet, orang-orang ini tidak mengerti apa-apa tentang Kitab Suci Allah dan tidak memiliki pemahaman. Kecerdasan sejati tidak datang dari kecerdasan kita sendiri, tetapi kecerdasan sejati hanya datang dari Tuhan, dan Tuhan memberikannya kepada mereka yang takut akan Dia dan yang berusaha untuk bertindak sesuai dengan ajaran-Nya, untuk menyenangkan Dia.

Hai orang-orang yang beriman! Jika kamu takut kepada Allah, Dia akan memberi kamu kemampuan untuk membedakan , menghapus kesalahan kamu dan memaafkan kamu. Dan Allah adalah Pemegang rahmat yang sangat besar. S8: V29

Jadi, apa pun tingkat sosial atau tingkat kecerdasan atau pendidikan yang Anda miliki, jika Anda dihuni oleh rasa takut akan Tuhan dan Anda berusaha untuk bertindak dengan baik, jika tujuan Anda dalam hidup adalah untuk menyenangkan Tuhan dan mendekat kepada-Nya, maka tidak ada keraguan sekecil apa pun bahwa Allah akan memberi Anda kearifan/penilaian Anda sendiri dan kemampuan untuk memahami dengan benar Kitab Suci-Nya tanpa bantuan siapa pun. Berapa banyak orang sederhana yang saya lihat tidak memiliki kurikulum sekolah dan tanpa kecerdasan yang unggul, masih memiliki hikmat dan kearifan Tuhan di dalamnya, meskipun pengetahuan mereka sangat mendasar. Ini disebabkan oleh fakta sederhana bahwa orang-orang ini dihuni oleh rasa takut akan Tuhan dan mencari segala cara untuk memuaskan Dia.

Masalah sebenarnya dari yang tersesat di dunia ini bukanlah bahwa mereka bodoh atau kurang cerdas, tetapi mereka tidak cukup dihuni oleh rasa takut akan Tuhan dan tidak berusaha mendekat kepada-Nya, itu adalah alasan sebenarnya bagi kebinasaan mereka. Pada kenyataannya, orang-orang bodoh ini bersembunyi di balik ketidaktahuan mereka untuk menemukan dalih, karena mereka sama sekali tidak melakukan apa pun untuk memperoleh pengetahuan tentang Tuhan, yang sama sekali tidak menarik bagi mereka. Hati mereka yang jahat dan egois lebih tertarik pada hal-hal sepele dan kepuasan dari keinginan mereka sendiri, dan mereka membenci pengetahuan dan apa yang dapat mengangkat mereka kepada Tuhan. Pengetahuan untuk orang-orang ini seperti memberikan kaviar kepada babi.

James
Chapter 1 Verse 5

Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, –yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit–,maka hal itu akan diberikan kepadanya.

Proverbs 
Chapter 14 Verse 8

Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya.

Chapter 1 Verse 7
Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.

Chapter Verse 22
Berapa lama, hai orang bodoh, akan kamu menuruti omong kosong? Dan kamu orang bebal, berapa lama kamu akan membenci pengetahuan?

Chapter 8 Verse 5
Hai orang yang bodoh, tuntutlah kecerdasan, hai orang bebal, mengertilah dalam hatimu.

Karena itu ketidaktahuan/kejahilan bukan sebuah alasan, tetapi lebih merupakan bukti kesalahan. Orang-orang yang tetap bertahan dalam ketidaktahuan sebenarnya zalim, dan mereka pada akhirnya akan membayar mahal, jika mereka saat ini belum merasakan balasanya.

Proverbs
Chapter 1 Verse 32

Sebab orang yang bodoh akan dibunuh oleh keengganannya, dan orang bebal akan dibinasakan oleh kelalaiannya

Chapter 9 Verse 6
buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian

Momen krusial untuk memilih sudah datang, Tuhan sekarang telah mengirimkan utusan-Nya kepada Anda. Orang yang bodoh, tidak mampu membedakan, orang munafik, tenggelam dalam keraguannya dan orang yang sombong, yang dibutakan oleh kesombongan mereka, tidak akan bisa mengenali pembawa pesan asli seperti saya, dan akan berkemah dalam kehancuran dan ketidakadilan/kezaliman mereka sampai kekalahan terakhir mereka. Tuhan mengutus saya untuk Anda sebagai pembawa pesan dan pemberi peringatan, tetapi apakah Anda benar-benar mau mendengarkan seseorang? Apakah Anda benar-benar mencari jalan Tuhan? Pada kenyataannya, bagi sebagian besar dari Anda, Anda tidak benar-benar tertarik dengan semua ini!

Dan jika Kami telah menghancurkan mereka dengan pembalasan di hadapannya, mereka pasti akan berkata, “ Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengirimi kami seorang Utusan? Kami kemudian akan mengikuti ajaran-Mu sebelum kami dipermalukan dan diliputi rasa malu . ” S20: V134

Jika kemalangan mencapai mereka sebagai balasan atas apa yang telah disiapkan oleh tangan mereka sendiri, mereka akan berkata: ” Tuhan, mengapa Engkau tidak mengirimi kami seorang rasul? Kami kemudian akan mengikuti ayat-ayatMu dan kami akan menjadi orang beriman . “S28: V47

Ketidaktahuan, kesombongan, dan kemunafikan, pada kenyataannya, hanya gejala yang terlihat dari ketidakadilan yang lebih dalam dan iman yang sakit. Dalam kenyataannya, Allah yang menabur keraguan di hati orang-orang munafik, yang menghibur orang-orang yang bodoh untuk menuruti kebodohan mereka, dan yang membutakan orang-orang yang sombong, sampai hukuman-Nya dijatuhkan kepada mereka tanpa mereka melihatnya datang.

Siapa pun yang disesatkan Allah, tidak ada penuntun baginya. Dan Dia meninggalkan mereka dalam trangresi mereka, ragu-ragu dan bingung. S7: V86

Tetapi Kami membuat orang-orang yang tidak berharap pertemuan dengan Kami bingung dan ragu-ragu dalam pelanggaran mereka . S10: V11

Adalah tanda dari para penjahat ini untuk tidak mentolerir kritik sekecil apa pun, ketika kritik kepada mereka dapat dibenarkan dalam segala hal. Orang-orang yang tidak adil ini hanya menerima apa yang searah dengan mereka, sementara arah mereka langsung ke neraka. Bagaimana cara menyelamatkan tiran seperti itu? Kita tidak menyelamatkan mereka! Tetapi dengan langkah mereka sendiri mereka diantar ke neraka.

Proverbs
Chapter 12 Verse 1

Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.

Chapter 11 Verse 2
Jikalau keangkuhan tiba, tiba juga cemooh, tetapi hikmat ada pada orang yang rendah hati.

Chapter 15 Verse 22
Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasihat banyak.


Karakteristik umum dari utusan Tuhan

Utusan Tuhan bukanlah klon tanpa kepribadian, tetapi masing-masing memiliki karakternya  sendiri, kualitas dan cacat/kekurangannya, yang tidak mencegah mereka dari berbagi karakteristik umum yang esensial untuk pelaksanaan misi ilahiah mereka.

Terlepas dari permusuhan umat mereka, para utusan Tuhan masih terus bekerja untuk keselamatan mereka sampai akhir.

Dia (Syuaib) berkata: “Wahai bangsaku! Katakan padaku, jika aku memiliki bukti yang jelas dari Tuhanku, dan Dia telah memberiku rezeki yang baik dari diri-Nya, Aku tidak mau untuk melakukan apa yang aku larang kepadamu. Aku hanya menginginkan perbaikan dengan seagala dayaku. Dan petunjukku tidak datang kecuali dari Allah, padaNya aku bertawakal dan kepadaNya aku bertobat. “Dan hai bangsaku! ! semoga cibiran dan permusuhanmu padaku tidak menyebabkan kamu menderita nasib yang sama dengan nasib orang-orang Nuh atau Hûd atau Sâlih, dan orang-orang Luth tidak tidak terlalu jauh darimu! “Dan minta ampun kepada Tuhanmu dan berbalik kepada-Nya dalam pertobatan. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang, Maha Pengasih. ” Mereka berkata:” Wahai Shuaib! Kami tidak mengerti banyak tentang apa yang kamu katakan, dan kami melihat kamu lemah di antara kami. Kalau bukan karena keluargamu, kami seharusnya melempari kamu dengan batu dan kamu tidak kuat melawan kami. “S11: V88-89

Dan wahai kaumku! Bagaimanakah ini, aku (Musa) menyerumu kepada keselamatan, tetapi kamu menyeruku ke neraka? S40 V41

Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Wahai kaumku! Mengapa kamu menyakitiku, padahal kamu sungguh mengetahui bahwa sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu?”…. S61: V5

Utusan itu dikirim oleh Allah kepada semua orang, yang adil dan yang zalim. Jika mereka menyerah pada ketidakadilan sekecil apa pun yang mereka derita, atau diyakinkan bahwa mereka sendiri telah sesat oleh orang-orang yang benar-benar sesat, atau diintimidasi oleh mereka yang percaya mereka memegang kekuasaan, maka mereka tidak dapat menjalani misi mereka hingga selesai. Tuhan berjanji untuk melindungi mereka dan tidak ada kejahatan dapat menjangkau mereka, kecuali gangguan karena kontak dengan orang jahat dan orang zalim yang mereka tidak akan pernah temui, jika bukan karena misi mereka.

Mereka tidak akan membahayakan kamu, kecuali gangguan-gangguan kecil saja, dan jika mereka memerangi kamu, niscaya mereka mundur berbalik ke belakang (kalah). Selanjutnya mereka tidak mendapat pertolongan. S3: V111

Utusan Tuhan seperti dokter di rumah sakit jiwa, mereka diberkahi dengan akal sehat, sementara sebagian besar yang lain jatuh ke dalam kegilaan. Apakah dokter menahan orang gila karena tindakan gila mereka? Bisakah dokter menyembuhkan semua orang gila? Tidak! hanya mereka yang masih bisa disembuhkan dan mereka yang menerima proses penyembuhan yang ditentukan oleh Tuhan.

Wahai manusia! Nasihat telah datang kepadamu dari Tuhanmu, penyembuh dari apa yang ada dalam dada, penuntun dan belas kasihan bagi orang-orang percaya. S10: V57

Utusan Tuhan tidak membutuhkan orang lain, karena mereka telah disembuhkan oleh Tuhan, sementara yang lain membutuhkan mereka (utusan) untuk menerima melalui utusan, apa yang telah ditentukan oleh Allah untuk penyembuhan diri mereka. Jadi para utusan Tuhan tidak berada di posisi yang sama dengan yang lain, dan orang yang berharap untuk penyembuhan dari Allah harus menyadari hal ini dan tidak melawan mereka (utusan) dalam apa yang utusan perintahkan kepada mereka atas nama Allah, tetapi untuk mendengarkan utusan dengan seksama dan untuk mengimplementasikan tiap detil instruksi mereka.

Utusan Tuhan sudah menerima semuanya langsung dari Tuhan, sehingga mereka tidak membutuhkan apapun yang orang lain berikan pada mereka dan tidak mengharapkan apa-apa dari orang lain, tetapi bertindak sepenuhnya tanpa pamrih.

Bagi mereka yang mengajukan pertanyaan, saya tidak didanai oleh siapa pun, saya tidak mendapat satu sen pun untuk apa yang saya lakukan, saya tidak bergantung pada siapa pun selain Allah Sendiri, dan saya tidak bekerja dengan tim mana pun, tetapi hanya dengan Allah .

Wahai kaumku! Aku tidak meminta imbalan kepadamu atas (seruanku) ini. Imbalanku hanyalah dari Allah yang telah menciptakanku.Tidakkah kamu mengerti?” S11: V51

Dan aku tidak meminta imbalan kepadamu atas ajakan itu;imbalanku hanyalah dari Tuhan semesta alam. S26: V109

Utusan Tuhan tidak meminta pengakuan dari orang lain, atau untuk kesetiaan mereka. Allah lebih dari cukup bagi mereka untuk menyaksikan siapa mereka sebenarnya, dan mereka berharap orang lain juga memberikan kesetiaan mereka hanya kepada Allah Sendiri.

Dan kami mengutusmu sebagai Rasul kepada manusia. Dan Allah sudah cukup sebagai saksi . S4: V79

Dan mereka yang tidak percaya mengatakan, “Kamu bukan seorang Utusan“. Katakan: ” Allah sudah cukup, sebagai saksi antara kamu dan aku, dan orang-orang yang memiliki pengetahuan tentang Kitab juga ” S13: V43

Utusan Tuhan tidak berlari mengejar siapa pun, ketika mereka bersikeras dengan seseorang, itu karena Allah meminta mereka untuk menguji orang itu, dan bukan karena motivasi pribadi atau dengan harapan meyakinkan mereka. Utusan Tuhan tidak memiliki target/ tujuan hasil, mereka tahu bahwa Allah akan mengirim mereka persis kepada orang-orang yang harus mendengar Pengingat-Nya, dan Allahlah yang membimbing atau yang menyesatkan menurut kehendak baik-Nya. Jadi, tidak masalah bagi mereka bila hanya ada satu orang yang percaya pada mereka, seperti halnya dengan orang-orang Luth, atau jika 1 miliar orang percaya, ini tidak berada di bawah kekuasaan mereka dan tidak mencerminkan kualitas hasil pekerjaan mereka .

Utusan Tuhan, tidak seperti Rashad Khalifa, tidak menganggap diri mereka sebagai tuan atau penyelamat, tetapi tahu bahwa Tuhan adalah Satu-satunya Tuan dan Juru Selamat.

Maka apakah orang-orang yang telah dipastikan mendapat azab?… Apakah kamu akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka?? S39: V19

Dia tidak memerintahkan kamu untuk mengambil malaikat dan nabi sebagai tuan . Apakah dia akan memerintahkan kamu untuk kembali (kafir) setelah kamu ditetapkan di jalan Penebusan? S3: V80

Utusan Tuhan memiliki satu dan satu-satunya peran untuk mengirimkan dengan setia dan dengan cara terbaik, pesan yang Allah minta untuk mereka sampaikan

“Tuhan kami mengetahui sesungguhnya kami adalah utusan-utusan(-Nya) kepada kamu, Dan kewajiban kami hanyalah menyampaikan (pesan Allah) dengan jelas”. S36: V16-17

Satu-satunya tanggung jawab pembawa pesan adalah menyampaikan secara eksplisit (pesan-Nya) . S24: V54

Utusan Tuhan tidak bisa membimbing orang yang Allah sesatkan, tidak juga menyembuhkan hati orang yang jahat, juga tidak mengembalikan pandangan kepada orang buta yang tersesat, atau membangunkan orang mati yaitu yang terkutuk, semuanya itu terserah kepada Allah Sendiri.

Maka sungguh, kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar, dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan, apabila mereka berpaling ke belakang. S30: V52

Dan di antara mereka ada yang mendengarkanmu.Tetapi apakah kamu dapat menjadikan orang yang tuli itu mendengar walaupun mereka tidak mengerti? Dan beberapa dari mereka melihatmu. Bisakah kamu membimbing orang buta, bahkan jika mereka tidak memperhatikan ? S10: V42-43

Utusan Tuhan tidak keberatan disebut pembohong, orang gila, penipu, tukang sihir, kesurupan, dalam pengaruh sihir. mereka tahu betul apa mereka sebenarnya. Dengan apa yang Allah tunjukkan sebagai bukti dalam kehidupan sehari-hari mereka, tidak ada yang dapat merusak moral atau tekad mereka. Pada kenyataannya pembohong besar dan orang gila besar adalah mereka yang tersesat, yang melihat para utusan seperti itu karena kegilaan dan kebinasaan mereka sendiri.

Atau mereka berkata, “Orang itu gila.” Padahal, dia telah datang membawa kebenaran kepada mereka, tetapi kebanyakan mereka membenci kebenaran. S23: V70

Apakah dia berbohong kepada Allah? atau dia gila? [Tidak], tetapi mereka yang tidak beriman kepada akhirat itu berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh. S34: V8

Karena itu, tidak ada rasul yang mendatangi pendahulu mereka tanpa mereka mengatakan: ” dia itu tukang sihir atau gila! ”S51: V52

Karena itu ingatlah, dan dengan rahmat Tuhanmu, kamu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula orang gila. S52: V29

Mereka berkata, “ Sungguh, kamu hanya terkena sihir, kamu hanya manusia seperti kami. Maka datangkanlah sesuatu mukjizat jika kamu termasuk orang yang benar. ”. S26: V153-154

Utusan Tuhan tahu bahwa nasib setiap orang bergantung pada tindakan mereka sendiri, sehingga mereka tahu bahwa kedatangan mereka tidak akan mengubah apa pun untuk nasib siapa pun. Mereka yang sudah beriman dan bertindak dengan baik hanya akan menemukan konfirmasi tentang bimbingan mereka yang baik, sementara yang tersesat akan bertahan dalam kebinasaan mereka, tidak akan menerima apa yang sampai sekarang mereka tolak dengan keras.

Hanya utusan sungguhan yang mengetahui apa artinya menjadi utusan sejati, sedangkan utusan palsu seperti Rashad Khalifa hanya bersandiwara sebagai utusan, dan segalanya mengkhianati, dalam perilaku dan ucapan mereka.

Rashad Khalifa, segera setelah dia percaya bahwa dia telah memperoleh pengetahuan dari Allah, yaitu mukjizat sesatnya angka 19, buru-buru membubuhkan hak cipta padanya dan meng-uangkan pengetahuan semunya dengan menjual melalui buku. Menempatkan hak cipta pada penemuannya adalah bukti bahwa itu adalah promosi orangnya sendiri yang memotivasi dia di atas segalanya dan bukan mempromosikan kebenaran.

2 ayat setan ditemukan dalam quran, hanya 177$

Utusan-utusan Tuhan yang sejati dengan murah hati membagikan pengetahuan yang telah Allah ungkapkan secara pribadi kepada mereka. Tidak ada yang benar-benar memaksa mereka untuk melakukannya, tetapi utusan Tuhan semuanya memiliki sifat dermawan dan murah hati yang sama, dan itu adalah kehendak bebas mereka sendiri bahwa mereka membagikan pengetahuan mereka sehingga bermanfaat bagi orang lain dan bahwa orang dapat menggunakannya untuk lebih dekat dengan Tuhan, karena kepuasan terbesar mereka adalah melihat orang-orang kembali kepada Tuhan. Mereka juga melakukan ini karena rasa terima kasih kepada Tuhan dan karena mereka sadar bahwa pengetahuan mereka bukan milik mereka. Jika mereka secara egois menyimpannya untuk diri mereka sendiri, mereka akan melakukan ketidakadilan/kezaliman untuk diri mereka sendiri, dan Tuhan tidak akan lagi memberi mereka pengetahuan. Zalim itu hanya ingin memiliki pengetahuan untuk diri mereka sendiri, untuk mendapatkan gengsi dan kekayaan dan mempertahankan dominasi mereka terhadap orang lain. Bisakah Anda bayangkan Nabi Muhammad jika dia hidup di zaman kita dengan terburu-buru menerapkan hak cipta pada Alquran dan menjual dengan harga emas ajaran yang berasal dari Allah? Karena, inilah tepatnya yang dilakukan Rashad Khalifa dengan penemuan kode palsu 19 dan terjemahan palsu dari Alquran.


Numerologi

Semua mukjizat semu 19 dan semua tafsir palsu Alquran yang diajukan oleh Rashad Khalifa semata-mata didasarkan pada Numerologi . Anda hanya perlu menelusuri halaman-halaman situs yang terkait dengannya, untuk melihat bahwa tidak satu pun teorinya didasarkan pada penalaran, pada teks Alquran itu sendiri, atau pada bukti nyata yang dapat diverifikasi, tetapi semua didasarkan hanya pada dasar perhitungan yang tak berujung dan tidak berarti di sekitar angka 19. Ini menegaskan apa sekarang kita tahu pasti: bahwa Rashad Khalifa tidak benar-benar mengenal Allah atau metode Allah yang mutlak. Karena, Allah tidak pernah menetapkan kita dalam Alquran untuk membimbing diri kita sendiri melalui sinyal-sinyal atau kode angka, seperti halnya dengan praktik Numerologi, tetapi hanya berdasarkan fikiran, akal sehat, bukti konkret, dan studi pribadi dari Kitab SuciNya, terutama dari Alquran.

Pada awal tahun 1970-an, ketika Rashad Khalifa pertama kali menggunakan komputer dan memasukkan seluruh Alquran ke dalamnya, sejak itu ia hanya bersumpah/berkutat dengan angka dan Numerologi, dan semua penemuannya berasal secara eksklusif dari pendekatan mistis ini, cara yang layak untuk para setan dan yang dilarang Allah. Membuat angka-angka  yang tampil di komputer diterapkan pada Al-Qur’an atau teks lain, dapat dibandingkan dalam segala sisi dengan praktik yang terang-terangan dari setan seperti menarik kartu, membaca di sisa kopi, atau throwing knuckle (t/n:??), yang merupakan takhayul murni. Sama seperti orang-orang yang mengajukan pertanyaan kepada Allah, kemudian membuka Al-Qur’an secara acak lalu mengatakan bahwa Allah akan menjawab mereka dengan cara ini. Jika metode ini benar-benar berhasil, maka kita dapat membangun dialog yang hampir langsung dengan Allah, seperti mereka yang berkomunikasi dengan setan jin melalui papan Ouija, atau dengan cara yang sama-sama satanis lainnya. Semua praktik ini, termasuk pendekatan Rashad Khalifa dalam menafsirkan Al-Qur’an melalui nomor 19, hanyalah berbagai bentuk penyimpangan Setan yang sama, yang berupaya mendorong semua bentuk takhayul, hingga merusak penggunaan akal sehat.

Numerologi Allah yang Sejati

Namun demikian, Allah memang memberikan tanda-tanda bagi kita di mana-mana dalam Penciptaan, baik dalam bentuk angka atau dalam bentuk lain seperti simbol, metafora, mimpi, gambar, kebetulan. Tetapi, Allah tidak pernah menggunakan tanda-tanda ini sendirian, tetapi menggunakannya untuk mengkonfirmasikan  apa yang telah Dia ajarkan kepada kita berdasarkan elemen nyata. Dalam Al-Quran, memang ada sejumlah besar tanda-tanda numerik, tetapi ini tidak ada hubungannya dengan ilmu palsu yang didasarkan pada takhayul murni Rashad Khalifa, tetapi merupakan tanda-tanda yang konkret dan dapat diverifikasi, dan yang tidak dimaksudkan untuk menentukan petunjuk/bimbingan kita, tetapi hanya berfungsi untuk membuktikan Yang Mahakuasa: Allah dan Ilmu Absolutnya.

Contoh: Besi dalam Alquran

Nilai numerik dari kata ” Besi “, dalam bahasa Arab yang terpisah ” ح د ي د / Hadid ” sama dengan 26, yang mewakili nomor atom dari atom Besi.

Nilai numerik numerik dari ” Al-Hadid / ا ل ح د د ي د “, yaitu “THE Iron” adalah 57, yang sesuai dengan nomor surah “ Al hadid ” dalam Alquran.

Tetapi seperti yang saya katakan kepada Anda, Allah selalu menyertai tanda-tanda bukti numerik ini dengan tumpuan pada fakta konkret dan yang dapat divalidasi dengan akal sehat kita.

Kami memang mengirim Utusan Kami dengan bukti yang jelas, dan menurunkan Kitab Suci dan neraca (keadilan) dengan mereka, sehingga manusia dapat menegakkan keadilan. Dan Kami telah menurunkan Besi , yang mempunyai kekuatan yang tangguh , serta kegunaan bagi manusia , dan bagi Allah untuk mengenali siapa, yang tidak terlihat, akan membela tujuan-Nya dan para Utusan-Nya. Tentunya Allah itu MahaKuat dan MahaPerkasa. S57: V25

Allah memberi tahu kita dalam ayat ini: “ Kami telah menurunkan Besi ” sama seperti hujan turun dari langit. Memang benar, ilmu pengetahuan modern baru saja mengkonfirmasi pada 2014 bahwa besi yang ada di Bumi bukan asli dari Bumi, tetapi memang jatuh dari langit, dalam kata-kata para ilmuwan , melalui ” hujan meteor ” yang mengandung atom besi di permukaannya.

Hujan besi di Bumi purba

Para peneliti telah merekonstruksi di laboratorium bagaimana besi dari inti meteorit yang membombardir Bumi primitif mengendap dan terfragmentasi di lautan magma. Urutan gambar ini menunjukkan sedimentasi dan fragmentasi logam cair, galium, dalam campuran air dan gliserol. Rekonstruksi ini mensimulasikan tenggelamnya besi dari meteorit besar ke samudera magmatik Bumi purba. Dalam jutaan tahun terakhir pembentukan formasi akresi, Bumi telah dibombardir oleh meteorit raksasa yang telah melelehkan lapisan permukaannya setebal beberapa ratus kilometer, sehingga menimbulkan samudera magma. Besi cair yang terkandung di jantung meteorit terbesar kemudian mengalir menuju pusat Bumi, melintasi samudera magmatik ini untuk mencapai inti Bumi . Skenario yang berlaku untuk menggambarkan migrasi logam ini, yang diusulkan pada tahun 2003, adalah “hujan besi”, yang menurutnya inti besi terfragmentasi menjadi tetesan bola dengan ukuran yang sama. Sebuah tim peneliti internasional dari CNRS, University of Nantes dan University of California di Los Angeles menguji model ini di laboratorium.

Tapi bukan itu saja, Allah memberi tahu kita bahwa ada ” kekuatan yang tangguh ” dalam besi, menyinggung semua benda yang terbuat dari bahan ini yang terkenal karena kekokohannya.

Allah juga mengatakan bahwa Zat Besi memiliki ” manfaat bagi manusia “, yang baru saja dikonfirmasi oleh para ilmuwan melalui penemuan baru-baru ini pada tahun 2018 yang mengungkapkan bahwa Zat Besi juga dapat mengobati kanker.

Ini sangat jauh dari numerologi Rashad Khalifa dengan mukjizat semu 19, yang berasimilasi di semua titik menjadi takhayul dan hanya berfungsi untuk menyesatkan orang dan menjauhkan mereka dari Allah. Anda dapat mengecek dengan beberapa contoh lain dari tanda-tanda numerik dari Alquran di halaman ini yang hanya berisi tanda-tanda yang dapat diverifikasi oleh elemen nyata. Tanda-tanda ini ada untuk menunjukkan bahwa Allah mengetahui segalanya dan bahwa Dia Sempurna, dan kode numerik ini bukan bertindak sebagai petunjuk/bimbingan seperti kode palsu 19, karena untuk tujuan itu (petunjuk) adalah aturan/instruksi dalam Alquran.

Takhayul: Senjata Iblis

Meskipun Allah menempatkan tanda-tanda kepada kita di mana-mana dalam Ciptaan-Nya, Allah menyarankan kita untuk berdiri pada fakta-fakta konkret dalam hal penegasan, karena Setan mencari-cari orang yang terlalu memperhatikan tanda-tanda dan mengabaikan untuk menggunakan akal sehat dan bukti kuat. Memang benar, bukan melalui tanda-tanda bahwa kita harus mendasarkan bimbingan kita, tetapi pada realita bahwa hanya Allah yang memberi petunjuk, dan Allah hanya membimbing mereka yang menerapkan ajaran-ajaranNya dan terus berbuat baik, dengan tujuan memuaskan/mencari keridhoan Dia.

Untuk mengilustrasikan bagaimana Iblis menggunakan takhayul untuk menyesatkan, berikut ini adalah video lain dari setan dalam bentuk manusia yang saya sajikan kepada Anda sebelumnya dalam pesan ini. Dalam video ini, ia hanya mengatakan bahwa ada tanda-tanda dalam bentuk angka dalam Al Qur’an, yang memang benar … Sampai disini semuanya baik-baik saja.

Lalu beberapa hari kemudian, setan yang sama ini menerbitkan video baru, tetapi kali ini untuk mempromosikan kode palsu 19 dalam Alquran.

Kita kemudian menyadari bahwa niat sebenarnya di balik video pertamanya adalah bukan untuk mencurahkan kebenaran Allah, tetapi hanya untuk memastikan pada langkah pertama supaya orang-orang terbuka terhadap adanya tanda-tanda numerik dalam Alquran, suatu hal yang bagi sebagian besar orang beriman tertutup atas itu, untuk kemudian menjual mereka di langkah kedua mukjizat palsu 19 sebagai otentik.

Secara umum, mereka yang mendasarkan iman mereka dan bimbingan mereka pada mistisisme dan yang mencari-cari pengalaman langsung tentang Tuhan, baik melalui interpretasi tanda-tanda, atau dalam bentuk keajaiban, penglihatan gaib, mimpi, dan segala macam pengalaman luar biasa: membuka diri untuk tertipu oleh setan. Karena, setan hanya menunggu kesempatan itu untuk dapat memberikan penglihatan palsu, mukjizat palsu, tanda-tanda palsu, kepada orang-orang mistis dan takhayul yang mengandalkan pengalaman semacam ini untuk membimbing diri mereka sendiri. Jadi Anda tidak perlu meminta pengalaman luar biasa, dan harus puas untuk menerapkan ajaran Tuhan, mengikuti inspirasi-Nya, dan menggunakan akal Anda, dan Tuhan akan memastikan bimbingan yang baik bagi Anda. Jika Tuhan ingin mengirimi Anda tanda dalam satu bentuk atau yang lain, Tuhan akan melakukannya apakah Anda memintaNya atau tidak. Jadi jangan meminta apa pun yang seperti itu, jangan minta mimpi, jangan minta mukjizat, atau apa pun, setidaknya Anda tidak mengambil risiko ditipu oleh Setan melalui cara ini.

Jalan/Cara-cara Setan

Penyimpangan setan berwujud manusia yang saya tunjukkan pada Anda di video benar-benar berjalan lebih jauh. Karena, jika Anda meluangkan waktu untuk melihat keseluruhan video keduanya, Anda akan menemukan bahwa tidak hanya setan ini mengkonfirmasi keaslian mukjizat 19 di dalamnya, tetapi bahwa ia bahkan melangkah lebih jauh dengan mengatakan bahwa mukjizat 19 ini mewakili bukti bahwa semua faksi Islam, baik faksi Sunni dan Syiah dan mereka yang non-tradisional Islam, seperti submitters atau Quranists, semuanya sama-sama menempuh jalan yang dapat diterima menuju ke Tuhan. Sementara, kenyataan bersesuaian dengan kebalikannya: tidak ada satu pun dari jalan ini yang mengarah kepada Tuhan, tetapi semua jalan ini adalah cara yang diciptakan oleh Iblis untuk membawa orang ke neraka.

Pemikiran seperti itu persis sesuai dengan rencana Iblis untuk akhir zaman, yang terdiri dari memvalidasi semua agama palsu yang dengan sabar ia buat berabad-abad, dan menjadikannya hidup bersama secara keseluruhan di sekitar doktrin “New Age”/Zaman Baru dan Yesus palsu yang dia akan wujudkan. Kita sadari hari ini, seperti yang saya tunjukkan dalam artikel ini , bahwa kebanyakan orang, apakah mereka menganut agama atau tidak, apakah mereka beriman kepada Tuhan atau tidak, sudah sepenuhnya diilhami oleh ajaran Zaman Baru yang sangat jahat ini dan mereka bahkan tidak menyadari Itu. Doktrin Zaman Baru tidak lain adalah sekularisme, dikombinasikan dengan basis nilai-nilai humanis yang dijual dengannya. Humanisme tidak lebih dari sebab-sebab Setan yang salah untuk mendorong manusia memberontak melawan Tuhan. Manusia tidak memiliki hak untuk mengklaim, Tuhan tidak berutang apa pun kepada mereka, satu-satunya hak mereka adalah untuk menaati Allah dengan ketat dan untuk meminta pengampunan atas dosa-dosa mereka. Sebenarnya, doktrin Zaman Baru tidak dimaksudkan untuk menggantikan agama, tetapi hanya untuk menambah diatas mereka: secara singkat apa2 yang dikatakannya adalah bahwa setiap orang memiliki hak untuk mengikuti agamanya dan tidak boleh menolak agama orang lain, dan setiap orang harus hidup bersama di sekitar basis nilai-nilai umum: humanisme, persatuan manusia, cinta universal, berbagi, kedamaian. Tapi, ini bukan jalan Tuhan yang sebenarnya, ini kebalikannya, manusia bukanlah pusat agama, tapi Tuhan. Tuhan tidak pernah memerintahkan kita untuk bersatu dengan yang tersesat atau menganggap jalan kebingungan mereka sebagai hal yang dapat diterima, tetapi dengan tegas mengutuk cara apa pun yang bukan cara-Nya. Tentu saja, Tuhan memberi tahu kita bahwa setiap orang bebas dalam kepercayaannya, jadi tidak boleh memaksakan kepercayaan kita pada orang lain, tetapi itu tidak berarti bahwa semua kepercayaan itu sama dan bahwa kita harus menerimanya semua bahkan ketika mereka jelas-jelas salah arah. Lebih jauh, jalan Allah didasarkan pada perbuatan kebenaran yang dilakukan dengan tujuan akhirat, dan tidak terdiri dari hidup bersama dan selaras dengan yang tersesat. Tuhan berkata bahwa pekerjaan orang-orang kafir, para penyembah berhala, para penyekutu, dan kaum sektarian yang adalah orang-orang beragama, tidak memiliki nilai di mata-Nya. Karena itu tidak ada gunanya bertindak baik jika kita akhirnya mengikuti jalan lain selain Jalan Tuhan. Orang yang berbuat tanpa berada di jalan Allah seperti orang yang bekerja tanpa menerima gaji.

Dan orang-orang yang mendustakan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan (mendustakan) adanya pertemuan akhirat, sia-sialah amal mereka. Mereka diberi balasan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan. S7: V147

Tidaklah pantas orang-orang musyrik memakmurkan masjid Allah, padahal mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Mereka itu sia-sia amalnya, dan mereka kekal di dalam neraka. . S9: V17

Dan orang-orang yang kafir maka celakalah mereka dan Allah menghapus segala amalnya. S47: V8

Yang demikian itu karena mereka membenci apa yang diturunkan Allah. maka Allah menghapus segala amal mereka. S47: V9

Perbuatan orang-orang yang kafir kepada Tuhan mereka dapat dibandingkan dengan abu yang disapu angin kencang, pada hari yang berangin. Mereka tidak akan mendapat manfaat dari apa yang telah mereka peroleh . Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh. S14 V18

Sebagian besar orang beragama adalah penyekutu, penyembah berhala, sektarian, mereka tidak mengikuti apa yang telah diturunkan Allah, melainkan tradisi palsu mereka. Karenanya pekerjaan mereka sia-sia, dan jalan mereka bukanlah jalan yang dapat diterima. Rencana Setan untuk akhir zaman adalah menyatukan semua jalan palsu ini dan menjadikannya hidup dalam harmoni yang baik, yang tidak dapat diterima oleh orang beriman sejati. Jadi biarkan mereka melakukan apa yang mereka inginkan, itu memang hak mereka, tetapi orang beriman sejati juga memiliki hak untuk berpikir bahwa orang-orang penganut agama tidak lain adalah orang tersesat, karena mereka memang benar-benar tersesat, dan karenanya tidak ada kompromi yang mungkin terjadi dengan mereka. Orang-orang beriman sejati dan kaum beragama tidak ada hubungannya dengan satu sama lain, mereka mungkin terlihat serupa dalam penampilan, tetapi sebenarnya mereka secara diametris bertentangan.

Semua “agama” ini adalah jalan Setan! Kubus melambangkan penyesatan Iblis, ilusi yang ia tarik di sekitar yang tersesat

Saat ini kebanyakan orang di dunia ini menganut doktrin setan tanpa menyadarinya, karena setiap orang, apakah ia termasuk dalam agama atau bukan, sepenuhnya puas dengan jalannya, bahkan tanpa curiga bahwa ia sebenarnya berada di jalan setan yang salah. Satu-satunya yang tidak (di jalan setan) adalah mereka yang memiliki iman yang murni kepada Tuhan, yang bukan penyembah berhala, bukan penyekutu, bukan sektarian, tetapi yang hanya mengikuti bimbingan langsung dari Tuhan dan Kitab Suci-Nya, dan dihuni oleh ketakutan akan Tuhan dan berkontribusi pada pekerjaan baik. Hari ini, dunia ini hanya terdiri dari sekte-sekte yang diciptakan oleh Setan dan jalan Tuhan yang benar sudah hilang, itulah sebabnya Tuhan mengirim saya kepada Anda sekarang. Tuhan telah menginstruksikan saya untuk memulihkan jalan-Nya seperti yang telah saya lakukan dengan kekuatan pembuktian dan perincian melalui semua artikel yang telah saya terbitkan sejak awal misi saya. Jalan Allah yang benar sekarang jelas dibedakan dari jalan setan, dan kaum sektarian yang merupakan umat beragama tidak lagi memiliki alasan untuk tetap berada di jalan yang mereka salah.

Inilah persisnya rencana Setan di akhir zaman: untuk menyatukan semua agama. Kebanyakan orang di dunia sudah memeluk filosofi ini, ketika mereka seharusnya menolak semua agama

Komunikasi Rahasia setan

Ada perbedaan antara menafsirkan Alquran melalui prisma numerologi dan takhayul, dan mempelajari kode-kode/sandi yang digunakan Setan untuk berkomunikasi secara rahasia sehingga kita dapat membaca pesannya dengan jelas. Seperti yang saya katakan, Allah memberi tahu kita bahwa setan adalah musuh bagi kita, jadi sangat penting untuk mengetahui secara detail apa yang setan rencanakan terhadap kita, agar tidak jatuh ke dalam perangkapnya tanpa menyadarinya. Itulah tepatnya keadaan bagi sebagian besar orang di bumi ini, yang dengan senang hati jatuh dengan kedua kaki bersamaan dalam semua jebakan yang ditetapkan setan untuk mereka, sambil berpikir bahwa mereka dilindungi dan dibimbing Tuhan dengan baik.

Sebagai bagian dari instruksi saya oleh Tuhan sebagai pembawa pesan, Allah telah mengajarkan saya untuk menguraikan komunikasi rahasia Setan dan mengidentifikasi kebinasaannya dalam segala bentuknya, sehingga saya dapat melindungi diri saya dan keluarga saya dari mereka, dan untuk mengingatkan orang lain.

Mata melambangkan Setan, Sun = “Soleil” dalam bahasa Prancis. “Sol eil” berarti “One Eye” = Setan. Dan juga Setan telah diciptakan dari Matahari, itulah sebabnya matahari melambangkannya dan itu juga menjelaskan mengapa ia juga dinamai “morningstar”, yaitu Matahari.

Tanda salib merujuk pada Iblis dalam perannya sebagai Yesus palsu. “Sampai ketemu lagi segera” = Setan mengumumkan kedatangannya segera, yang memang demikian adanya

John/Yohanes adalah salah satu alias Setan, John the wicked, Setan, dia yang Jahat. Simbol matahari hitam dan tengkorak juga menyebut Setan sebagai malaikat maut, perusak dunia yang sebenarnya.

Orang-orang di dunia ini semuanya buta. Box burung mengacu pada fakta bahwa orang-orang terkunci dalam sangkar, yaitu ilusi di mana Setan mengunci mereka

Tanda tanduk berarti “Hail Setan” dan mengacu pada tanduk Setan. Ini juga berarti 11, 11 adalah angka Setan dalam perannya memberontak melawan Allah, dan yang mendorong kita untuk memberontak

Representasi Setan sebagai Juru Selamat, matahari di belakangnya untuk mengkonfirmasi bahwa dia adalah Setan. sosok apa pun yang merujuk pada matahari sebenarnya menunjukkan Setan. Representasi portal dimensi yang akan memungkinkan Gog dan Magog, pasukan jin Setan untuk mengakses dimensi fisik kita.

Setan bersembunyi di mana-mana, tetapi orang tidak melihatnya di mana pun, bahkan di siang hari

Iblis dan setan-setannya memecahkan es yang mewakili tembok penghalang Gog dan Magog yang akan segera dihancurkan untuk memungkinkan kedatangan mereka di permukaan bumi.

Satu Mata, tanduk, mata merah untuk kematian, neraka, salib terbalik untuk Antikristus dan Yesus terbalik yaitu Yesus palsu yang akan dijelmakan Iblis

Simbol piramida berarti tipudaya

Orang-orang di dunia ini adalah semua pengikut penipuan Setan tanpa menyadarinya

Mata dan di pusatnya Setan sebagai penguasa, orang-orang di sekelilingnya untuk mengatakan bahwa mereka berada di bawah kendalinya. Lingkaran itu melambangkan wilayah kendali Setan, itu sebabnya para penyihir laki2 dan penyihir harus menggambar lingkaran dan memanggil Setan di dalamnya, untuk menunjukkan penyerahan mereka kepada Setan dan menempatkan diri mereka di bawah kendalinya.

Satu mata, hibrida mengacu pada setan dalam wujud manusia, setengah jin setengah manusia

Eclipse/gerhana melambangkan Setan menyembunyikan cahaya Tuhan. Matahari hitam atau bintang hitam juga mewakili Setan sebagai malaikat maut, perusak dunia

A113, kode yang merujuk pada Antikristus yang ditemukan dalam sejumlah besar film. Anda akan melihat nanti dalam pesan ini bagaimana kode ini merujuk kepada Antikristus

Mempelajari bahasa Setan sama seperti mempelajari bahasa asing, dan dengan demikian dapat memahami apa yang dikatakan orang asing, dalam hal ini setan, katakan satu sama lain. Siapa pun yang mengerti bahasa Setan, melihat kelicikannya dengan jelas, dan kelicikan setan ketika tidak bertopeng sebenarnya sangat lemah. Ini seperti orang yang tahu rahasia di balik trik-trik pesulap, sepandai dan seberpengalaman apapun mereka, trik-triknya kemudian akan tampak palsu. Tapi siapa pun yang tidak memahami tipu muslihat setan sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk menghindarinya, dan hanya dapat menjadi korban tanpa menyadarinya. Tipu muslihat Setan bertindak pada alam bawah sadar mereka yang tidak menyadarinya, dan mengubah persepsi mereka tentang berbagai hal, menciptakan ilusi yang kuat di sekitar mereka di mana mereka hanya akan tenggelam semakin dalam.

Orang-orang yang beriman berjuang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berjuang di jalan Taghut (semua cara iblis yang salah dalam kebingungan dalam semua bentuk yang mungkin mereka lakukan). Maka perangilah kawan-kawan setan itu, (karena) sesungguhnya tipu daya setan itu lemah. S4: V76

Inti dari ajaran Allah yang sejati, ajaran yang terkandung dalam Kitab Suci-Nya, adalah bahwa begitu kita mempraktikkannya, maka kita tidak perlu takut pada setan, karena ajaran Allah memungkinkan kita untuk melihat dan memberi kita kebijaksanaan dan perlindungan ilahi. Mereka yang dibimbing oleh Tuhan dengan baik memahami kelicikan/tipuan setan tanpa kesulitan, dan selama mereka tetap berada di jalan Tuhan, mereka tidak mengambil risiko apa pun. Sementara yang tersesat seperti orang buta, dan yang mereka lihat dalam diri mereka, tidak jalan lurus dan tidak pula jalan setan (hanya gelap). Karena itu mereka semakin tenggelam dalam distraksi dan kebutaan mereka, seperti seseorang yang semakin tersesat di labirin.

Ia (Iblis) berkata,“Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya, – kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka.”  (Allah) berkata: “Ini (Jalan hamba-hamba-Ku yang tulus) sesungguhnya adalah Jalan yang mengarah langsung kepada-Ku. Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat. ” S15: V39-42

Doktrin Rahasia setan

Ajaran Allah hanyalah kebenaran dan janji-janji kebenaran, itu adalah ajaran yang terbuka untuk semua, berdasarkan pada berbagi pengetahuan tanpa pandang bulu dari orang yang paling tahu kepada orang yang paling tidak tahu, agar Ilmu Tuhan dapat menyebar ke semua orang dan memberi manfaat bagi kebaikan bersama. Sementara ajaran Setan hanyalah dusta dan janji palsu, inilah sebabnya Setan mendasarkan semua ajarannya pada prinsip kerahasiaan. Setiap orang harus mengetahui hanya sebagian dari cerita, tidak pernah keseluruhan cerita, dan setiap orang harus merahasiakan apa yang mereka pelajari dari Setan, tanpa membagikannya kepada mereka yang tidak mengetahuinya, itulah sebabnya ajaran setan ini dianggap sebagai doktrin rahasia atau hermetis. Jika setan tidak memberlakukan aturan kerahasiaan absolut ini, maka para pengikut ajarannya dapat dengan bebas bertukar di antara mereka, dan akan dengan cepat dapat menyadari kebohongan ajarannya. Tetapi setan memelihara para pengikutnya dengan keserakahan dan kezaliman yang melekat dalam sifat kriminal mereka, dan ia terus membuat mereka janji-janji palsu dengan janji-janji palsu, untuk menjaga mereka dalam ketegangan dan mempertahankan harapan mereka, sampai nasib mereka disegel secara permanen.

(Setan itu) memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka. S4: V120

Hanya ketika mereka tiba di akhir film, yaitu pada akhir hidup mereka, ketika semuanya telah dicapai dan bahwa nasib mereka telah tersegel secara definitif, Iblis/Setan akhirnya akan menjatuhkan topengnya, dan bahwa para pengikutnya akan menemukan kebohongannya. Hanya pada saat yang tepat inilah mereka akan menyadari bahwa Setan menipu mereka, dan bahwa jika setan mampu melakukannya, itu hanya karena mereka adalah penjahat, dibutakan oleh keserakahan dan ketidakadilan mereka, dan kemudian, mereka tidak akan memiliki alternative lain daripada terbakar selamanya di neraka bersamanya.

Dan ketika semuanya selesai, Setan akan berkata: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu, dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.” Sungguh, orang yang zalim akan mendapat siksaan yang pedih. S14: V22

Seperti semua film dan film seri ini yang berfungsi sebagai propaganda bagi Iblis, betapapun dalam dan rumitnya skenario mereka, mereka selalu berakhir tidak jelas. Karena, Setan tidak melakukan apa-apa selain menuntun kita ke jalan setapak, karena jika dia mengatakan yang sebenarnya maka akhir cerita tidak akan menyenangkan kita. Film-film Setan tidak dibuat untuk mengalihkan perhatian kita atau menceritakan kisah-kisah, tetapi hanya untuk menjual kebinasaannya kepada kita.

Adalah pada aliran kerahasiaan ini bahwa semua persaudaraan rahasia setan didasarkan, seperti Freemasonry, Kabbalah, Templar, Jesuit, Skulls and Bones, Rosicrucian, Golden Dawn, Order of Thule, the Knights of Malta … dan daftar mereka masih sangat panjang.

Setan memiliki sesuatu untuk semua orang, karena semua perkumpulan rahasia ini walau berbeda-beda bentuknya, tetapi bertemu di dasarnya, menganjurkan kebohongan Iblis yang sama persis: bahwa Tuhan Pencipta adalah Tuhan yang otoriter, kuno dan tak berdaya, yang hanya mengekang kita selamanya dalam genggamannya, dan menyembunyikan potensi ilahi sejati kita dari kita. Sementara Lucifer, Setan Pembawa Cahaya, adalah Tuhan yang benar, dia yang memberontak melawan tirani Tuhan/Allah, pembebas manusia yang akan memimpin mereka semua berubah menjadi Dewa/Tuhan. Setan menjanjikan kepada mereka alam semesta tanpa Allah di mana mereka dapat abadi tanpa harus mempertanggungjawabkan tindakan mereka. Tetapi, setan hanya membohongi mereka dan menjanjikan kepada mereka apa yang tidak ada dalam kekuatannya, karena dia tahu betul bahwa janjinya tidak akan menjadi kenyataan, dan bahwa dia, seperti mereka juga, harus mempertanggungjawabkan tindakan mereka di hadapan Allah.

Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka). S37: V158

Berbagai tingkatan yang ada di sekolah-sekolah Masonik ini hanya berfungsi untuk secara bertahap menerima doktrin palsu setan yang baru saja saya nyatakan kepada Anda. Selangkah demi selangkah, Setan secara bertahap merusak para anggota persaudaraan ini, sampai mereka sepenuhnya menolak Tuhan/Allah dan mengadopsi Iblis untuk menggantikanNya. Jika seorang anggota bandel pada tahap tertentu, maka dia tidak akan naik lebih tinggi, inilah sebabnya para anggota tingkat terendah tidak menyadari doktrin sejati dari sekolah-sekolah Masonik ini. Pada kenyataannya, para anggota masonik peringkat rendah ini hanyalah merpati yang berfungsi sebagai tempat pamer dan calo untuk menarik anggota baru. Beberapa tiba di tingkat tertinggi persaudaraan ini dalam sekejap, karena mereka sudah siap untuk menerima Setan dan menolak Tuhan. Sementara yang lain menghabiskan seluruh hidup mereka di sekolah-sekolah Masonik ini tanpa pernah mencapai puncak, karena Setan tahu bahwa jika dia mengajarkan mereka lebih banyak, mereka mungkin berbalik. Tetapi itu cocok untuk Iblis, karena semua tingkatan aliran Masonik ini mengarah ke neraka. Dari tingkat terendah hingga tertinggi, persaudaraan rahasia ini disediakan untuk penjahat terburuk yang pernah ada bumi ini. Karena, para penjahat ini menganggap bahwa ajaran Tuhan disediakan untuk orang-orang bodoh, sementara mereka percaya, diri mereka lebih unggul daripada yang lain dan mengklaim memiliki doktrin yang lebih tinggi.

Dan apabila dikatakan kepada mereka,“Berimanlah kamu sebagaimana orang lain telah beriman!” Mereka menjawab, “Apakah kami akan beriman seperti orang-orang yang kurang akal itu beriman?” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang kurang akal, tetapi mereka tidak tahu. S2: V13

Alih-alih melakukan perbuatan baik dan mengikuti jalan yang benar dari Tuhan, Tuan kita yang haq, para penjahat ini lebih memilih untuk mengikuti jalan setan, untuk melakukan kejahatan, dan untuk menolak jalan Tuhan secara sadar. Karena, setan dengan jelas memperingatkan para pengikutnya bahwa dengan mengambil jalannya, mereka setuju untuk meninggalkan jalan Tuhan dan mengambil Setan sebagai tuan mereka dan Tuhan sebagai musuh, dan sebagai iktikad baik, mereka harus melakukan dosa-dosa terbesar. Para penjahat ini adalah orang-orang yang telah menukar jalan yang benar untuk kesesatan, tetapi pertukaran mereka tidak akan menguntungkan bagi mereka, baik dalam kehidupan ini, maupun di akhirat.

Mereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk. Maka perdagangan mereka itu tidak beruntung dan mereka tidak mendapat petunjuk. S2: V16

Jika para penjahat yang mengikuti doktrin Masonik setan ini masih memiliki mata untuk melihat, mereka akan menyadari jurang tanpa dasar di mana mereka tempatkan diri mereka sendiri. Tetapi, karena kezaliman dan keserakahan mereka, mereka masih akan lebih memilih untuk tetap berharap dalam janji-janji palsu yang diberikan setan, karena para penjahat ini tidak menyukai kebaikan dan tidak akan pernah menerima untuk tunduk kepada Tuhan dan untuk bertobat dengan tulus. Tetapi, yang tampaknya mereka abaikan adalah bahwa dengan menolak Tuhan sebagai Tuan, mereka mengutuk diri mereka sendiri untuk selamanya menjadi budak dari Tuan yang lain, Iblis, yang akan menuntun mereka secara tak dapat diperbaiki menuju kekalahan terakhir mereka: neraka abadi.

(Tentang setan), telah ditetapkan bahwa siapa yang berkawan dengan dia, maka dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka. S:22 V:4

Bahkan jika apa yang Setan janjikan kepada mereka itu benar, bukankah Allah, Tuhan yang menciptakan kita dan memberi kita semua yang kita miliki? Apakah kita tidak berhutang budi kepada Tuhan untuk selamanya? Bukankah tidak adil untuk mengkhianati Tuhan, Tuan kita yang sah, untuk memihak musuh-Nya dan musuh kita, Setan? Bukankah jalan Tuhan lebih baik dalam segala hal daripada jalan Setan?

Tetapi orang-orang ini adalah pengkhianat besar, pemberontak besar, dan penjahat besar, itu sebabnya Tuhan mengutuk mereka dan menyerahkan mereka kepada Setan, sambil membuat mereka percaya bahwa mereka berada di jalan yang benar. Setan menjanjikan kepada mereka bahwa ia adalah alternatif bagi Tuhan, sedangkan ia bukanlah sekutu Tuhan tidak pula seperti Tuhan, karena tidak ada yang setara dengan Allah/Tuhan dan tidak ada yang menyerupainya.

Katakan, “Dia adalah Allah, Yang Esa . Allah, tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak, juga tidak diperanakkan, Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia. S112: V1-4

Pada kenyataannya, siapa pun yang tidak bersama Tuhan pasti dengan Setan. Banyak orang di dunia ini percaya bahwa mereka bersama Tuhan, termasuk orang Kristen, Yahudi dan Muslim, padahal pada kenyataannya sebagian besar dari mereka bersama setan tanpa menyadarinya. Karena, siapa pun yang tidak mengikuti jalan Allah yang benar, yang memang keadaan agama-agama palsu ini, tentu dalam salah satu jalan penyimpangan Setan. Apakah itu penjahat-penjahat besar yang merupakan pakar doktrin Masonik, atau orang-orang sesat sederhana dari agama-agama masa kini, semua akan memiliki nasib yang sama di neraka, dan semua akan memiliki akhir tragis yang sama di dunia terestrial ini. Lihat bagaimana Tuhan menghinakan penjahat-penjahat besar ini sebelum kematian mereka dan mengecap wajah mereka dengan segel kehinaan.

Orang-orang Freemason ini dan orang-orang “tercerahkan” lainnya yang saat ini mewakili elit dunia, ingin memberi diri mereka citra publik tentang orang-orang beriman yang terhormat, padahal pada kenyataannya, mereka adalah pemuja setan dan melakukan kekejaman terburuk di dunia secara rahasia. Mereka benar-benar hanya mencoba membodohi orang melalui citra kehormatan mereka, agar dapat mengeksploitasi yang lain dan menjaga mereka di bawah kendali. Penjahat-penjahat besar ini, penyembah Setan, berpikir bahwa mereka dapat menipu Allah dan orang-orang beriman yang sejati, tetapi pada kenyataannya mereka hanya menipu diri mereka sendiri dan orang sesat dari jenis mereka. Allah menempatkan mereka di posisi mereka untuk berfungsi sebagai penuntun ke neraka dan algojo bagi semua kebanyakan orang tersesat yang saat ini mewakili mayoritas orang di dunia ini. Allah secara khusus menyebutkan kepada mereka dengan mendedikasikan kepada mereka ayat-ayat pertama dari Alquran. Karena itu, Allah mengirimi mereka pesan bahwa mereka tidak membodohi-Nya dengan cara apa pun dan bahwa mereka tidak dapat melarikan diri dari-Nya, terlepas dari upaya-upaya manusia super yang mereka lakukan untuk melarikan diri dari konsekuensi kesalahan mereka.

Di antara manusia, ada yang mengatakan, “Kami beriman pada Allah dan Hari Terakhir!” Padahal sebenarnya, mereka tidak beriman. Mereka berusaha menipu Allah dan orang-orang beriman; tetapi mereka hanya menipu diri mereka sendiri, dan mereka tidak menyadarinya. Ada penyakit di hati mereka, dan Allah menambahkan penyakitnya itu. Mereka akan mendapat balasan yang menyakitkan, karena apa yang mereka dustakan…….. Dan apabila dikatakan kepada mereka,“Berimanlah kamu sebagaimana orang lain telah beriman!” Mereka menjawab, “Apakah kami akan beriman seperti orang-orang yang kurang akal itu beriman?” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang kurang akal, tetapi mereka tidak tahu. Ketika mereka bertemu orang-orang yang beriman, mereka berkata, “Kami telah beriman”; tetapi ketika mereka sendirian dengan setan-setan mereka, mereka berkata, “Sesungguhnya kami menyertai kamu; memang kami hanya berolok-olok”. Allah-lah yang memperolok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan” . S2: V8-15


Murka Tuhan telah mencapai titik Ekstremnya

Ketidakadilan /kezaliman yang ekstrem dari dunia ini saat ini tidak terbatas pada para penjahat besar yang merupakan elit Masonik ini, tetapi sekarang telah menyebar ke penduduk seluruh dunia. Karena, setan juga mempunyai rencana pengalih perhatian bagi orang awam dan menghibur mereka setiap hari di jalan yang salah dengan banyak cara: dengan membuat mereka percaya bahwa mereka masih punya waktu untuk mengambil keuntungan dari dunia terestrial ini sebelum kembali kepada Tuhan atau bahwa ada akan pelarian dari Tuhan terlepas dari tindakan mereka; dengan meminimalkan dosa-dosa mereka atau dengan memberi mereka keyakinan bahwa Tuhan akan mengampuni mereka terlepas dari segalanya; dengan meyakinkan mereka bahwa Tuhan tidak ada dan bahwa mereka adalah dewa mereka sendiri; dengan membuat mereka percaya bahwa mereka adalah orang-orang baik tanpa memandang iman mereka; dengan memberi mereka ilusi bahwa mereka mengikuti jalan Tuhan sementara mereka mengikuti salah satu jalan sesat setan; dengan mendorong mereka untuk percaya bahwa Tuhan tidak adil sedangkan mereka adil, bahwa Tuhan itu lemah dan mereka kuat, bahwa Tuhan itu miskin dan mereka kaya; dengan menggugah mereka dengan proyek/rencana demi rencana  sehingga mereka tidak lagi punya waktu sedikitpun untuk mengabdikan diri kepada Tuhan maupun waktu untuk diri mereka sendiri; dengan mendorong mereka untuk putus asa kepada Tuhan. Membuat mereka percaya bahwa Tuhan absen dari dunia ini; dengan mengembangkan di dalam diri mereka kurangnya harga diri sehingga mereka berpikir mereka tidak pantas menerima Rahmat Tuhan, … dll, dll. Setan memiliki rencana untuk semua orang dan tidak meninggalkan siapa pun di bumi ini, baik ateis, agnostik, orang-orang beragama, dan bahkan orang-orang beriman sejati, yang tanpa kenal lelah setan berusaha untuk melepaskan mereka dari jalan Tuhan dengan membangkitkan segala macam godaan sesuai dengan kelemahan pribadi mereka.

Saat ini, selain dari segelintir orang beriman sejati, seluruh dunia telah jatuh di bawah pengaruh Setan. Semua orang dibuat nyaman dalam ilusi mereka sementara percaya bahwa mereka dibimbing dengan baik, dan tidak ada yang mempertanyakan lagi jalan mereka, meskipun ada peringatan Allah yang tak terhitung jumlahnya yang dari waktu ke waktu menjadi semakin mendesak.

Tuhan telah mencoba segalanya dengan orang-orang di dunia saat ini: dengan mengirimkan mereka tanda-tanda di dalam diri mereka sendiri, tetapi mereka mencoba untuk meredam suara Tuhan yang ada di dalam mereka; dengan mempengaruhi mereka atau orang-orang yang mereka kasihi oleh penyakit dan tragedi pribadi, tetapi mereka tetap melihat hanya nasib buruk bagi orang-orang kafir, dan bagi orang-orang sekte, mereka melihatnya hanya sebagai penghapus dosa-dosa mereka alih-alih menganggap mereka sebagai pembalasan Tuhan atas dosa-dosa mereka; dengan menyampaikan pesan kepada mereka dalam bentuk mimpi, tetapi mereka meyakinkan diri mereka bahwa ini hanya proyeksi pikiran mereka sendiri; dengan memberi mereka nikmat/kebaikan dengan harapan bahwa mereka berpaling kepada-Nya karena rasa terima kasih, tetapi mereka melihat di dalamnya hanya kebaikan mereka sendiri; dengan menguji mereka dengan keburukan (yaitu) membiarkan keburukan mereka sendiri menimpa mereka, tetapi mereka kemudian menganggap diri mereka sebagai korban dan dengan tegas menolak segala pertanyaan ke dalam diri; dengan menyulitkan kondisi kehidupan mereka secara umum melalui krisis ekonomi, politik, dan sosial, tetapi mereka tetap mencari keselamatan dari pemerintah/penguasa mereka, daripada mengakhiri ketidakadilan mereka sendiri dan berbalik kepada Tuhan; dengan melipatgandakan bencana alam yang sangat besar dan selalu lebih mematikan, tetapi mereka tidak melihat di sana selain kejadian alam dan apa yang disebut pemanasan global; dengan mengirimkan utusannya, saya sendiri, untuk mengingatkan secara pribadi, tetapi mereka hanya melihat satu orang gila di dalam dirinya dan tidak menghargai sedikitpun atas kata-katanya … Tidak ada yang membantu, TIDAK ADA, orang-orang di dunia ini langsung menuju ke arah kekalahan mereka, tidak mendengarkan apa pun dan siapapun, tidak menyadari kezaliman mereka, kebingungan mereka, atau kebutaan mereka, tetapi mencari apa pun itu untuk menikmati hidup mereka yang menyedihkan tanpa pernah mempertanyakan diri mereka sendiri. Inilah situasi “bencana” di dunia saat ini, apakah Anda mengerti sekarang mengapa Murka Allah sudah sangat hebat?

Tuhan sangat marah, dan saya utusannya, saya sangat marah. Karena, orang-orang di dunia ini telah menjadi tiran keji, dan sama sekali tidak mau mempertanyakan diri mereka sendiri. Tetapi yang lebih buruk lagi, mereka hanya mengeluh tentang situasi mereka, yang bagaimanapun sangat nyaman dibandingkan dengan apa yang selayaknya mereka terima, mereka sangat tidak berterima kasih kepada Tuhan seolah-olah semuanya disebabkan oleh mereka, mereka hanya berlari menuju hal-hal sepele dan benar-benar membenci ilmu sejati, mereka selalu mendorong ketidakadilan, ekses, dan dosa mereka lebih jauh sambil meyakinkan diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang baik, mereka mencari rombongan yang tersesat dan membenci rombongan Tuhan dan orang-orang beriman sejati. Dan ketika Tuhan mengirim mereka seorang utusan untuk memanggil mereka untuk berbenah  dan memperingatkan mereka tentang hukuman yang akan dijatuhkan kepada mereka, mereka memanggilnya pembohong dan orang bodoh, dan menganggapnya sebagai musuh bersama untuk dibunuh. Jadi, YA, murka Tuhan tidak pernah lebih besar sejak permulaan kemanusiaan ini, dan pembalasan yang mendekat akan tak terkira, dan tak terbayangkan dalam hal kekerasan dan intensitas.

Amos
Chapter 3 Verses 3-8
Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji? Mengaumkah seekor singa di hutan, apabila tidak mendapat mangsa? Bersuarakah singa muda dari sarangnya, jika belum menangkap apa-apa? Jatuhkah seekor burung ke dalam perangkap di tanah, apabila tidak ada jerat terhadapnya? Membingkaskah perangkap dari tanah, jika tidak ditangkapnya sesuatu? Adakah sangkakala ditiup di suatu kota, dan orang-orang tidak gemetar? Adakah terjadi malapetaka di suatu kota, dan TUHAN tidak melakukannya? Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Ya, Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?”

Chapter 4 Verses 6-13
Sekalipun Aku ini telah memberi kepadamu gigi yang tidak disentuh makanan di segala kotamu dan kekurangan roti di segala tempat kediamanmu, namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman TUHAN. Akupun telah menahan hujan dari padamu, ketika tiga bulan lagi sebelum panen; Aku menurunkan hujan ke atas kota yang satu dan tidak menurunkan hujan ke atas kota yang lain; ladang yang satu kehujanan, dan ladang, yang tidak kena hujan, menjadi kering; penduduk dua tiga kota pergi terhuyung-huyung ke satu kota untuk minum air, tetapi mereka tidak menjadi puas; namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman TUHAN. Aku telah memukul kamu dengan hama dan penyakit gandum, telah melayukan taman-tamanmu dan kebun-kebun anggurmu, pohon-pohon ara dan pohon-pohon zaitunmu dimakan habis oleh belalang, namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman TUHAN. Aku telah melepas penyakit sampar ke antaramu seperti kepada orang Mesir; Aku telah membunuh terunamu dengan pedang pada waktu kudamu dijarah; Aku telah membuat bau busuk perkemahanmu tercium oleh hidungmu; namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman TUHAN. Aku telah menjungkirbalikkan kota-kota di antara kamu, seperti Allah menjungkirbalikkan Sodom dan Gomora, sehingga kamu menjadi seperti puntung yang ditarik dari kebakaran, namun kamu tidak berbalik kepada-Ku,” demikianlah firman TUHAN. Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. —(Inilah yang akan terjadi pada seluruh dunia) Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu, hai Israel! Sebab sesungguhnya, Dia yang membentuk gunung-gunung dan menciptakan angin, yang memberitahukan kepada manusia apa yang dipikirkan-Nya, yang membuat fajar dan kegelapan dan yang berjejak di atas bukit-bukit bumi–TUHAN, Allah semesta alam, itulah nama-Nya.

Ancaman dari Tuhan yang saya sampaikan kepada Anda sangatlah nyata, dan ketenangan yang kita alami saat ini hanyalah ketenangan sebelum badai, dan tanda peringatan sebelum keganasan ekstrem yang akan segera jatuh di bumi ini.

Proverbs
Chapter 1 Verses 23-33
Berpalinglah kamu kepada teguranku! Sesungguhnya, aku hendak mencurahkan isi hatiku kepadamu dan memberitahukan perkataanku kepadamu. Oleh karena kamu menolak ketika aku memanggil, dan tidak ada orang yang menghiraukan ketika aku mengulurkan tanganku, bahkan, kamu mengabaikan nasihatku, dan tidak mau menerima teguranku, maka aku juga akan menertawakan celakamu; aku akan berolok-olok, apabila kedahsyatan datang ke atasmu, apabila kedahsyatan datang ke atasmu seperti badai, dan celaka melanda kamu seperti angin puyuh, apabila kesukaran dan kecemasan datang menimpa kamu. Pada waktu itu mereka akan berseru kepadaku, tetapi tidak akan kujawab, mereka akan bertekun mencari aku, tetapi tidak akan menemukan aku. Oleh karena mereka benci kepada pengetahuan dan tidak memilih takut akan TUHAN, tidak mau menerima nasihatku, tetapi menolak segala teguranku, maka mereka akan memakan buah perbuatan mereka, dan menjadi kenyang oleh rencana mereka. Sebab orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh keengganannya, dan orang bebal akan dibinasakan oleh kelalaiannya. Tetapi siapa mendengarkan aku, ia akan tinggal dengan aman, terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka.”

Apakah Anda tidak takut dengan Murka Allah? Apakah Anda tidak belajar dari masa lalu? Tidakkah Anda melihat bahwa situasi dunia saat ini sudah cukup untuk membuat Anda ngeri karena ketidakpercayaan dan penghujatan terhadap Tuhan begitu hebat? Lihat bagaimana kekerasan dari Murka Allah terhadap orang-orang berdosa besar ini yaitu adalah orang Amalek pada masa pemerintahan Raja Saul (Talut dalam Alquran). Saya berkata kepada Anda, Saya, utusan Allah, bahwa Murka Allah tidak pernah sebesar hari ini atas dunia ini.

Samuel 1
Chapter 15 Verses 1-3
Berkatalah Samuel kepada Saul: “Aku telah diutus oleh TUHAN untuk mengurapi engkau menjadi raja atas Israel, umat-Nya; oleh sebab itu, dengarkanlah bunyi firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesi Sekarang pergi serang mereka dan hancurkan mereka dengan memusnahkan mereka sepenuhnya dengan segala yang menjadi milik mereka, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.”

Namun, Saul menganggap remeh Murka Allah dan tidak melihatnya sebagaimana intensitas yang dikatakan kepadanya.

Samuel 1
Chapter 15 Verses 7-9
Lalu Saul memukul kalah orang Amalek mulai dari Hawila sampai ke Syur, yang di sebelah timur Mesir. Agag, raja orang Amalek, ditangkapnya hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya ditumpasnya dengan mata pedang. Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas mereka.

Murka Allah terhadap orang-orang Amalek begitu besar sehingga Allah tidak hanya menghancurkan tanpa menahan diri, pria, wanita, orang tua, anak-anak, bayi, ternak, tetapi dimusnahkanlah juga dengan kematian yang paling kejam: Saul dan seluruh keluarganya karena ia menganggap enteng murka-Nya, karena di dalam kesalahan Saul sebenarnya tersembunyi kesalahan yang jauh lebih besar.

Samuel 1
Chapter 15 Verses 28-29
Kemudian berkatalah Samuel kepadanya: “TUHAN telah mengoyakkan dari padamu jabatan raja atas Israel pada hari ini dan telah memberikannya kepada orang lain (David/Daud) yang lebih baik dari padamu. Lagi Sang Mulia dari Israel tidak berdusta dan Ia tidak tahu menyesal; sebab Ia bukan manusia yang harus menyesal.”

Chapter 28 Verses 16-18
Lalu berbicaralah Samuel: “Mengapa engkau bertanya kepadaku, padahal TUHAN telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu? TUHAN telah melakukan kepadamu seperti yang difirmankan-Nya dengan perantaraanku, yakni TUHAN telah mengoyakkan kerajaan dari tanganmu dan telah memberikannya kepada orang lain, kepada Daud. Karena engkau tidak mendengarkan suara TUHAN dan tidak melaksanakan murka-Nya yang bernyala-nyala itu atas Amalek, itulah sebabnya TUHAN melakukan hal itu kepadamu pada hari ini.

Saya, utusan Tuhan, berusaha dengan segala cara untuk mengungkapkan kepada Anda betapa ekstrimnya Murka Allah terhadap dunia saat ini. Tidak ada kata yang bisa cukup keras untuk mengungkapkan tingkat Kemarahan-Nya, dan percayalah, saya tidak melebih-lebihkan. Jika Anda mengatakan pada diri sendiri bahwa pesan ini terlalu keras, padahal dalam kenyataannya itu tidak akan pernah cukup dibandingkan dengan kekerasan Hukuman yang akan jatuh, itu adalah tanda bahwa Anda akan menjadi salah satu korbannya. Orang-orang beriman sejati menyadari betapa jauhnya dunia ini dalam ketidakpercayaan kepada Tuhan dan orang beriman takut dengan respons Tuhan yang akan datang. Hanya orang-orang tersesat yang hidup dalam kecerobohan total untuk tidak menyadari hal ini dan sangat yakin akan nasib mereka saat ini, dan menganggap enteng ancaman Tuhan.

Telah semakin dekat kepada manusia, perhitungan amal mereka, sedang mereka dalam keadaan lalai, berpaling dari itu S21:V1

Tidak ada yang menghukum seperti Tuhan di bumi ini, tidak ada amarah yang bisa melebihi Kemurkaan Tuhan ketika itu jatuh pada orang yang tidak adil, jadi berhati-hatilah bahwa Kita di sini tidak untuk bercanda atau ancaman kosong. Karena, YA, Ancaman hukuman/azab Tuhan menggantung di atas kepala Anda saat ini, dan pesan ini mewakili peringatan Tuhan yang Utama dan Terakhir. Tuhan kemudian akan menyerang tanpa peringatan, tanpa belas kasihan sedikit pun atau pengekangan, menghancurkan tanpa perbedaan: pria, wanita, anak-anak, bayi, orang tua, hewan. Karena, Tuhan telah mencoba semua metode lain untuk membawa Anda kembali ke akal sehat, Tuhan telah memberi Anda banyak waktu untuk kembali kepada-Nya dengan cara yang lembut, Tuhan telah memberi Anda semua peluang Anda dan dia memberi Anda yang terakhir melalui pesan ini . Tetapi sejauh ini, tidak ada yang berhasil dengan Anda, sebaliknya, Anda hanya memperdalam pemberontakan Anda.

Maka pada hari itu tidak ada seorang pun yang mengazab seperti azab-Nya , dan tidak ada seorang pun yang mengikat seperti ikatan-Nya. S89: V25-26

Keluhuran Anda tidak mentolerir bahwa Tuhan mengancam semua orang atas kejahatan mereka? Ini terlalu banyak untuk Anda, bukan? Percaya atau tidak, SEMUA generasi penjahat yang telah dihancurkan di masa lalu telah bereaksi dengan cara yang persis sama seperti yang Anda lakukan sekarang. Dan, betapa mereka menyesal kemudian ketika mereka melihat dengan mata kepala mereka ancaman Tuhan menimpa mereka.

Hud untuk Aad

Mereka berkata, “Apakah kedatanganmu kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh nenek moyang kami? Maka buktikanlah ancamanmu kepada kami, jika kamu benar!”S7: V70

Shalih untuk Tsamud

Mereka membunuh unta, tidak menaati perintah Tuhan mereka dan berkata: “Wahai Salih, bawakan kami apa yang kamu ancam , jika kamu adalah salah satu Utusan”. S7: V77

Nuh untuk semua penghuni Bumi

Mereka berkata, “Wahai Nuh! Sungguh, engkau telah berbantah dengan kami, dan engkau telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang engkau ancamkan, jika kamu termasuk orang yang benar.” S11: V32

Adalah sifat dari orang-orang yang ditakdirkan untuk dihancurkan, yang menganggap enteng ancaman Tuhan dan menganggap utusan-utusannya sebagai para penipu vulgar yang hanya ingin menjadikan diri mereka penting.

Bahkan (yang sebenarnya), mereka mendustakan apa yang mereka belum mengetahuinya dengan sempurna dan belum mereka peroleh penjelasannya. Demikianlah halnya umat-umat yang ada sebelum mereka telah mendustakan (rasul). Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang zalim. S10: V39

Sungguh, mereka yang telah dipastikan mendapat apa yang diancamkan oleh Tuhanmu, adalah mereka yang tidak percaya (dalam ancaman Tuhan). S10: V96

Mereka berkata: “Sudahkah kamu datang kepada kami untuk menjauhkan kami dari (Iman) yang kami temukan pada nenek moyang kami, – dan agar kalian berdua memiliki kebesaran di negeri ini? Kami tidak akan mempercayai kalian berdua ! ”S10: V78

Tampaknya semua penjahat dari semua generasi menyebarkan berita untuk mengulangi lagi dan lagi kesalahan yang sama, untuk berulang kali mengulangi kesalahan yang sama, untuk berbagi lagi dan lagi kecukupan dan penghinaan yang sama terhadap Tuhan dan para utusan-Nya … dan untuk berakhir lagi dan lagi dihancurkan oleh hukuman yang secara persisten mereka ingkari.

Maka segeralah kembali kepada (menaati) Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain selain Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu. Demikianlah setiap kali seorang Rasul yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, mereka (kaumnya) pasti mengatakan, “Dia itu pesihir atau orang gila.” Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas. S51: V50-53

Untuk sebagian besar dari Anda, Anda sekarang hanya memiliki beberapa bulan untuk hidup. Adapun yang lainnya, setiap detik dalam hidup mereka akan menjadi siksaan yang nyata, karena jika Tuhan akan membuat mereka tetap hidup, itu hanya karena Dia mencadangkan mereka untuk hukuman yang lebih besar di dunia ini. Memang, hukuman Tuhan baru saja dimulai, dan hanya akan meningkat terus sampai kehancuran total dunia ini. Orang yang memiliki sedikit saja iman,  akan mempertimbangkan ancaman Tuhan yang saya sampaikan kepada Anda, dan akan berjuang untuk menerapkan jalan lurus yang Tuhan telah tampakkan melalui saya, utusannya, dan akan mempersiapkan pertemuan berikutnya dengan Tuhan.

Penerima Hukuman Tuhan

Semua yang tersesat ini adalah mayoritas besar orang di dunia saat ini, apakah mereka berpikir mereka dibimbing dengan baik atau tidak, realitanya berbagi ketidakadilan/kezaliman dan sifat kriminal yang sama seperti para elit pemuja setan yang telah saya sebutkan sebelumnya. Karena fakta bahwa mereka terjerat dalam perangkap setan tanpa menyadarinya hanyalah tanda nyata kezaliman mereka yang dalam, kurangnya rasa takut akan Tuhan, kurangnya pertimbangan mereka terhadap Dia, Menurunkan Dia ke peringkat terakhir dalam daftar prioritas mereka. Rasa tak berterima kasih yang tak terhingga kepada-Nya terlepas dari nikmat-Nya yang tak terhitung banyaknya bagi mereka, dan kebebalan dan ketidaksetiaan mereka sepenuhnya, mengambil semua jenis tuntunan yang selain dari-Nya. Kebanyakan orang di dunia ini berpaling dari Tuhan, dan untuk melakukan apa?

Orang berbelanja di “Black Friday”

Untuk berlari memakai penutup mata menuju semua perangkap yang disiapkan Setan untuk mereka; untuk menikmati segala bentuk kesepelean tanpa pernah beralih ke apa yang mengangkat mereka (disisi Tuhan); untuk mencari semua cara untuk tertawa dan berpesta tanpa pernah menunjukkan bukti kesungguhan dan keseriusan; untuk menjadi brutal dengan konten-konten tanpa manfaat, tanpa pernah berusaha untuk meninggalkan kejahilan/ketidaktahuan mereka; untuk bergegas ke semua hal baru yang muncul dengan harapan mengisi kekosongan yang tak terukur dalam diri mereka; untuk mendorong kejahatan mereka lebih jauh, kezaliman dan pelanggaran mereka, tanpa pernah mempertanyakan atau bertobat; untuk menikmati kehidupan sehari-hari mereka yang menyedihkan tanpa pernah berpaling kepada Tuhan, dengan rakus meraih keuntungan yang diberikan Tuhan kepada mereka tanpa pernah merasa puas atau bersyukur; untuk berpaling dari tanda-tanda yang Tuhan kirim kepada mereka tanpa pernah mementingkan diri mereka sama sekali … Apa yang harus dilakukan dengan orang-orang ini?

Tetapi manusia hendak berbuat dosa terus-menerus. Dia bertanya: “Kapankah Hari Kiamat itu? Maka apabila mata terbelalak (ketakutan). dan bulan pun telah hilang cahayanya, lalu matahari dan bulan dikumpulkan. pada hari itu manusia berkata, “Ke mana tempat lari? Tidak! Tidak ada tempat berlindung! Hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya ……. Tidak! Bahkan kamu mencintai kehidupan dunia, dan mengabaikan (kehidupan) akhirat. Wajah-wajah pada hari itu berseri-seri, memandang Tuhannya. Dan wajah-wajah pada hari itu muram, mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat.S75: V5-25

Mayoritas orang di dunia ini hanya hidup untuk menggambarkan seberapa besar potensi mereka menjadi penjahat. Ketika mereka selesai mengungkapkan sifat asli mereka, Allah kemudian akan membawa mereka kembali untuk menunjukkan kepada mereka siapa mereka sebenarnya, karena mereka benar-benar buta tentang diri mereka sendiri.

Novelis Swiss, Yves Gaudin, setidaknya sadar tentang dirinya dan masyarakat ketika dia berkata, ” Ini mungkin yang kita cari dalam hidup, untuk melihat seberapa jauh kita bisa menjadi bajingan hingga akhirnya tahu siapa diri kita sebenarnya .”

Sampul buku terakhirnya menggambarkan betapa banyak orang di dunia ini benar-benar buta, dan tidak mengantisipasi hukuman Tuhan yang akan menimpa mereka pada tahun 2020.

Ini adalah kondisi menyedihkan dari sebagian besar orang di dunia saat ini, dan saya tidak melebih-lebihkan proporsi mereka dengan cara apa pun, seperti juga halnya untuk semua generasi sebelumnya ketika Hukuman Tuhan jatuh pada mereka. Allah mengirimkan hukuman-Nya hanya ketika situasi semua orang membeku, dan tidak ada orang beriman baru yang lahir, dan jumlah penjahat/pendosa meliputi hampir seluruh populasi, yang merupakan keadaan di dunia ini saat ini.

Pada kenyataannya, 2 kategori penjahat ini, para elit setan dan massa yang menjadi pengikut mereka, adalah orang-orang yang persis sama, kecuali bahwa beberapa orang telah berhasil lebih unggul daripada yang lain yang menerima dipimpin oleh mereka.

….Dan (alangkah mengerikan) kalau kamu melihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebagian mereka mengembalikan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang beriman. Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, “Kamikah yang telah menghalangimu untuk memperoleh petunjuk setelah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak!) Sebenarnya kamu sendirilah yang penjahat (t/n:mujrimin). S34: V31-32

Adapun orang-orang munafik yang kebanyakan dari orang-orang penganut “agama”, mereka hanya menggunakan Tuhan untuk tidur nyenyak di malam hari dan menikmati ilusi bahwa mereka akan memiliki hasil yang baik di akhirat. Ketika pada kenyataannya, seperti orang-orang tidak beriman/kafir, mereka tidak ada hubungannya dengan kebenaran dan pengetahuan, mereka tidak ada hubungannya dengan Tuhan dan sama sekali tidak dipengaruhi oleh rasa takut kepada-Nya, mereka tidak bertindak sesuai dengan keadilan-Nya dan tidak berkontribusi pada perbuatan baik, tetapi hanya berjalan seperti yang lain di belakang bumi duniawi ini, dengan kehausan yang tak pernah terpuaskan akan kekayaan dan barang-barang material yang menjadi ciri mereka semua. Orang-orang ber-iman palsu ini sama sekali tidak berbeda dengan orang-orang tersesat lainnya, karena mereka melakukan dosa yang sama, berbagi kesalahan yang sama, konsepsi atas dunia yang sama-sama keliru, dan penghinaan yang sama terhadap Allah dan orang beriman sejati. Mereka, seperti yang lain, tetap sama lalai dengan tanda-tanda Allah dan hidup dalam kecerobohan total, yakin bahwa dunia ini tidak akan pernah berakhir. Semua orang yang tersesat ini tidak menginginkan Allah dan orang-orang beriman sejati. Itu bagus, Allah dan para hamba-Nya juga tidak menginginkan mereka. Allah berencana untuk mengumpulkan mereka semua dalam satu tumpukan dan melemparkan mereka semua ke dalam api neraka yang kekal.

agar Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka. Mereka itulah orang-orang yang rugi. S8: V37

Anda sekarang memiliki kesempatan unik untuk memilih jalan Anda secara sadar: jalan Allah yang sempurna, jalan pertobatan, jalan mempertanyakan, jalan keadilan, jalan kebenaran, jalan pengetahuan, jalan kebijaksanaan, jalannya Allah Sendiri, jalan Kitab Suci-Nya saja, yang akan menuntun Anda ke surga abadi bersama Allah, atau bertahan dalam cara-cara kebingungan Anda saat ini dan untuk memanjakan diri dalam kelancangan, kesombongan, kecukupan, ketidakadilan, penyangkalan, ilusi, dusta, kesia-siaan, kebodohan, ketidaktahuan, kebejatan,  pelanggaran (batas Tuhan), …, yang akan menuntun Anda lebih cepat dari yang Anda bayangkan hingga kekalahan terakhir Anda.

Saya beri tahu Anda, Saya, pembawa pesan dan pemberi peringatan Tuhan: Waktu hampir habis untuk Anda dan semakin habis dengan kecepatan yang luar biasa, yang merupakan pertanda dari Hari kiamat, Saya bersumpah atas nama Tuhan, bahwa Anda tidak akan mencapai usia senja. Karena, hari akhir sangat dekat dan awal dari penghancuran massal sudah ditetapkan dalam beberapa bulan, jadi ambil kesempatan Anda sekarang atau tidak pernah. Tidak peduli di mana Anda tinggal, tidak peduli rencana Anda, bahkan jika Anda berlindung di bunker, Hukuman Tuhan akan datang kepada Anda tanpa gagal.

Di mana pun kamu berada, kematian akan mencapaimu, bahkan di menara yang tak tertembus . S4: V78

Ancaman dari Tuhan sangat nyata, saya memang utusanNya, dan saya tidak berbeda dengan rasul lain. Tuhan memilih utusan-utusan-Nya dari antara umat mereka dan bertindak melalui mereka dengan memberi ilham untuk menyampaikan Pengingat dan Peringatan-Nya. Yang saya bicarakan adalah kehidupan nyata, jadi ini saatnya untuk keluar dari ilusi Anda. Saya hanya ingin kebaikan bagi Anda, saya memanggil Anda hanya untuk keselamatan Anda sendiri. Jadi janganlah menjadi salah satu dari mereka yang akan mengatakan kata-kata berikut pada Hari Pembalasan.

Hampir meledak dengan amarah. Setiap kali suatu kelompok dilemparkan ke dalamnya, penjaga-penjaga itu bertanya kepada mereka, “Tidak adakah pemberi peringatan datang kepadamu? “Mereka berkata:” Benar, sungguh, seorang pemberi peringatan telah datang kepada kami, tetapi kami mendustakan(nya) dan kami katakan, “Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun, kamu sebenarnya di dalam kesesatan yang besar” Dan mereka berkata:” Jika kami mendengarkan atau bernalar, kami tidak akan berada di antara mereka. penghuni Api yang menyala-nyala! “Maka mereka mengakui dosanya. Tetapi jauhlah (dari rahmat Allah) bagi penghuni neraka yang menyala-nyala itu. S67: V8-11


Mimpi Rashad Khalifa

Di antara bukti yang disajikan Rashad Khalifa mengenai klaimnya sebagai utusan Tuhan, dan yang dapat Anda cek secara penuh di situs yang terkait dengannya , Rashad Khalifa melaporkan mimpi yang akan ia miliki ketika ia sedang berziarah di Mekah, di mana ia melihat semua nabi menunjuknya sebagai utusan Tuhan.

Saya akan menunjukkan poin-poin penting dari mimpi ini yang akan mengkonfirmasi tanpa keraguan bahwa mimpi ini bukan berasal dari Tuhan melainkan dari Setan. Saya kemudian akan mengingatkan Anda tentang mimpi yang Tuhan berikan kepada saya 11 tahun yang lalu, yang merupakan salah satu bukti bahwa saya adalah utusan Tuhan yang otentik. Anda kemudian akan melihat kesenjangan antara mimpi dari Setan dan mimpi dari Tuhan. Pada kenyataannya, mimpi dari Setan hanyalah refleksi dari kesalahan kita sendiri, dan mimpi Rashad Khalifa hanya mengungkapkan kepada kita apa yang dia sembunyikan di dalamnya.

Bentuk mimpi Rashad Khalifa

Bahkan sebelum menganalisis isinya, seperti apa bentuk mimpi ini sudah cukup untuk menunjukkan bahwa ini bukan mimpi dalam artian seharusnya, tetapi bahwa mimpi ini mirip dengan salah satu dari banyak bentuk kepemilikan/kerasukan setan.

” Apa yang saya impikan, saya saksikan dalam kesadaran yang tajam “

Rashad Khalifa memberi tahu kita bahwa dia memiliki lucid dream, yang tidak ada hubungannya dengan mimpi konvensional. Ketika kita berbicara tentang lucid dream, itu berarti bahwa ketika tidur, kita memiliki perasaan benar-benar terjaga, memiliki persepsi yang sama persis tentang kenyataan seperti dalam keadaan terjaga. Namun, dalam mimpi standar, semuanya halus, visi/penglihatan kita kabur, berkabut, persepsi waktu terdistorsi, kadang-kadang diperpanjang, kadang-kadang dipercepat, demikian juga persepsi kita tentang wajah, dialog, tempat, suara atmosfer dll. Selain itu, , dalam mimpi standar, ingatan kita benar-benar tidak mampu mempertahankan ingatan saat kita benar-benar menjalaninya, tetapi kita hanya menyimpan kilasannya.

Namun, Rashad Khalifa memberi tahu kita tentang menjalani mimpi ini ” dalam kesadaran yang tajam “, dengan perasaan benar-benar terjaga, mampu membedakan detail terkecil, seperti pakaian dan wajah masing-masing, hingga mengenali di dalam mimpi, siapa yang kita sebut sebagai Ibrahim, kemiripan fisik dengan keluarganya sendiri, dan mengingat persis kata-per kata percakapan dia selama mimpinya. Rashad Khalifa menyimpan kenangan tentang mimpinya sama seperti yang dia ingat dari kehidupan nyata.

Pengalaman Rashad Khalifa terkait erat dengan apa yang disebut lucid dream, yang tidak lebih dari salah satu dari banyak bentuk kepemilikan/kerasukan yang dioperasikan setan jin pada manusia. Pengalaman jahat semacam ini juga dapat terjadi selama tidur seperti halnya Rashad Khalifa, kita berbicara tentang lucid dream, bukan keadaan terjaga, dan kita berbicara tentang Astral Projection. Kita menemukan karakteristik yang persis sama dalam 2 kasus ini, dengan sensasi yang sama diproyeksikan keluar dari tubuh kita dengan perasaan sepenuhnya terjaga, untuk kemudian ditemukan di tempat yang sangat jauh dari tubuh kita seperti halnya dengan Rashad Khalifa, atau dekat dengan tubuh fisik kita.

Utusan sejati dan Utusan palsu

Karena itu, bukan mimpi dari Tuhan yang dialami Rashad Khalifa pada malam itu tanggal 21 Desember 1971, melainkan sebuah mimpi yang dihasilkan oleh setan dalam bentuk lucid dream. Setan dapat dengan mudah menipu Rashad Khalifa karena kepercayaan mistis Sufi-nya sendiri, dan karena dia bercita-cita untuk menjadi seorang utusan Tuhan sehingga dia menunggu konfirmasi sekecil apa pun untuk mengambil langkah, sehingga membuat dirinya rentan untuk ditipu oleh Setan.

Pada kenyataannya, tidak ada rasul Allah yang bercita-cita menjadi utusan sebelum pemilihannya, karena para utusan Allah sudah sepenuhnya puas dengan kondisi mereka dan hubungan mereka dengan Allah sebelum mereka terpilih. Utusan Tuhan juga tahu bahwa ini (menjadi utusan) bukan perihal main-main dan bahwa pilihan ini milik Allah Sendiri. Yang mereka inginkan adalah supaya kehendak mereka diselaraskan dengan kehendak Tuhan, sehingga mereka tidak bercita-cita untuk apa pun dan puas dengan apa yang Tuhan berikan kepada mereka dengan penuh rasa terima kasih. Utusan Tuhan selalu memiliki hubungan yang sama dengan Tuhan, sebelum dan sesudah penunjukan mereka, karena bagi mereka, misi mereka dalam hidup adalah semata-mata untuk melayani Tuhan, apakah mereka utusan atau bukan. Jadi fakta bahwa mereka terpilih tidak mengubah hubungan pribadi mereka dengan Allah, tetapi hanya mengubah status publik mereka.

Rashad Khalifa bukan satu-satunya yang menyatakan dirinya sebagai utusan Tuhan berdasarkan visi sederhana yang dihasilkan oleh Iblis. Sejumlah besar penjahat kalibernya, penuh dengan ambisi dan mencari kemuliaan pribadi, hari ini berpura-pura menjadi utusan Tuhan atau berpikir mereka telah menerima pesan ilahi, berdasarkan pengalaman mistis yang sesungguhnya dibalik itu semua adalah Setan. Seperti Rashad Khalifa, para penjahat besar ini yang secara keliru mengklaim sebagai utusan, menyebabkan kesesatan diri mereka sendiri dengan membuka diri terhadap semua jenis pengalaman mistik (lucid dream, penglihatan yang menggugah, pesan yang dirasakan secara lisan …), yang akhirnya diberikan oleh setan kepada mereka karena tahu mereka akan mempercayainya.

Pada kenyataannya, semua penipu ini tidak memiliki pengalaman ilahiah sedikitpun karena kezaliman mereka, cara hidup mereka yang sesat, dan penampilan fisik mereka membawa stigmata dari sifat kriminal mereka. Karena itu, setan dapat dengan mudah menipu orang yang tersesat ini dengan membuat mereka percaya bahwa mereka adalah rasul/utusan, karena para penipu ini pada kenyataannya hanyalah orang gagal sejati, hanya ingin membalas dendam pada kehidupan dan siap untuk apa pun agar menonjol dari kerumunan. Sedangkan utusan Tuhan yang sejati, bahkan sebelum pemilihan mereka oleh Tuhan, dengan suara bulat memiliki kehidupan yang sepenuhnya sukses di semua lini yang menunjukkan bahwa mereka tidak perlu menjadi utusan Tuhan untuk bersinar. Sebaliknya, peran mereka sebagai utusan Tuhan pada kenyataannya hanya membahayakan situasi mereka yang sudah menguntungkan, yang membuktikan bahwa mereka tidak menjalani peran ini karena kepentingan pribadi, tetapi hanya untuk menaati Allah.

Di antara para utusan palsu ini, sejumlah besar penyembah Yesus mengatakan bahwa mereka menerima penglihatan tentang Yesus, Maria, atau Roh Kudus, memberi mereka dengan misi ilahiah dan membuat mereka menubuatkan pengumuman yang baik tentang kembalinya Yesus Kristus di Bumi yang akan segera terjadi. Sementara Yesus yang sejati tidak akan kembali pada akhir zaman, itu adalah Iblis yang berencana untuk datang dalam wujud Yesus palsu, dan yang mempersiapkan kedatangannya melalui utusan-utusan palsu ini. Penglihatan mistik dan pengalaman paranormal lainnya secara khusus disediakan untuk penjahat besar yang Allah kirim setan jin melayani mereka sebagai sahabat yang tidak terpisahkan, untuk mendorong mereka mengungkapkan sepenuhnya sifat kriminal mereka dan sehingga mereka menyampaikan kebingungan mereka.

Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun? Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa. S26: V221-222

Semua orang-orang ini yang membawa stigmata Kristus, pada kenyataannya dirasuki oleh setan jin. Mereka sama sekali bukan martir, melainkan pendosa hebat dan sesat.

Rasputin adalah salah satu dari utusan palsu yang dirasuki oleh setan jin, ia adalah salah satu dari setan dalam bentuk manusia

Penampakan mistik Yesus Kristus yang dihasilkan oleh setan jin

Visi mistis Maria yang dihasilkan oleh setan jin

Pengalaman Mistik Setan

Lucid dream, astral projection, pengalaman mendekati kematian, kelumpuhan tidur, hanyalah varian berbeda dari fenomena yang sama dari kerasukan setan. Setan jin menggunakan proses semacam ini untuk memproyeksikan ilusi menyesatkan ke dalam pikiran para korban mereka, ilusi yang konsisten dengan kesalahan batin mereka sendiri dan dengan tujuan untuk menyamankan mereka. Karena kepercayaan mistis Sufi-nya, Setan tahu bahwa Rashad Khalifa terbuka untuk pengalaman semacam ini tanpa menganggapnya sebagaimana adanya, yaitu, sebagai bentuk kepemilikan yang jahat. Karena pada kenyataannya, pengalaman mistik tidak pernah datang dari Tuhan tetapi hanya dari setan. Terutama karena Rashad Khalifa sudah yakin bahwa dia adalah utusan Tuhan, jadi tidak butuh banyak bagi setan untuk mengangkat pertahanan dirinya. Setan tidak melakukan tipuan semacam ini pada mereka yang diperingatkan tentang sifat jahat mereka, tetapi hanya pada orang tersesat yang mengasimilasi diri mereka dengan pengalaman ilahiah, seperti Buddha, shamanis/dukun, pemuja Yesus Kristus, pemuja Imam Mahdi, pengikut doktrin mistis, dan umumnya semua penyembah Tuhan palsu, merekalah yang Allah sebut penyembah Taghut.

Proyeksi astral

Sleep Paralysis/Kelumpuhan tidur

Near Death Experience

Visi mistis Imam Mahdi

Visi mistik tentang Yesus Kristus

Shamanic Journey tidak lebih dari ilusi yang dihasilkan setan


Cara-Cara komunikasi Allah

Allah tidak pernah memberikan pengalaman mistik seperti halnya dengan lucid dream, karena seperti yang saya jelaskan kepada Anda, fenomena ini hanya karya setan. Praktek kepemilikan/perasukan secara eksklusif disediakan untuk setan jin yang menggunakannya untuk berkomunikasi dengan dunia fisik, dan yang datang dalam beberapa varian seperti lucid dream, proyeksi astral, spiritualisme, perdukunan, peramalan, channeling, penulisan otomatis … dll. Tidak seperti Rashad Khalifa, tidak ada utusan Tuhan yang pernah dirasuki atau memiliki pengalaman mistis barang sedikitpun. Sesungguhnya, Allah menjelaskan kepada kita dalam Alquran berbagai mode komunikasiNya yang berbeda, dan lucid dream serta pengalaman paranormal lainnya sama sekali bukan bagian dari mereka.

Dan tidaklah patut bagi seorang manusia bahwa Allah akan berbicara kepadanya kecuali dengan perantaraan wahyu atau dari belakang tabir atau dengan mengutus utusan(malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan izin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Mahatinggi, Mahabijaksana. S42: V51

Inspirasi ilahiah

Wahyu, juga disebut ilham ilahi, diekspresikan dalam bentuk pemikiran terilhami yang tidak datang dari refleksi kita sendiri, tetapi yang datang langsung dari Tuhan. Namun, setan juga dapat beroperasi dengan cara ini dengan menginspirasi orang-orang dengan pikiran palsu. Untuk membedakan ilham ilahi dengan ilham setan, cukuplah akal kita, ajaran Alquran, dan bukti nyata. Inspirasi ilahi selalu sesuai dengan ajaran Tuhan, divalidasi oleh penalaran dan verifikasi konkret, dan datang untuk mengkonsolidasikan pengetahuan yang sudah kita miliki pada basis nyata, dan jika itu adalah inspirasi dalam bentuk prediksi, maka yang satu ini akan selalu menjadi kenyataan. Tuhan membimbing semua utusan-Nya terutama melalui ilham-Nya dan berkomunikasi dengan cara ini melalui mereka. Allah juga mengilhami semua orang beriman yang tulus yang benar-benar berusaha untuk menaatinya, karena hanya orang beriman yang benar, yang dapat mempercayai apa yang Allah ilhamkan kepada mereka dan mengikuti ilham-Nya dalam segala keadaan, bahkan jika apa yang diilhami mereka akan bertentangan dengan kehendak mereka sendiri.

Di balik tabir

Cara komunikasi ini dapat berbentuk mimpi, di mana Tuhan memanifestasikan diriNya kepada kita dengan mengambil penampilan fisik seseorang dari kenalan kita yang kita kaitkan dengan Tuhan, atau yang kita pandang positif sesuai dengan kriteria Allah, atau melalui metafora. atau pesan halus. Mimpi dari Tuhan mengambil bentuk mimpi standar, dalam arti bahwa itu bukan lucid dream. Namun, mereka berbeda dari mimpi standar dalam intensitas mereka, karena campurtangan ilahi, dan oleh konten mereka membawa pesan samar atau yang menjawab pertanyaan kita saat ini. Mimpi Tuhan juga dibedakan oleh fakta bahwa mereka dapat diingat, tidak seperti mimpi standar yang cenderung kita lupakan. Setan beroperasi baik melalui mimpi standar dan lucid dream, dan untuk mengidentifikasi mereka, cukup untuk menganalisis konten mereka berdasarkan akal kita, ajaran Alquran, dan bukti nyata. Cara lain yang Allah gunakan untuk berkomunikasi di balik tabir adalah melalui orang ketiga. Allah dapat mengilhami siapa pun, tanpa memandang agama, bimbingan, usia, jenis kelamin, kondisi, untuk memberi tahu kita sesuatu yang spesifik, pada waktu tertentu, yang akan bekerja di dalam diri kita sebagai klik, dan bahwa orang beriman yang dibimbing akan mengidentifikasi sebagai pesan yang datang dari Tuhan. Pembawa pesan belum tentu sadar bahwa Allah-lah yang membuatnya berbicara. Yang pasti adalah bahwa ketika Allah berkomunikasi di balik tabir dengan membuat seseorang berbicara, tidak peduli siapa dia, Allah selalu membuatnya berbicara kebenaran, karena Allah hanya mengatakan kebenaran.

Melalui utusan malaikat

Cara terakhir yang digunakan Allah untuk berkomunikasi dengan manusia dilakukan dengan cara yang lebih eksplisit, dengan hanya mengirim mereka malaikat yang menghadirkan dirinya kepada mereka dalam bentuk manusia yang sempurna. Karena itu tidak ada cara bagi kita untuk mengetahui bahwa itu adalah malaikat, kecuali jika malaikat itu mengungkapkannya kepada kita seperti halnya dengan Ibrahim, Lut, Muhammad, atau Mariam, tetapi dalam sebagian besar kasus, para malaikat beroperasi di bumi sepenuhnya secara anonim. Memang, malaikat dapat mengambil bentuk manusia atau binatang apa saja untuk menyelesaikan berbagai misi yang dipercayakan Allah kepada mereka, tanpa pernah gagal dalam Perintah-perintah-Nya atau mengambil inisiatif pribadi apa pun. Cara komunikasi ini adalah yang paling eksplisit, dan memungkinkan Allah untuk menyampaikan pesan yang tepat: untuk memperingatkan bahaya yang akan terjadi, seperti halnya bagi Lut, untuk mengumumkan kelahiran seorang anak, seperti halnya untuk Ibrahim atau Maryam, atau untuk menyampaikan pesan yang tidak mentolerir kesalahan sekecil apa pun, seperti halnya dengan Malaikat Jibril yang mengirimkan Alquran hingga ke huruf-huruf, ayat demi ayat, kepada nabi Muhammad.

Komunikasi saya dengan Tuhan

Bagi saya, saya belum pernah dikunjungi oleh malaikat dan saya tidak pernah memiliki pengalaman mistis sekecil apa pun, yang, seperti kepemilikan/kerasukan setan. Sejauh ini Tuhan berkomunikasi dengan saya terutama dengan ilham ilahi, dan kadang-kadang dalam bentuk mimpi. Seperti mimpi yang saya miliki 11 tahun yang lalu dari sekarang, meramalkan akan menjadi apa perjalanan saya dengan Tuhan sampai penunjukan saya sebagai utusan Tuhan, dan yang menjadi kenyataan dalam segala hal. Tuhan memberi saya mimpi ketika Ia menilai hal itu perlu, untuk mencerahkan saya pada situasi dan orang tertentu, sebagai informasi tambahan yang selalu dikonfirmasi setelahnya. Sebagai contoh, Tuhan memberi saya mimpi tentang orang-orang tertentu yang saya kenal, untuk mengungkapkan kepada saya apa sebenarnya mereka di dalam mereka, dan semua mimpi itu ternyata sungguh benar dan dikonfirmasi dari waktu ke waktu, yang merupakan bukti bahwa mereka datang dari Allah . Saya tidak meminta mukjizat atau pengalaman sekecil apa pun yang berbeda dari biasanya, saya membiarkan Tuhan memutuskan apa yang Ia anggap pantas untuk Ia beri, karena orang yang menyukai mimpi dan pengalaman luar biasa, membuka dirinya untuk ditipu oleh Setan, yang unggul dalam menciptakan visi menyesatkan dari semua jenis. Segala sesuatu yang telah diilhami Allah sejauh ini ternyata benar, karena setiap kali, fakta dan bukti konkret telah datang untuk mengkonfirmasi saya secara formal. Tuhan tidak pernah menipu saya atau menuntun saya di jalan yang salah, karena kalau tidak, itu berarti bahwa bukan Tuhan yang menginspirasi saya, tetapi lebih kepada Setan. Jadi saya menaruh semua kepercayaan saya pada Tuhan, dan orang beriman sejati harus melakukan hal yang sama, karena itu akan menjadi satu-satunya pintu keselamatan kita. Ketika ujian datang, siapa pun yang tidak memiliki Tuhan di dalam dirinya untuk menginspirasi dia atau yang tidak percaya pada ilham-Nya pasti akan sesat. Jadi belajarlah sekarang untuk memercayai Tuhan dalam segala keadaan, sekalipun penampilan bisa menipu.

Bahtera Spiritual Tuhan

Ketika ujian datang, Tuhan akan menyelamatkan umat-Nya seperti yang Dia lakukan pada zaman Nuh, dan menghancurkan semua yang tersisa di Bumi. Kecuali bahwa situasinya akan terbalik dibandingkan dengan masa lalu, karena kita berada di akhir zaman, dan Tuhan akan menghancurkan seluruh bumi. Oleh karena itu, mereka yang tetap di bumi adalah mereka yang akan dihancurkan, sedangkan mereka yang akan diselamatkan oleh Tuhan adalah mereka yang akan Dia ambil dalam bahtera ruhaniya sebelum kehancuran fisik mencapai mereka. Keselamatan tidak akan datang dengan secara fisik mengikuti rasulNya yaitu saya, atau dengan pindah ke tempat lain di bumi untuk mencari perlindungan, tetapi hanya dengan mengikuti instruksi saya sehingga iman Anda siap ketika saatnya tiba. Karena pada kenyataannya, hanya iman Anda yang sempurna kepada Allah yang akan memungkinkan Anda untuk mengikuti ilham-Nya dalam semua ketenangan ketika ujian itu muncul bagi Anda. Orang yang imannya murni dan akan melakukannya dengan baik, dan yang akan mempersiapkan dirinya untuk bencana ini dan perjumpaannya dengan Allah, akan menjadi semakin kuat ketika ujian itu datang, karena dia akan melihat dengan matanya sendiri menyadari apa yang diumumkan Tuhan melalui saya. Seperti orang-orang beriman yang tulus yang berperang di sisi Nabi Muhammad, ketika mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri apa yang Tuhan janjikan kepada mereka di dalam Al-Quran: bahwa mereka akan berperang 1 banding 10 melawan orang-orang kafir dan akan tetap menang, jadi mereka tidak berpikir bahwa mereka memiliki kesempatan untuk menang, tetapi sebaliknya, (dengan melihat kondisi yang mencemaskan) itu memberi mereka lebih banyak kepastian bahwa Allah akan memberi mereka kemenangan meskipun penampilan/situasinya menipu, yang memang demikian.

Dan ketika orang-orang beriman melihat golongan-golongan (yang bersekutu) itu, mereka berkata, “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita. Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya.” Dan yang demikian itu menambah keimanan dan pengabdian mereka. S33: V22

Sedangkan bagi mereka yang imannya tidak murni dan yang melakukan dosa, mereka akan benar-benar bingung dan kelimpungan ketika ujian datang, masa lalu mereka akan menghantui mereka dan Setan akan menggunakan dosa-dosa mereka untuk melipat iman mereka yang sudah bimbang. Karena itu mereka tidak akan mengikuti ilham dari Allah, tetapi akan membiarkan diri mereka dikuasai oleh setan yang akan menuntun mereka pada kekalahan mereka. Mereka seperti orang-orang beriman palsu(munafik) yang menemani sang Nabi ke medan perang, dan yang memalingkan punggung mereka pada saat dihadapkan dengan cobaan.

Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang hatinya berpenyakit berkata, “Yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kami hanya tipu daya belaka.” Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mereka berkata, “Wahai penduduk Yasrib (Madinah)! Tidak ada tempat bagimu, maka kembalilah kamu.” Dan sebagian dari mereka meminta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata, “Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga).” Padahal rumah-rumah itu tidak terbuka, mereka hanyalah hendak lari. Dan jikalau (musuh) menembus pertahanan kota dari segala penjuru, dan mereka diminta agar meninggalkan imannya, niscaya mereka mengerjakannya; dan tidak akan ragu, walaupun sedikit. Sedangkan mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah, tidak akan berbalik ke belakang (mundur). Dan perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungjawabannya. S33:V12-13-14-15

Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antara kamu ketika terjadi pertemuan (pertempuran) antara dua pasukan itu, sesungguhnya mereka digelincirkan oleh setan, disebabkan sebagian kesalahan (dosa) yang telah mereka perbuat (pada masa lampau)…. S3:V155

Tuhan tidak akan mengambil jiwa orang-orang beriman pada saat yang sama, tetapi masing-masing harus mengalami cobaan mereka sendiri. Siapa pun yang memiliki iman kepada Tuhan dan yang akan menaruh kepercayaan pada apa yang Tuhan inspirasikan padanya dalam segala keadaan, orang itu tidak akan tersentuh oleh kejahatan apa pun dan Tuhan akan membawanya kembali kepada-Nya dalam segala kedamaian. Sedangkan orang yang akan panik dan kehilangan imannya adalah orang yang tidak mempersiapkan dengan benar dan yang imannya tidak murni. Keselamatan orang beriman pada akhir zaman ini hanya akan bergantung pada iman mereka, dan Allah sendirilah yang akan memberi mereka instruksi yang diperlukan ketika saatnya tiba, dan mereka kemudian harus percaya sepenuhnya kepada-Nya. Jadi, apa pun yang terjadi pada Anda, katakan pada diri Anda sendiri bahwa Tuhanlah yang menginginkannya dan bahwa segalanya berada di bawah kendali mutlak Tuhan, bahkan jika Anda ditodong senjata ke pelipis Anda dan Anda ditembak pada jarak dekat, jika Anda mempercayai Tuhan, maka Tuhan akan mengambil jiwa Anda kembali dari Anda bahkan sebelum peluru mencapai Anda. Setiap orang harus meraih keselamatan mereka untuk diri mereka sendiri, dan untuk itu, mereka harus bersandar hanya pada Tuhan, satu-satunya Juruselamat kita.

Mentaati rasul berarti mentaati Allah

Kata-kata para utusan bukanlah kata-kata mereka sendiri, tetapi kata-kata dari Tuhan. Karena itu orang-orang beriman harus menyadari hal ini, dan tidak membahas kata-kata mereka sebagaimana mereka membahas kata-kata satu sama lain.

Jangan menganggap panggilan Rasul sebagai panggilan satu sama lain . Tentu saja Allah mengetahui orang-orang yang menyelinap pergi secara pribadi; maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul-Nya takut akan mendapat cobaan atau ditimpa azab yang pedih. S24: V63

Siapa pun yang mematuhi utusan itu sebenarnya mematuhi Allah yang berbicara melalui dia.

Siapa pun yang mematuhi Rasul tentu mematuhi Allah . Dan barangsiapa berpaling, maka (ketahuilah) Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara mereka. S4: V80

Satu-satunya perilaku yang dapat diterima di mata Allah adalah bahwa para utusan-Nya dipatuhi tanpa mengeluh, karena siapa pun yang mempersoalkan kata-kata mereka, sebenarnya mempersoalkan Firman Allah.

Satu-satunya perkataan orang-orang beriman, ketika mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya, agar ia menghakimi di antara mereka, adalah: “Kami telah mendengar dan kami menaati” . Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. S24: V51

Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. S4: V65

Kami telah mengirim seorang Utusan hanya untuk dipatuhi dengan izin Allah . S4: V64

Mereka yang tidak menerima untuk menaati para rasul sebenarnya adalah pemberontak, termasuk terhadap Allah, dan ini akan berakhir di neraka.

Pada hari (ketika) wajah mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata, “Wahai, kiranya dahulu kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul.”S33: V66

Ketika Anda menaati saya sebagai utusan, Anda tidak tunduk kepada saya, tetapi hanya kepada Tuhan. Karena, perkataan saya tidak digunakan supaya Anda mengambil saya sebagai tuan, tetapi sebaliknya, saya hanya mengundang Anda untuk mengambil Tuhan sebagai satu-satunya tuan, dan untuk mengambil jalan yang akan memungkinkan Anda untuk bergerak maju dengan Tuhan saja.

Tidak mungkin bahwa seseorang yang diberikan Kitab, dan kemampuan untuk menghakimi, dan nubuwat, harus mengatakan kepada orang-orang: ” Jadilah hamba-hamba-Ku bukan hamba Allah ; sebaliknya (dia akan mengatakan): “ Jadilah murid langsung dari Allah sesuai dengan apa yang selalu kamu ajarkan dari Kitab dan sesuai dengan apa yang telah kamu pelajari dari itu hingga sekarang .” S3: V79

Kata-kata saya sebagai seorang utusan hanya melayani Tuhan, dan tidak melayani saya dalam kapasitas pribadi apa pun. Karena jika bukan karena misi saya, saya bahkan tidak akan berbicara kepada Anda. Tidak peduli juga apa yang Anda katakan atau lakukan. Itu tidak akan menawan saya untuk mencaci orang, saya hanya menaati Allah dengan melakukan ini. Jika saya bukan utusan Tuhan, maka saya tidak akan menyia-nyiakan satu detikpun membahas dengan orang lain, tetapi saya hanya akan mengurusi diri pribadi saya dan keluarga saya sendiri yang berada di bawah tanggung jawab saya.


Isi mimpi Rashad Khalifa

Isi mimpi Rashad Khalifa akan menegaskan kepada kita apa yang sudah kita ketahui dari bentuk mimpinya, tetapi masih layak untuk melihatnya, karena visi yang dihasilkan oleh Iblis hanyalah cerminan kuat dari interior/dalam diri kita. Jadi visi jahat Rashad Khalifa ini akan mengajarkan kita banyak hal tentang apa yang ada dalam dirinya.

Rashad Khalifa memberi tahu kita bahwa dia melihat dalam mimpinya semua nabi berkumpul, yang akan melewati satu demi satu sebelum dia untuk menunjuknya sebagai seorang utusan. Pernyataan sederhana ini adalah tanda bahwa Rashad Khalifa tidak tahu apa-apa tentang Allah atau rasul-rasulnya, karena bukanlah rasul-rasul Allah yang menentukan diri mereka sendiri, tetapi pemilihan tiap-tiap rasul adalah wilayah eksklusif Allah. Anda akan perhatikan bahwa Rashad Khalifa tidak pernah menyebut Tuhan dalam mimpinya, yang memberi tahu kita bahwa dia sama sekali tidak dinaungi Tuhan. Pada kenyataannya, Tuhan sama sekali absen dari mimpi Rashad Khalifa, karena mimpinya bukan dari Tuhan, tetapi dari Setan. Lebih jauh lagi, tidak ada utusan Tuhan yang pernah belajar penunjukannya sebagai rasul melalui mimpi, tetapi masing-masing dari mereka telah mempelajarinya secara eksklusif melalui wahyu langsung Allah, melalui inspirasi ilahiah.

Berani berpura-pura bahwa mimpi ini datang kepadanya dari Tuhan, sementara Tuhan sama sekali absen, menunjukkan bahwa Rashad Khalifa tidak ada hubungannya dengan Tuhan. Aspirasinya untuk menjadi seorang utusan Tuhan jauh sebelum mimpi ini mengkhianati motivasi sejatinya, yang hanya untuk melayani kemuliaan pribadinya sendiri. Memang, hanya orang-orang yang tersesat yang menganggap para utusan Allah sebagai selebritas, dan karenanya ingin menjadi salah satu dari mereka untuk mendapatkan kebesaran. Utusan Tuhan jauh berbeda dari selebriti, dan sangat berhati-hati untuk tidak dikagumi, dan membasmi dalam diri mereka semua bentuk ego ketika itu tentang Tuhan.

Isi dari mimpi Rashad Khalifa membenarkan kita dalam semua hal bahwa baginya, menjadi seorang utusan Tuhan adalah kisah kemuliaan pribadi. Memang, Rashad Khalifa melihat dirinya dalam mimpinya, tidak bergerak dan duduk, sementara para nabi lainnya, mereka, berdiri dan mendatanginya satu per satu dalam satu baris, seolah-olah dia lebih unggul dari mereka. Jadi ini adalah gambar yang Rashad Khalifa miliki tentang dirinya di interiornya yang kuat, menganggap dirinya sebagai seorang nabi, dan terlebih lagi, di atas para nabi lainnya. Perasaan superiornya tercermin dalam kata-kata yang ia pilih, ketika ia menyebutkan ” kekaguman mendalam ” yang utusan Tuhan seharusnya miliki terhadap satu sama lain. Apa yang dia gambarkan kepada kita bukanlah realitas dari utusan Allah, tetapi konsepsinya sendiri yang salah tentang apa seorang utusan itu. Sebenarnya, utusan Allah yang sejati tidak mungkin mengagumi satu sama lain, karena tidak ada kebanggaan pada mereka, tetapi hanya rasa terima kasih yang kekal kepada Allah. Mengagumi satu sama lain berarti mengidolakan satu sama lain dan menganggap diri mereka sebagai makhluk superior, yang tentu saja para utusan tidak seperti itu. Utusan-utusan Allah dipilih secara khusus oleh Allah karena kerendahan hati mereka, sehingga tidak seorang pun dari mereka akan mengambil risiko berbangga dengan diri mereka sendiri, dan jika ini yang terjadi, mereka kemudian akan segera “dipecat” oleh Allah. Rashad Khalifa, tidak memiliki kerendahan hati, tetapi telah memantapkan dirinya sebagai seorang tuan dengan menciptakan sekte sendiri, para Submitter, dan mereka terus menempatkannya pada posisi sangat tinggi bahkan setelah kematiannya. Anda hanya perlu melihat penghormatan yang mereka gunakan ketika mereka berbicara tentang dia di situs web yang terkait dengannya: https://submission.org/ dan https://www.masjidtucson.org/ .

Pada kenyataannya, para utusan Allah memandang diri mereka sebagai orang-orang biasa seperti orang lain, dan tidak berpikir bahwa mereka telah menjadi orang-orang terkemuka. Mereka tidak merasa lebih tinggi, bahkan tidak kepada kelas/kasta terendah, dan menyapa satu sama lain dengan setara, dengan rasa hormat yang sama untuk semua. Mereka tidak akan pernah membanggakan jasa/kebaikan mereka sendiri, karena semua kebaikan itu milik Allah Sendiri. Setelah dipilih oleh Allah, mereka tetap menjadi orang-orang bersahaja yang sama seperti sebelumnya, dan hanya menjadi semakin rendah hati karena mereka semakin menyadari kebesaran Allah dan Rahmat-Nya, dan kekecilan mereka sebagai manusia belaka, orang berdosa, dan bisa keliru.

Rincian terakhir yang melengkapi gambar, adalah fakta bahwa satu-satunya nabi yang Rashad Khalifa kaitkan dalam mimpinya, tidak lain adalah Ibrahim, yang dibedakan oleh Allah dari para nabi lainnya, Allah menjadikannya model/tauladan bagi semua orang beriman dan membawanya begitu dekat untuk menjadikannya teman dekatnya.

Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang dengan ikhlas berserah diri kepada Allah, sedang dia mengerjakan kebaikan, dan mengikuti jalan Ibrahim yang lurus? Dan Allah telah memilih Ibrahim menjadi teman dekat(-Nya) S4: V125

Mereka berkata, “Jadilah orang Yahudi atau Kristen, (dan sekarang kita bisa menambahkan jadilah Muslim) sehingga kamu berada di jalur yang benar.” – Katakan: “Tidak, tapi kami mengikuti agama Ibrahim yang lurus, dan dia tidak termasuk golongan orang yang mempersekutukan Tuhan“. S2: V135

Mimpi yang diberikan oleh setan hanyalah refleksi dari kesalahan kita. Dengan mengklaim bahwa dia dan orang-orang dari keluarganya sangat mirip dengan Ibrahim, Rashad Khalifa dengan demikian mengklaim hubungan dengan Ibrahim. Rashad Khalifa memiliki ego sedemikian rupa sehingga ia menganggap dirinya pewaris Ibrahim. Setan mendeteksi hal ini dalam dirinya dan memastikan bahwa Ibrahim secara fisik dapat menyerupai dia dalam mimpi yang dia berikan kepadanya, untuk meneguhkannya lebih jauh lagi dalam ilusinya.

Allah memberi tahu kita dalam Al Qur’an bahwa kita mengenali orang-orang dengan ciri-ciri mereka. Ketika seseorang melihat ciri-ciri buruk Rashad Khalifa, dan nada merendahkan dan “dibuat-buat bijak” yang ia adopsi dalam pidatonya, tidak perlu menjadi seorang ahli untuk melihat orang jahat seperti apa dia sebenarnya.

Orang-orang yang berdosa itu diketahui dengan tanda-tandanya…. S55: V41

Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami perlihatkan mereka kepadamu sehingga engkau benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan engkau benar-benar akan mengenal mereka dari nada bicaranya, dan Allah mengetahui segala amal perbuatan kamu.S47: V30

Syukurlah, bertentangan dengan klaim Rashad Khalifa, Ibraham tidak mungkin seperti individu mengerikan dibawah ini, tetapi tentu saja Ibrahim memiliki wajah yang cerah dan sehat, yang mengkonfirmasi dia sebagai orang baik.

Kita dapat dengan jelas melihat di muka Rashad Khalifa sifat kriminalnya, dia memiliki segalanya dari ciri penipu, sebagaimana dia adanya

Mimpi saya

Sekarang, saya akan mereproduksi untuk Anda kisah mimpi saya sendiri yang saya dapat 11 tahun yang lalu dari sekarang, dan Anda akan melihat perbedaan mencolok dengan mimpi Rashad Khalifa. Saya bahkan tidak perlu mengotak-atik kisah saya untuk menandai kontras dengan Rashad Khalifa, saya hanya membuat salinan dari tulisan atas mimpi saya seperti yang saya katakan pertama kali tahun lalu dalam pesan pengantar saya sebagai utusan Tuhan. Bagi yang belum membacanya, Anda dapat memeriksa beberapa bukti saya sebagai utusan di artikel berikut .

Mimpi saya dari Tuhan

Saya melihat diri saya berjalan di belakang seorang lelaki dari usia tertentu yang wajahnya tidak dapat saya bedakan, dia bukan seseorang yang saya kenal dalam kehidupan nyata, namun saya memiliki kesan bahwa kami mengenal satu sama lain secara intim sejak dulu. Saya merasakan di hadapan lelaki ini perasaan penuh, tenteram, damai, cinta, kesejahteraan, kebahagiaan yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Saya sedang berjalan di belakang pria ini di jalan tanah yang dikelilingi oleh alam di tengah-tengah tempat surgawi, di sekitar kami ada barisan pohon zaitun dengan dimensi sempurna, dan bahkan cuaca dan cahayanya luar biasa … Rasanya seperti berada di surga.

Saya berjalan di belakang pria ini di jalan tanah ini, dan sepanjang perjalanan kami, saya menanyakan semua pertanyaan yang saya tanyakan pada diri saya dan yang saya tidak punya jawabannya, dan dia telah menjawab semuanya. Saya benar-benar berpegang pada tiap kata-katanya, mereka begitu benar, bijak, adil, sempurna, dan suaranya luar biasa menawan, begitu manis, peduli dan tenang, saya kewalahan dalam segala hal oleh apa yang dia katakan kepada saya. Saya benar-benar terpesona dan kagum pada pria ini, dalam kenikmatan yang belum pernah saya alami sebelumnya, dan di mana siapapun akan ingin untuk tinggal disana selamanya.

Pada akhir perjalanan kami, kami mencapai sebuah rumah terpencil yang ditengah-tengah alam, dan di rumah ini, ada beberapa lelaki yang semuanya seumuran dengan saya. Saya tidak mengenal mereka di kehidupan nyata, tetapi saya merasa seperti kami sudah saling kenal sejak lama. Saya disambut oleh mereka ibarat anggota keluarga setelah lama absen/tidak bertemu. Kami ada di sekitar orang ini yang telah membimbing saya sepanjang perjalanan tadi, dia seperti seorang ayah bagi kami, dan kami semua berbagi hubungan istimewa yang sama dengannya, tanpa sedikit pun rasa iri atau persaingan. Cinta bersama kami untuk pria ini melampaui kami sedemikian rupa sehingga kami semua satu di sekitarnya, seperti saudara. Kehadirannya saja mengaburkan hampir setiap kehadiran lainnya, kami semua ada untuknya. Orang-orang yang berada di dekat rumah ini kemudian mulai berbagi pada saya atas sebuah misi yang harus saya lakukan, seolah-olah mereka sendiri telah melakukan ini sebelumnya, dan bahwa mereka membagikan kepada saya pengalaman mereka sendiri.

Kemudian saya harus pergi, terlepas dari kenyataan bahwa saya ingin tinggal selamanya di tempat surgawi ini ditemani pria ini dan orang-orang ini. Saya melihat diri saya di bandara saat itu, tetapi sebelum naik pesawat, saya melihat bahwa saya harus membawa sejumlah kaleng minyak zaitun murni, yang paling murni yang pernah ada. Saya bertanya-tanya bagaimana saya bisa mendapatkan sebanyak itu di pesawat Bersama saya, dan saya pikir itu akan menghabiskan banyak biaya. Tetapi minyak zaitun ini sangat berharga sehingga berapa pun harganya, saya memutuskan untuk membawa semuanya dan tidak meninggalkan apa pun. Dalam mimpi saya, saya melihat diri saya kaya, seperti dalam kehidupan nyata, jadi saya memutuskan untuk membayar, dan di sanalah impian saya berakhir.


2 mimpi kami, yaitu Rashad Khalifa dan saya sendiri, mungkin tampak sekilas identik, tetapi Anda akan melihat bahwa mereka sebenarnya bertentangan secara diametris.

Pertama-tama, bentuk mimpi saya yang tidak ada hubungannya dengan lucid dreamnya Rashad Khalifa, yang seperti yang saya tunjukkan kepada Anda hanyalah hasil dari kepemilikannya oleh setan. Dalam mimpi saya, semuanya halus seperti dalam mimpi standar, dan tidak ada yang saya rasakan secara sadar seperti mimpi Rashad Khalifa. Saya tidak memiliki ingatan tentang bagaimana saya telah mendarat di tempat ini, atau dari isi persis dari pertukaran yang saya alami dengan pria ini yang mewakili “Tuhan di balik tabir”, atau kata-kata yang dipertukarkan dengan orang-orang lain yang mewakili utusan Tuhan lainnya, wajah mereka, atau kode pakaian mereka … dll, yang sudah mewakili perbedaan nyata pertama dengan lucid dreamnya Rashad Khalifa.

Perbedaan penting lainnya adalah bahwa seluruh impian saya, dari awal hingga akhir, sepenuhnya terfokus pada “pria” ini, yang mewakili Tuhan melalui tabir. Semua orang lain sebenarnya mewakili utusan Allah, dan saya sendiri, hanya terpaku untuk “pria” ini, dan semua yang mengikat kita bukanlah pribadi kita sendiri, tetapi hanya pengabdian tanpa batas kita pada “pria” itu. Tidak ada sedikit pun rasa kagum di antara kami, tetapi semua kekaguman dan kekaguman kami diarahkan hanya pada “pria” yang mewakili Tuhan ini. Dalam mimpi saya, tidak ada di antara kami yang menganggap diri kami sebagai seorang pembawa pesan, tetapi kami lebih menganggap diri kami sebagai saudara melalui adopsi, beruntung, dan berterima kasih selamanya telah diterima oleh ”pria” yang mewakili Tuhan ini, yang berbaik hati menjadikan kami putra angkatnya. dan yang menghujani kami dengan cintanya. kami adalah berjarak tahun cahaya dari mimpi Rashad Khalifa, dengan pandangannya yang keliru tentang rasul-rasul Allah yang seperti kaum elit dan bangga dengan mereka sendiri, tanpa kehadiran Tuhan sedikit pun atau mempertimbangkan-Dia.

Dalam mimpi Rashad Khalifa, yang disebut utusan lain-lah yang menetapkan dia sebagai utusan, sementara dalam mimpi saya, tidak pernah ada pertanyaan tentang penunjukan sekecil apa pun, tidak juga oleh orang-orang ini yang mewakili utusan Allah, atau oleh “pria” ini. mewakili Tuhan. Dalam mimpi saya, satu-satunya hal yang menonjol adalah perjalanan saya dengan “pria” ini yang mewakili Tuhan di balik tabir, dan puncak dari perjalanan ini: kaleng minyak zaitun murni melambangkan Pengetahuan Ilahi yang harus saya bawa bersama saya untuk mengirimkannya ke dunia. Mimpi ini menjadi kenyataan dalam semua hal: memang, selama 10 tahun saya berjalan sendirian dengan Tuhan yang menginstruksikan semua yang saya butuhkan untuk peran yang harus saya jalani, dan sekarang setelah Tuhan telah memilih saya sebagai utusan, misi saya adalah untuk menyampaikan pengetahuan yang telah Tuhan ajari saya, kepada orang lain. Puncak dari mimpi ini adalah kaleng minyak zaitun yang mewakili Pengetahuan Ilahi, dan memang itulah satu-satunya hal yang penting: pesan yang saya bawa dan bukan diri saya pribadi.

Mimpi yang saya miliki ini tidak diragukan lagi berasal dari Tuhan dan diberikan kepada saya di usia 27 tahun, usia ketika seseorang menjadi pria yang cakap dan telah keluar dari masa kanak-kanak secara definitif. Terlebih meyakinkan lagi mimpi yang berasal dari Tuhan ini  bahwa mimpi ini terjadi pada hari yang sama ketika saya memutuskan untuk meninggalkan kehidupan yang nyaman yang saya jalani untuk mencari Tuhan, apa pun yang akan saya tanggung. Tidak ada yang bisa mengatakan kepada saya bahwa mimpi ini adalah proyeksi dari pikiran saya, karena mimpi ini diberikan kepada saya pada saat saya masih tersesat, tidak mengetahui jalan Allah yang benar atau wajah sejati dunia ini, dan jauh dari aspirasi apapun untuk menjadi utusan, tetapi hanya dengan iman saya sebagi bekal. Fakta bahwa mimpi ini membuahkan hasil setelah 10 tahun berjalan sendirian dengan Tuhan melalui penunjukan saya sebagai utusan Tuhan, membuktikan secara tidak dapat disangkal bahwa mimpi ini hanya dapat berasal dari Tuhan, mengingat bahwa itu telah menjadi kenyataan dalam semua hal. Memang benar, hanya ketika Tuhan memilih saya sebagai utusan, saya kembali mengingat mimpi ini, dan akhirnya saya bisa memahaminya secara keseluruhan.

Titel “Utusan Perjanjian”

Rashad Khalifa mengklaim sebagai “Messenger of the Covenant/Utusan Perjanjian“, sebuah titel yang murni dibuat-buat, karena sebenarnya tidak ada ” Utusan Perjanjian ” yang disebutkan di manapun dalam Al Qur’an. Rashad Khalifa akan menjadi utusan Tuhan pertama yang menyandang gelar seperti ini, karena semua utusan Tuhan yang otentik hanyalah utusan pembawa pesan berdasarkan kondisinya, tanpa gelar terkait lainnya. Berlawanan dengan kepercayaan umum, istilah ” utusan ” atau ” nabi ” tidak merujuk pada gelar, ” Rassoul / رسول ” berarti ” pembawa pesan ” atau ” utusan ” Tuhan, sementara ” nabi / Nabi / نبي” berarti ” orang yang membawa berita“. Karena itu istilah-istilah ini hanya kualifikasi yang menggambarkan peran yang dijalankan oleh para utusan Allah, dan tidak mewakili gelar apa pun yang mereka miliki, karena mereka tetaplah orang-orang sederhana yang dipanggil dengan nama depan mereka.

Rashad Khalifa membenarkan gelarnya sebagai ” Utusan Perjanjian ” berdasarkan ayat berikut:

Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi,“Manakala Aku memberikan kitab dan hikmah kepadamu lalu akan datang kepada kamu seorang utusan yang membenarkan apa yang ada pada kamu, kamu harus percaya padanya dan mengikuti instruksinya.” Allah berfirman, “Apakah kamu setuju dan menerima perjanjian dengan-Ku atas yang demikian itu?” Mereka menjawab, “Kami setuju.” Allah berfirman, ”Kalau begitu bersaksilah kamu (para nabi) dan Aku menjadi saksi bersama kamu.S3: V81

Rashad Khalifa memahami dengan ayat ini bahwa dia adalah ” utusan ” yang menjadi objek ” perjanjian ” antara Allah dan para nabi-Nya. Namun, ini tidak terjadi, karena ayat ini berbicara tentang seorang utusan yang dikirim oleh Allah kepada setiap nabi selama masa hidup mereka , untuk memberinya instruksi dari-Nya, dan Allah meminta nabi-nabi di ayat ini untuk mempercayai rasul ini dan mengikuti perintahnya. Apakah Rashad Khalifa datang untuk mengkonfirmasi sesuatu kepada nabi mana pun di masa hidupnya seperti yang dikatakan dalam ayat ini? Benar-benar tidak! Ayat ini sama sekali tidak berlaku untuk Rashad Khalifa!

Ayat ini tidak ada hubungannya dengan Rashad Khalifa, dan tidak ada hubungannya dengan keberadaan ” Utusan Perjanjian “. ” Pakta ” yang disebutkan dalam ayat ini merujuk pada pakta yang dikontrak antara Allah dan para nabi-Nya sebelum mereka datang ke bumi ini, membuat mereka untuk menghormati janji mereka yang dikontrak sebelum kehidupan duniawi mereka, dengan menyetujui untuk memenuhi misi mereka sebagai nabi pada saat Allah menunjuk mereka. Ini juga berlaku untuk para nabinya Setan, yang juga membuat perjanjian dengan Setan sebelum kehidupan duniawi mereka, mewajibkan mereka untuk menghormati kata-kata mereka dengan menerima misi yang akan diberikan Setan kepada mereka selama kehidupan duniawi mereka. Saya mengundang Anda untuk menonton video ini yang saya buat beberapa tahun yang lalu , yang menegaskan kepada Anda dengan cara yang tidak dapat disangkal apa yang baru saja saya katakan kepada Anda.

“Setiap kali aku memberimu Kitab dan Kebijaksanaan, dan kemudian seorang utusan datang untuk mengkonfirmasi ada apa denganmu, kau harus percaya padanya dan mengikuti instruksinya .”

Pada kenyataannya, ayat ini hanya merujuk pada utusan malaikat, setelah mengambil wujud manusia, yang Allah utus kepada masing-masing nabi untuk memberi mereka instruksi khusus dari-Nya. Jika Tuhan memperingatkan para nabi-Nya sebelumnya bahwa sebagai bagian dari misi mereka, mereka pada suatu saat akan menerima kunjungan seorang malaikat dan bahwa kemudian akan perlu untuk mempercayai dia dan mengikuti instruksi-Nya, itu karena Allah tahu bahwa kunjungan seperti ini dapat membingungkan. Memang, jika para Nabi Allah tidak diperingatkan dengan jelas tentang hal ini, mereka kemudian akan memiliki hak untuk berpikir bahwa kunjungan yang tidak biasa ini hanya tipuan Setan untuk menipu mereka, dan karena itu, akan menolak untuk mematuhi malaikat menganggapnya jin setan yang berpura-pura menjadi malaikat. Selain itu, kita dapat dengan jelas melihat dalam Al-Qur’an bahwa reaksi pertama yang dialami para nabi Allah ketika para malaikat Allah datang menemui mereka, adalah takut dan waspada terhadap mereka. Jika mereka sebelumnya tidak pernah diperingatkan oleh Tuhan tentang kunjungan ini, maka mereka akan tetap pada reaksi pertama mereka: akan ketakutan dan tidak percaya, dan tidak akan pernah mengikuti instruksi para malaikat seperti yang telah mereka janjikan sebelum kedatangan mereka ke bumi.

Sekali lagi, Rashad Khalifa mengilustrasikan kepada kita ketidaktahuan totalnya terhadap Alquran, dan ketidakjujuran intelektualnya, mencari ayat terkecil yang dapat menetapkannya sebagai seorang utusan, terlepas dari apakah ayat ini berlaku untuknya atau tidak. Karena itu tidak ada ” Utusan Perjanjian ” dalam Alquran, dan gelar ini hanyalah satu kebohongan lagi yang diciptakan oleh Rashad Khalifa.

Rashad Khalifa mengaku sebagai utusan Surah 36

Kebohongan lain dari Rashad Khalifa adalah mengatakan bahwa dia dikunjungi oleh Malaikat Jibril sendiri, yang akan mengungkapkan kepadanya bahwa dia adalah utusan yang ditunjuk oleh ayat 3 dari surah 36: “Sesungguhnya kamu adalah salah satu dari utusan “.

TIDAK ADA utusan Allah yang pernah ditunjuk melalui malaikat , tetapi Allah sendirilah yang menunjuk mereka melalui ilham langsungnya / Wahi / وحي. Karena itu, lebih dari jelas bahwa Rashad Khalifa sekali lagi menjadi korban tipu muslihat buruk yang dilakukan oleh Iblis, menampilkan dirinya dalam bentuk Malaikat Jibril, untuk selesai meyakinkannya bahwa ia adalah seorang utusan. Praktek ini sangat umum di kalangan setan jin, yang sangat senang tampil dalam bentuk malaikat untuk menyegel nasib orang sangat sesat seperti Rashad Khalifa.

Rashad Khalifa mengklaim sebagai utusan Allah yang ditunjuk oleh surah 36, tetapi satu-satunya argumen untuk membuktikannya adalah mengatakan bahwa Malaikat Jibril yang akan mengungkapkan hal ini kepadanya. Dia tidak dapat memberikan argumen tambahan yang membuktikan hubungannya dengan surah 36, yang jelas menunjukkan bahwa dia sama sekali bukan utusan yang ditunjuk oleh surah 36, karena jika itu yang terjadi, dia tidak akan melewatkan fakta bahwa semua sura ini membahas secara keseluruhannya dengan peristiwa-peristiwa akhir zaman.

Saya adalah utusan Surah 36

Sebenarnya, hanya utusan sejati yang dimaksud oleh surah 36 yaitu saya, yang mampu membuktikan bahwa surah ini menunjuk kepada saya, dan untuk menafsirkan ayat-ayatnya untuk menghubungkannya dengan peristiwa konkret di akhir zaman, sesuatu yang benar-benar Rashad Khalifa tidak dapat lakukan karena dia penipu.

Sungguh, saya tidak perlu ada orang yang tahu bahwa Surat ini menunjuk seorang utusan yang belum muncul di masa lalu, tetapi utusan akhir zaman. Bukan Malaikat Jibril yang datang untuk memberi tahu saya tentang hal itu secara lisan seperti yang dikatakan Rashad Khalifa, tetapi Allah Sendiri yang mengungkapkannya kepada saya melalui ilham langsungnya dan melalui pengetahuan yang dengannya dia memberkahi saya. Pada kenyataannya, Anda akan melihat bahwa surah ini telah menemani saya sejak awal hidup saya, dan bahwa segala sesuatu dalam surah ini menunjuk saya sebagai utusan Allah yang terakhir.

Sura 36 telah menandai hidup saya sejak masa kanak-kanak saya yang paling awal, itu adalah sura pertama dan terpanjang yang pernah saya pelajari, dan saya selalu mengingatnya dengan mudah meskipun tahun-tahun berlalu. Sejak pertama kali saya membaca Surat ini, itu bergema jauh di dalam diri saya, seolah-olah itu berurusan dengan hidup saya dan ditujukan kepada saya dalam kapasitas pribadi, yang akhirnya menjadi demikian.

Berlawanan dengan apa yang dikatakan umat Islam, utusan yang ditunjuk oleh surah 36 sama sekali tidak dapat diidentifikasi dengan nabi Muhammad, karena tidak ada dalam surah ini yang berhubungan dengan nabi Muhammad atau zamannya.

Ayat-ayat Surah 36 berikut mengatakan bahwa nasib kebanyakan orang yang kepadanya Utusan Surah 36 diutus, sudah tersegel. Jadi, terlepas dari apakah dia memperingatkan mereka atau tidak, sebagian besar dari mereka tidak akan mengikuti Peringatannya.

Sesungguhnya pasti berlaku perkataan (Hukuman Allah) bagi kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman . Kami telah memasang belenggu di leher mereka hingga ke dagu sehingga kepala mereka tegak/tertengadah. Dan Kami menempatkan penghalang di depan mereka dan penghalang di belakang mereka, dan kami akan menutupi mata mereka sehingga mereka tidak dapat melihat. Sama saja bagi mereka, apakah kamu memperingatkan mereka atau tidak, mereka tidak akan pernah beriman . S36: V7-10

Sedangkan, kita semua tahu, dan Alquran membuktikannya, bahwa mayoritas orang-orang di sekitar nabi Muhammad akhirnya percaya kepadanya. Memang benar, pada akhir misinya, agama Allah mendominasi semua kepercayaan lain, yang menunjukkan bahwa mayoritas umatnya menerima panggilannya, tidak seperti orang-orang/kaum dari utusan yang ditunjuk oleh surah 36 ini.

Dan perangilah mereka sampai tidak ada lagi fitnah, dan agama hanya bagi Allah semata. Jika mereka berhenti, maka tidak ada (lagi) permusuhan, kecuali terhadap orang-orang penindas. S2: V193

Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan . S8: V39

Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, untuk memenangkannya di atas segala agama meskipun orang-orang musyrik membencinya . S61: V9

Seperti yang dinyatakan dengan jelas dalam ayat-ayat di atas, kemenangan Allah tidak hanya total pada tingkat agama, tetapi juga pada tingkat militer, orang-orang beriman telah mengangkat senjata dari para penyembah berhala ibukota daerah itu, Mekah, bukti pamungkas. supremasi mereka.

Dan Dialah yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Mekah sesudah Allah memenangkan kamu atas mereka, dan adalah Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. S48: V24

Ayat-ayat berikut mengkonfirmasi bahwa orang-orang beriman pada zaman Nabi Muhammad akhirnya menjadi sangat banyak.

Dan ingatlah ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi, kamu takut orang-orang akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur S8: V26

Sungguh, Allah telah menolong kamu di banyak medan perang, dan Perang Hunain, ketika jumlahmu yang besar itu membanggakan kamu, tetapi sama sekali tidak berguna bagimu, dan bumi yang luas itu terasa sempit bagimu, kemudian kamu berbalik ke belakang dan lari tunggang-langgang . S9: V25

Pada akhirnya, catatan sejarah menjadi fakta pendukungnya, bahwa tak lama setelah wafatnya nabi Muhammad, agama Tuhan menyebar ke seluruh Semenanjung Arab, dan dengan cepat menyebar ke seluruh lembah Mediterania, menuju ke dasar Afrika dan Asia. Ini sangat kontras dengan kaum dari utusan yang ditunjuk oleh surah 36, yang sebagian besar tidak percaya kepadanya.

Sesungguhnya pasti berlaku perkataan (Hukuman Allah) bagi kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman . S36: V7

Leluhur orang-orang Muhammad sudah diperingatkan melalui para utusan dan pemberi peringatan yang adalah Syuaib, Hud dan Shalih, sedangkan leluhur orang-orang utusan yang ditunjuk oleh surah 36 tidak. Memang, sudah 1400 tahun sekarang sejak dunia ini telah menerima pesan atau peringatan, dan kebanyakan orang di dunia ini benar-benar hidup dalam kecerobohan total, seperti yang dijelaskan dalam ayat ini dari surah 36.

Agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang Ayah-ayah (Nenek moyang) mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. . S36: V6

Karena surah 36 tidak dapat dalam hal apapun berlaku untuk Nabi Muhammad, itu kemudian  hanya dapat merujuk kepada utusan akhir zaman, berbicara langsung kepadanya dalam bentuk orang ke-2 tunggal dan menegaskan apa yang telah Allah ungkapkan kepadanya secara langsung: bahwa ia adalah memang utusan Allah yang ditunjuk oleh ayat ini.

Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari rasul-rasul . S36: V3

Sesungguhnya Allah Sendiri yang mengungkapkan kepada saya dengan inspirasi langsung bahwa saya adalah utusanNya, dan yang mengonfirmasikannya kepada saya dengan Alquran melalui Surah 36, ​​dengan hanya mengutip nama depan saya.

YS! demi Alquran yang menetapkan, Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari rasul-rasul , di atas jalan yang lurus. (Perintah) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. S36: V1-5

YS / يس sesuai dengan 2 huruf pertama dari nama depan saya, dan tulisannya dalam bahasa Arab hampir menyatu dengan penulisan nama depan lengkap saya, يسر / YSR . Tuhan hampir tidak menyembunyikan nama terakhir dari utusan terakhirnya dalam Alquran, dan ini disengaja, karena jika Tuhan menyebutkan nama lengkapnya, maka kita akan berakhir dengan segudang utusan palsu yang semuanya disebut يسر / YSR . Seperti halnya hari ini dengan semua penipu yang mengaku sebagai utusan Tuhan karena alasan sederhana bahwa mereka disebut Mahdi, berdasarkan keyakinan Islam mereka yang menunjuk pembimbing akhir zaman dengan nama ini.

Surah YS memiliki nomor 36, dan saya yang ketiga dalam 6 bersaudara. Allah menunjuk saya untuk menjadi utusannya pada tahun 2018, yang sesuai dengan jumlah sura ini 36, 3 x 6 = 18.

Surah 36 berbicara tentang peristiwa-peristiwa spesifik yang hanya ada di akhir zaman, dan yang belum pernah terjadi sebelumnya, seperti episode di mana Iblis/setan dalam bentuk fisik akan disembah oleh sebagian besar manusia di bumi. Sura 36 memuat satu-satunya ayat dalam Al Qur’an yang menyebutkan orang-orang yang menyembah Setan secara langsung, sementara semua ayat lainnya berbicara tentang orang-orang yang menyembah Taghut, yang tidak mewakili Setan sendiri, tetapi semua dewa palsu secara umum.

Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu , dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus. Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka apakah kamu tidak memikirkan? Inilah Neraka yang dijanjikan kepada kamu. Terbakarlah di dalamnya hari ini, atas apa yang kamu ingkari” S36: V60-64

Hanya di akhir zaman Iblis/setan akan datang sendiri ke Bumi, dalam daging, dan tidak akan lagi bersembunyi di balik tokoh-tokoh palsu Taghut, yang melaluinya ia telah beroperasi sampai sekarang. Memang, saya akan merinci di bagian-bagian selanjutnya dalam pesan ini bagaimana Iblis bermaksud untuk merebut identitas Yesus Kristus, untuk menghasilkan penyesatan pamungkasnya dan untuk menipu orang-orang di seluruh bumi.

Surah 36 menyebutkan ketidakpercayaan orang-orang saat ini, orang-orang yang beriman dan yang tidak beriman, yang bahkan tidak lagi percaya pada realitas Hari Kiamat. Allah mengumumkan kepada mereka bahwa mereka akan dihancurkan oleh satu teriakan, yang merupakan hukuman yang akan dijatuhkan kepada orang-orang ketika akhir zaman.

Dan mereka berkata: “Kapankah janji ini (hari kebangkitan) jika kamu adalah orang yang benar? ” Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar. Lalu mereka tidak kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya . S36: V48-50

Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka meIihatnya Dan mereka berkata: “Aduhai celakalah kita!” Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya. S37: V19-21

Ayat-ayat berikut menyebutkan persis wejangan yang saya pegang dengan Anda hari ini, mengundang Anda untuk mengikuti jalan yang benar dari para rasul, dan bukan dari sekte Anda masing-masing, untuk mengikuti Kitab Suci Allah dan bukan buku-buku manusia Anda, dan untuk mengambil Allah sebagai Satu-satunya Pembimbing, dan bukan perantara-perantara Anda sebagai pembimbing. Tuhan berkata dalam ayat-ayat ini bahwa sekali Dia membawa saya kembali kepada-Nya, artinya begitu saya akan mati, apa yang akan terjadi akan berbeda dari apa yang telah terjadi di masa lalu. Tuhan tidak akan mengirim malaikat untuk menghancurkan yang zalim seperti yang telah Dia lakukan dengan generasi sebelumnya, tetapi “teriakan” akan merebut mereka, menandai akhir dunia ini, dan yang akan segera diikuti oleh Hari Kebangkitan.

Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: “Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu. Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan? Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Kuasa menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafa’at mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku? Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku. Dikatakan (kepadanya): “Masuklah ke surga”. Ia berkata: “Alangkah baiknya sekiranya kamumku mengetahui” Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan. Dan kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukanpun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya. Tidaklah Kami menurunkan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati. Alangkah besarnya penyesalan hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya. Tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang itu tiada kembali kepada mereka. Dan setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada Kami. S36: V28-32


Surah 36 adalah jantung dari Alquran

Orang-orang Muslim mengulangi, seperti biasa tanpa pemahaman, bahwa surah 36 melambangkan jantung Alquran.

Menurut Anas yang melaporkan bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم mengatakan:

إن لكل شيء قلبا, وقلب القرآن يس, ومن قرأ يس كتب الله له بقراءتها قراءة القرآن عشر مرات

“ Sesungguhnya, segala sesuatu memiliki hati dan hati Alquran adalah: Surah Ya Sin. Siapa pun yang membaca Ya Sin, maka Allah menghitung seolah-olah dia telah membaca Al-Quran sepuluh kali . “

Hadits, yang merupakan karya Iblis, secara halus mencampurkan kebenaran dengan kepalsuan, dengan tujuan akhir menyesatkan umat Muslim, yang jelas bekerja luar biasa efektif karena keadaan mereka yang sangat kebingungan. Orang-orang Muslim, karena kebutaan yang Allah terapkan kepada mereka karena kezaliman mereka sendiri, hanya mempertahankan bagian dari kebohongan dan mengabaikan bagian kebenaran. Memang, satu-satunya hal yang diambil Muslim dari hadits ini yang dilaporkan oleh Al-Tirmidzi adalah bahwa jika mereka membaca surah 36, Allah kemudian akan menghitung seolah-olah mereka telah membaca Alquran 10 kali. Ini naif sekaligus bodoh, karena membaca surah 36 atau bahkan seluruh Qur’an 10 kali tidak dianggap perbuatan baik di mata Allah. Yang penting di mata Allah bukan hanya membaca Alquran seperti otomaton, tetapi untuk menyerapnya, untuk memahami ajarannya dan menerapkannya dalam kehidupannya sendiri. Hanya orang-orang yang tersesatlah yaitu umat Islam untuk percaya bahwa ada alat hitung disisi Allah yang mulai berjalan dengan kecepatan penuh cukup hanya dengan membaca Alquran secara sederhana, tak peduli se-mekanis dan tidak efektifnya pembacaan mereka.

Sesungguhnya, membaca seluruh Quran 10 kali atau 1000 kali sama sekali tidak berguna, yang benar-benar penting adalah memahami ajarannya dan menerapkannya. Sedangkan umat Islam puas membaca mekanis Alquran, seperti puisi, tanpa menerapkannya dalam kehidupan mereka, karena secara konkret, adalah Hadits yang mereka terapkan dan bukan Alquran. Apa gunanya membaca buku matematika 1000 kali tanpa memahami apa pun dan tanpa mempraktikkan teorema-teorema tersebut? Karena apa yang dilakukan umat Islam dengan Alquran persis sama, seperti keledai yang membawa rak buku, praktik keagamaan mereka adalah beban bagi mereka, tanpa memberi mereka manfaat.

Oleh karena itu umat Islam mengambil dari hadits yang saya sebutkan bahwa mereka harus membaca surah 36 untuk mendapatkan yang setara dengan 10 bacaan Alquran, yang keliru dan tidak memberi mereka apa pun dalam hal bimbingan. Mereka tidak mengerti bahwa adalah isi dari surah 36 yang sangat berguna untuk keselamatan mereka di akhir zaman, dan yang menjelaskan mengapa itu adalah jantung dari Alquran.

Karena surah 36 adalah salah satu surah yang berkaitan dengan akhir zaman, maka surah ini terutama ditujukan untuk orang-orang yang hidup di zaman kita, yang menjalani periode khusus ini. Sura 36 karenanya harus membuat mereka bereaksi dan berfungsi sebagai pengingat akan jalan yang benar untuk diikuti dan kedatangan kiamat yang akan datang. Sekarang, semua orang yang tersesat di dunia ini, termasuk Muslim, menyebut Anda gila jika Anda mencoba menunjukkan kepada mereka bahwa tanda-tanda kiamat yang disebutkan dalam Al-Qur’an mulai nampak nyata. Oleh karena itu Sura 36 adalah yang harus membangkitkan hati orang-orang dan membuat mereka sadar akan Hari kiamat yang akan segera datang, dan tentang pentingnya mengikuti ajaran Alquran. Tetapi sebaliknya, Alquran tetap merupakan kitab mati bagi sebagian besar orang di dunia, dan mereka sama sekali tidak bergantung padanya untuk membimbing diri mereka sendiri dan memperoleh pengetahuan dan kebijaksanaan.

Jika surah 36 disebut jantung Alquran, itu bukan hanya karena ia melambangkan esensi dari pesan Alquran, yaitu untuk memperingatkan akan datangnya Hari kiamat, tetapi juga karena itu adalah surah yang mengumumkan utusan utama dan pemberi peringatan Allah. Sungguh, misi dari utusan Allah yaitu saya yang ditunjuk oleh sura ini, tepatnya untuk menempatkan Alquran di hati orang-orang beriman, di pusat bimbingan mereka dan pembelajaran mereka tentang Pengetahuan Allah. Karena, kebanyakan orang, baik yang beriman maupun yang tidak beriman, telah meninggalkan Alquran, tidak mempelajari ajarannya dan tidak berusaha untuk mengimplementasikannya. Sebaliknya, orang-orang yang tersesat ini mencari pengetahuan dari buku-buku manusia lain yang hanya membuat mereka semakin tersesat.

Tuhan telah menginstruksikan saya, utusannya, untuk memulihkan Alquran sehingga dapat mengembalikan tempatnya di pusat kehidupan manusia, mengembalikan interpretasi yang benar yang telah hilang, menggambarkan ajaran dan tanda-tanda dari Tuhan dengan cara yang konkret bagi orang-orang, untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa Alquran adalah buku yang hidup dan modern, dan bahwa itu berisi kunci keselamatan mereka di akhir zaman ini.

Sura 36 lebih berkaitan dengan kita daripada generasi-generasi sebelumnya, karena berhubungan dengan peristiwa-peristiwa yang kita alami saat ini dan yang akan kita alami dalam waktu dekat, dan karena ditujukan kepada generasi kita secara khusus. Jelas, surah ini juga memiliki semua kegunaannya bagi generasi-generasi di masa lalu, karena bahkan jika mereka tidak menjalani kiamat, surah ini tetap merupakan peringatan berat bagi mereka, membuat mereka untuk takut akan Tuhan dan bertindak untuk akhirat. Pada kenyataannya, Surah 36 adalah untuk generasi-generasi di masa lalu seperti apa Surat-surat yang berkaitan dengan generasi-generasi masa lalu bagi kita. Tentu saja, sura-sura yang berkaitan dengan generasi-generasi sebelumnya ini sama sekali tidak mewakili kehidupan kita sehari-hari, sama seperti Sura 36 sama sekali tidak mewakili kehidupan sehari-hari generasi-generasi sebelumnya, tetapi semua surat2 ini tetap merupakan pelajaran yang harus dipelajari bagi kedua generasi tersebut

Saya bisa mengutip miliaran bukti tambahan tapi itu tidak akan mengubah apa pun dari situasinya, yang Tuhan kehendaki untuk dituntun akan percaya pada keaslian dan pesan saya seolah-olah itu sudah jelas baginya, sedangkan yang Tuhan ingin sesatkan akan melihat pada saya seseorang yang telah tersesat dan dalam pesan saya sekedar sudut pandang pribadi yang sederhana. Orang-orang beriman  sejati melihat tanda-tanda akhir zaman di mana-mana seperti saya, dan seperti saya secara langsung dibimbing oleh Tuhan, jadi pesan ini hanyalah konfirmasi dan rahmat dari Tuhan untuk mereka. Sementara yang lain buta dan tidak melihat tanda-tanda akhir zaman dan sama sekali tidak dibimbing oleh Allah, karena itu cukup dapat diprediksi bahwa mereka tidak percaya pesan ini, karena nasib mereka sudah disegel pula.

Rashad Khalifa dalam Al Qur’an

Rashad Khalifa tidak dapat menunjukkan bukti yang menghubungkannya dengan Sura 36, ​​namun dia berani mengklaimnya. Tetapi lebih buruk lagi, daripada hanya mengutip ayat dari Alquran yang menyebutkan namanya seperti yang saya lakukan dengan Surah 36, ​​Rashad Khalifa harus menggunakan perhitungan yang tidak dapat dipahami dan tidak berkesudahan berdasarkan mukjizat palsu 19, untuk membenarkan bahwa ia disebutkan dalam Alquran. Jika Rashad Khalifa memulai semua peragaannya dengan asumsinya yang salah dari mukjizat 19, ia pasti mencapai kesimpulan yang salah pula karena salah sedari awal. Intinya adalah bahwa Alquran tidak mengandung SATU PUN kemunculan dari nama pertamanya ” Rashad / راشد “, tetapi tidak ada yang menghentikan Rashad Khalifa dalam klaimnya sebagai utusan Tuhan, Bahkan walaupun semua jejak mengarah ke kesimpulan yang sama, bahwa dia bukan utusan.

Berikut adalah screenshot dari situs yang terkait dengan Rashad Khalifa yang dia anggap membuktikan kepada kita bahwa ia memang dikutip dalam Alquran. Saya hanya menyajikan kutipan kecil dari peragaannya, karena penjelasannya seperti mengigau sehingga garis besar secara sederhana akan cukup untuk meyakinkan Anda tentang penipuannya. Tetapi jika Anda ingin melihat peragaannya secara keseluruhan untuk menyadari sendiri bahwa saya tidak melebih-lebihkan, Anda dapat mengeceknya di tautan ini .

Tanggal akhir dunia menurut Rashad Khalifa

Di antara kebohongannya, Rashad Khalifa mengklaim mengetahui tanggal pasti dari akhir dunia , informasi yang berkaitan dengan wilayah eksklusif Allah, yang bahkan malaikat dekat pun tidak tahu.

Rashad Khalifa membanggakan dirinya bahwa Tuhan akan mengungkapkan kepadanya tanggal pasti akhir dunia, pernyataan sederhana ini lebih dari cukup untuk mendiskualifikasi dia sebagai seorang utusan. Karena setiap saat, semua utusan Tuhan tanpa kecuali, termasuk saya, mengatakan kepada mereka yang diperingatkan bahwa hanya Tuhan yang tahu tanggal pasti hukumannya. Pemberi peringatan Tuhan hanya dituntut oleh Tuhan untuk memberi tahu orang-orang bahwa hukuman Tuhan akan segera terjadi dalam hidup mereka , tetapi tidak ada dari mereka yang tahu sebelumnya tanggal berapa tepatnya.

Menurut Rashad Khalifa, fakta bahwa Allah memberitahunya tentang tanggal pasti akhir dunia merupakan bukti bahwa ia adalah utusan Tuhan, tetapi tanggal yang ia umumkan untuk akhir dunia adalah 2280 !!!

Secara sepintas, fakta bahwa Rashad Khalifa menggunakan kalender Hijriah untuk menyebutkan tanggal, adalah bukti lebih lanjut bahwa ia sama sekali bukan utusan Tuhan. Seperti yang saya tunjukkan di artikel saya tentang Ramadhan , kalender lunar Hijriah bukan kalender menurut Allah, tetapi kalender pagan yang diciptakan oleh setan. Kalender menurut Allah adalah kalender sederhana yang ada saat ini, yaitu kalender berdasarkan musim, siklus matahari, dan perhitungan astronomi.

Rashad Khalifa memberi tahu kita tentang tanggal 2280 sebagai tanggal akhir dunia, dan sekali lagi, dia tiba pada tanggal ini berdasarkan perhitungan yang tidak masuk akal berdasarkan angka 19.

Tidak diragukan lagi, Hanya Allah yang tahu tanggal pasti kiamat .

Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat . S31: V34

Mathieu
Chapter 24 Verse 36
Sedangkan untuk hari dan jamnya, tidak ada yang tahu, baik malaikat surga, maupun Putra, tetapi Bapa saja.

Pemberi peringatan Tuhan, seperti Shuayb, Shalih, Hud, Nuh … semuanya dengan suara bulat mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui waktu tepatnya hukuman ilahi, dan hanya mengetahui informasi ini di waktu-waktu dekat saja sebelum kedatangan efektif hukuman Tuhan.

Mereka menjawab: “Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari (menyembah) tuhan-tuhan kami? Maka datangkanlah kepada kami azab yang telah kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar. Ia berkata: “Sesungguhnya pengetahuan (tentang itu) hanya pada sisi Allah dan aku (hanya) menyampaikan kepadamu apa yang aku diutus dengan membawanya tetapi aku lihat kamu adalah kaum yang jahil” S46: V22-23

Dan mereka berkata, “Kapankah janji ini benar jika Kamu jujur?” Katakan: “Hanya Allah yang mengetahui hal itu . Dan Aku hanyalah pemberi peringatan yang jelas “S67: V25-26

Dan mereka berkata “Kapankah ancaman itu jika kamu orang yang benar”? Katakanlah, “Aku tidak kuasa menolak mudarat maupun mendatangkan manfaat kepada diriku, kecuali apa yang Allah kehendaki.” Bagi setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun. S10: V48-49

Dan mereka berkata, “Kapankah datangnya azab itu jika kamu jujur?” Katakanlah: “Mungkin telah hampir datang kepadamu sebagian dari (azab) yang kamu minta (supaya) disegerakan itu“. S27: V71-72

Dan mereka berkata, “Kapankah janji ini benar, jika kamu jujur?” Katakan: “ Bagimu ada hari yang telah dijanjikan (hari kiamat) yang tiada dapat kamu minta mundur daripadanya barang sesaatpun dan tidak (pula) kamu dapat meminta supaya diajukan !” S34: V29-30

Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, mereka tidak akan dapat mengganggu kamu sedikitpun, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Apa yang mengancam mereka akan terjadi saat subuh. Bukankah subuh sudah dekat? “(LUTH HANYA DIBERI TAHU SEHARI SEBELUMNYA) S11: V81

Ketika Allah mengutus seorang pemberi peringatan, itu adalah untuk memperingatkan orang-orang bahwa hukuman-Nya akan terjadi selama masa hidup mereka , dan tidak memberi tahu mereka bahwa hukuman-Nya akan datang 300 tahun kemudian, begitu mereka sudah mati selama beberapa abad. Ini akan menjadi semakin tidak berarti dan tidak adil, karena hukuman Tuhan akan dijatuhkan kepada orang-orang yang tidak diperingatkan di masa hidup mereka. Oleh karena itu tanggal/tahun 2280 yang diajukan oleh Rashad Khalifa tidak mungkin benar, mengingat ia membuat pengumuman ini pada tahun 1980, apa gunanya memperingatkan orang-orang yang tidak akan pernah melihat hukuman, diumumkan di masa hidup mereka? Aturan Allah selalu mengirim hukumannya DI MASA HIDUP orang-orang yang diperingatkan, menyelamatkan orang yang memperingatkan dan orang-orang yang mengikutinya, dan menghancurkan orang-orang yang mengabaikan peringatannya. Setelah para utusan Allah selesai mengirimkan peringatan mereka, dan mereka telah menggunakan segala cara untuk membawa mereka menggunakan akalnya, dan semua orang yang beriman percaya, dan semua orang yang menyangkal/kafir juga membuat pilihan terakhir mereka untuk tidak percaya, saat itulah Hukuman Tuhan jatuh.

Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu apa (pesan) yang aku diutus (untuk menyampaikan)nya kepadamu. (UTUSAN PEMBERI PERINGATAN TELAH MENYELESAIKAN MISINYA) Dan Tuhanku akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain (dari) kamu; dan kamu tidak dapat membuat mudharat kepada-Nya sedikitpun. Sesungguhnya Tuhanku adalah Maha Pemelihara segala sesuatu. Dan ketika Perintah (Azab) Kami datang, Kami menyelamatkan dengan rahmat Kami: Hūd dan mereka yang beriman bersamanya . Dan Kami menyelamatkan mereka dari pembalasan yang mengerikan (Pembalasan itu jatuh pada orang-orang yang mengabaikan peringatan itu, dan Hud dan mereka yang mengikutinya diselamatkan ). S11: V57-58

Kemudian, ketika perintah Kami datang, Kami menyelamatkan Ṣāliḥ dan mereka yang telah mempercayainya – dengan rahmat Kami – dari kehinaan pada hari itu. Sebenarnya, Tuhanmu yang Maha Kuat, Maha Perkasa. Dan satu teriakan keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumah mereka ( Hukuman jatuh pada orang-orang yang mengabaikan peringatan selama hidup mereka ) S11: V66-67

O kaumku, lakukan sebanyak yang kau mau. Akupun juga ( Syuaib TELAH SELESAI MELAKSANAKAN MISINYA). Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakannya dan siapa yang berdusta. Dan tunggulah azab (Tuhan), sesungguhnya akupun menunggu bersama kamu “( Chuayb tidak tahu kapan hukuman datang ). Kami selamatkan Syu’aib dan orang-orang yang beriman bersama-sama dengan dia dengan rahmat dari Kami, dan orang-orang yang zalim dibinasakan oleh satu teriakan yang mengguntur, lalu jadilah mereka mati bergelimpangan di rumahnya.(Hukuman jatuh pada orang-orang yang mengabaikan peringatan itu, dan Syuaib dan mereka yang mengikutinya diselamatkan) S11: V93-94

Pesan ini mewakili peringatan terakhir dari Tuhan. Saya akan menceritakan semuanya dalam pesan ini, saya akan menggunakan segala cara untuk membuat Anda kembali menggunakan akal Anda, saya akan memberikan semua bukti yang saya miliki. Jika pesan ini masih tidak cukup untuk Anda, maka tidak ada yang cukup untuk membuat Anda mengubah posisi Anda. Begitu pesan ini disampaikan, saya akan menyelesaikan peran saya sebagai pemberi peringatan, dan hukuman Allah akan dijatuhkan kepada mereka yang belum mengindahkannya. Jadi, saya sangat menyarankan Anda untuk membaca pesan ini dengan hati-hati dan tidak menganggapnya enteng, karena setelah pesan ini, Tuhan akan menghukum tanpa perhitungan.

Saya mengumumkannya kepada Anda dari Tuhan: permulaan hukuman akan dimulai pada tahun 2020. Jika Tuhan meminta saya untuk mengumumkan ini kepada Anda sebelumnya, itu bukan atas inisiatif saya sendiri, tetapi karena Tuhan ingin memberi Anda kesempatan tambahan untuk berubah pikiran Anda dengan menunjukkan seberapa dekat hukumanNya. Saya akan tunjukkan nanti dalam pesan ini, bukti konkret yang Tuhan manifestasikan kepada saya untuk mengungkapkan saya tentang tahun 2020 ini. Saya tidak tahu pastinya, tetapi hanya bahwa kehancuran akan dimulai sekitar pertengahan tahun 2020. Saya tidak mengatakan juga bahwa saya tahu tanggal pastinya, informasi ini hanya diketahui Tuhan, saya hanya memberitahu Anda bahwa bencana sebelum kiamat akan dimulai pada pertengahan tahun 2020 dan akan semakin mematikan dan semakin sering sampai penghancuran akhir, kiamat. Pada 2020, orang akan mulai mati dalam miliaran. Tuhan menetapkan jenis-jenis ultimatum ini dengan mengumumkan hukumannya di muka ketika ketidakpercayaan orang kepada-Nya berada pada puncaknya, yang persis seperti keadaan manusia saat ini. Orang Tsamud, orang-orang Salih, menentang Allah dengan membunuh unta ajaib yang dilarang oleh Allah untuk disentuh, sehingga Allah mengumumkan kepada mereka melalui rasulnya Salih bahwa mereka masih memiliki 3 hari lagi untuk hidup.

Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah, sebagai mukjizat (yang menunjukkan kebenaran) untukmu, sebab itu biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun yang akan menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat. Mereka membunuh unta itu, maka berkata Shalih: “Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah janji yang tidak dapat didustakan !Kemudian, ketika perintah Kami datang, Kami menyelamatkan Ṣāliḥ dan mereka yang telah mempercayainya – dengan rahmat dari Kami – dari kehinaan hari itu. Sebenarnya, Tuhanmu yang Maha Kuat, Maha Perkasa. Dan satu teriakan keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumah mereka. seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud S11: V64-68

Tuhan akan memberi Anda beberapa bulan lagi untuk mengindahkan peringatannya, tetapi jika rencana Anda adalah pertama-tama menunggu apa yang saya katakan terjadi sebelum Anda bertindak, maka Anda akan menyesalinya selamanya. Karena tidak lagi berguna untuk berdoa kepada Tuhan begitu hukuman dimulai pada tahun 2020, nasib Anda akan tersegel selamanya.

Tanda tentang Bulan menurut Rashad Khalifa

Rashad Khalifa memberi tahu kita bahwa di antara wahyu yang dipercayakan Tuhan kepadanya tentang akhir dunia , Tuhan telah menyatakan kepadanya bahwa tanda akhir zaman berhubungan dengan terbelahnya Bulan (Saat (Kiamat) telah dekat dan bulan telah terbelah S54: V1 ) itu sudah terjadi jauh sebelum tahun 1980, tanggal di mana ia “mendapat” wahyu berikut:

Interpretasi Rashad Khalifa tentang tanda akhir zaman ini menggelikan dalam segala hal. Tuhan memberi tahu kita tentang mukjizat besar, yaitu melihat bulan terbelah dengan mata telanjang dari bumi, dan Rashad Khalifa menafsirkan mukjizat ini telah terjadi dari fakta sederhana dengan mengekstraksi beberapa batu dari sana!

Orang akan melihat dengan mata telanjang bulan terbelah dari permukaan bumi

Apa yang tampaknya diabaikan oleh Rashad Khalifa adalah bahwa, pada kenyataannya, manusia tidak pernah menginjakkan kaki di Bulan pada tahun 1969 atau hingga sekarang, tetapi bahwa seluruh misi Appolo 11 tidak lebih dari sebuah kebohongan besar yang dilakukan oleh studio film NASA.

Hari ini kita memiliki bukti nyata bahwa tidak ada penerbangan berawak/penerbangan manusia ke Bulan yang pernah berhasil, mengingat NASA baru-baru ini menjelaskan kepada kita di Euronews, sebagai bagian dari rencana misi penerbangan luar angkasa berawak/dengan manusia Orion, bahwa ilmu pengetahuan saat ini tidak memungkinkan sedikitpun penerbangan manusia ke luar angkasa yang harus melewati sabuk magnetik bumi/Van Halen belt, karena radiasi kosmik yang berada diluar perisai magnetik bumi ini, yang mana radiasi ini tak terhitung lebih kuatnya dari radiasi nuklir. Singkatnya, manusia hingga saat ini tidak dapat keluar dari orbit Bumi !

Namun, Bulan jauh melampaui sabuk Van Halen, yang membuktikan tanpa keraguan bahwa tidak ada seorang pun di Bumi yang pernah bisa pergi ke sana.

Saya bahkan tidak perlu menyebutkan semua bukti terkenal lainnya yang menunjukkan dari semua sudut bahwa yang disebut misi Appolo Amerika, misi penerbangan dengan awak ke bulan, hanyalah produksi sinematik dari studio-studio NASA. Stanley Kurbic, produser film fiksi ilmiah, mengungkapkan secara tersirat ketika wawancaranya, dan melalui pesan kode di beberapa film2nya, bahwa ia telah ditugaskan oleh NASA untuk menghasilkan fiksi pendaratan palsu dari misi Appolo di bulan.

Bagi orang skeptis yang tidak percaya pada teori konspirasi (yang merupakan tanda ketidaktahuan dan kesalahan besar mereka), bukti akhir dari apa yang saya katakan dilaporkan oleh Buzz Aldrin secara pribadi, astronot terkemuka, anggota dari misi Appolo 11 yang seharusnya berjalan di bulan pada tahun 1969 menemani Niels Armstrong, dia (buzz) secara terbuka mengakui bahwa kita tidak pernah pergi ke bulan, dan bahwa kita masih tidak dapat pergi ke sana sampai hari ini.

Rashad Khalifa mengklaim sebagai utusan Tuhan, sementara percaya pada semua mitos yang disebarkan oleh Setan, yang mana mitos itu hanya dipercayai oleh orang-orang tersesat di bumi ini. Rashad Khalifa mengklaim bahwa Tuhan sendirilah yang mengungkapkan semua ini kepadanya, yang membuktikan sekali lagi bahwa ia tidak dapat membedakan Tuhan dengan Setan, yang telah menuntunnya menyusuri jalan setapak sejak awal hidupnya. Hanya utusan Allah yang sejati yaitu saya, yang tahu wajah sebenarnya dari dunia ini, dan mampu mengatakan apa yang benar dan apa yang tidak benar mengenai realitas dunia ini.

Orang tersesat di dunia ini hidup dalam kebohongan total, dan benar-benar tertipu tentang apa yang sebenarnya terjadi di dunia ini. Orang-orang yang sesat percaya pada semua operasi bendera palsu (False Flag) ini, seperti serangan World Trade Center, terorisme Islam yang tidak lain adalah jaringan penjahat yang diatur oleh organisasi rahasia dunia, revolusi, krisis sosial dan ekonomi, yang hanya konspirasi yang dibuat oleh pemerintah yang tunduk pada Setan. Dunia saat ini tidak lebih dari ilusi yang dihasilkan oleh Setan untuk menjaga massa di bawah cengkeramannya, dan tidak sesuai dengan realitas sesungguhnya.

Di antara kebohongan Setan ini, adalah hoax “flat earth”/bumi datar yang dikedepankan secara khusus. Setan dalam wujud manusia mengeluarkan teori konspirasi palsu untuk mencampurkan semua teori konspirasi dalam satu tas, dan dengan demikian mendiskreditkan mereka semua pada saat yang sama. Mereka yang tersesat, dan khususnya sejumlah besar pengikut Rashad Khalifa dan Quranists, percaya pada teori bumi datar, padahal itu adalah kebohongan yang terang-terangan yang sangat mudah dibantah. Cukup mengamati matahari terbenam untuk melihat matahari berangsur-angsur “tenggelam” di bawah cakrawala, sesuatu yang mustahil bagi teori bumi datar.

Jika bumi itu datar, maka matahari tidak akan “tenggelam” di bawah cakrawala saat matahari terbenam

Selain itu, matahari seharusnya secara permanen menerangi separuh bumi, sementara dengan teori bumi yang datar, matahari sama sekali tidak menyinari separuh bumi.

Cukup memanggil 4 orang di 4 sudut belahan bumi yang diterangi cahaya matahari, untuk menyadari bahwa penerangan matahari menurut teori bumi datar tidak sesuai dengan realitas bumi.

Bukti bahwa bumi itu bulat ada di dalam Alquran, yang secara definitif menutup perdebatan tentang hal ini.

Dan untuk bumi, setelah itu, Dia memberikannya bentuk telur S79: V30

Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar. Dia gulirkan seperti balon / يكور malam atas siang, dan siang atas malam , dan Dia telah menundukkan matahari dan bulan untuk masing-masing terus (mengorbit) dalam jalurnya menurut waktu yang ditentukan. Dialah yang Maha Perkasa, Maha Pengampun! S39: V5

Kata “ يكور ” berasal dari keluarga yang sama dengan kata “ كرة ” yang berarti ” balon “, yang membuktikan bahwa bumi memang berbentuk bulat, yang menjelaskan mengapa Allah berbicara tentang siang dan malam yang berputar seperti mengitari sebuah balon.

Penafsiran palsu atas Al-Quran oleh Rashad Khalifa

Saya tidak tahu sampai saat ini, terjemahan yang lebih tidak jujur ​​dan menyesatkan selain dari  terjemahan Alquran yang dilakukan oleh Rashad Khalifa, jauh melebihi terjemahan populer dari Islam tradisional berdasarkan hadis. Keunikan dari semua utusan Allah adalah memiliki pengetahuan tentang Kitab, dan dengan demikian dapat memberikan interpretasi yang benar dari ayat-ayat Allah dalam batas-batas pengetahuan yang Allah telah berikan kepada mereka. Karena seorang utusan Tuhan tidak tahu segalanya, tetapi pengetahuannya terbatas pada apa yang telah diajarkan Allah kepadanya sepanjang hidupnya. Akibatnya, baik nabi Muhammad, maupun utusan Tuhan lainnya, tidak dapat menafsirkan Alquran secara keseluruhan, namun Rashad Khalifa mengklaim demikian.

Terjemahan Al-Quran oleh Rasyad Khalifa dan interpretasinya yang berbeda tentang ajaran Al-Qur’an akhirnya meyakinkan kita bahwa bukan hanya dia bukanlah utusan Tuhan, tetapi dia bahkan tidak tahu apa-apa tentang Tuhan atau ajaran-ajarannya. Interpretasi Rashad Khalifa tentang praktik-praktik Allah seperti shalat, zakat, ramadhan, dan haji, secara sederhana dan sejatinya bermuara kembali pada interpretasi Islam pagan tradisional. Namun Rashad Khalifa mengklaim hanya didasarkan pada Alquran saja, sementara ia memberikan interpretasi palsu atas ritus Allah yang sama persis seperti Islam tradisional, yang mana tidak ditemukan sumbernya dalam Alquran.

Shalat menurut Rashad Khalifa

Rashad Khalifa menegaskan, seperti Islam pagan tradisional, bahwa ada 5 Salat wajib. Namun, seperti yang saya jelaskan dalam artikel saya: salat berdasarkan Alquran , sebenarnya Allah hanya menetapkan 2 salat setiap hari, dan 2 shalat ini tidak tergantung sedikitpun pada posisi matahari, tetapi lebih sesuai dengan saat-saat bangun dan tidurnya kita sendiri. Berikut adalah kutipan dari penjelasannya tentang Shalat yang dapat Anda cek sepenuhnya di situs yang terkait dengan Rashad Khalifa .

Selain jumlah Shalat, jadwal mereka, dan implementasinya, yang telah sepenuhnya diambilnya dari versi Islam tradisional, yang TIDAK BERDASARKAN Alquran , Rashad Khalifa, sementara mengklaim hanya didasarkan pada Alquran, mengedepankan seluruh rangkaian aturan tentang Shalat yang sama sekali tidak ditentukan dalam Al-Qur’an, seperti mengatakan bahwa kentut membatalkan wudhu, atau menghadap ke Ka’bah untuk Shalat, atau mengangkat kedua tangan di udara pada setiap perubahan posisi selama sholat, … dll. Semua aturan ini sebenarnya bagian dari praktik pagan kuno sebelum islam, yang telah dimasukkan kembali ke dalam Islam tradisional, dan sama sekali tidak ditetapkan dalam Alquran.

Ramadhan menurut Rashad Khalifa

Seperti Shalat, Rashad Khalifa mengambil Ramadhan Islam yang terdiri dari kekurangan makanan dan minuman selama satu bulan lunar dari kalender Islam Hijriah. Namun, tidak ada seorang pun di dunia ini, termasuk di masa lalu, yang menggunakan kalender lunar murni  kecuali orang pagan/penyembah berhala, kalender Hijriah Islam adalah salah satu dari banyak penyusupan tradisi pagan yang sekarang ada dalam Islam tradisional. Saya telah menunjukkan tanpa dapat disangkal bahwa Ramadhan sejati tidak dapat dikaitkan dengan kalender lunar Hijriah, tetapi disesuaikan dengan bulan purnama pertama setelah ekuinoks/titik balik musim gugur, dan karenanya memiliki tanggal yang ditetapkan dalam kalender matahari. Ramadhan sejati tidak terdiri dari menghilangkan makan dan minum, praktik yang tidak disebutkan di mana pun dalam Al-Qur’an, tetapi terdiri dari retret spiritual untuk menarik diri dari urusan dunia ini untuk menguduskan diri sendiri kepada Allah Saja dan ke akhirat. Saya mengundang Anda untuk membaca artikel saya tentang Ramadhan untuk mendapatkan semua bukti terperinci berdasarkan Alquran, akal sehat dan elemen konkret, dari implementasi Ramadhan yang sebenarnya.

Zakat menurut Rashad Khalifa

Sekali lagi, Rashad Khalifa mengambil poin demi poin Zakat Islam, zakat dikurangi menjadi charity/derma sederhana, dan yang tidak sesuai dengan Zakat seperti yang didefinisikan oleh Alquran. Rashad Khalifa bahkan melangkah jauh, mengambil aturan konyol dan sewenang-wenang 2,5% dari pendapatan bersih yang dibuat-buat oleh Hadits, dan yang tidak ada sumbernya dalam Alquran. Seperti yang saya jelaskan dalam artikel saya yang terperinci , Zakat terdiri dari implementasi ajaran Tuhan secara umum, sedangkan menyedekahkan harta hanya satu komponen zakat. Alquran selalu menyebutkan shalat dan zakat sebagai pasangan, karena shalat mencerminkan iman kita kepada tuhan, sedangkan zakat mencerminkan penerapan iman kita. Memang, teori tanpa praktik tidak ada gunanya, sama seperti iman tanpa perbuatan tidak berharga, yang menjelaskan mengapa Shalat dan Zakat selalu berdampingan dalam Alquran.

Haji menurut Rashad Khalifa

Di sini juga, Rashad Khalifa memvalidasi ibadah haji Islam tradisional, yang terbatas di Mekkah dan menjalankan ritus-ritus Islam yang tidak bermakna yang terkait dengannya. Seperti yang saya jelaskan dalam artikel saya membuktikan bahwa saya adalah utusan Tuhan yang sejati (Saya belum menerbitkan artikel yang didedikasikan untuk haji, tetapi itu akan datang ketika Allah memutuskannya dan bukan karena saya tidak punya jawaban mengenai ritual ini), haji menurut Alquran tidak kurang dari sebuah festival tahunan yang didedikasikan untuk Agama, yang Tujuannya tidak terdiri dalam rangkaian wisata sederhana seperti halnya dengan Islam tradisional. Ibadah haji yang sebenarnya adalah event yang sangat luhur, yang memungkinkan orang-orang beriman di seluruh dunia untuk saling bertukar sekali setahun pengetahuan yang Allah telah mengajarkan mereka dalam hal bimbingan. Ini memungkinkan orang-orang beriman sejati untuk bersama-sama memuji/memuliakan Allah terlepas dari perbedaan budaya, sosial dan material mereka, dan untuk menyadari bahwa Allah melampaui segala perpecahan dan merupakan faktor umum dalam semua ciptaan, membuat kita semua cenderung ke arah yang sama yang terdiri dari mengikuti Kebenaran dan jalan Penebusan/pertaubatan. Alquran tidak mendefinisikan satu tempat Festival, tetapi di beberapa tempat sesuka hati, bahkan jika Alquran membedakan Ziarah Besar ke Mekah dari ziarah lokal lainnya. Jelas bahwa Allah tidak akan memaksa seluruh dunia untuk pergi ke Mekah, apalagi sebelumnya (t/n: setengah abad- hingga 1 abad lalu), bepergian hanya bisa dilakukan oleh sejumlah elit yang sangat sedikit di dunia ini, dan sebagian besar orang tidak bisa pergi ke Mekah untuk alasan keuangan dan karena durasi ekspedisi tersebut.

Usia 40 menurut Rashad Khalifa

Berikut ini adalah interpretasi lain yang akan membuat Anda tidak dapat berkata-kata: Rashad Khalifa menegaskan bahwa setiap manusia yang meninggal sebelum usia 40 tahun dijamin untuk pergi ke surga. APA PUN AMAL PERBUATANNYA , Berikut adalah interpretasinya yang mengejutkan dari ayat 15 dari surah 46:

Al-Quran menetapkan usia tanggung jawab di 40; siapa pun yang meninggal sebelum usia ini pergi ke Surga ( 46:15 ).

Memberikan informasi penting ini adalah salah satu tanggung jawab yang diberikan kepada saya sebagai Utusan Perjanjian Tuhan. Itu bukan pendapat pribadi saya .

Tidak pernah mungkin pergi ke Surga sesederhana itu. Tidak peduli berapa usia kita pada saat kematian kita, Tuhan HANYA memberikan kompensasi kepada kita sesuai dengan tindakan kita . Al-Quran lebih dari jelas dalam hal ini: dihakimi sesuai dengan tindakan kita sesuai dengan apa yang bisa diharapkan dari Keadilan Allah yang sempurna.

Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan. S36: V54

Dan kamu tidak diberi pembalasan melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan S37: V39

Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya, . S74: V38

Jika apa yang dikatakan Rashad Khalifa itu benar, maka itu akan cukup bagi setiap individu untuk melakukan bunuh diri sebelum usia ini agar tidak hanya mempersingkat ujian duniawinya, tetapi untuk lebih terjamin pergi ke surga !!!

Rashad Khalifa menyebutkan untuk menjustifikasi teorinya, kisah penjahat yaitu Theodore Robert Bundy, pelaku lebih dari dua puluh pembunuhan keji yang dilakukan semata-mata terhadap wanita muda yang tak berdaya. Dia menjelaskan bahwa Bundy pada awalnya seharusnya dieksekusi pada usia 37, tetapi bahwa dia dieksekusi pada usia 42, karena Tuhan membuatnya melebihi usia 40 tahun yang ditakdirkan, jika tidak, menurut Rashad Khalifa, Tuhan akan dipaksa untuk memasukkannya ke surga meskipun kejahatannya mengerikan dan dia sama sekali tidak ada pertaubatan. Serial Netflix baru-baru ini yang ditujukan untuk Bundy merinci kengerian karakter Bundy, terus melakukan kejahatannya hingga detik-detik terakhirnya, membuktikan bahwa ia tidak memiliki penyesalan sedikit pun dan karenanya ia hanya bisa pantas mendapatkan neraka.

Refleksi gila Rashad Khalifa adalah bahwa bahkan penjahat ulung seperti Theodore Bundy harus masuk surga tak peduli semua kejahatannya, jika dia meninggal sebelum ulang tahunnya yang ke-40.

Ini tidak ada hubungannya dengan konsepsi Allah, para utusannya, dan orang-orang beriman, tentang pembalasan sempurna untuk setiap tindakan. Aturan sewenang-wenang yang diciptakan oleh Rashad Khalifa ini sama sekali tidak sesuai dengan Keadilan Tuhan yang sempurna, tetapi sesuai dalam semua poin dengan kebohongan yang ditempa oleh setan untuk menentang retribusi tindakan. Doktrin Rashad Khalifa ini pada kenyataannya berasimilasi dengan doktrin nabi besarnya setan, yaitu Aleister Crowley: “Lakukan apa yang mau kau lakukan, seharusnya menjadi hukum satu-satunya“.

Memang, aturan semacam itu adalah ajakan untuk berbuat dosa tanpa menahan diri, karena menetapkan bahwa kita tidak bertanggung jawab atas tindakan kita di bawah usia 40 tahun. Kita menyadari sekali lagi bahwa Setanlah yang beroperasi melalui Rashad Khalifa, meniupkannya aturan yang diciptakan sedemikian rupa sehingga orang-orang yang meng-iyakan kepadanya berbuat dosa, tanpa pengekangan dan tanpa takut akan konsekuensinya. Karena, Setan tahu betul bahwa jika seseorang meninggal sebelum usia 40 tahun, ia masih akan mempertanggungjawabkan atas perbuatan buruknya, dan jika ia tidak mati sebelum itu, maka hampir tidak mungkin baginya untuk melakukan perubahan/pertobatan melampaui usia ini, begitu ia kecanduan dosa dan sudah berakar/tenggelam jauh dalam kesalahan.

Inilah ayat 15 dari Sura 46 yang dimaksud, Rashad Khalifa lupa membaca ayat-ayat berikutnya, yang dengan jelas menyatakan bahwa manusia dibalas sesuai dengan perbuatannya, tanpa ada kaitan dengan usia kematiannya.

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri“. Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka (Kategori mereka yang telah melakukan dengan baik sampai 40) Dan orang yang berkata kepada dua orang ibu bapaknya: “Cis bagi kamu keduanya, apakah kamu keduanya memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan, padahal sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumku? (Kategori mereka yang telah berbuat salah sampai 40) lalu kedua ibu bapaknya itu memohon pertolongan kepada Allah seraya mengatakan: “Celaka kamu, berimanlah! Sesungguhnya janji Allah adalah benar”. Lalu dia berkata: “Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu belaka” Mereka itulah orang-orang yang telah pasti ketetapan (azab) atas mereka bersama umat-umat yang telah berlalu sebelum mereka dari jin dan manusia. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi. Dan bagi masing-masing mereka derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka (Ayat ini secara tak terelakkan mengingatkan kita bahwa bukan usia kematian kita yang menentukan nasib kita, TETAPI HANYA TINDAKAN/AMAL KITA) sedang mereka tiada dirugikan. S46:V15-19

Ayat-ayat ini sama sekali tidak mengatakan bahwa kematian sebelum 40 tahun memastikan kita akan surga, seperti yang dinyatakan oleh Rashad Khalifa ini secara keliru, tetapi ayat-ayat ini hanya mengatakan bahwa usia 40 tahun merupakan tonggak penentu dalam hidup kita, yang memungkinkan kita untuk membuat penilaian pertama hidup kita. Pada usia ini, orang-orang baik mendapatkan perspektif yang diperlukan untuk mengambil langkah penuh dari berkat Allah atas mereka, karena Tuhan telah membimbing mereka sejauh ini dalam iman-Nya. Sedangkan bagi orang-orang yang telah berbuat salah, ini adalah zaman ketika kesesatan dan dosa mereka pasti mengambil alih mereka, sedemikian rupa sehingga mereka kehilangan semua iman kepada Allah dan menetap secara permanen dalam kekufuran/rasa tidak berterimakasih dan penyangkalan mereka.

Jelas, ada tingkat kesalahan dan bimbingan yang berbeda, dan kita bisa kurang lebih “tersesat” di usia 40 tahun, namun berhasil berubah sebelum kita mati, atau sebaliknya, sampai usia itu kurang lebih kita termasuk “terbimbing”, dan kemudian membuat pilihan yang buruk yang akan menyebabkan kejatuhan kita. Jika pada usia 40 tahun, semuanya sudah diputuskan dan nasib kita disegel secara pasti, maka tidak ada gunanya bagi Tuhan untuk membiarkan kita hidup melampaui usia ini, tetapi tidak demikian halnya. Tuhan berkata dalam Alquran bahwa Dia menjaga individu tertentu tetap hidup sampai usia lanjut, untuk memberi mereka waktu tambahan untuk refleksi, jika penundaan ini tidak berguna, maka Tuhan tidak akan memberinya. Tuhan menganugerahkan penundaan ini sebagai rahmat, bagi mereka yang akan memanfaatkan tahun-tahun tambahan ini untuk melakukan reformasi, atau sebagai bukti tambahan rasa bersalah, bagi mereka yang akan tetap bertahan dalam kesalahan mereka, apapun yang terjadi.

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun .S35: V37

Usia kematian kita tidak menentukan nasib kita dengan cara apa pun. Jika Tuhan memberi kita semua masa hidup yang berbeda, itu karena setiap orang memiliki cobaannya sendiri, dan oleh karena itu, durasi hidup kita sesuai dalam kenyataan dengan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan ujian yang khusus untuk kita, terlepas dari hasil tes ini. Yang menentukan nasib kita hanyalah rasio perbuatan baik dan buruk kita, dan tentu bukan durasi hidup kita , seperti yang diclaim Rashad Khalifa dengan mengatakan bahwa mati sebelum usia 40 tahun sama dengan surga.

Kita menemukan penyimpangan yang sama dari Setan, yang mengatakan bahwa manusia tidak bergantung pada tindakannya, dengan kepercayaan keliru di antara orang-orang Kristen yang menegaskan bahwa cukup menerima Yesus Kristus maka akan secara otomatis diampuni dari dosa-dosa kita dan masuk surga. Demikian juga di antara umat Islam yang mengklaim bahwa orang yang mengakui dan mengikuti tradisi Nabi, terjamin akan syafaat/perantaraan darinya, terlepas dari perbuatannya. Namun, tidak Nabi Muhammad, dan tidak satu orang pun, bisa menjadi perantara sedikitpun atas Tuhan. Satu-satunya jalan yang menuju ke surga adalah iman murni pada Tuhan diikuti dengan perbuatan, jalan lain mana pun hanya sesat dan mengarah ke neraka.

Sungguh, orang-orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, melaksanakan shalat dan menerapkan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. S2: V277

Dan adapun orang yang beriman dan melakukan kebajikan, maka Dia akan memberikan pahala kepada mereka dengan sempurna. S3: V57

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman , mereka memiliki keamanan; dan mereka yang dibimbing dengan baik ”. S6: V82

Tidak peduli usia kematian kita, hanya pada akhir kehidupan duniawi kita nasib kita akan disegel secara definitif. Bahkan satu jam sebelum kita mati, nasib kita masih bisa berubah tergantung pada kasus tertentu. Tetapi, ini tidak berlaku bagi mereka yang menunggu untuk melihat kematian/azab datang di depan mata untuk bertobat, karena Allah tidak tertipu oleh pertobatan palsu semacam ini.

Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: “Sesungguhnya saya bertaubat sekarang”. Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih . S4: V17-18

Tuhan menyegel hati para penjahat besar jauh sebelum kematian mereka, Dia kemudian bisa membunuh mereka dengan segera, karena nasib mereka sudah disegel. Tetapi, Tuhan dengan sengaja membuat mereka tetap hidup sehingga mereka mengungkapkan sifat kriminal mereka sepenuhnya, dan untuk menggunakannya sebagai algojo untuk menghukum penjahat lain, seperti halnya dengan semua elit Masonik ini bahwa Allah membuat mereka mati pada usia lanjut. Demikian juga, untuk orang beriman yang baik, Tuhan menyegel hati mereka jauh sebelum kematian mereka, tetapi membuat mereka tetap hidup dengan satu tujuan supaya mereka sepenuhnya mengungkapkan/menambah semua kebaikan yang ada di dalam mereka, dan untuk menggunakannya untuk menyebarkan kebaikan di masyarakat.


Ketundukan: Doktrin setan

Berbagi kebinasaan yang sama dengan Muslim tradisional, yang percaya bahwa mereka tunduk kepada Tuhan meskipun sebagian besar dari mereka berbuat sesuka hati dan pada kenyataannya hanya pemberontak yang keras, Rashad Khalifa, menamakan sektenya “ Submitter ”, menerjemahkan kata Arab “ Islam / إسلام “sebagai ” penyerahan/ketundukan “. Dengan demikian, Rashad Khalifa hanya menciptakan satu sekte lagi untuk melengkapi daftar panjang sekte-sekte Islam lainnya, dan telah memantapkan dirinya sebagai pemimpin yang tak terbantahkan, dengan demikian berfungsi sebagai pujaan dan perantara baru, dan mengatur peraturannya sendiri berdasarkan interpretasinya yang salah tentang Alquran dari angka 19. Rashad Khalifa membenarkan nama “Submitter” atas interpretasinya yang salah atas ayat berikut, memahami bahwa satu-satunya agama yang disahkan oleh Tuhan adalah “ketundukan “.

Jika Rashad Khalifa bahkan tidak dapat mengetahui apa jalan Tuhan yang sebenarnya dan bahwa ia mengasimilasikannya untuk penyerahan/ketundukan, itu adalah satu lagi bukti bahwa ia sama sekali bukan utusan Tuhan, dan saya bahkan akan menunjukkan kepada Anda bagaimana dia lebih merupakan salah satu dari setan terpilih yang telah berkontribusi paling besar terhadap gangguan umat Islam di akhir zaman.

Jalan “ ketundukan “ Sebenarnya cara sekte yang diciptakan oleh Iblis untuk semua agama hari ini. Sesungguhnya , sekte-sekte berikut menyiratkan ketundukan pada hierarki mereka, apakah itu Vatikan untuk orang-orang Kristen, Sanhedrin untuk orang-orang Yahudi, atau para ulama / cendekiawan untuk Muslim, dan menyiratkan ketundukan tanpa membahas hukum-hukum palsu yang mereka ciptakan, tanpa refleksi pribadi, inilah tepatnya definisi penyerahan/ketundukan. Setiap pemberontakan melawan hierarki yang dibuat atau mempertanyakan hukum yang disahkan oleh sekte-sekte ini, menghasilkan pengucilan dan distempel orang sesat, dan bahkan dapat menyebabkan hukuman mati. Sejarah mengingatkan kita tentang hukuman mati yang tak terhitung jumlahnya untuk orang sesat/bid’ah pada saat Inkuisisi, dan hari ini, hukuman semacam ini masih dilakukan di negara-negara Muslim puritan, seperti Arab Saudi atau Iran. Misalnya, Rashad Khalifa sendiri,yang menentang Islam tradisional, dihukum karena bid’ah, dan menjadi subjek fatwa yang menyerukan kematiannya, fatwa yang dieksekusi pada 1990.

Jalan ” penyerahan/ketundukan ” pada kenyataannya tidak lain adalah jalan sekte yang ditemukan oleh Iblis, yang merupakan agama saat ini: Islam, Kristen, Yudaisme, dan agama lainnya. Mematuhi sekte-sekte ini berarti menyerahkan kebebasan Anda untuk berpikir dan bertindak dalam hal agama, itu adalah untuk menarik diri dari otoritas tunggal Allah untuk tunduk kepada otoritas manusia, itu adalah untuk menanggung beban hukum yang tidak bermakna dan kaku, menggantikan hukum Allah yang sejati, yang membebaskan, penuh keadilan dan akal sehat, serta sumber penyembuhan.

Jalan Allah yang benar adalah jalan manusia bebas, bukan jalan manusia tunduk yang adalah penganut sekte setan. Agama Tuhan yang sejati tidak terdiri dari masuk/mengimplementasikan sekte dan mengikuti para pemimpinnya dan aturan-aturan yang diciptakannya, tetapi dalam berjalan sendiri dengan Tuhan sebagai satu-satunya Pembimbing dan Tuan, secara langsung mengikuti ilham-Nya dan dalam menerapkan ajaran-ajaran dari Kitab Suci-Nya yang berlimpah. Swasembada/mencukupi dan tidak membutuhkan tambahan apa pun. Cara lain selain cara ini adalah cara Setan, bahkan jika dalam penampilan, mengaku berasal dari Allah dan Kitab Suci-Nya.

Allah membuat perumpamaan dengan seorang budak yang dimiliki [tuannya] tidak memiliki kekuatan apa-apa untuk berbuat sesuatu apapun (sektarian) dan seorang (orang bebas yang mengikuti jalan Tuhan) yang Kami beri rezeki yang baik dari Kami, lalu dia menafkahkan sebagian dari rezeki itu secara sembunyi dan secara terang-terangan, adakah mereka itu sama? Segala puji hanya bagi Allah, tetapi kebanyakan mereka tiada mengetahui. S16: V75

Perumpamaan ini menandai perbedaan antara budak yang menggambarkan sektarian, orang yang menganut agama-agama palsu hari ini, dan orang bebas yang menggambarkan orang yang dipandu dengan baik, orang yang tidak termasuk dalam sekte apa pun tetapi yang secara langsung bergantung pada Allah. Tuhan memberi kita perumpamaan-perumpamaan ini sehingga kita menyadari kesenjangan antara mengikuti jalan sejati-Nya dan mengikuti sekte-sekte yang menyebut diri mereka agama. Apakah manusia bebas itu ada hubungannya dengan secara langsung atau tidak langsung dengan budak? Apakah manusia bebas dan budak memiliki kehidupan yang sama? Pikirkan tentang itu! Bangun dari ilusi Anda sebelum terlambat untuk Anda!

Bukan karena sekte-sekte ini mengklaim berasal dari Allah dan Kitab Suci-Nya sehingga mereka begitu, dan bukan karena mereka populer sehingga mereka adalah cara-cara otentik dari Allah. Justru sebaliknya, semua yang populer pada kenyataannya adalah kesesatan iblis, dan karenanya harus meningkatkan kecurigaan Anda tentang agama. Apa yang menarik massa hari ini jika bukan gangguan setan? Agama, tradisi, politik, bangsa, revolusi, gerakan protes, distraksi/hiburan, … segala sesuatu yang menyatukan orang banyak pada kenyataannya hanyalah perangkap Setan.

Sedangkan ketika kita memanggil orang ke jalan Tuhan saja dan Kitab Suci-Nya saja, tidak ada yang menjawab, bukti bahwa mayoritas orang di dunia ini terjebak dalam ilusi Setan. Apakah Anda percaya bahwa Setan akan secara terbuka menampilkan dirinya kepada Anda? Tentu saja tidak! Setan selalu menampilkan dirinya di bawah wajah Allah dan Kitab Suci-Nya, tetapi pada akhirnya, Setan mendorong orang untuk mengikuti selain Allah, dan menafsirkan Kitab Suci Allah dengan cara yang membuat mereka mengatakan persis kebalikan dari apa yang sebenarnya Kitab suci katakan . Seperti itulah agama sekarang, ilusi Setan yang rumit! Jangan meremehkan kemampuan Setan untuk menyembunyikan kebohongannya di balik penampilan yang indah, karena dia yang tidak berada di jalan Tuhan, pasti terjebak dalam ilusi Setan, dan hanya menuju neraka. Selama berabad-abad, Setan telah memusatkan semua upayanya untuk menyamarkan jalan Allah yang benar, sehingga orang-orang berpikir bahwa mereka berada di atas tuntunan Allah yang baik, ketika mereka sebenarnya  benar-benar dalam kebinasaan/kesesatan.

Mengikuti jalan Tuhan saja dan Kitab Suci-Nya saja tidak berarti bahwa seseorang dapat menafsirkan Al-Quran tanpa pandang bulu dan menjadikan agama sebagai à la carte, seperti halnya sejumlah besar penganut Quranists, yang pada kenyataannya sama sekali tidak dibimbing oleh Allah. Allah adalah Dia yang memberikan pemahaman yang baik tentang Kitab Suci dan Penegasan/Kearifan-Nya kepada orang yang memiliki hati yang tulus dan yang mengikuti imannya dengan perbuatan. Adapun orang yang memiliki hati yang sakit dan yang tidak tulus dalam imannya, tetapi yang curang untuk mengatakan kepada Allah apa yang diinginkannya sendiri, yang ini, apakah ia mengikuti cara sekte atau caranya sendiri, Allah akan menghibur/menyamankannya dalam kesalahannya sehingga dia akan berbuat sendiri untuk kerugiannya sendiri, tanpa menyadarinya.

Sekarang kita dapat memahami mengapa Setan menggambarkan anggota agama sebagai domba, dan menggambarkan dirinya sebagai serigala. Karena, orang yang mengikuti sekte-sekte atau caranya sendiri alih-alih mengikuti petunjuk Tuhan, adalah seperti domba pada belas kasihan serigala yang adalah Setan. Memang benar, semua cara Setan, apakah mereka agama atau Quranists, tidak memberikan bimbingan/panduan Tuhan sedikit pun, atau perlindungan terhadap Setan. Tetapi sebaliknya, mereka hanya dimaksudkan untuk membuat orang benar-benar rentan terhadap tindakan setan, sehingga mereka tidak memiliki cara untuk mempertahankan diri atau membedakan apa pun dari kelicikannya, dan dengan demikian mengikuti jalan yang dia (setan) arahkan mereka tanpa berontak, tetapi berpikir bahwa mereka dibimbing dengan baik. Adapun jalan ateis, mereka yang mendefinisikan diri mereka sebagai hewan di puncak rantai makanan hewan, mereka memang hewan, karena mereka telah menarik diri dari status tinggi yang semula diberikan Tuhan kepada mereka. Apa yang tampaknya mereka abaikan, adalah bahwa dimanapun dalam rantai makanan hewan, mereka tidak berada di puncak, tetapi masih ada Iblis dan setan-setannya di atas mereka, sebagai predator tanpa ampun atas mereka.

Inilah sebabnya setan menyebut dunianya, dunia orang tersesat: “Rimba”/hutan. Karena yang tersesat hanyalah binatang semua atas belas kasihan satu sama lain, dengan setan di atas semuanya.

Jalan Tuhan yang sejati bukanlah domba atau predator, tetapi manusia bebas yang diberikan akal dan kecerdasan superior, dan bukan tanpa akal sebagaimana kaum sektarian, tidak juga budak dari naluri/insting mereka sendiri seperti para ateis. Allah menciptakan manusia dengan perawakan yang paling sempurna, dan menghembuskan ke dalamnya Ruh-Nya, dan memberinya status tertinggi yang bisa ada, tunduk pada mereka semua makhluk lain dan semua elemen alam.

sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya . S95: V4

Apakah kamu tidak melihat bahwa Allah telah menaklukkan kepadamu apa yang ada di langit dan di bumi ? dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan . S31: V20

Dan Dia menundukkan bagimu segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi semuanya, sebagai rahmat dari-Nya .Yang demikian itu adalah tanda-tanda untuk orang yang berefleksi/berfikir. S45: V13

Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. . S14: V33

Dan Dialah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur. . S16: V14

Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta (dan sapi ) sebahagian dari syi’ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang membutuhkan (kelaparan) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur . S22: V36

Mereka yang menghargai kedudukan yang semula diberikan Allah kepada mereka adalah orang-orang beriman sejati di bawah otoritas tunggal Tuhan dan yang bertindak sesuai dengan ajaran-Nya. Sementara yang lain, seperti ateis yang mengaku sebagai binatang dan bertindak seperti itu, atau orang-orang dari agama yang mengaku tunduk, domba, dan budak, dan yang bertindak semacam itu, mereka telah diturunkan ke peringkat terendah dari peringkat terendah.

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya , kecuali mereka yang beriman dan melakukan perbuatan baik: bagi mereka pahala yang tidak terputus . S95: V5-6

Anda dapat melihat dalam kehidupan sehari-hari ilustrasi ketidakberdayaan dan kebodohan yang tak terbatas dari para ateis dan orang-orang beragama, melalui pengalih perhatian mereka, kebutaan mereka, kejahilan/ketidaktahuan mereka, kezaliman mereka, kurangnya kecerdasan dan pemikiran mereka, ketundukan mereka pada naluri rendah mereka, kesia-siaan mereka, tidak bersyukurnya mereka, kekerasan mereka, kekasaran mereka, kebiadaban mereka, fanatik kelompok mereka … dll. Tuhan berkata bahwa mereka benar-benar seperti ternak, dan bahkan lebih buruk daripada ternak. Sesungguhnya, bahkan ternak lebih layak daripada mereka, karena mereka setidaknya berperilaku sesuai dengan kondisi yang diberikan Allah pada awalnya.

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak menggunakan akalnya. S8: V22

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang tak berterima kasih/kufur, sehingga mereka tidak beriman . S8: V55

Atau apakah kamu pikir sebagian besar dari mereka mendengar atau memahami? Mereka benar-benar seperti sapi, bahkan lebih tersesat . S25: V44

Setan tidak sepenuhnya salah dengan teori evolusi darwinnya, cukup dibalikkan untuk melihat bahwa itu berlaku di semua titik bagi yang tersesat, yaitu ateis dan sektarian, yang “naik” dari pangkat manusia bebas di puncak penciptaan, menuju serupa kera, dan bahkan lebih buruk dari kera.

Agama Tuhan yang sejati, tidak ada hubungannya dengan konsep ” ketundukan ” seperti yang diklaim oleh Rashad Khalifa dan orang-orang beragama, tetapi tentang ketaatan sukarela kepada Tuhan dengan kemandirian penuh, memanfaatkan akal dan kecerdasan Anda sendiri. Jadi tidak ada konsep pengekangan atau ketundukan di sana.

Tidak ada paksaan dalam agama ! sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui . S2: V256

Adalah setan yang suka memberontak, yang me-rancu-kan perbedaan antara ketaatan sukarela dan penuh syukur kepada Allah dengan ketundukan dan ketaatan yang dipaksakan. Para pengikut setan, apakah mereka menyadarinya atau tidak, seperti Rashad Khalifa, kaum sektarian yang merupakan orang-orang beragama, dan ateis, memiliki konsepsi agama yang keliru yang sama persis dengan setan. Beberapa telah tunduk seperti domba ke jalan palsu yang diciptakan Setan untuk mereka tanpa menggunakan kecerdasan mereka, yang lain menganggap diri mereka sebagai pemberontak dan percaya bahwa mereka mengikuti jalan mereka sendiri. Ketika pada kenyataannya, keduanya adalah budak yang tunduk pada Setan tanpa menyadarinya, karena jika ini bukan kasus mereka, mereka akan dibimbing dengan baik dan akan berada di bawah wewenang tunggal Allah. Sesungguhnya, orang yang tidak mengikuti tuntunan Allah tentu saja adalah hamba Setan, karena tidak ada di antara keduanya.

Karena itu, Allah memberi kita pilihan: mengikuti jalan sempurna-Nya atas kehendak bebas kita sendiri dan mengakses surga-Nya untuk selamanya, atau menolak jalan-Nya untuk mengikuti jalan lain, yang tentunya salah satu jalan Setan …. dan dikurung untuk selamanya di neraka.

Itulah Allah, Tuhanmu yang sejati. maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka bagaimanakah kamu dipalingkan ? S10: V32

Sektarian dan ateis telah memilih jalan kedua, dan mereka akan menjadi pecundang dalam kehidupan ini dan di akhirat, sementara para hamba Tuhan akan menjadi pemenang dalam kehidupan ini dan di akhirat. Orang yang mengikuti jalan lain selain jalan Allah pada kenyataannya adalah boneka setan, sedangkan orang yang mengikuti jalan Allah adalah orang bebas. Karena, Tuhan bukan manipulator seperti setan dan tidak berusaha menempatkan kita di bawah pengaruhnya dengan paksa, sementara Setan memperbudak semua pengikutnya.

Yang tersesat adalah boneka setan, apakah mereka menyadarinya atau tidak

Para hamba Tuhan benar-benar bebas, dan mematuhi Allah atas kehendak bebas mereka sendiri dan dengan rasa syukur/terima kasih. Mereka menggunakan akal mereka dan mengikuti Tuhan karena hanya jalan-Nya yang benar dan sah.

Redemption/penebusan: Doktrin Tuhan

Sesungguhnya, agama di sisi Allah adalah Penebusan . S3: V19

Dan barangsiapa menginginkan sesuatu selain Penebusan sebagai agama , itu tidak akan diterima darinya, dan ia akan berada di akhirat di antara yang paling merugi. S3: V85

Jalan Allah yang benar adalah jalan Penebusan. Kita semua telah terinfeksi oleh dosa, dan jika kita tidak menghentikannya melalui “redeem”/menebus sendiri, maka dosa berkembang dalam diri kita seperti kanker, sampai membuat kita sektarian, ateis, dan pemberontak melawan Allah. Oleh karena itu, satu-satunya cara keselamatan yang mungkin adalah jalan Penebusan, pengampunan dosa, penyembuhan kanker ini yaitu dosa (yang hanya menuntun kita ke kegilaan total dan demensia), dan untuk bertobat, perlu untuk sepenuhnya menyerah kepada Tuhan, seperti pasien yang menyerahkan diri ke dokter tanpa perlawanan.

Sebenarnya, dari kata Bahasa Arab ” Islam / إسلام “, kita menemukan konsep yang sama: penebusan, penyembuhan, rehabilitasi, sanitasi, tetapi disaat yang sama kita juga menemukan makna penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan, yang dengan sempurna meringkaskan jalan Tuhan.

 Klasifikasi orang beriman

Namun, mereka yang berserah diri kepada Tuhan dan mengambil jalan penebusan belum keluar dari hutan dan masih bisa kambuh kapan saja. Memang benar, mereka masih harus melanjutkan proses penyembuhan mereka sampai akhir, sampai Allah menyatakan mereka sepenuhnya sembuh dan memberi mereka keyakinan penuh-Nya. Ada 2 kategori orang beriman: ” muslimun / مسلمون “, yaitu mereka yang masih dalam proses penyembuhan tapi belum sembuh, dan ” muminuns / مؤمنون“: Mereka yang telah menjalani proses penyembuhan mereka dalam jangka panjang, dan yang telah berhasil melewati semua cobaan Allah, dengan demikian memberi bukti penebusan total mereka dan pengabdian tanpa syarat mereka kepada Allah. Kategori kedua orang beriman sama sekali tidak ada hubungannya dengan yang pertama di Mata Allah, baik dalam hal perbuatan, maupun dalam hal iman, atau dalam hal ganjaran, walaupun ke 2 kategori ini memang sesuai dengan orang beriman sejati. Kaum sektarian yang merupakan umat beragama, sama sekali bukan “muslimun”, karena mereka tidak pernah benar-benar berkomitmen pada jalan Tuhan tetapi hanya berlangganan/mengikuti sebuah sekte, mereka tidak mengikuti petunjuk langsung dari Tuhan atau ajaran-ajaranNya, tetapi mengikuti manusia seperti mereka dan menciptakan aturan-aturan yang salah.

Orang-orang Arab berkata, “Kami adalah muminun / مؤمنون”. Katakan, “Kamu bukan muminun / مؤمنون”. Katakan lebih baik: Kami adalah “muslimun / مسلمون”, karena iman belum memasuki hatimu . dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang . Sesungguhnya ”muminuns / مؤمنون hanya orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan berjuang dengan harta dan jiwa mereka sendiri di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. S49: V13-15

Mumin / مؤمن ” berarti ” dia yang telah ditetapkan dapat dipercaya “, sedangkan ” muslim / مسلم ” berarti ” dia yang dalam remisi “. Oleh karena itu, menjadi ” mumin / مؤمن ” mewakili tahap akhir dari penyembuhan Tuhan dan sesuai dengan status yang lebih tinggi di Mata Tuhan daripada status sederhana ” muslim / مسلم“. Status inilah yang setiap orang beriman yang menyerahkan dirinya kepada Allah dan menerima proses penyembuhannya harus bertujuan, dengan bertahan dengan segala cara di jalan Tuhan, dan dengan bersedia  mempertanyakan dirinya sendiri sehingga Tuhan dapat memurnikan dan menyembuhkannya sepenuhnya. Hanya setelah disembuhkan sepenuhnya bahwa ia akan sepenuhnya keluar dari hutan dan akan dinilai sehat oleh Allah, suatu kondisi yang diperlukan untuk menerima Keyakinan Allah dan dengan demikian dinyatakan ” mumin / مؤمن “. Menjadi ” mumin / مؤمن ” adalah status tertinggi yang dapat dicapai oleh orang beriman, dan setiap orang beriman harus terus bekerja untuk mengejar tujuan ini, hingga menerima Keyakinan Allah. Ini adalah ” mumin / مؤمن ” yang Allah panggil dalam Alquran, ” yang maju “, dan yang akan mencapai surga yang lebih tinggi, dekat dengan Allah, bersama dengan para utusan dan malaikat-Nya. Sementara ” muslim / مسلم ” adalah kategori yang lebih rendah dalam hal pekerjaan dan iman, dan tidak akan memiliki akses ke surga atas, meskipun mereka masih akan sepenuhnya puas dengan kondisi mereka di surga.

Berikut adalah deskripsi dari firdaus atas yang disediakan untuk “ mumin / منمن “, kategori orang beriman tertinggi.

dan kamu akan menjadi tiga golongan: golongan kanan – apa itu golongan kanan? Dan golongan kiri – apa itu golongan kiri? Yang maju, adalah mereka yang jauh di depan, ini adalah orang-orang yang terdekat di Taman Kenikmatan, Segolongan besar yang terpilih dari (generasi) yang terdahulu , dan segolongan kecil dari antara [generasi] terakhir, di tempat tidur berornamen [emas dan batu-batu berharga], bersandar di atasnya dan saling berhadapan. Di antara mereka akan beredar anak-anak muda yang abadi, dengan cangkir, bir dan gelas [diisi] dengan minuman (khamr) yang tidak akan menyebabkan mereka sakit kepala atau pusing; dan buah pilihan mereka, dan daging burung apa pun yang mereka inginkan. Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa. Akan tetapi mereka mendengar ucapan kedamaian. S56: V7-26

Kemudian muncul kategori ” muslim / مسلم ” yang juga akan memiliki akses ke surga, meskipun surga ini tidak akan sama dengan ” mumin / مؤمن “.

Dan golongan kanan; apa itu golongan kanan ? [Mereka akan berada di antara] pohon bidara yang tak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya) dan naungan yang terbentang luas , dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya, dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk, Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan, (yaitu) segolongan besar dari (generasi) yang terdahulu, dan segolongan besar pula dari (generasi) yang kemudian. S56: V26-40

Semua yang lain, yaitu orang-orang penganut agama, ateis, agnostik, dan penyembah setan, bukanlah ” mumin / مؤمن ” ataupun ” muslim / مسلم “, dan semuanya ditakdirkan menuju neraka abadi.

Dan golongan kiri, apa itu golongan kiri itu? Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih , dan dalam naungan asap yang hitam Tidak sejuk dan tidak menyenangkan . Mereka dulu hidup mewah. Mereka bertahan dalam dosa besar dan berkata, “Ketika kita mati dan menjadi debu dan tulang, apakah kita akan dibangkitkan? serta nenek moyang kita? Katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal “. Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan benar-benar akan memakan pohon zaqqum dan akan memenuhi perutmu dengannya, Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas , Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan. S56: V40-56

Klasifikasi orang-orang yang tersesat

Ada tingkat kegilaan dan kesesatan yang berbeda: tahap pertama adalah kaum sektarian yang adalah orang-orang penganut agama, yang mengikuti jalan buntu mereka dan tetap tenggelam dalam segala cara, tanpa mendengarkan apa pun, tanpa memikirkan apa pun, tanpa pernah berkembang. Muslim, Kristen, Yahudi, dan orang-orang dari agama lain termasuk dalam kategori ini. Iman mereka kepada Tuhan, jika memang mereka memiliki iman, tidak murni dan tercemar dengan penyekutuan dan penyembahan berhala. Para sektarian ini tidak ingin mengikuti jalan yang ditandai oleh Tuhan untuk mereka, tetapi ingin mengikuti jalan yang sudah ditandai oleh orang-orang lain seperti mereka dengan sangkaan mengarahkan mereka kepada Tuhan, sebuah agama sipir palsu di mana mereka hanya perlu menerapkan seperti automata tanpa menjadi aktor iman mereka. Orang-orang ini bukan sektarian tanpa alasan, karena seperti sektarian mana pun, mereka terutama menyukai fakta menjadi bagian dari sebuah komunitas, menemukan keluarga baru, orang-orang seperti mereka yang akan menerima mereka apa adanya, di tengah kezaliman dan kesalahan mereka.  Berada dalam jumlah besar meyakinkan mereka dan itu memberi mereka ilusi keamanan, karena mereka benar-benar harus aman, karena mereka sesungguhnya tidak mendapat perlindungan Tuhan. Orang-orang ini adalah orang-orang yang Allah sebut sebagai musyrikin/penyekutu, karena mereka berpikir bahwa penyekutuan mereka dapat memenuhi peran Perjanjian yang Allah kontrak dengan hamba-hamba-Nya yang sejati. Tetapi, mereka salah besar, karena setiap aliansi lain yang berbeda dengan Aliansi dengan Tuhan pasti akan hancur, dan mereka akhirnya akan menjadi musuh satu sama lain baik dalam kehidupan duniawi ini, dan di akhirat nanti di neraka.

Dan Ibraham berkata: ” Sesungguhnya, kamu telah mengadopsi berhala-berhala ini daripada Allah untuk mempererat ikatan diantara kamu semua dan kehidupan dunia ini , tetapi pada Hari Kebangkitan, kamu akan saling memungkiri, dan mengutuk satu sama lain, dan tempat kediamanmu adalah Api, dan kamu tidak akan memiliki penolong. “S29: V25

Terlepas dari penampilannya, orang-orang penganut agama bukanlah orang yang benar-benar beriman, tetapi mereka adalah sektarian, penyembah berhala, dan penyekutu.

Tahapan delusi dan kegilaan yang lebih tinggi adalah ateis dan agnostik yang menghabiskan hidup mereka keluyuran dari jalan ke jalan, tanpa pernah mengambil jalan Tuhan, dan yang berusaha untuk mengusir Tuhan dari diri mereka sendiri. Orang-orang ini membenarkan tidak percaya kepada Tuhan dan tidak mengikuti ajaran-Nya dengan dalih palsu bahwa menurut mereka Tuhan tidak ada. Tapi, mereka hanya pembohong, karena dalam kenyataannya, Tuhan memanifestasikan diriNya dalam diri mereka sendiri dan memberi mereka tanda-tanda yang kuat, tetapi mereka berusaha untuk tidak mendengarkan Dia dan hanya ingin mengikuti keinginan mereka sendiri, karena mereka hanya tidak menginginkan Tuhan. Ateis membenamkan kepala mereka di pasir, percaya bahwa karena mereka menolak iman kepada Tuhan, itu berarti bahwa mereka tidak patut dihukum atas tindakan mereka. Sementara mereka tahu betul di dalam diri mereka bahwa Tuhan itu ada, tetapi mereka mengatakan kepada diri mereka sendiri bahwa jika mereka mengenal-Nya, maka mereka harus membalikkan seluruh hidup mereka dan tunduk pada ajaran Tuhan, yang tentu saja mereka tidak tertarik untuk  melakukannya. Ateis adalah pemberontak yang hebat, mereka tidak ingin tunduk kepada Tuhan, tetapi hanya ingin mengikuti keinginan mereka sendiri, tanpa harus harus dimintai pertanggungjawaban. Dengan menolak iman, para ateis ini percaya bahwa mereka tidak memiliki tuan, padahal pada kenyataannya, mereka hanya menyerahkan diri kepada tuan yang jauh lebih buruk daripada yang mereka asosiasikan dengan Tuhan: Setan, yang bagi mereka adalah tuan yang kejam dan tidak memberi mereka jeda sedikit pun. Para ateis ini menghabiskan waktu mereka dengan tertekan, cemas, jatuh sakit, menjadi gila, merasa benar-benar kosong karena mereka telah berpaling dari Tuhan. Mereka menjalani kehidupan mencari kesenangan untuk mengisi kekosongan tak terukur yang ditinggalkan oleh Tuhan, tetapi tidak ada yang bisa menggantikan iman kepada Tuhan, dan penyakit dan keputusasaan mereka akan terus tumbuh. Karena mereka tidak ingin Tuhan dengan dalih apa pun, Tuhan mengutuk mereka untuk mengikuti kebohongan/kesesatan setiap kali mereka bertemu dengan itu, dan untuk menolak kebenaran setiap kali mereka bertemu kebenaran, sampai kekalahan terakhir mereka.

Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku), mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus memenempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya . S7: V146

Ateis hanyalah musuh Tuhan. Tuhan yang mereka persalahkan atas semua keburukan di dunia

Kemudian diatasnya lagi, dari kaum sektarian dan ateis yang telah mendorong pelanggaran mereka lebih jauh dari batas-batas Tuhan, tanpa rasa takut akan Tuhan dan tanpa sedikit pun menahan diri. Orang-orang ini adalah orang-orang yang menentang Allah, berpikir bahwa mereka dapat berbuat dosa sesuka hati (tak punya nurani) dan berpikir hukuman dari Tuhan tak akan menjangkau mereka. Tuhan kemudian mengirim mereka teman yang tak terpisahkan, Setan di antara jin untuk menyiksa mereka terus-menerus, dan membawa mereka lebih jauh dalam kegilaan dan kesalahan mereka. Mereka ini adalah yang kedokteran modern disebut gila atau skizofrenia, tetapi sebenarnya tidak, tetapi begitu tersesat dan tersiksa oleh Setan mereka sehingga mereka akhirnya kehilangan akal sehat.

Maukah Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun? Mereka (setan) turun kepada setiap pendusta yang banyak berdosa Kebanyakan dari mereka adalah pendusta S26: V221-223

Kemudian datanglah orang-orang yang diserahkan Allah ke tangan para penyembah setan yang merupakan anggota persaudaraan Masonik. Penjahat-penjahat ini kemudian berfungsi sebagai korban untuk jaringan prostitusi dan pedofilia, dan untuk pengorbanan ritual manusia. Pada kenyataannya, para penjahat jenis ini berlari dengan kecepatan mereka sendiri menuju para algojo mereka, tertarik oleh kejahatan, oleh keburukan, dan oleh uang haram, tanpa menyadari bahwa mereka pada akhirnya akan menjadi korban mereka, dan seringkali keluarga mereka bersama mereka. Orang-orang ini, ketika mereka menjumpai jalan Allah dan kebaikan, memalingkan punggung mereka kepadanya, dan ketika mereka menjumpai jalan para penyembah iblis, mereka menikmati itu dan bergabung sendiri dengan mereka. Dengan demikian Allah menyerahkan mereka kepada orang-orang yang telah mereka pilih untuk diri mereka sendiri, yang sangat sering mengorbankan mereka, atau menggunakannya sebagai calo, untuk akhirnya mengorbankan mereka.

Kemudian datanglah kategori terakhir dari yang tersesat, yaitu para penyembah setan, yang mengetahui jalan Allah dan dengan jelas mengenalinya, tetapi memihak setan dengan pengetahuan penuh akan fakta ini. Tuhan menggunakan penjahat-penjahat besar ini untuk menghukum penjahat-penjahat lain yang lebih kecil, dan untuk membuat mereka melakukan kejahatan-kejahatan terbesar dan mereka senang melakukan kejahatan ini. Tuhan dengan sengaja mengamankan para penjahat besar ini, untuk menghibur mereka dalam rasa kebebasan dan kekuasaan mereka, dan agar mereka dapat mendorong kejahatan mereka lebih jauh tanpa batas. Tuhan mencadangkan mereka untuk hukuman neraka terbesar, karena tidak ada hukuman di dunia ini yang dapat disamakan dengan kesalahan mereka.

Ketundukan kepada Tuhan itu sudah ada  

Ketundukan kepada Tuhan itu sudah ada, karena seberontak apapun, kita semua secara alami adalah subjek yang tunduk pada aturan abadi yang Allah tetapkan dengan Kebijaksanaan Tanpa Batas-Nya bahkan sebelum penciptaan alam semesta dan semua makhluk yang mendiami itu. Aturan-aturan abadi ini diekspresikan pada level material oleh hukum fisika dan berlaku untuk semua orang dengan cara yang seragam, baik yang memberontak ataupun yang taat. Demikian juga, secara spiritual, hukum retribusi atas tindakan berlaku untuk semua orang secara setara, terlepas dari keyakinan kita. Kita semua tahu hukum fisika yang ditetapkan oleh Newton menyatakan bahwa “Setiap aksi menghasilkan reaksi yang sama dan berlawanan “, hukum ini menggemakan hukum retribusi Allah yang menetapkan bahwa ” dia yang berbuat baik akan menerima 10 kali lipat, dan siapa pun yang berbuat kejahatan akan menerima kejahatan yang setara.

Barangsiapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi) . S6: V160

Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gelita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya S10: V27

Ketundukan ” karenanya bukan berarti apa yang didefinisikan “agama Allah” seperti yang dikatakan oleh Muslim dan Rashad Khalifa, karena agama Allah yang sejati bebas dari segala paksaan ( Tidak ada paksaan dalam agama! S2: V256 ), sedangkan “ ketundukan” kepada Tuhan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dan dikenakan pada semua, baik yang memberontak maupun yang taat.

Apakah mereka menginginkan agama selain dari Allah, sementara tunduk kepada-Nya, sukarela maupun terpaksa, semua yang ada di langit dan di bumi , dan bahwa kepada-Nya mereka akan dibawa kembali? S3: V83

Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa dan (sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari. S13: V15

Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati” S41: V11

Satu-satunya pilihan yang benar-benar terbuka bagi kita adalah menerima kehendak bebas kita sendiri sebagaimana yang Tuhan putuskan untuk kita dan kemudian menyerahkan/menyelaraskan kehendak kita pada kehendak Tuhan, dan dalam hal ini, Tuhan menawarkan kepada kita penyembuhan, bimbingan yang baik, dan kehidupan kekal di surga bersama-Nya. Adapun orang yang tidak ingin mengikuti jalan Allah, maka Allah yang melimpahi kehendak-Nya pada dirinya dan mengalokasikannya ke jalan lain yang telah ia pilih untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya, cara lain selain jalan Allah hanya mengarah ke neraka, ke kegagalan, ke kepalsuan, ke kejahatan, ke kehancuran, ke kegilaan, ke kesesatan, ke kegelapan. Karena itu, hanya orang-orang gila yang ingin memilih jalan mereka sendiri daripada mengikuti petunjuk Tuhan, dan dengan demikian secara pasti berlari menuju kerugian mereka.

Agama Tuhan adalah menjadikan kehendak kita menjadi milikNya, dan selama ego kita enggan mengikuti jalan Tuhan 100%, masih ada sesuatu untuk disembuhkan di dalam diri kita. Inilah sebabnya kita harus selalu siap mempertanyakan perilaku dan kepercayaan kita sampai akhir hayat kita. Orang yang tetap membeku dalam perilaku dan keyakinan yang sama, seperti halnya dengan orang-orang penganut agama, dijamin akan berakhir di neraka. Karena hanya ada ego kita yang mencegah kita dari mengkritik diri sendiri dan menerima kritik dari Tuhan, dan orang yang memiliki ego di hadapan Tuhan adalah penjahat yang ditakdirkan untuk masuk neraka. Inilah sebabnya, saya mengundang Anda untuk menerima setiap detil kritik saya, utusan Tuhan, dan tidak mengambilnya/menganggapnya sebagai kritik personal atau penghinaan, tetapi sebagai seperti resep Tuhan tentang Anda untuk menyelesaikan penyembuhan Anda. Jika orang-orang sadar pada diri mereka sendiri, termasuk orang beriman sejati, maka Tuhan tidak perlu mengirim seorang utusan untuk membuat mereka mendengar apa yang mereka tolak untuk didengar sendiri. Orang yang dibimbing dengan baik adalah orang yang akan menerima dengan rasa terima kasih terbesar, tiap detil dari kritik dan instruksi saya, utusan Tuhan, dan akan melakukan semua yang dia bisa untuk menerapkannya. Siapa pun yang memiliki ego dalam dirinya akan merasa dihina dan direndahkan oleh ucapan saya, orang itu akan menuju neraka. Tuhan mengirim utusannya untuk menjawab semua pertanyaan Anda, dan untuk menyoroti kesalahan Anda masing-masing yang tidak dapat Anda rasakan sendiri. Mereka yang tetap bertahan dengan keras kepala walaupun jawaban telah diberikan kepada mereka, akan menimbulkan murka Allah dan dengan demikian menyebabkan kerugian mereka sendiri.

Dan orang-orang yang membantah Allah, setelah itu dijawab kepada mereka, argumen mereka sia-sia di sisi Allah. Mereka akan mendapat kemurkaan dan balasan yang keras . S42: V16

Satu-satunya perkataan orang-orang beriman, ketika mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya, agar ia menghakimi di antara mereka, adalah: “Kami telah mendengar dan kami taat” . Mereka itulah orang-orang yang berhasil. S24: V51

Tidak! Demi Tuhanmu! mereka tidak dapat memiliki Iman (sejati), sampai mereka menjadikanmu hakim dalam semua perselisihan di antara mereka, dan di dalam jiwa mereka tidak ada perlawanan terhadap keputusanmu. S4: V65

Kami telah mengirim seorang Utusan hanya untuk ditaati dengan seizin Allah . S4: V64

Agama Tuhan didasarkan pada prinsip kehendak bebas, orang yang akan diselamatkan adalah orang yang menerima dan menggunakan kehendaknya sendiri untuk menempuh jalan yang ditampakkan kepadanya oleh Tuhan melalui saya, dan orang yang akan dihancurkan secara tak dapat diperbaiki adalah orang yang yang menolaknya dan tetap di jalurnya saat ini. Karena, jalan lain selain dari apa yang dinyatakan oleh Allah melalui utusanNya hanya dapat menuju ke neraka.

Rashad Khalifa, prototipe dari doktor Quranist palsu

Berlawanan dengan kepercayaan yang sudah mapan, Rashad Khalifa bukanlah Muslim pertama yang mengatakan bahwa seseorang harus mengikuti Allah dan Alquran saja, jalan yang berbeda dengan Islam tradisional yang didasarkan pada Hadits sebagai sumber hukum dan para sarjana / ulama sebagai panduan. Pada kenyataannya, sejak awal waktu, selalu ada sekelompok orang, betapapun kecilnya, terkadang direduksi menjadi seorang pria, seperti halnya Ibrahim di Babel atau Luth di Sodom, yang hanya mengambil Tuhan sebagai Penuntun dan yang hanya mengikuti Kitab Suci-Nya. Misalnya, pada zaman Nabi Muhammad, bahkan sebelum wahyu Al-Quran dan pentahbisan Muhammad sebagai Nabi Allah, sudah ada segelintir di antara orang-orang Arab pra-Islam yang hanya menyembah Tuhan dan tidak kepada dewa palsu lainnya. Ini adalah ” Hanafi ” yang namanya berasal dari bahasa Arab ” Hanif / حنيف “, kualifikasi yang diberikan oleh Allah kepada Ibrahim dan yang berarti ” orang yang mengabdikan ibadah eksklusif kepada Allah “. Bertentangan dengan apa yang dikatakan umat Islam, Hanafi sejati ada jauh sebelum wahyu Alquran dan tidak ada hubungannya dengan sekte/mazhab Hanafi yang diciptakan oleh Abu Hanifa satu abad setelah nabi, dan yang praktiknya tidak eksklusif untuk Allah, karena didasarkan pada Hadits sebagai sumber hukum, bukannya Alquran, dan atas pedoman para ulama daripada bimbingan langsung Allah.

Agama-agama berbeda di jazirah arab pada abad ke-7

Setiap zaman, ada orang-orang yang hanya mengikuti Tuhan dan Kitab SuciNya saja, dan menyimpang dari kepercayaan dan tradisi populer, dan karena itu bukan Rashad Khalifa yang meluncurkan gerakan ini seperti yang diyakini saat ini. Pada kenyataannya bahkan sebaliknya, Rashad Khalifa malah menyesatkan mereka yang ingin meninggalkan jalan sekte untuk bergabung dengan jalan Tuhan dan Kitab Suci-Nya saja. Dengan dalih mempromosikan jalan Allah dan Alquran saja, Rashad Khalifa hanya menciptakan sekte baru, dan telah mengambil peran perantara yang ditempati para ulama dan imam sebagaimana kaum Muslim, dan telah menggantikan hadits dengan pengajaran palsunya sendiri berdasarkan angka 19.

Memang, Rashad Khalifa berperilaku, bukan sebagai pembawa pesan Tuhan, tetapi sebagai seorang “guru” (t/n: pemimpin agama di india), menciptakan sekte sendiri, “the Submitter/Orang -Orang Tunduk ”, dan menjadikan dirinya sebagai perantara penting untuk memimpin menuju Tuhan. Sementara utusan Allah yang sejati: diutus oleh Allah, bukan untuk menempatkan diri mereka di antara orang beriman dan Dia, tetapi sebaliknya: memberi resep kepada orang-orang untuk mengembangkan hubungan langsung mereka sendiri dengan Allah dan hanya mengikuti inspirasi langsung-Nya, dan untuk mengundang mereka untuk melakukan studi Kitab suci secara pribadi dan dengan demikian dapat memiliki kearifan mereka sendiri.

Mustahil bahwa seseorang yang telah diberikan Kitab, dan kemampuan untuk menilai/menghakimi, dan nubuwat, harus mengatakan kepada orang-orang: ” Jadilah hamba-hamba-Ku bukan hamba Allah ; sebaliknya (dia akan mengatakan): “ Jadilah murid langsung dari Allah sesuai dengan apa yang selalu kamu ajarkan dari Kitab dan sesuai dengan apa yang telah kamu pelajari dari itu hingga sekarang.”… S3: V79

Jauh sebelum Rashad Khalifa, banyak Muslim sudah meninggalkan Islam tradisional untuk mengikuti, lebih atau kurang efisien , tergantung pada kemurnian iman mereka, jalan Allah dan Alquran saja, orang-orang ini disebut Qur’an Alone, orang-orang ini disebut Quranists, dan Setan hanya menggunakan Rashad Khalifa untuk mencegat orang-orang ini. Inilah sebabnya mengapa Setan menjadikan Rashad Khalifa populer di dunia, mempromosikannya melalui internet, TV, surat kabar, konferensi, … yang dikonfirmasi dalam biografi resminya.

Iblis/setan ingin agar jalan “Allah dan Alquran saja” dikaitkan dengan Rashad Khalifa agar dapat menyesatkan melaluinya: mereka2 yang mencari jalan Allah yang benar. Setan kemudian menggunakan pembunuhan Rashad Khalifa oleh kelompok teroris Islam, untuk menganggapnya sebagai martir dan dengan demikian menjadikannya sebagai sosok referensi bagi jalan Allah dan Alquran saja. Sebenarnya, apa yang diajarkan Rashad Khalifa bukanlah jalan Allah atau Alquran saja, tetapi ia hanya menciptakan satu lagi sekte Islam, bahkan lebih sesat daripada sekte Islam lainnya.

Setan sering menggunakan metode semacam ini untuk menyesatkan orang2, menciptakan pahlawan palsu, martir palsu, seperti Kennedy, Ghandi, atau Martin Luther King, menghadirkan mereka sebagai pembela kebenaran, sementara ia tahu betul bahwa orang-orang ini adalah penjahat besar. Jadi, Setan menciptakan melalui orang-orang ini: sebab-sebab palsu dan jalan2 khayalan baru, membuat mereka percaya bahwa mereka mati karena mereka mengatakan kebenaran. Bagi Setan, Rashad Khalifa lebih baik mati daripada hidup, karena jika dia masih hidup, orang-orang akan dengan mudah melihat dia sebagai penipu dan jalannya tidak akan membodohi siapa pun. Ini adalah teknik Setan untuk mengasosiasikan penjahat seperti Rashad Khalifa dengan jalan Tuhan sehingga kematian mereka berfungsi sebagai pencegah (dari terungkapnya kebohongannya). Hanya orang yang bertindak sesuai dengan resep Allah yaitu mengambil semua informasi apa yang benar dan meninggalkan apa yang salah: yang dapat melihat dengan jelas kelicikan Iblis, terlepas dari sumbernya atau penulisnya. Rashad Khalifa bukan hanya pembawa pesan palsu, tetapi Setan menjadikannya prototipe pertamanya untuk segudang utusan palsu dan guru agama palsu yang mengklaim untuk membimbing orang-orang menuju jalan Tuhan dan KitabNya saja, ketika mereka hanya akan menyesatkan diri mereka sendiri dan menyesatkan orang lain bersama mereka.


Pemandu Palsu Islam Tradisional

Rashad Khalifa hanyalah satu dalam daftar panjang utusan palsu, pembimbing palsu dan doktor palsu, yang dengan cepat menjadi populer berkat media modern. Kedudukan/posisi itu mahal dalam Islam tradisional dan untuk menerobosnya Anda harus memanjat semua tingkatan ulama Islam, yang sangat sulit dan dapat mengambil banyak waktu, karena seperti dalam politik, Anda harus berjalan lama di dalam mesin Islam sebelum memiliki visibilitas publik. Beberapa masih berhasil melakukannya, seperti Ali Numan Khan, Bilal Philips, Yusuf Estates, Zakir Naïk, Tariq Jamil, Ahmed Deedat, Omar Suleiman, Yusuf Al-Qardhawi, Tariq Ramadhan…

“Yang Mulia” Youssouf Al-Qardhawi, yang terbiasa di istana dan kursi televisi, telah menjadi bintang Islam tradisional selama lebih dari 30 tahun, dan penulis 120 buku !!!

Tariq Ramadhan

Sebuah penyebutan spesial untuk Tariq Ramadan, yang sampai saat ini adalah salah satu yang paling berpengaruh dari para pengkhotbah Setan yang palsu ini. Allah menghancurkannya karena dia percaya dia bisa terus melakukan dosa-dosanya yang kotor dengan bebasnya dan menipu orang-orang dengan kekuatannya.

Tariq Ramadan dikenal melakukan pidato yang sangat ketat tentang etika dan moralitas seksual, mengutuk setiap Muslim yang melakukan penyimpangan sekecil apa pun di bidang ini.

Tariq Ramadan menampilkan dirinya sebagai pengkhotbah etika islam dan kebenaran

Sementara dalam kenyataannya Tariq Ramadan adalah predator seksual sekaliber dengan Dominique Strauss Khan, buktinya adalah, beberapa korbannya berhubungan dekat dengan Dominique Strauss Khan, seperti yang dilaporkan di surat kabar L’Express.

“Dia mengakui hubungan seks konsensual dengan penggugat ke3”, Mounia Rabbouj, wanita panggilan yang pernah terlibat dalam kasus Carlton of Lille, pesta sipil di bar/klub malam dari DSK(Dominic Strauss Khan dan Dodo la Saumure. Tariq Ramadan menampilkan dirinya sebagai abdi Tuhan sementara ia melakukan hubungan seks ilegal dengan gadis-gadis pengiring yang terlibat dengan anggota illuminati, para penyembah Setan.

Sebagai balasan, Allah memberinya hukuman pelajaran dengan hancurnya “topeng orang baik-baik” yang telah ia bentuk sendiri, dan dengan menyeretnya melewati lumpur, mengungkapkan kepada seluruh dunia sifat kriminalnya yang sebenarnya, dan dengan mempermalukannya di semua tingkatan, dia yang memiliki ego yang terlalu besar dan yang percaya bahwa dirinya tidak tersentuh karena penyokongnya yang kuat, terutama Qatar, Sekarang dia telah kehilangan semua kursinya, semua dana, dan banyak kekayaan yang telah dia kumpulkan di belakang agama. Lihat bagaimana yang tesesat dapat dengan mudah dibodohi oleh para penipu karena tidak mengikuti bimbingan langsung Tuhan: Muslim telah lama menganggap Tariq Ramadhan sebagai ahli agama yang hebat, sementara ia tidak memiliki sedikitpun ijazah atau pengetahuan yang benar dalam agama dan termasuk di antara penjahat terburuk yang pernah ada.

Tariq Ramadan memalsukan gelar universitasnya

Allah membenci mereka yang melakukan kebalikan dari apa yang mereka katakan, dan Tariq Ramadhan telah menjadi ahli dalam hal itu, berpikir bisa menipu Allah dan orang-orang beriman.

Hai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah untuk mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan . S61: V2-3

Lihat bagaimana Allah melumatnya, jiwa dan raganya dalam waktu beberapa bulan saja. Ini adalah tanda tangan hukuman Allah, ketika Allah memutuskan untuk menyerang, itu selalu menyakitkan.

SEBELUM

SESUDAH

Tariq Ramadan kini telah kehilangan segalanya: kesehatannya, uangnya, pekerjaannya, reputasinya, dan telah menjadi paria di seluruh dunia, termasuk di dalam keluarganya sendiri, baik di kalangan Muslim maupun non-Muslim.

Tariq Ramadan diusir dari konferensi bertemakan kekerasan/pelecehan wanita: “Dia diberitahu beberapa kali bahwa kehadirannya tidak diinginkan,” kata pejabat terpilih itu. Menghadapi penolakannya untuk meninggalkan ruangan, beberapa orang sampai memutuskan untuk pergi, tambahnya. Kedatangannya sebagai penonton debat adalah provokasi yang tidak bisa diterima. Provokasinya yang bodoh harus dihentikan, kata walikota, menyerukan kepada intelektual Swiss itu (Tariq Ramadan) untuk menghormati kesopanan dengan cara meninggalkan dengan damai mereka yang berperang melawan kekerasan yang dilakukan terhadap perempuan. ” Lihat bagaimana kejinya Tariq Ramadhan!

Terlepas dari hukuman pelajaran yang ia terima dari Tuhan, Tariq Ramadan tetap bertahan dalam penolakannya dan terus mengklaim dirinya sebagai korban, meskipun kejahatannya telah terungkap jelas, yang merupakan bukti dari penjahat asli sebagaimana dia adanya. Allah telah memberikan kepadanya melalui skandal ini kesempatan untuk bertobat meskipun kejahatannya mengerikan, tetapi predator sejenis dia ini tidak tahu pertobatan dan akan bertahan dalam kejahatan mereka sampai Tuhan menghancurkan mereka. Sampai habis.

Para penipu ini mengatakan kebalikan dari kebenaran, bukunya seharusnya disebut “Tugas berbohong” dan bukan “Tugas kebenaran”, karena semua yang ada di bukunya hanyalah kebohongan dan kebenaran yang dimanipulasi.

Allah mengeluarkan peringatan melalui Tariq Ramadhan kepada semua pengkhotbah palsu lainnya yang mendalami kisah-kisah mesum yang sama, dan bagi semua orang ber-iman palsu yang menjalani kehidupan ganda. Orang-orang ini ingin memberi diri mereka citra publik penuh kehormatan, sementara mereka melakukan dosa terburuk di dunia secara rahasia, lupa karena sifat kriminal mereka: bahwa sekalipun tidak ada yang melihat mereka, Allah melihat semua dosa mereka dan membayarnya dengan pantas. Jadi berhati-hatilah, dan catat peringatan yang Allah kirimkan kepada kita semua, karena skandal dalam bentuk apapun sebenarnya adalah bagian dari tanda-tanda dari Allah yang ditujukan kepada semua manusia.

Orkestrasi kebencian antara Muslim dan non-Muslim

Skandal Tariq Ramadhan ini sebenarnya jauh melampaui kerangka orangnya, dan hanya memiliki tujuan nyata untuk membangkitkan kebencian terhadap umat Islam. Memang benar, seorang Muslim seperti Tariq Ramadhan, di samping tokoh penting Islam, diekspos sebagai predator seksual yang hebat dan sebagian di antara para korbannya adalah wanita Barat, itulah yang memicu dengan cara yang luar biasa kebencian terhadap Muslim. Dalam nada yang sama, semua komunitas/ormas Muslim dibawah ini hanya ada di sana untuk meledakkan kebencian Barat terhadap umat Muslim, dan bukan untuk membela hak-hak mereka (muslim).

Di satu sisi, agen2 setan berusaha untuk membangkitkan kebencian non-Muslim terhadap Muslim, dan di sisi lain, mereka berusaha untuk mempromosikan: melalui serangan false flag yang diarahkan pada Muslim, kebencian Muslim terhadap non-Muslim. Dan untuk menambahkan lebih banyak bahan bakar ke api dan untuk menghibur Muslim dalam perasaan mereka menjadi korban dan mendorong mereka untuk mengisolasi diri mereka lebih jauh dalam komunitarianisme mereka, para dalang serangan yang diatur ini selalu dinyatakan tidak bertanggung jawab atas tindakan mereka.

Pengeboman Bayonne: apakah pelakunya sudah gila?

“Mesjid di bayonne: Para pemuka islam menyalahkan iklim saat ini, ada keprihatinan besar di komunitas kita”

Muslim, karena kejahilan/kebodohan dan tendensi mereka akan komunitarianisme, berpikir bahwa daftar-daftar ormas/komunitas ini ada untuk kebaikan mereka, sedangkan mereka hanyalah jebakan yang cenderung mendorong mereka untuk mengisolasi diri mereka lebih daripada yang sudah ada. Orang-orang Muslim tidak menyadari bahwa kefanatikan dan kezaliman mereka sendirilah yang akan menjadi penyebab kekalahan terakhir mereka. Karena, alih-alih berperilaku dengan hormat dan berterima kasih kepada mereka yang menyambut mereka, umat Islam justru berusaha memberlakukan dengan paksa aturan dan gaya hidup mundur mereka dan agama sektarian sesat mereka. Tuhan memerintahkan kita untuk menghormati mereka yang menyambut kita dan untuk menghormati adat istiadat dan tradisi mereka, bukan untuk hidup sebagai orang buangan yang bercokol di masyarakat. Semakin banyak hak dan bantuan yang diberikan, semakin banyak Muslim menuntut lebih dan bahkan lebih tidak bersyukur, tanpa menyadari bahwa ini pada akhirnya akan berbalik melawan mereka.

Saya, utusan Tuhan, saya adalah orang pertama yang mengutuk dengan kekerasan terbesar dan ketegasan, orang-orang sektarian ini yaitu Muslim, yang bersikeras menolak setiap panggilan kepada tatanan/jalan Allah, sementara kutukan ini tidak berhenti berlipat ganda atas mereka selama beberapa dekade dan bahkan berabad-abad. Ketika Allah menghukum mereka karena kejahatan mereka, umat Islam menampilkan diri mereka sendiri sebagai korban/martir dan mengabaikan Hukuman-Nya. Ketika Allah mengirim utusanNya untuk mengingatkan mereka tentang jalan yang benar dan untuk menunjukkan kesalahan mereka kepada mereka, mereka tidak mendengarkan apa pun dan bertahan dan menandatangani agama palsu mereka. Ketika Allah menandai mereka dengan stempel kehinaan dan kebodohan, membuat mereka terbuang di seluruh dunia, itu tidak membuat mereka bereaksi, tetapi mereka puas dengan itu dan tetap sama bangganya dengan diri mereka sendiri. Penjahat-penjahat yang sektarian Muslim ini persis sama dengan Bani Israel ketika Allah menimpakan balasannya kepada mereka. Saya, Utusan Tuhan, mengumumkan kepada Anda dari Allah, kepada Anda Muslim sektarian: bahwa mulai tahun 2020, apa yang terjadi pada orang-orang Yahudi selama masa Perang Dunia ke-2 akan terjadi pada Anda. Di mana pun Anda berada di bumi ini, Tuhan akan menimpakan hukumannya kepada Anda, baik di tanah asal Anda dan di tanah tuan rumah Anda, Anda akan dikejar di mana-mana seperti tikus dan dihukum mati tanpa belas kasihan sedikit pun. Dan bagi mereka yang selamat, mereka tidak akan sia-sia untuk menunggu, karena sebenarnya Allah mencadangkan mereka untuk hukuman yang lebih besar.

Kebencian terhadap Muslim tidak pernah sebesar ini di seluruh dunia, dan ini hanya tanda nyata kehancuran mereka yang akan datang. Memang benar, setan dengan sabar memberi makan kebencian satu sama lain, di satu sisi kaum Muslim, di sisi lain kaum nasionalis kanan, di satu sisi orang kaya di sisi lain orang miskin, di satu sisi dunia kapitalis barat di sisi lain dunia sosialis timur, untuk meluncurkan Perang dunia 3 dalam iklim perang agama, perang Timur melawan Barat, perang orang kaya melawan orang miskin. Karena itu, Allah akan menyerahkan kepada Setan, semua yang tersesat di dunia ini, saling membantai karena kezaliman mereka yang ekstrem, dan karena mereka terus berpaling dari jalan-Nya terlepas dari semua panggilan-Nya untuk berbenah.

“Apakah Anda mendukung, seperti Senat, untuk melarang simbol2 agama selama tamasya sekolah?” Pemungutan suara ini sebenarnya menyembunyikan pemungutan suara anti-Islam, pahami bahwa  87% orang Prancis menentang Muslim

Para ekstrimis ini adalah penjahat sejati, mereka tidak menyadari bahwa dengan atau tanpa kaum Muslim, mereka akan tetap menjadi orang buangan dan orang gagal yang sama sebagaimana adanya mereka. Tuhan menghadapkan para penjahat satu sama lain untuk saling menghancurkan

Orang-orang tersesat yang merupakan Muslim tradisional tidak menyadari bahwa dengan ikut serta dalam demonstrasi anti-Islamofobia ini, mereka semakin memupuk kebencian terhadap mereka.


Pengkhotbah Palsu dari Setan

Semua pengkhotbah palsu ini semuanya memiliki profil yang sama: para kriminal besar yang sifat pertamanya adalah memiliki hasrat yang tak terpuaskan untuk kejayaan, prestise, kemasyhuran, pujian, kekayaan … dan tentu saja untuk wanita rendahan. Pemandu palsu dan penipu ini dalam kenyataannya tidak ada hubungannya dengan Allah, tetapi hanya menggunakan Dia untuk keluar dari mediokrity mereka yang luar biasa, dan dengan demikian dapat bersinar di mata orang-orang yang sama, yang sebelumnya membenci mereka. Memang, semua pengkhotbah palsu ini sejatinya adalah orang gagal, tak berguna, yang belum dapat berhasil melalui cara konvensional, dan bagi mereka satu-satunya cara untuk mengejar ketinggalan itu adalah menggunakan Tuhan dan agama, dengan menipu orang-orang sementara mereka tahu dengan baik bahwa mereka sendiri tidak memiliki pengetahuan nyata dari Allah dan bahwa mereka sama sekali tidak dibimbing oleh-Nya. Saat ini, orang-orang gagal ini telah menjadi kaya luar biasa dan hanya sering berinteraksi, dan berteman dekat dengan orang-orang kuat dan langganan tetap di layar televisi dan di podium.

Maulana (tuan besar sebagaimana mereka memanggilnya) Tariq Jameel dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan … hanya seorang penjahat yang akan dengan bangga berjabat tangan dengan penjahat lainnya.

Seperti politisi, para pengkhotbah palsu ini dibayar mahal untuk konferensi-konferensi mereka, dan menjual dengan harga premium buku-buku mereka yang tak terhitung banyaknya yang mereka buat tulis oleh orang lain, menghina tanpa suara hati nurani sedikit pun, arahan dari Allah untuk jangan pernah meng-uangkan pengetahuan dan kebenaran, itupun jika memang buku-buku mereka mengandung sedikit saja pengetahuan sejati (pengetahuan Kitab).

Anda mengenalinya tanpa kesulitan, nama mereka panjang dan dengan partikel, dan sebagian besar didahului dengan gelar sombong tanpa nilai di mata Allah: Dokter, Syekh, Wali, Sidi, Hadhrat, Sidi, Mufti, Imam, Maulana … dan seterusnya.

Jika bukan kepada Dia, kamu telah memberikan kepatuhan kepada orang-orang yang dihiasi dengan titel palsu yang diciptakan oleh kamu dan ayah-ayahmu, yang mana Allah tidak menurunkan otoritas: Keputusan itu bukan milik siapapun kecuali Allah: Dia telah memerintahkan bahwa kamu tidak memberikan kepatuhan kepada selain Dia : itu adalah agama yang benar, tetapi Kebanyakan manusia tidak tahu. S12: V40

Penjahat-penjahat besar ini hanya berbicara kepada diri mereka sendiri dan orang-orang penting, dan tidak pernah berbicara langsung kepada orang-orang akar rumput, tetapi hanya memberikan suara kepada beberapa “yang beruntung” yang dipilih sendiri di konferensi mereka atau di depan kamera, dengan satu-satunya tujuan meningkatkan popularitas mereka dan berpura-pura menjadi apa yang bukan mereka sebenarnya.

Seperti halnya politisi, mereka tidak menerima debat, tetapi hanya berpartisipasi dalam debat yang disepakati di antara mereka sendiri sebelumnya, di mana mereka hanya saling memberi selamat, dan mengkonfirmasi pernyataan satu sama lain. Karena itu tidak mungkin untuk berhadapan langsung dengan mereka, bagi orang-orang sederhana seperti kita, yang tidak memiliki akses langsung ke keagungan mereka. Akan sangat mudah untuk membongkar pidato salah mereka, karena mereka hanya penipu tanpa semua ilmu pengetahuan dan semua kecerdasan. Tetapi, mereka berhati-hati untuk tidak menempatkan diri mereka dalam posisi untuk dapat dikonfrontasi, dan jika mereka dikonfrontasi, terlepas dari upaya mereka untuk tidak pernah bercampur dengan massa, maka seperti halnya para politisi, Anda hanya akan menerima dari mereka cibiran, diam tak membalas, atau hinaan .

Para pengkhotbah palsu ini sangat mirip dengan para politisi, kecuali bahwa alih-alih memilih partai politik mana yang akan memungkinkan mereka mencapai tujuan mereka secepat mungkin, mereka memilih cabang mana dari agama yang akan menuntun mereka ke puncak secepat mungkin, dan memungkinkan mereka untuk mendapatkan jumlah pengikut maksimum, uang, prestise, dan wanita rendahan untuk dirayu. Tuhan dan begitu juga orang beriman sejati, muntah/jijik kepada orang-orang ini: pengikut sebagaimana pemimpin. Mereka dan para pengikutnya benar-benar memiliki kaliber yang sama dan hanya orang-orang ber-iman palsu dan penjahat ulung, pendosa besar, pembohong besar, yang berorientasi pada kehidupan duniawi ini, penyembah berhala, penyekutu, sektarianisme, dan semua yang dilarang oleh Allah.

Dan apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur-katanya. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa setiap teriakan ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari kebenaran)? . S63: V4

Profil mereka semua sama, terbuat dari ijazah palsu dan CV yang berlebihan, kebanyakan berasal dari negara-negara Muslim, tetapi banyak yang akhirnya menetap di Amerika Serikat, negara yang menarik semua pemulung2 dunia untuk mencari kejayaan, uang haram, dan pengikut yang mudah dipikat.

Para pengkhotbah palsu ini hanya berusaha untuk bersinar dan menerima kemuliaan dan kehormatan dari orang-orang mereka, melalui hadiah yang tidak memiliki nilai di mata Allah, tetapi yang hanya menggambarkan kekecilan dan kehinaan mereka.

Abdi Tuhan mana yang berbangga menunjukan piala dan titel ini yang tidak memiliki nilai sedikitpun di mata Allah?

Yang Mulia” Tareeq Jamil menerima Penghargaan Golden Play Youtube

Guru agama palsu ini bertindak hanya untuk kepentingan mereka sendiri, dan merupakan makhluk yang paling egois di dunia. Seperti politisi, mereka saling membenci secara diam-diam atau terbuka, tetapi kebanyakan berpura-pura saling menghargai, sehingga prestise satu sama lain dapat tercurah pada diri mereka sendiri.

Para pengkhotbah palsu ini adalah dewa-dewa palsu (Thagut) yang disebutkan Allah dalam Alquran, sama seperti bintang film, bintang musik, bintang olahraga, dan selebritas lainnya dari semua jenis. Orang-orang yang tersesat telah menjadikan mereka berhala mereka, menghibur satu sama lain dengan cara masing-masing yang salah. Tonton video berikut, yang disebut ” Top 10 ulama Islam di seluruh dunia “, satu di antara jutaan video di Youtube yang mempromosikan para pemandu palsu dari setan ini.

Anda dapat melihat di 2 komentar ini yang mendapat like paling banyak, betapa pengikut dan pemimpin sangat serupa.

Semua cendekiawan ini seperti bunga yang berbeda dalam satu vas. Bahkan, mereka semua menyebarkan warna-warna indah dan wangi iman

Semua pengkhotbah ini adalah varian berbeda dari satu ember kotoran Setan, dan bau menjijikkan yang sama yang berasal dari jiwa mereka yang sakit. Tidak ada satu ons pun iman pada mereka, kalau tidak, mereka tidak akan melakukan apa yang mereka lakukan.

Semoga Allah menjadikan saya salah satu dari mereka. Tolong katakan Amin

Pengikut sebagaimana pemimpin hanya berusaha untuk bersinar, tanpa iman yang nyata kepada Allah, dan semua memiliki perilaku kriminal yang sama. Mereka hanya menipu satu sama lain: para pengikut berusaha untuk bergaul dengan para pemimpin ini hanya untuk mendapatkan keuntungan dari prestise mereka, sementara para pemimpin hanya menerima mereka untuk mendapatkan popularitas yang maksimal, yang bermanfaat bagi bisnis agama mereka. Allah telah mengutuk mereka semua di dunia ini seperti di akhirat, dan telah membangkitkan bagi mereka api neraka abadi yang menunggu mereka. Jadi ini adalah pembimbing palsu yang telah diadopsi oleh Muslim tradisional sebagai ganti Allah, pengikut persis seperti mereka dan semua akan berbagi nasib yang sama di neraka.

….Dan (alangkah mengerikan) kalau kamu melihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebagian mereka mengembalikan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang beriman. Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, “Kamikah yang telah menghalangimu untuk memperoleh petunjuk setelah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak!) Sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang jahat (t/n: mujrimin). S34: V31-32

Ali Nouman Khan

Penyebutan yang sangat spesial dari Allah untuk Ali Nouman Khan, yang telah menjadi selebriti internasional selama beberapa tahun saja, mengumpulkan puluhan juta penggemar di seluruh dunia, dan kaya dalam jutaan dolar.

Ali Nouman Khan, keturunan Pakistan, lahir di Jerman dari seorang ayah berprofesi diplomat, seperti semua pengkhotbah palsu lainnya, berasal dari tanah yang tidak murni dan atas pengakuannya sendiri, adalah seorang orang gagal yang tidak memiliki gelar sarjana atau pendidikan agama yang lebih rendah. Ali Nouman Khan dengan mudah mengakui bahwa dia benar-benar tersesat di masa mudanya, menjalani kehidupan yang penuh dosa semodel orang-orang kafir, jauh dari semua rasa takut akan Tuhan dan semua agama. Seperti semua orang gagal yang menjadi pengkhotbah palsu ini, ia kemudian berpikir bahwa satu-satunya cara untuk mengejar ketertinggalannya adalah melalui agama. Ayahnya ditugaskan di Arab Saudi, inilah ketika Ali Nouman Khan mulai belajar bahasa Arab, dan dalam waktu beberapa tahun, ia menjadi menurut klaimnya sendiri, ahli dalam Alquran dan bahasa Arab. Tentu saja, tidak perlu banyak bagi para penipu ini untuk menyatakan diri mereka ahli!

Ali Nouman Khan kemudian mengikuti orang tuanya ke Amerika Serikat, dan dengan pengakuannya sendiri terpesona oleh cara hidup orang Amerika, ini sangat aneh bagi abdi Tuhan! Dia kemudian mulai membuat video di Youtube, hanya merekam pelajaran bahasa Arab yang dia berikan kepada putrinya sendiri, Husna. Menyadari dengan sangat cepat keberhasilan yang tumbuh dari videonya dengan umat Islam yang selalu menyukai segala bentuk ilmu palsu, ia mulai menafsirkan ayat-ayat Alquran, menampilkan dirinya sebagai seorang ahli dalam bahasa Arab, sementara bahasa Arab bahkan bukan bahasa aslinya. Dia bertemu kesuksesan dengan sangat cepat dan dia kemudian mulai melakukan perjalanan keliling dunia untuk memberikan seminar dan konferensi dengan harga premium, menyebarkan kesalahan dan ilmu palsu yang keliru di seluruh dunia.

Ali Nouman Khan bahkan menciptakan universitas kelilingnya sendiri yang menjual mimpi melalui ” Dream Program/Program Impian ” -nya, mengklaim untuk mengajarkan ajaran Alquran, yang kurang lebih mengajarkan Islam tradisional. Sangat memalukan untuk berpura-pura mengajarkan jalan Alquran, sementara menjual cara islam tradisional yang pagan berdasarkan hadits, dan sama sekali tidak pada Alquran.

Ali Nouman Khan kini telah menjangkau hampir satu juta subscriber di Youtube, dan video serta ceramahnya ditonton oleh jutaan Muslim di seluruh dunia, di Amerika Serikat, di Eropa, dan di negara-negara Arab. Keberhasilannya meroket dan sejak saat ini ia menjadi kesayangan dunia Muslim dan sekarang diundang ke meja yang sama dengan nama-nama paling terkenal dari Islam tradisional. Tapi, Ali Nouman Khan tidak berniat berhenti di sana, dan ia memutuskan untuk membuat lembaganya sendiri, Institut Bayyinah untuk Studi Arab dan Al-Qur’an , seperti yang dilakukan Rashad Khalifa sebelumnya dengan United Submitter International , dan mengusahakan untuk membuat bisnis nyata dari program belajar bahasa Arab dan Alquran.

Karena tidak ada yang menghentikannya, Ali Nouman Khan menjual bukunya yang berjudul ” Divine Speech/Kata-kata Ilahiah “, melangkah jauh berpura-pura menjajakan firman Allah, dia yang tidak memiliki sedikit pun pengetahuan dari Allah. Bukankah Allah melarang memperdagangkan ” Kata-kata Ilahiah ” -Nya? Tapi tidak apa-apa, buku karangannya sama sekali bukan “Kata-Kata ilahiah”.

Ali Nouman Khan tidak diragukan lagi adalah satu-satunya Muslim di dunia yang dapat memberikan pelajaran marketing kepada Bill Gates sendiri, karena ketika menyangkut masalah uang, paling tidak dapat kita katakan bahwa Ali Nouman Khan menjaga kepalanya di atas bahunya (t/n: idiom. artinya tidak memalukan/cukup cerdas). Dalam bisnis agamanya, Ali Nouman Khan menerapkan strategi pemasaran yang sangat agresif, menjual pelajaran bahasa Arabnya secara online hampir seharga dengan ($ 11 / bulan) langganan Netflix, meluncurkan aplikasi online-nya sendiri dan saluran televisi berbayarnya sendiri, Bayyinah TV , menyelenggarakan konferensi sepanjang tahun (tiket $ 75) dan seminar (tiket+ $ 100) dengan harga premium, menciptakan akademi sendiri yang menyediakan kursus Universitas, Institut Bayyinah, menerbitkan beberapa buku yang hanya mengulangi isi video-video lamanya, meluncurkan blognya sendiri dalam rangka untuk tetap relevan dalam bisnis agama. Angkat topi! Ali Nouman Khan benar-benar tidak meninggalkan apa pun yang tidak dapat diuangkan!

Seminar Lebih dari $ 100!

$ 75 jika Anda ingin berada di barisan depan untuk melihat keagungan mereka dari dekat

Nouman Khan mendaur ulang berulang kali pelajaran palsu yang sama yang dia berikan lebih dari 15 tahun yang lalu!

Bangkitkan hatimu dengan harga wajar 16$

Berbeda dengan Alquran, untuk “Kata-kata Ilahiah” ini, Anda masih harus membayar $ 24,99

Anda pikir Anda sudah melihat semuanya? tidak! Dalam hal menghasilkan uang, Ali Nouman Khan memiliki beberapa trik di balik bajunya! Ali Nouman Khan menikmati keuntungan kecil yang eksklusif untuk bisnis agama, yaitu mampu memainkan kepercayaan orang untuk membuat mereka menghabiskan lebih banyak uang. Karena, jika Anda tidak membutuhkan pelajaran Ali Nouman Khan, dia dengan murah hati mengundang Anda untuk membayar langganan tahunan bagi mereka yang tidak mampu membelinya. Betapa dermawannya !!! Tapi jangan salah, ini hanya satu cara lagi bagi Ali Nouman Khan untuk membawa lebih banyak uang ke kopernya. Karena, jika itu benar-benar tentang kemurahan hati, Ali Nouman Khan dapat dengan mudah memberikan langganan gratis kepada yang tidak mampu, terutama karena dia (ANK) tidak mengeluarkan biaya apa pun. Tapi, sayangnya Ali Nouman Khan tidak mampu memberikannya, sudah kaya dalam jutaan, ia bertujuan untuk menjadi kaya dalam puluhan atau bahkan ratusan juta.

Ali Nouman Khan telah memperbarui praktik Abad Pertengahan ini, yang sekarang ditinggalkan, yang terdiri dari perdagangan Indulgensi. Bravo Ali Nouman Khan! Tidak ada yang terpikir hal ini kecuali dia!


Alquran adalah Buku dalam bahasa Arab dan bahasa asing

Yang terburuk bukanlah bahwa Ali Nouman Khan melakukan bisnis dalam agama, tetapi di atas semua fakta menjual kesesatan kepada orang-orang, membuat mereka percaya bahwa perlu untuk mengetahui cara membaca bahasa Arab untuk dapat memahami Alquran, padahal pada kenyataannya itu hanya melayani bisnis agamanya. Apakah Allah mengirim Al-Quran hanya kepada 500 juta orang yang berbicara bahasa Arab di Bumi ini, dan untuk 7 miliar orang lainnya, Allah menganjurkan belajar bahasa Arab, terlebih dengan penjahat Ali Nouman Khan ini? Pada kenyataannya, Ali Nouman Khan hanya menyampaikan kebinasaan setan yang telah membimbing langkah-langkahnya sejak awal pendakiannya. Memang benar, hanya setanlah yang memiliki minat dalam mensyaratkan kesulitan tambahan, dan tidak sedikit, yaitu mengetahui cara membaca bahasa Arab, untuk mencegah orang mencapai Alquran. Berapa banyak orang yang saya kenal yang mengikuti kursus palsu Ali Nouman Khan ini dengan tujuan dapat membaca Alquran dalam bahasa Arab, dan yang pada akhirnya tidak hanya tak mendapat apa-apa dari bahasa Arab, dan pada kesempatan yang sama akhirnya meninggalkan mempelajari Alquran, percaya pada kebohongan Ali Nouman Khan bahwa sangat penting untuk mengetahui cara membaca bahasa Arab untuk dapat memahami Alquran? Namun, Allah berfirman sebaliknya dalam Alquran, menghadirkan Alquran sebagai buku baik dalam bahasa Arab maupun dalam bahasa asing. Karena, Allah tahu bahwa jika Dia mengirim Alquran ke seluruh dunia, tentu saja dimaksudkan untuk diterjemahkan ke dalam semua bahasa di dunia, yang memang demikian, dan bahwa itu dapat dipahami dengan cara yang seragam apa pun Bahasa translasinya.

Jika Kami jadikan Al Qur’an itu dalam bahasa selain bahasa Arab , mereka akan berkata, “Mengapa ayat-ayatnya tidak dinyatakan dengan jelas? Apakah bisa dalam bahasa asing dan bahasa Arab? “Katakan:” Bagi mereka yang beriman, ada bimbingan dan penyembuhan “. Dan bagi mereka yang tidak beriman, ada ketulian di telinga mereka dan mereka dibutakan ; seperti yang dipanggil dari tempat yang jauh. S41: V44

Anda tidak perlu bisa membaca bahasa Arab untuk memahami Quran. Siapa pun yang beriman kepada Tuhan dan yang memiliki kemauan yang tulus untuk menaati-Nya akan menerima dari Allah kearifan dan pemahaman yang baik tentang Alquran, terlepas dari bahasa di mana ia membacanya. Sedangkan orang ber-iman palsu tidak akan pernah mengerti apa pun di dalamnya, tidak peduli bahasa apa yang mereka baca. Jika ragu mengenai terjemahan, cukup untuk membandingkan berbagai terjemahan Alquran, dengan membandingkannya satu sama lain dan berdasarkan konteks ayat dan inspirasi Allah yang baik, dan kemudian makna ayat tersebut akan muncul dengan kehendak Allah. Selain itu, bahkan orang-orang Arab tidak mampu memahami Alquran meskipun ditulis dalam bahasa ibu mereka. Memang, bahasa Arab yang digunakan dalam Alquran adalah khusus untuk Alquran, dan Allah memberikan pemahaman yang benar hanya kepada mereka yang hatinya tulus dan imannya murni, terlepas dari keahlian dalam bahasa Arab. Buktinya adalah: pada zaman nabi Muhammad, studi tentang bahasa Arab adalah seperti olahraga nasional, namun, berapa banyak orang Arab saat ini yang tidak memahami apa pun dalam Alquran dan melihat ke dalamnya seperti melihat buku manusia yang vulgar. Karena itu, bukan tingkat keahlian dalam bahasa Arab yang memungkinkan pemahaman Alquran, tetapi hanya kemurnian iman dan niat kita. Mereka yang ingin memahami Alquran untuk mengetahui apa yang Allah tentukan dan dengan tujuan menerapkannya dalam kehidupan mereka sendiri untuk menyenangkan Allah, mereka akan memiliki pemahaman yang baik tentang itu terlepas dari bahasa yang mereka baca. Sementara mereka yang tidak benar-benar mengikuti petunjuk Tuhan atau Alquran dengan cara apa pun, seperti Muslim tradisional, mereka di sana tidak akan pernah mengerti apa pun di dalamnya. Semua pengkhotbah palsu seperti Ali Nouman Khan yang mengklaim sebagai ahli dalam agama, pada kenyataannya tidak mengerti sama sekali isi Alquran, seperti halnya semua sektarian yaitu Muslim.

Dan Kami jadikan hati mereka tertutup dan telinga mereka tersumbat, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila engkau menyebut Tuhanmu saja dalam Al-Qur’an, mereka berpaling ke belakang melarikan diri (karena benci) . S17: V46

Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya . S18: V57

Dan di antara mereka ada yang mendengarkan bacaanmu, dan Kami telah menjadikan hati mereka tertutup (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan telinganya tersumbat. Dan kalaupun mereka melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata, “Ini (Al-Qur’an) tidak lain hanyalah dongengan orang-orang terdahulu . S6: V25

Allah memerintahkan kita untuk hanya mengikuti Kitab Suci-Nya, dan Allah memberi tahu kita dalam Al Qur’an bahwa Diri-Nya sendirilah yang akan memberi kita pemahaman yang benar tentangnya. Namun, kaum sektarian yang merupakan Muslim tradisional ini tetap menolak Allah dan mengklaim bahwa Alquran tidak dapat dipahami tanpa Hadits mereka yang terkutuk. Karena itu Allah telah mengalokasikan mereka ke jalan kebingungan yang telah mereka pilih untuk diri mereka sendiri, menempatkan penghalang tak terlihat antara mereka dan Alquran yang mencegah mereka untuk memahaminya, dan membutakan mereka sehingga mereka mengikuti Hadits tanpa menyadari kesalahan mereka.


Ali Nouman Khan: agen setan

Harga $ 11 untuk langganan bulanannya menegaskan kepada kita bahwa Ali Nouman Khan, seperti Rashad Khalifa, di bawah pengaruh langsung Iblis. 1 merujuk pada Tuhan, dan 11 merujuk pada Iblis yang mengaku sebagai Tuhan di sebelah Tuhan. 11 melambangkan pemberontakan melawan Allah dan mereka yang memakai tanda ini pada kenyataannya berada di bawah pengaruh langsung Iblis, tuhan mereka yang sebenarnya.

Dalam kurun waktu beberapa tahun, Ali Nouman Khan beranjak dari panggung rakyat jelata, menjadi seorang selebriti dan idola sejati bagi jutaan Muslim di seluruh dunia, bahkan berbicara tentang dirinya sendiri sebagai orang ketiga dan membual tentang menjadi salah satu dari 500 kepribadian paling berpengaruh di dunia Muslim, bahkan menaikkan taruhannya hingga menempatkan dirinya top 50, yang menunjukkan keinginannya untuk bersinar. Amati perubahan dalam cara dia berpakaian dan dalam penampilannya antara debutnya pada tahun 2005 dan sekarang, transformasi ini mengejutkan dan berbicara banyak tentang evolusinya.

Ali Nouman Khan pada tahun 2005 dalam jas murah dan dengan tampilan sederhana orang Pakistan

Ali Nouman Khan, pada 2019, dengan jas orang pintar dan tampang taipan bisnis

Ali Nouman Khan terdaftar di antara 50 muslim paling berpengaruh di dunia, sedangkan dalam screenshot di atasnya, ia terdaftar di 500 teratas. Kita dapat melihat bahwa apa yang benar-benar penting bagi Ali Nouman Khan adalah menjadi tokoh yang berpengaruh dan mempromosikan dirinya sendiri.

Ali Nouman Khan sekarang disebut ” Ustadth “, yang berarti “Profesor”, siapa yang memberinya gelar ini? Dia benar-benar memberikannya sendiri, karena bukan Allah yang memberinya atau universitas mana pun, seperti Tariq Ramadan yang juga menciptakan beberapa title serupa. Ali Nouman Khan menampilkan dirinya sebagai misionaris yang bekerja untuk kepentingan Allah dan Alquran, di saat yang sama, yang disebutnya ” misi ilahi ” itulah yang telah memungkinkannya untuk menjadi multimilyuner dan idola sejati bagi Muslim tradisional di seluruh dunia. Ali Nouman Khan berani di atas segalanya untuk mengklaim bahwa ia bekerja untuk promosi Alquran, sementara menjadi pelayan Islam pagan tradisional yang menurunkan Alquran ke peringkat “hanya bungkus bagi hadits”. Apa gunanya untuk mempromosikan studi Alquran, sementara mengikuti kebalikan dari Alquran, yaitu Hadits dan apa yang dianggap ” Sunnah Nabi “?

Kita menemukan dalam Ali Nouman Khan evolusi yang sama dengan penipu Rashad Khalifa, percaya bahwa dia dapat menerjemahkan Alquran dan memberikan penjelasan lengkap tentang hal itu, meskipun dia tidak memahami apa pun dalam Alquran dan sama sekali tidak dibimbing oleh Allah. Para penipu ini, seperti Ali Nouman Khan atau Rashad Khalifa, berpikir mereka dapat mengandalkan pengetahuan dan kecerdasan mereka sendiri dan tidak menyadari bahwa tanpa bimbingan Allah, pengetahuan dan kecerdasan mereka tidak berharga dan tidak akan pernah membiarkan mereka mendekati Alquran. Ali Nouman Khan berani menampilkan dirinya sebagai misionaris Tuhan yang bekerja sebagai semacam Nabi untuk tujuan Tuhan dan Alquran, ketika ia pada kenyataannya hanya ” CEO “, sebagaimana ia mendefinisikan dirinya sendiri, dari sebuah bisnis besar mengambil keuntungan di belakang Allah dan agama. Ali Nouman Khan, agar tampak otentik, mendorong kemunafikan sampai-sampai berpura-pura meminta doa umat Islam untuk membantunya melaksanakan ” divine mission/misi ilahi ” -nya, yang seperti yang telah kita lihat sejauh ini hanya berfungsi untuk menjadikannya multimilyuner dan idola/pujaan sejati bagi umat Islam. Apakah ini benar-benar sebuah ” misi ilahi “?, itu lebih merupakan misi setan.

Ali Nouman Khan berfoto selfie dengan penipu Mufti Menk … Para pengkhotbah palsu ini saling menghormati satu sama lain, ketika pada kenyataannya mereka hanya mengkonfirmasi satu sama lain atas orang-orang ber-iman palsu dan penipu, sebagaimana mereka sebenarnya.

Tapi belum habis semua tentang penjahat ulung ini, seperti Tariq Ramadhan, Ali Nouman Khan suka meresepkan kepada orang lain apa yang dia sendiri tidak lakukan. Ali Nouman Khan memang terekspos dalam skandal seks, dengan bukti dan gambar yang mendukung, yang menegaskan orang jahat seperti apa dia sebenarnya. Ini bahkan tidak mengejutkan saya, karena sekitar tahun 2012 ketika saya mulai mengikutinya, saya segera menyadari kedekatannya yang tidak pantas dengan perempuan, dan beberapa tahun kemudian, kesan ini akhirnya dikonfirmasi.

“I will be your sugar daddy” Ali Nouman Khan menggunakan kemasyhuran dan kekayaannya untuk menarik gadis-gadis remaja yang lemah dan naif.

Ali Nouman Khan tidak takut kepada Tuhan atau memiliki penyesalan sedikit pun, tetapi hanya takut kehilangan bisnisnya dalam agama

Kita melihat bahwa penampilannya sangat penting baginya, Ali Nouman Khan tidaklah seperti binaraga sebelum ia menjadi kaya dan terkenal berkat agama

Jika saya telah menyebutkan kisah2 kotor ini, hanya supaya Anda menyadari dengan mata Anda betapa banyak pengkhotbah palsu ini, seperti Tariq Ramadhan, Ali Nouman Khan, dan bahkan Rashad Khalifa, juga terlibat dalam skandal seks yang akan saya paparkan lebih lanjut kepada Anda. mereka dapat bertindak untuk terlihat sebagai orang-orang Abdi Allah yang terhormat, sambil menjalani kehidupan ganda dari kebejatan. Jika Allah ingin Anda melihatnya dengan mata Anda, itu sebagai sengatan listrik yang mengejutkan Anda, sehingga Anda menjadi sadar sepenuhnya akan kemampuan setan untuk bertindak seperti orang suci, dan juga untuk mengungkapkan sifat sebenarnya dari penjahat-penjahat besar yaitu pengkhotbah palsu ini. Apakah Anda menyadari seberapa jauh orang-orang ini dapat masuk dalam peran mereka, berpura-pura membimbing orang kepada Allah dan Alquran, berhasil menipu ratusan juta orang, ketika mereka sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Tuhan dan tidak memiliki sedikitpun pengetahuan dari Tuhan ? Setan sangat pandai menggunakan bahasa Tuhan dan tahu bagaimana menggunakan Alquran untuk menyesatkan orang-orang, dan Anda memiliki ilustrasi sempurna tentang hal ini dengan Tariq Ramadan dan Ali Nouman Khan. Saya hanya menggali 2 kasus ini, tetapi saya bertaruh bahwa para pengkhotbah palsu islam lainnya menyembunyikan kebinasaan yang sama persis. Mengenai Ali Nouman Khan, abdi Allah sejati mana yang akan meninggalkan istri dan 7 anaknya untuk melecehkan secara seksual gadis-gadis remaja yang dalam kesusahan? Karena, Ali Nouman Khan tidak puas dengan rayuan sederhana satu wanita dewasa (istrinya), tetapi menggunakan ketenaran dan kekayaan yang diperolehnya di belakang agama, untuk menyelewengkan gadis-gadis muda yang rapuh dalam situasi kerentanan ekstrim yang mencari figur ayah untuk menyembuhkan luka-luka mereka. Ini bukan percobaan pertamanya, tetapi ini telah menjadi praktik baginya, sampai-sampai ia akhirnya mengekspos dirinya sendiri karena terlalu percaya diri, berpikir dirinya tidak tersentuh dan percaya bahwa tidak akan dihukum selamanya. Setelah tertangkap, Ali Nouman Khan berperilaku seperti kriminal, dan seperti Tariq Ramadhan, menggunakan kekuatannya untuk mengintimidasi dan mengancam para korbannya, tanpa sedikit pun hati nurani atau pertobatan yang tulus, tetapi hanya khawatir akan runtuhnya bisnisnya yang di balik punggung agama … ini menunjukkan tingkat imannya!

Para penjahat ini tidak mengalami kegagalan pribadi yang sederhana, tetapi merupakan predator tanpa ampun, kaki tangan setan yang menyamar sebagai domba, berusaha menipu Allah dan mengambil keuntungan dari kepercayaan orang-orang. Tetapi yang paling menakjubkan adalah bahwa umat Islam masih terus mengidolakan para pengkhotbah palsu ini dan menjadikan mereka sebagai penuntun terlepas dari banyak skandal berulang yang melibatkan mereka. Pada kenyataannya, para pemimpin dan pengikut sama-sama memiliki sifat kriminal yang sama dan akan mengalami nasib yang sama di neraka. Bagi mereka yang hidup dalam ketakutan akan Tuhan, Anda harus menyadari sekali dan untuk selamanya: bahwa semua pengkhotbah Islam ini adalah penipu yang sama, dan bahwa Anda harus secara definitif berhenti mengambil mereka sebagai panduan dan mengikuti Tuhan saja. Sungguh, orang beriman manakah yang mau menerima bayaran untuk menyampaikan ilmunya? Orang beriman sejati mana yang akan menerima untuk dipuja dan disembah dengan cara ini? Orang beriman sejati mana yang merasa terhormat untuk diterima oleh orang2 kuat dari dunia ini? Orang beriman sejati mana yang mengenakan gelar palsu dan merasa terhormat karena menerima hadiah yang tidak berharga? Orang beriman mana yang akan mengkhotbahkan jalan sekte daripada jalan Allah dan Kitab Suci-Nya saja? Inilah tepatnya semua pengkhotbah ini, jika Anda tetap mengikuti mereka daripada mengikuti Allah, maka bersiaplah untuk segera dihancurkan oleh Allah.


Pemandu Quranist Palsu

Ada juga sejumlah besar pemandu palsu ini di antara kaum Qur’anist, yang sejauh ini menampilkan diri mereka sebagai ahli agung dalam agama dan bahkan pembawa pesan Tuhan, tetapi yang jadi motivasi sebenarnya adalah untuk mempromosikan diri mereka sendiri dan untuk menyesatkan orang, sementara mereka tahu persis bahwa mereka tidak memiliki sedikitpun pengetahuan dari Allah dan mereka sendiri benar-benar sesat.

Anda akan mengenalinya tanpa kesulitan, semua dengan ceria menampilkan wajah mereka yang ditandai dengan stigma kejahatan mereka di saluran Youtube mereka atau situs web pribadi mereka, semuanya memiliki gelar palsu yang sama sombongnya satu sama lain, atau ditutupi dengan ijazah yang tidak bernilai di mata Allah. Perilaku kriminal mereka dalam semua hal mirip dengan para pengkhotbah palsu Islam tradisional: mereka memandang rendah orang lain dan tidak pernah menjawab mereka, atau jika mereka menjawabnya adalah dengan jawaban yang cepat, mereka tidak menerima kritik sedikit pun, mereka semua tetap membeku dalam keyakinan palsu mereka yang sama, apa pun argumen yang diajukan kepada mereka, semua meminta agar sumbangan diberikan kepada mereka karena kebanyakan dari mereka hidup hanya pada bisnis agama mereka, semuanya memasarkan pengetahuan palsu mereka dalam buku-buku palsu dan melalui konferensi , semuanya mencap dengan hak cipta setiap tulisan-tulisan mereka yang sangat tidak berharga, kebanyakan dari mereka mempekerjakan penjahat dengan kaliber yang sama dengan mereka untuk melayani mereka sebagai tangan kecil atau moderator, semua tidak menerima debat terbuka, semua berperilaku dengan cara yang sama sekali tidak adil terhadap orang-orang, semua sangat menyukai wanita rendahan, yang Allah segerakan kirim kepada mereka untuk secara permanen menyegel nasib mereka di neraka.

Berikut ini adalah sebagian dari daftar tak berujung para doktor dan utusan palsu ini, dan saya berbicara dengan pengetahuan penuh dan fakta-fakta, karena saya mesti berurusan dengan masing-masing secara pribadi, dan saya telah melihat dari pengalaman saya sendiri sifat kriminal mereka yang sebenarnya. Saya, utusan Allah yang sejati, akan menjadi saksi pertama melawan mereka selama Hari Penghakiman, dan Allah telah mengutuk mereka dalam kehidupan ini dengan memberi mereka kehidupan yang menyedihkan, dan mereka di akhirat akan berada di lantai paling bawah dari neraka.

Pengkhotbah Quranist palsu, Dokter Ahmed Shabbir

Pengkhotbah Quranist palsu dan setan dalam wujud manusia Sam Gerrans (Youtube Channel)

Pengkhotbah Quranist palsu, Dokter Shahrour

Setan dalam wujud manusia dan utusan palsu yang mengklaim sebagai Kebangkitan Kristus yang ke-2, Hosanna Ben David

Emmanuel Abété, misionaris palsu Yesus Kristus dan Setan dalam wujud manusia

Utusan palsu Imam Mahdi Nasser Muhammad Al Yemeni

Quranist dan penipu Mehdi

Pengkhotbah palsu islam tradisional, (MercifulServant)

Utusan palsu Sheikh Ahmadou Mbacké SAKHO

Nabi palsu Soulange Jonas

Utusan palsu  Ahmed Nishitoba

 Pengkhotbah Quranist palsu dan penipu Coranseul

Pengkhotbah Quranist palsu, pewaris Rashad Khalifa, Edip Yuksel

Setan berwujud manusia dan pengkhotbah palsu dari islam Tradisional Imran Hosein

Daftar ini hanya mewakili sampel yang sangat kecil dari ribuan guru palsu dan rasul palsu yang menjadi wabah hari ini di seluruh dunia, dengan titik umum untuk mempromosikan diri pribadi mereka sendiri sambil mengklaim memiliki pengetahuan tentang Allah bahkan jika mereka dengan sempurna tahu bahwa mereka tidak lain adalah penipu. Selain itu, beberapa penipu saling mengotentikasi, seperti utusan palsu Ahmed Nishitoba dan Hosanna Ben David, atau pseudo Quranis Edip Yuksel, yang mempromosikan mukjizat palsu 19 dan mengakui penipu Rashad Khalifa sebagai utusan Tuhan yang otentik. Ini tidak akan mengejutkan kita, karena kesesatan besar ini semua berada di bawah pengaruh Setan yang sama: Iblis secara pribadi.


Mengapa Setan memilih Rashad Khalifa?

Sebenarnya, bukan tanpa alasan khusus bahwa Setan memilih Rashad Khalifa untuk menjadikannya utusan palsu dan figur lambang dari gerakan Quranist. Ini terutama karena Rashad Khalifa hidup di masa awal era komputer dan internet, dan Setan tahu bahwa mode komunikasi baru ini akan mengubah wajah dunia dalam hal lalu lintas informasi. Sebelum era internet, orang jauh lebih terisolasi dan hanya bisa mengandalkan membaca buku tebal untuk menyempurnakan ilmu mereka. Terutama karena sebagian besar buku-buku ini langka, mahal, atau tidak dapat diakses, kebanyakan orang harus memercayai para ahli agama palsu yang mengaku memiliki ilmu buku-buku ini. Setan kemudian hanya perlu menyesatkan sejumlah kecil elit ini dari para cendekiawan palsu sehingga orang-orang sisanya akan tersesat pada gilirannya. Tetapi hari ini, dengan munculnya internet dan media komunikasi modern, setiap individu dapat memiliki akses langsung ke informasi apa pun secara instan dan tanpa banyak kesulitan. Setan menggunakan Rashad Khalifa sebagai model pertama dalam daftar panjang penipu kaliber yang sama, dan mempromosikan mereka di seluruh dunia menggunakan alat komunikasi modern. Ini untuk membanjiri internet dengan para penipu ini dan supaya para pencari kebenaran jatuh ke dalam perangkap mereka, membingungkan mereka dengan para ahli otentik di jalan Allah dan Kitab Suci-Nya saja. Hari ini, saya katakan, saya utusan Tuhan, tidak ada satu situs web lain yang berurusan dengan agama yang mengandung kebenaran Tuhan. Saya belum menemukan pengkhotbah otentik atau yang dibimbing dengan baik, inilah sebabnya Tuhan mengirim utusanNya kepada orang-orang beriman sejati, untuk menunjukkan kepada mereka jalan-Nya sebelum datangnya kehancuran.

Komputer yang mirip dengan yang digunakan oleh Rashad Khalifa pada tahun 1974 untuk menemukan kode-nya 19

Bagi Rashad Khalifa, semuanya dimulai pada hari pertama kali ia memiliki komputer di tangannya. Sebelum itu, Rashad Khalifa sudah terpaku dengan makna inisial yang mendahului surat-surat tertentu dari Al-Qur’an dan angka misterius 19. Namun, Allah dengan jelas memperingatkan kita dalam Al-Qur’an bahwa kita tidak boleh secara khusus berusaha memecahkan sendiri misteri-misteri ini yang mana hanya Dia sendiri yang memiliki kuncinya. Namun, Rashad Khalifa tidak memahami apa pun dalam Alquran dan tidak memiliki rasa takut sedikitpun terhadap Tuhan di dalam dirinya, sama sekali mengabaikan peringatan Tuhan dan terus berusaha mengungkap rahasia mereka sehingga sampai membual menjadi orang pertama di bumi yang telah menyelesaikannya, dengan demikian menerima kejayaan dan ketenaran bagi orangnya. Ini cocok dengan setan yang bergegas menginspirasinya untuk memuat Alquran dalam bahasa Arab di komputernya, pengalaman pertama dari jenisnya pada waktu itu, yang tidak pernah menjadi pertanda baik. Dan, dalam waktu singkat Rashad Khalifa menemukan mukjizat semu 19-nya dan penjelasannya yang salah tentang inisial yang mendahului surat-surat Alquran tertentu. Dipompa oleh penemuan “ajaib” nya, Rashad Khalifa pada saat yang sama melakukan terjemahan Alqurannya sendiri, percaya sekarang bahwa ia memiliki kapasitas untuk memahami Alquran secara keseluruhan, meskipun ia tidak mengerti apa-apa di dalamnya dan motivasi sebenarnya tidak mulia.

Saya mengundang Anda untuk membaca kutipan ini dari biografi Rashad Khalifa untuk melihat sendiri bahwa dengan cara inilah peristiwa-peristiwa terjadi baginya. Anda dapat membaca biografinya secara lengkap di situs web yang terkait dengannya .

Anda akan mendapatkan konfirmasi bahwa Setan benar-benar tidak melakukan apa-apa secara acak, dan tidak memilih Rashad Khalifa tanpa alasan untuk menjadikannya salah satu agen pengalih perhatian utamanya sebagai bagian dari rencananya untuk akhir zaman.

Timing/Waktu penunjukan Rashad Khalifa

Pilihan Setan mengenai Rashad Khalifa pertama-tama dimotivasi oleh timingnya. Setan ingin menjadi yang pertama di hadapan Allah untuk mengambil keuntungan dari hal baru ini yang mewakili zaman komputer dan Internet, untuk menyebarkan kebinasaannya dalam skala besar dan dengan demikian mendahului Allah untuk menyesatkan sebagian besar orang sebelum bimbingan-Nya datang ke mereka. Ini adalah peraturan Tuhan: selalu biarkan Setan menyerang terlebih dahulu, karena jika Tuhan menyerang lebih dulu, Setan akan segera dikalahkan dan tidak mampu menanggapi apa pun. Tuhan membiarkan Setan menyerang terlebih dahulu, seperti yang Dia lakukan dalam pertarungan antara Musa dan para penyihir Firaun, sehingga orang dapat mengukur kelemahan Setan dibandingkan dengan kemahakuasaan Tuhan. Memang, bahkan jika kepalsuan ada dalam proporsi yang besar, rumit, berakar, dan sepopuler mungkin, itu tidak bertahan satu detik pun setelah dihadapkan pada Kebenaran Allah.

Setan tidak hanya memilih Rashad Khalifa karena dia tahu dia adalah penjahat dan karena itu dapat menanganinya dengan mudah, tetapi juga karena dia bodoh dan berpikiran sederhana, yang mencegahnya dari menyadari bahwa apa yang Setan ilhamkan kepada dia hanyalah kebohongan besar. Mempercayakan komputer ke Rashad Khalifa, yang berasal dari Mesir, sebuah negara yang pada waktu itu memiliki komputer yang hampir sebanyak jari di satu tangan, seperti memberikan tablet yang terhubung ke internet kepada anak berusia 2 tahun. Setan tahu betul bahwa pada waktu itu, sedikit orang dan bahkan Rashad Khalifa, benar-benar memiliki pandangan yang diperlukan untuk sepenuhnya menyadari efek buruk dari penggunaan komputer. Bahkan, pada saat itu, orang-orang sangat terkesan dengan teknologi ini sehingga mereka percaya bahwa komputer dapat menyelesaikan masalah apa pun, seperti halnya orang-orang saat ini terlalu melebih-lebihkan kemampuan yang disebut kecerdasan buatan dan teknologi baru. Tidaklah cukup menggunakan komputer untuk meningkatkan kapasitas penelitian seseorang, seseorang harus memiliki pengalaman yang memadai untuk mengetahui batasannya dan tidak jatuh dalam kesalahan. Rashad Khalifa bukan hanya tidak tahu apa-apa tentang komputer, tetapi lebih buruk lagi, ia sama sekali tidak dibimbing oleh Tuhan, percaya bahwa ia dapat memecahkan teka-teki yang mana HANYA ALLAH yang PUNYA JAWABANNYA . Bahkan nabi Muhammad yang dengannya Al Qur’an diturunkan, tidak pernah dapat menjelaskan misteri angka 19 dan muqattaat/ inisial2 Alquran. Buktinya adalah bahwa tidak ada hadis atau teks kuno lainnya yang memberikan penjelasan tentangnya dan sejauh ini tidak ada seorang pun di dunia yang dapat mengungkap misterinya. Karena itu, tidak terlalu sulit bagi Setan untuk menipu Rashad Khalifa dengan mengambil keuntungan dari kebinasaannya yang mendalam, dikombinasikan dengan kebodohannya dan ketidaktahuan total akan komputer, untuk melahirkan mukjizat palsu 19 ini yang akan menyesatkan banyak orang.

Kepribadian Rashad Khalifa

Rashad Khalifa memiliki sifat kriminal yang sama dan kekurangan iman yang nyata kepada Tuhan seperti para pengkhotbah palsu yang telah saya persembahkan kepada Anda, dan bahkan melebihi mereka sejauh ini karena ia bahkan mengklaim sebagai utusan Tuhan. Sama seperti para pengkhotbah palsu ini, dia juga meninggalkan tanah kelahirannya di Mesir menuju Amerika Serikat, tertarik oleh cara hidup orang Amerika yang sesat dan mencari kemasyhuran dan uang haram. Dia juga menyebut dirinya sebagai tambahan atas gelar ” Utusan Perjanjian “, ” DOCTOR ” Rashad Khalifa. Dia juga diperkaya dengan menerbitkan semua penemuannya yang salah dalam buku-buku yang dijualnya dengan harga premium. Dia juga memberikan kuliah berbayar untuk menguangkan pengetahuan semu tentang Iblis. Dia juga menerima untuk berdebat hanya dengan orang-orang penting dan senang diundang ke meja orang-orang kuat. Dia juga suka menjadi sorotan dan mendapatkan namanya di berita utama. Dia juga mempromosikan dirinya dengan mencari dengan segala cara untuk bersinar di mata orang. Dia juga menjalani kehidupan ganda dari kebejatan yang didakwa dengan pemerkosaan seorang gadis muda pada saat itu. Dia juga berasal dari tanah yang tidak murni, dari keluarga terkemuka Islam Sufi, salah satu varian terburuk Islam tradisional yang sebagian besar terdiri dari penyembah berhala dan penyembah jin.

Karena telah didakwa atas pelecehan seksual pada anak di bawah umur, dia yang mengaku sebagai utusan Tuhan, itu adalah tanda bahwa Allah ingin mengekspos dia sebagai penjahat dan penipu sejati. Setan selalu memilih orang-orang terkemuka di tanah/asal yang paling keji, dan tidak diragukan lagi tabiat dan akar Rashad Khalifa. Selama otoritas Islam dan apa yang disebut ulama terkemuka Islam tradisional menggelar karpet merah untuknya, Rashad Khalifa tidak memiliki masalah menerima keraguan mereka dan menikmati prestise yang mereka berikan kepadanya, sejauh bertemu dengan politisi kelas satu. Abdi Allah yang sejati mana yang merasa terhormat diundang oleh para penjahat ini? Pada kenyataannya, masing-masing penjahat ini saling menggunakan satu sama lain untuk tujuan mereka sendiri. Penguasa Islam memang senang melihat seseorang seperti Rashad Khalifa datang dengan sesuatu yang baru dalam penemuan mukjizat semu 19 dan penjelasannya yang salah tentang inisial Alquran. Ini akhirnya memungkinkan mereka untuk memiliki sesuatu yang baru untuk disampaikan kepada massa Muslim yang darinya mereka memperoleh semua kekuatan mereka. Dan untuk Rashad Khalifa, itu adalah kesempatan yang sempurna baginya untuk akhirnya keluar dari bayang-bayang dan merasakan “kesenangan” dari ketenaran dan pujian orang.

Seperti yang mungkin telah Anda baca dalam biografinya, sejak awal, Rashad Khalifa selalu ingin bersinar dengan segala cara. Segera setelah dia tiba di Amerika Serikat, dia segera mencari tempat-tempat terhormat di komunitas Muslim Sufi tempat dia berasal. Ayahnya sudah menjadi pemimpin terkenal di komunitas Sufi di Mesir, di kepala sebuah jemaat lebih dari 1.000 orang. Rashad Khalifa hanya mengikuti jejak ayahnya yang salah arah dengan selera berlebih akan ketenaran dan kekayaan. Kemudian, segera setelah dia menemukan mukjizat semu 19, dia segera membuat buku dan menerbitkannya di semua surat kabar untuk meningkatkan reputasinya. Jika dia adalah seorang pencari kebenaran yang otentik tanpa tujuan tersembunyi lainnya, dia kemudian akan dengan bebas berbagi penemuannya, tetapi sebaliknya, Rashad Khalifa buru-buru membubuhkan hak cipta padanya, mengaitkan namanya untuk selamanya. Utusan Tuhan yang otentik tidak memberikan hak cipta pada apa yang Allah ungkapkan kepada mereka, karena Kebenaran dan Pengetahuan hanya milik Tuhan. Sementara penipu seperti Rashad Khalifa hanya berusaha untuk membuat diri mereka sendiri bersinar dan untuk mengambil apa yang bukan milik mereka. Bukan Pengetahuan dan Kebenaran yang menarik semua penipu ini, tetapi hanya sebenarnya untuk menggunakan mereka untuk memberi arti penting bagi diri mereka sendiri.

Tetapi Rashad Khalifa selalu menginginkan lebih, sampai ia jatuh ke gangguan terakhir Iblis, membuatnya percaya bahwa ia adalah utusan Tuhan yang otentik. Dia kemudian mendirikan sekte sendiri, Submitter , dan menempatkan dirinya sebagai penguasa menggantikan Allah. Bahkan hari ini, ketika Anda menelusuri situs web yang terkait dengannya , murid-muridnya berbicara tentang dia dengan lebih hormat daripada yang mereka lakukan dengan nabi Muhammad.

Akhirnya datang perceraian dengan otoritas Islam, karena selama Rashad Khalifa melayani kemuliaan mereka, otoritas Islam membalasnya dengan baik sebagai balasannya. Tetapi, begitu dia mulai lebih besar dari mereka dengan menyatakan dirinya sebagai utusan Tuhan dan mendirikan sekte sendiri, ini tidak lagi dapat diterima oleh mereka.


Pembunuhan Rashad Khalifa

Allah kemudian menjadikan mereka melawan Rashad Khalifa, mendesak penjahat terbesar di antara umat Islam, ekstremis Al-Qaeda, Negara Islam masa depan, untuk menghabisinya dengan cara yang paling kejam. Jika dia benar-benar utusan Tuhan, semua ini tidak akan terjadi padanya: tidak dakwaan atas pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, tidak pula pembunuhan keji terhadap dirinya.

Tanda tangan Tuhan dalam pembunuhan Rashad Khalifa

Bukankah Rashad Khalifa sendiri yang mengklaim, seperti dikutip dalam surat kabar ini, bahwa Allah seharusnya melindungi utusan-utusannya.

Jadi inilah jawaban Tuhan kepada mereka yang masih berpikir, karena kekeliruan mereka yang dalam dan penyembahan berhala mereka, bahwa Rashad Khalifa adalah utusan Tuhan yang otentik: Allah telah meninggalkan beberapa tanda yang jelas untuk menunjukkan bahwa pembunuhannya merupakan azab/hukuman ilahi. Allah menyatakan mereka kepada Anda melalui utusan otentiknya yaitu saya, sehingga tidak meninggalkan keraguan tentang sifat orang ini, dan bahwa seluruh dunia untuk selanjutnya dapat yakin akan penjahat ini yaitu Rashad khalifa dan penipuan ajarannya.

Cara Rashad Khalifa dibunuh

Salah satu tanda pertama yang menunjukkan bahwa pembunuhannya merupakan hukuman dari Tuhan adalah kekerasan ekstrem atas pembunuhannya. Memang, Rashad Khalifa terbunuh oleh banyak luka tusuk dan dibiarkan sekarat di masjidnya di Tucson. Di Amerika Serikat, terutama di Texas, tempat tinggal Rashad Khalifa, senjata sangat luas dan mudah diakses, oleh karena itu Rashad Khalifa bisa saja dibunuh dengan tembakan, tetapi kematiannya dengan 30 luka tikam mengungkapkan kehendak Tuhan untuk membuatnya menderita, membiarkan dia menderita melalui kematian yang lambat dan menyakitkan.

Surat kabar Calgary Herald mengungkapkan lebih banyak detail tentang kekerasan ekstrem pembunuhannya.

Anda dapat membayangkan kekerasan ekstrem di tempat kejadian: Rashad Khalifa, pertama dipukuli habis-habisan, kemudian ditikam sekitar tiga puluh kali, kemudian disiram dengan bahan kimia yang mudah terbakar, dan akhirnya dibakar hidup-hidup. Apakah Anda benar-benar berpikir bahwa Allah akan membiarkan utusan otentiknya dibunuh, dan terlebih lagi dengan cara yang keras, menyakitkan, dan memalukan? Pembunuhan Rashad Khalifa mencerminkan dalam semua hal: kemarahan ekstrem Allah terhadapnya, dan tidak diragukan lagi merupakan hukuman ilahi bagi penipu keji itu. Memang, mereka yang berbohong mengklaim sebagai utusan Tuhan akan menerima hukuman terburuk, seperti halnya Rashad Khalifa.

Rashad Khalifa mengira dia adalah pelindungnya sendiri

Rashad Khalifa takut akan keselamatan nyawanya, dan terus-menerus membawa senapan bersamanya. Utusan Tuhan mana yang sebegitu takut akan mati ketika dia memiliki Allah sebagai Pelindung? Utusan Allah mana yang akan berpikir bahwa membawa senjata dapat melindunginya dengan cara apa pun jika Allah memutuskan untuk mengambil nyawanya? Utusan Allah mana yang tidak puas dengan perlindungan dari Allah semata?

Ditemukan terbaring dalam genangan darah, ditusuk beberapa kali dan dibiarkan mati di lantai dapur masjid Tuckson-nya. Senjatanya terselip, tidak dipakainya, di bawah tubuhnya

Rashad Khalifa berpikir dia cukup pintar untuk melindungi dirinya sendiri dengan secara permanen membawa pistol. Ini adalah jawaban yang diberikan Tuhan kepadanya: Allah bahkan tidak memberinya waktu untuk mengambil senjatanya …

Tuhan berjanji untuk membimbing dan melindungi para utusannya,” katanya dengan berani kepada warga negara bagian Tucson pada tahun 1989. “Tidak ada yang membunuh. jika waktunya tiba, Tuhan mengambil. ” Namun Khalifa menolak untuk ambil resiko. Dia membeli pistol

Rashad Khalifa tahu sendiri dia adalah seorang penipu, itulah sebabnya dia hidup secara permanen dalam ketakutan akan dibunuh. Sedangkan seorang utusan sejati sepenuhnya diyakinkan dan tenteram karena dia tahu bahwa dia mengatakan yang sebenarnya, dan karena itu dia menaruh semua kepercayaannya kepada Tuhan, apa pun yang Tuhan putuskan untuknya, bahkan kematian. Seorang utusan Tuhan yang sejati tahu bahwa kehendak Tuhan akan selalu tercapai, jadi dia tidak akan susah payah melindungi dirinya sendiri.

Peringatan Allah 3 hari sebelumnya

Tanda tangan Allah yang lain dalam pembunuhan Rashad Khalifa adalah fakta bahwa ia telah diperingatkan sebelumnya tentang apa yang akan terjadi padanya. Memang, 3 hari sebelumnya, Rashad Khalifa telah diberitahu oleh polisi tentang penemuan rencana pembunuhan terhadap dirinya. Ini adalah bagian dari tanda tangan Allah untuk memperingatkan terlebih dahulu sebelum menyerang. Namun, Rashad Khalifa sekali lagi mengabaikan banyak peringatan Allah. Seperti para penjahat besar di dunia ini, ia percaya pada bintang keberuntungannya dan berpikir ia bisa lolos dari hukuman Allah selamanya.

“Arik mengatakan ancaman pembunuhan terhadap Khalifa yang paling baru ditemukan tiga hari lalu di Salt Lake City”

Ini mengingatkan kita akan peringatan yang diberikan Tuhan kepada kaum Tsamud, orang-orang jahat lainnya, sebelum mereka dieksekusi.

Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah, sebagai mukjizat (yang menunjukkan kebenaran) untukmu, sebab itu biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun yang akan menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat. Mereka membunuh unta itu, maka berkata Shalih: “Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah janji yang tidak dapat didustakan !Kemudian, ketika perintah Kami datang, Kami menyelamatkan Ṣāliḥ dan mereka yang telah mempercayainya – dengan rahmat dari Kami – dari kehinaan hari itu. Sebenarnya, Tuhanmu yang Maha Kuat, Maha Perkasa. Dan satu teriakan keras yang mengguntur menimpa orang-orang yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumah mereka. seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud S11: V64-68

Saat pembunuhan Rashad Khalifa

Tanda lain yang menunjukkan bahwa pembunuhan Rashad Khalifa merupakan hukuman ilahi, adalah saat terjadinya.

“Polisi mengatakan Khalifa, usia 54, ditusuk beberapa kali sebelum fajar kemarin”

Allah selalu mengirim hukumannya kepada para penjahat ulung pada waktu subuh/fajar, ini adalah sama dengan semua generasi yang telah dihancurkan oleh Allah.

Para utusan (malaikat) berkata: “Hai Luth, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, mereka tidak akan dapat mengganggu kamu sedikitpun, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorangpun di antara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Apa yang mengancam mereka akan terjadi saat subuh. Bukankah subuh sudah dekat? ” S11: V81

Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh . S15: V66

Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur di waktu pagi. S15: V83

Tapi mereka menyebutnya pembohong. Bencana itu menguasai mereka, dan di pagi hari , mereka berbaring tak bernyawa di tempat tinggal mereka. S29: V37

Ketika hukuman jatuh di tempat mereka, itu akan menjadi pagi yang buruk bagi mereka yang telah diperingatkan! S37: V177

Sesungguhnya, di waktu subuh, hukuman yang terus-menerus mengejutkan mereka. S54: V38

dan di pagi hari seolah-olah semuanya telah diratakan dengan tanah. S68: V20

(para malaikat) yang menyerang pada pagi hari S100: V3

“Sekretaris masjid menemukan mayat Khalifa tak lama sebelum jam 6 pagi […]”

Rashad Khalifa, sebagai penjahat sejati, karenanya menderita seperti semua penjahat generasi sebelumnya, Hukuman Allah di pagi hari. Tidak ada yang bisa berbohong mengklaim sebagai utusan Tuhan. Tidak ada yang berbuat seperti itu, tanpa diyakinkan akan pembalasan yang mengerikan dari Allah.

Pembunuh Rashad Khalifa

Pembunuh Rashad Khalifa, Glen Cusford Francis, mendekatinya dengan menyamar sebagai seorang murid, dan dia kemudian terungkap bahwa dia sebenarnya adalah anggota kelompok teroris, Jamaat-ul-Fuqra , yang terdiri dari orang Afrika-Amerika yang masuk Islam dan terkait dengan Al Qaeda .

Karena itu kita mengetahui bahwa pembunuhan Rashad Khalifa sebenarnya disponsori oleh Al-Qaïda . Para anggota Al-Qaïda adalah salah satu penjahat terburuk di dunia dan bertindak dalam kenyataannya atas nama setan. Ini adalah satu lagi tanda hukuman Tuhan bahwa Dia memerintahkan Rashad Khalifa dieksekusi di tangan para pelayan setan yang merupakan anggota Al Qaeda.

Angka 19 dalam pembunuhan Rashad Khalifa

Karena Allah selalu melakukan pekerjaanNya dengan sempurna, semua elemen yang terkait dengan pembunuhan Rashad Khalifa mengikutkan angka 19. Allah dengan demikian membubuhkan tanda tangannya dalam eksekusi Rashad Khalifa, untuk menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa pembunuhan oleh Rashad Khalifa terkait dengan nya mukjizat palsunya 19.

Memang benar, pembunuh Rashad Khalifa, Glen Cusford Francis, ditangkap, tepatnya, 19 tahun setelah pembunuhan itu.

Pengadilan terhadap pembunuh Rashad Khalifa dimulai pada 11 Desember 2012, dan berakhir tepat pada 19 Desember 2012.

Allah mengungkapkan semua tanda kepada kita sehingga kita dapat memahami siapa Rashad Khalifa dan mengapa dia dibunuh. Memang, tanggal 11, hari persidangan dimulai, merujuk pada Iblis yang sejak awal beroperasi melalui Rashad Khalifa. tanggal 19, hari pertimbangan, merujuk pada mukjizat palsu 19, alasan mengapa Rashad Khalifa dibunuh. 3 jam mengacu pada 666, nama kode untuk rencana Iblis di akhir jaman, dimana Rashad Khalifa berkontribusi besar.

Rashad Khalifa dikaitkan dengan sejumlah besar tanda-tanda setan, seperti masjid Tucson-nya yang tidak terlihat seperti masjid, melainkan kuil Masonik, dengan bentuk piramida, dan segitiga atasnya dengan lampu.

Terjemahan Al-Qur’an Rashad Khalifa juga menyandang simbol piramida terpotong. Mata di puncak piramida melambangkan Setan. Terjemahan ini adalah karya murni Setan untuk menipu orang-orang beriman

Sebenarnya, bahkan kelahiran Rashad Khalifa menyandang stempel Setan.

Rashad Khalifa lahir pada tanggal 19 November, kita menemukan angka 19 dan 11. 11 mewakili peran setan sebagai Tuhan palsu dan berarti bahwa Rashad Khalifa berada di bawah pengaruhnya. 19 mengacu pada mukjizat palsu 19, dan Anda akan melihatnya nanti dalam pesan ini, tentang Iblis dalam perannya sebagai Penjaga Dunia Bawah. Ini berarti bahwa sejak lahir hingga mati, Rashad Khalifa tidak pernah meninggalkan jejak Setan, dan dia memang akan bergabung dengannya di neraka selama-lamanya.

Sam Khalifa

Rashad Khalifa memanggil putranya Sam, utusan Tuhan mana yang akan memberikan putranya salah satu alias Setan yang terkenal daripada nama-nama teladan yang diambil dari Al-Qur’an?

Sam si Bajak Laut, mengacu pada Iblis si bajak laut yang menyerang manusia, dan penyingkatan dari Samael, nama lain dari setan. Rashad Khalifa telah berada di bawah pengaruh total setan sejak awal mula, dan seluruh hidupnya hanyalah kebinasaan Iblis. Utusan Allah mana yang akan mendorong putranya untuk menjadi selebriti olahraga di dunia yang duniawi ini daripada mendorongnya untuk fokus pada akhirat? Ini akan menjadi hal yang persis sama jika Rashad Khalifa mendorong putranya untuk menjadi seorang selebriti film atau musik. Para selebritas dunia ini adalah orang-orang terkemuka Setan, dan sangat menyadari bahwa sebagai imbalan atas kekayaan dan ketenaran yang diberikan Setan kepada mereka, mereka tidak akan mendapat bagian di akhirat. Para selebritas dunia ini hanyalah agen Setan, yang digunakan untuk menjual ilusinya ke seluruh dunia, sehingga orang-orang bercita-cita menjadi seperti mereka daripada mengambil tauladan dari utusan Tuhan. Rashad Khalifa adalah salah satu agen Setan ini, dan ia juga menandatangani perjanjian dengan Setan untuk menyebarkan kebinasaannya sebagai imbalan atas perannya yang menyedihkan sebagai utusan Allah yang palsu. Sam Khalifa tidak melakukan apa-apa selain mengikuti model ayahnya yang hilang, mencari kejayaan dan selebritisnya dengan menjadi seorang atlet baseball pro. Dengan melihat orientasi kehidupan Sam Khalifa, seseorang dapat benar-benar melihat ajaran sebenarnya dari Rashad Khalifa.

Seperti yang saya katakan, Sam sebenarnya merujuk kepada Iblis dan Anda dapat melihat alias ini dalam sejumlah besar film propaganda Iblis. Sebagian besar poster film-film ini mengandung tanda-tanda eksplisit yang merujuk pada Iblis dan berbagai atributnya.

“Sam Ada di sini” dan di atasnya supernova (kehancuran) = Sam (Setan) akan ada di sana ketika kehancuran terakhir terjadi, karena ia adalah perusak dunia. Atap berbentuk piramida melambangkan rencana Setan untuk akhir zaman, dan batu penjurunya mewakili Setan sebagai pemimpin dari rencana ini.

“Silent Sam”, Iblis dalam mode siluman/penyusup bertindak tanpa terlihat atau didengar. Kalajengking hitam = Iblis racun mematikan bagi manusia. Semanggi 4 daun = takhayul, kebingungan, dan harapan palsu yang diberikan oleh Setan. Ledakan di kota = kehancuran dunia ini yang akan datang pada tahun 2020.

“Good Sam” = Setan menyebut dirinya baik, sedangkan dia adalah kebalikan dari itu. Ular menunjukkan khayalan Setan yang mengarah pada penghancuran diri. Angka 8 yang menunjukkan ketidakterbatasan, melambangkan neraka abadi yang di atasnya Iblis si Ular akan memerintah. 8 juga mewakili Alfa dan Omega, Setan adalah ciptaan pertama Tuhan dan dia akan menjadi yang terakhir dihancurkan. Yesus menampilkan dirinya sebagai Alfa dan Omega, karena Yesus dalam Alkitab sebenarnya Iblis.

Cinta, doktrin Setan untuk akhir zaman, Setan akan datang dalam bentuk Yesus palsu yang akan mencintai semua yang terkutuk dan menyamankan mereka dalam kebinasaan mereka. Cinta adalah komponen kunci dari doktrin setan untuk akhir zaman.

SOS = bahaya, SOS = Son of Satan/Anak Setan = Antikristus, yang berarti “Bahaya Antikristus”, memang Antikristus akan menabur kematian di bumi melalui perang dunia 3 pada tahun 2020. 44 = 4 (kematian) x 11 (Setan sang pemberontak, Tuhannya yang terkutuk) = Setan akan membawa kematian bagi yang terkutuk. “Musim Panas Sam” = musim panas (neraka) Sam (Setan) = neraka yang akan dipegang Setan. Darah = kematian = Setan, malaikat maut. “8 juta”, 8 mengacu pada neraka abadi, Alpha dan Omega (Yesus palsu), Ular atau Oroboros … itu semua sama.

Musim panas (Neraka) ke-77 adalah pembunuh = neraka yang akan dibawa ke bumi pada akhir zaman oleh Setan membunuh yang terkutuk. 77 = 7 (Kiamat) x 11 (Setan) = Kiamat saat Iblis/Setan tiba di bumi ini

Satu mata = dalam bahasa Prancis Sol Eil = Sun = Setan. Memang, Setan diciptakan dari api tanpa asap, yaitu dari matahari. “Itu bukan semua musuh Sam” = itu belum berakhir untuk musuh Setan, yang terkutuk sebenarnya adalah musuh Setan, mereka yang mana Tuhan telah mengizinkan Setan untuk menghukumnya.

“Pahlawan favoritmu akan kembali ke layar lebar” = Setan, idola orang terkutuk, akan kembali ke permukaan, dengan ruh-ruh jahatnya (Gog dan Magog), dan akan membawa neraka di bumi ”.

“Keadilan dilayani” = Keadilan akan ditunaikan, Setan dikirim oleh Allah untuk melaksanakan keadilan dengan menghancurkan yang terkutuk. Kelinci dengan telinga dan tangan dalam bentuk tanduk = hail Setan, dengan pistol = untuk membunuh yang terkutuk. Kelinci juga melambangkan penyesatan setan, seperti kelinci di Alice in Wonderland, yang membawanya ke dalam kegelapan dan ilusi yang mendalam. dog= kebalikan dari God, yaitu Setan. Anjing yang berpakaian seperti manusia mewakili Tuhan palsu yang akan dimainkan oleh Setan dalam penyamarannya sebagai manusia (Yesus palsu)

“Sam dan monster api” = Setan dan pasukan iblisnya, Gog dan Magog. “Dunia membutuhkan mereka” = dunia ini membutuhkan iblis, Allah mengirim mereka untuk membersihkannya dengan menghancurkan yang zalim, tersesat, dan memberontak.

“Fireman Sam” = Setan si petugas pemadam pyromaniac yang mengarahkan ke neraka sambil berpura-pura menyelamatkan dari api. Simbol matahari = Setan. Simbol matahari apa pun sebenarnya merujuk pada Setan, karena Setan telah diciptakan dari matahari, dan Setan mengarahkan ke api neraka.

“Super Sam” = Super Setan, pahlawan super bertopeng mengacu pada “bintang rock” yaitu Yesus palsu yang dijelmakan oleh Setan. “Menyelamatkan hari” = Setan akan menyelamatkan harinya dengan menghancurkan yang terkutuk, karena ia telah lama menunggu ini. “coming soon” = Setan akan segera hadir.

“Bahaya baru terbangun/muncul” = penghancuran dunia oleh Setan dan pasukannya Gog dan Magog. Matahari Hitam melambangkan Setan, bintang hitam kematian, perusak dunia.

Sam Whiskey = Setan alkohol. Alkohol, senjata Setan untuk menyesatkan. Piramida dalam emas dengan koboi bersenjata di atas = Setan merusak jiwa-jiwa dengan uang, dia adalah koboi, pengendara yang terkutuk dan dia akan membunuh mereka segera. Wanita telanjang di sebelah kirinya = wanita, jseks, senjata utama Setan untuk jiwa-jiwa yang korup.

“Paman Sam, aku menginginkanmu” = Setan menginginkan jiwa kita. Manusia terbakar = neraka tempat tujuan para penjahat. Zombi yang membunuh orang = Gog dan Magog akan segera dilepaskan pada yang terkutuk.

potong rambut dalam bentuk matahari hitam = bintang hitam = Setan bintang hitam kematian. “I dig this movie” = Setan yang mengedit seluruh skenario ini untuk penghancuran terakhir. Kalung dengan tengkorak = Setan, malaikat maut, yang akan menghancurkan yang terhilang.

Sekutu terbaik Setan di akhir jaman ini adalah para wanita, wanita telah menjadi teman Setan dan dihibur olehnya. Setan menggunakan wanita untuk menipu seluruh dunia.

“Karena Sam” = karena Setan yang terhilang menjadi berpikiran sederhana

“Sam yang Baik” = Setan yang baik = Setan yang menyamar sebagai Yesus palsu. Piramida dengan pria kulit hitam bertopeng di atas, yaitu Setan, yang akan datang bertopeng dalam Yesus untuk memerintah dunia ini. Supernova = kehancuran dunia. Matahari Merah = kehancuran dunia. Lingkaran = Kontrol setan atas yang terhilang.

Elvis = yang tersesat, boneka Setan, Elvis tertulis di tulang = kematian orang terhilang. Sam & Elvis = Setan dan yang tersesat, cerita panjang … dog (Dog = inverse of God = Satan) di atas kursi berbentuk piramida = pemerintahan Setan akan datang, Dan Setan akan dipuja oleh yang terhilang seperti pada poster ini .

“Before he could find love Sam Wellman needed to make a change”, Sam Well man = Setan menyamar sebagai orang baik = Yesus palsu. Sebelum dicintai oleh semua, Setan perlu membuat perubahan kecil = untuk menyamarkan dirinya dalam bentuk Yesus palsu. Wanita dengan wajah laki-laki dengan mata tersembunyi = Setan si androgini, pria sekaligus wanita, 1 mata = matahari = Setan. Sam dalam logo film dengan ujung seperti ekor setan untuk menunjukkan bahwa Sam mewakili Setan.


Peringatan dari Allah untuk Submitter dan Quranists

Saya, utusan Tuhan yang otentik, yang mana Rashad Khalifa telah mencegat peran itu, dengan sungguh-sungguh memperingatkan atas nama Allah, semua Submitter yang masih mengikuti jalan kebinasaan Rashad Khalifa dan mengakui dia sebagai utusan Tuhan, demikian juga semua Quranist yang mematuhi ajarannya yang salah dan yang percaya pada mukjizatnya palsu 19, bahwa jika meskipun ada banyak bukti yang telah saya perlihatkan kepada Anda, Anda tetap teguh pada keyakinan salah Anda, maka terimalah pengumuman dari Allah tentang kehancuran yang akan datang. Siapa lagi selain kaum sektarian penyembah berhala yang bertahan dalam melihat Rashad Khalifa sebagai seorang utusan Tuhan yang otentik setelah apa yang saya perlihatkan kepada Anda? Siapa selain orang-orang ber-iman palsu yang hanya ingin mengikuti jalan mereka sendiri untuk tetap percaya pada mukjizat palsu 19 dan ajaran-ajaran palsu lainnya dari Rashad Khalifa?

Peringatan dari Allah kepada Edip Yuksel

Penyebutan khusus dari Allah kepada pewaris dan pengikut awal Rashad Khalifa, Edip Yuksel: jika setelah bukti-bukti yang jelas ini Anda tidak berhenti menyebarkan kesalahan Anda melalui promosi mukjizat palsu 19, ajaran palsu Zaman Baru pada agama, dan terjemahan Anda yang tidak jujur ​​tentang Al-Qur’an, dan bahwa Anda tidak bergabung dengan cara yang telah dinyatakan oleh Allah melalui utusannya yaitu saya, bersiap-siaplah untuk menerima hukuman yang pantas dari Allah.

sekelompok New-Agers berkumpul di sekitar “guru”-nya

Sejak kematian Khalifa, Edip Yuksel telah mengabdikan hidupnya untuk keajaiban palsu 19

Edip Yuksel terbukti menjadi seorang guru, seperti halnya Rashad Khalifa, kecuali bahwa ia tidak bertindak terlalu jauh dengan mengklaim bahwa ia adalah seorang utusan Tuhan.

Testimoni Ahmed Mansour

Untuk menutup bagian ini tentang Rashad Khalifa, tidak ada yang lebih baik daripada mereka yang tahu dan bertemu secara personal dengan Rashad Khalifa, sebelum dan sesudah dia menyatakan dirinya utusan Allah untuk memberi tahu kita, siapa dia sebenarnya. Saya membagikan kepada Anda kutipan-kutipan ini dari kesaksian Ahmed Mansour yang dekat dengan Rashad Khalifa, dan Anda akan melihat bahwa kesaksiannya menegaskan dalam semua hal apa yang telah saya sampaikan kepada Anda tentang dia. Perhatikan bahwa saya tidak tahu tentang kesaksiannya sampai saat menulis presentasi ini tentang Rashad Khalifa . Fakta bahwa kita sampai pada kesimpulan yang persis sama, sedangkan Ahmed Mansour mengenalnya secara pribadi, sementara saya tidak, mewakili bukti lebih lanjut untuk Anda bahwa memang Tuhan yang membuat saya menulis pesan ini, dan bahwa saya memang utusannya yang otentik.

“It was only just a joke”: Utusan Tuhan mana yang akan menyangkal dirinya setelah Allah memberi tahu dia bahwa dia adalah utusan-Nya?

Jadi ini adalah model yang telah dipilih Rashad Khalifa untuk diadopsi: model penipu Swaggart ini, untuk disanjung oleh semua orang, menjadi kaya dan terkenal pada gilirannya. Seperti yang telah saya tunjukkan kepada Anda, dia menetap di Amerika Serikat semata-mata termotivasi oleh alasan-alasan ini.

Kita dapat melihat bahwa para setan penipu ini berfungsi sebagai model bagi satu sama lain, mengambil metode satu sama lain untuk menipu orang dan untuk memperoleh popularitas dan kekayaan maksimum. Khalifa, Swaggart, Deedat, semuanya adalah penjahat dengan kaliber yang sama dan menggunakan metode yang sama berdasarkan pada bisnis agama dan pada penyalahgunaan kepercayaan orang. Saksikan bagaimana kematian Ahmed Deedat, yang dianggap sebagai pahlawan oleh sebagian besar Muslim tradisional: Allah ingin kematiannya difilmkan secara langsung untuk menunjukkan kepada orang-orang tentang akhir yang menanti bagi para penjahat ini. Dalam video ini, Ahmed Deedat merasa ngeri dengan penglihatan yang Tuhan memberinya sebelum kematiannya dari hukuman yang menantinya di akhirat: neraka Saqar.

Ini tidak mencegah penjahat besar yaitu Zakir Naïk untuk mengikuti model Ahmed Deedat, yang pada gilirannya menjadi pengkhotbah palsu yang kaya akan puluhan juta dan berteman dengan penguasa, meskipun ia menjadi saksi pada saat-saat terakhir sebelum kematian deedat dan melihat dengan matanya sendiri: akhir yang Allah cadangkan bagi mereka yang menggunakan Nama-Nya untuk menyesatkan orang.

Allah telah membutakan semua penjahat besar ini yang adalah para pengkhotbah agama sehingga mereka akan selalu melangkah lebih jauh dalam kesalahan mereka tanpa pernah menyadari atau mengantisipasi hukuman Tuhan pada mereka.

Utusan Allah mana yang akan mengakui/mengatributkan kekuatan(t/n: biasanya disebut karomah), barang sedikit saja dari orang-orang kudus/wali, mengetahui bahwa pada Allah-lah berpusat semua kekuatan? Ini menegaskan apa yang saya katakan kepada Anda, Rashad Khalifa adalah seorang mistikus yang percaya pada kekuatan orang-orang kudus dan dalam semua jenis pengalaman paranormal, seperti lucid dream yang diberikan setan selama tinggal di Mekah, atau dugaan pertemuannya dengan Malaikat Jibril yang sangat disukai Iblis untuk dipersonifikasikan.

Tidak perlu banyak bagi Rashad Khalifa, untuk menunjuk dirinya sendiri atau yang lain sebagai utusan Tuhan. Kita bisa melihat betapa entengnya Rashad Khalifa mengambil subjek ini, sebuah pertanda dari kekurangan imannya. Salah satu kezaliman terburuk dan yang dihukum oleh neraka terburuk, neraka Saqar, adalah mengaku sebagai utusan Tuhan tanpa benar-benar ditunjuk oleh Tuhan. Karena itu seseorang harus sangat tersesat untuk menyatakan diri sebagai utusan Allah tanpa benar-benar menjadi utusan Allah. Saya dapat meyakinkan Anda sebagai utusan Tuhan yang sejati, bahwa ini (menjadi utusan) bukan sesuatu yang dapat disalahpahami lagi, karena itu Rashad Khalifa juga sebenarnya tahu betul bahwa ia bukan utusan Tuhan, karena itu ia terus-menerus mengkhawatirkan hidupnya.

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: “Telah diwahyukan kepadaku”, padahal tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya, dan orang yang berkata: “Aku akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah”. Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu” Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. S6: V93

Untungnya, namanya, Rasyad, bahkan tidak ada dalam Alquran, kalau tidak, ia akan menjadikannya sebagai bukti utama. Tetapi, seperti yang saya tunjukkan kepada Anda, ini tidak mencegahnya dari menemukan akal-akalan untuk tetap berpura-pura bahwa namanya disebutkan dalam Al-Qur’an, hanya terkodifikasi melalui nomor 19. Rashad Khalifa tidak malu untuk menunjuk utusannya sendiri seperti membagi permen, dengan harapan mereka menemaninya dalam kegilaan kriminalnya dan memperkuat kebohongannya di mata orang lain. Kita dapat dengan jelas melihat bahwa setan sendirilah yang beroperasi melaluinya, berusaha dengan segala cara untuk menyesatkan rombongan Khalifa.

Seperti yang telah kita lihat dengan Ali Nouman Khan dan Tariq Ramadan, para penjahat ini suka mengelilingi diri mereka dengan orang-orang yang dalam situasi yang rentan untuk tanpa malu-malu melecehkan mereka, yang tidak bisa membela diri. Tetapi Tuhan masih melindungi Ahmad Mansour dari pemangsa tanpa ampun ini, yaitu Rashad Khalifa, karena Tuhan adalah Pelindung orang-orang beriman sejati yang dihuni oleh ketakutannya dan yang bertindak sesuai dengan ajarannya. Tuhan ingin kesaksian Ahmad Mansour untuk tidak tetap menjadi surat mati, dan bahwa melalui sejarahnya ia dapat membawa ke seluruh dunia gambaran konkret tentang kepribadian sejati Rashad Khalifa. Deskripsi dari orang dekat Rashad Khalifa menunjukkan kepada kita bahwa Rashad Khalifa bukanlah orang yang kita ragu, tetapi sifat kriminalnya ditampilkan dengan jelas. Ini juga menyalahkan semua orang yang mengenalnya secara pribadi, dan yang masih bersikeras mengatakan bahwa ia adalah utusan Allah yang otentik dan telah menyampaikan ajaran jahatnya ke seluruh dunia.

Edip Yuksel, pewaris Rashad Khalifa

Di antara orang-orang ini, saya memikirkan secara khusus atas serigala ini yang menyamar sebagai seekor domba: yaitu Edip Yuksel, yang merupakan salah satu pendukung Rashad Khalifa yang paling bersemangat selama masa hidupnya, dan yang dapat melakukan emigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1989 hanya karena disponsori Rashad Khalifa secara langsung. Tidak mungkin dalam kondisi apapun bahwa Edip Yuksel, yang telah bekerja sama dengan Rashad Khalifa: mengklaim tidak melihat sifat kriminalnya yang sebenarnya. Edip Yuksel melihat dengan mata, akhir yang Allah cadangkan untuknya (akan seperti akhir Rashad Khalifa), yang tidak mencegahnya untuk terus percaya bahwa RK adalah utusan Tuhan dan untuk mempromosikan ajarannya yang salah dan mukjizatnya palsunya 19, sampai mengabdikan seluruh hidupnya untuk itu. Namun, Anda melihat di awal pesan ini bahwa pencarian dasar yang sederhana cukup untuk menganulir keajaiban palsu 19. Fakta bahwa EY telah menerbitkan beberapa blok pada dugaan kebenaran keajaiban 19 ini tanpa menyadarinya, menunjukkan bahwa Edip Yuksel tidak dapat disangkal lagi, telah dibutakan oleh Tuhan. Karena, sebenarnya bukan kebenaran yang menarik baginya, tetapi hanya untuk melanggengkan keyakinannya yang salah,dan untuk mempromosikan dirinya sendiri dengan memantul pada “keberhasilan” Rashad Khalifa. Edip Yuksel menemukan urat nadi di seberang jalan yang dibuka oleh Rashad Khalifa, dan ia hanya memutuskan untuk mengambil keuntungan darinya dengan mengambil alih sekte Submitternya dan mengambil ajaran sesatnya.

Heksagram mewakili 666, yang sekali lagi menegaskan sifat jahat dari mukjizat palsu 19

Edip Yuksel-lah yang menyelesaikan pekerjaan Rashad Khalifa, yang dibunuh sebelum dia dapat menyelesaikan revisi terjemahan Qurannya tahun 1981: “ Quran the Final Scripture “.

“..dan mulai mengerjakannya “mati-matian” dalam sehari untuk menyelesaikan revisi terjemahan Quran tahun 1981nya: “Quran the Final Scripture“, dia HAMPIR saja menyelesaikannya”

Dengan demikian, Edip Yuksel hanya mengambil revisi Rashad Khalifa yang belum selesai, dan menambahkan pendekatan Zaman Barunya untuk itu. Maka setan melanjutkan pekerjaan yang telah ia mulai dengan Rashad Khalifa melalui pewarisnya: Edip Yuksel, mendorong kesalahannya lebih jauh. Saya telah membaca terjemahan Alquran Edip Yuksel ini, dan saya dapat memberi tahu Anda bahwa itu jahat/satanis dan menyesatkan dalam banyak hal.

Memang, terjemahan Al-Qur’annya hanya berkutat di sekeliling angka 19, yang ia kaitkan dengan sejumlah besar ayat yang ia tafsirkan di bawah prisma angka dari setan ini. Penerjemahannya, meskipun sangat tidak tepat dibandingkan dengan apa yang benar-benar dikatakan dalam bahasa Arab, tampak cocok untuk ayat-ayat yang tidak kontroversial. Tetapi, ketika sampai pada ayat-ayat yang berhubungan dengan konsep primordial, terjemahannya menjadi sangat tidak jujur dan menyesatkan, dan sama sekali tidak sesuai dengan teks Arabnya. Menurut Edip Yuksel: setan tidak ada sebagai entitas metafisik tetapi berasimilasi dengan bagian jahat yang hidup di dalam kita; neraka yang terbuat dari api dan kobaran api hanyalah metafora sederhana dan berasimilasi dengan kehidupan terestrial kita saat ini, dengan cara yang sama: surga bermuara ke bumi ini dan tidak selestial/di langit; hidup dan mati hanyalah bagian integral dari siklus reinkarnasi yang tak terbatas di bumi ini.

Pada kenyataannya, visi yang dipertahankan oleh Edip Yuksel diasimilasi tidak lebih dan tidak kurang dengan doktrin Zaman Baru di mana penyimpangan utama Setan bersandar pada akhir zaman. Di akhir jaman ini, Setan menggunakan bahasa Allah dan mengambil wajah seorang malaikat untuk mengalihkan orang-orang beriman sejati dari jalan Allah, dengan menggunakan Kitab Suci Allah dan berpura-pura berbicara atas nama Allah. Memang, karena telah berbicara secara lisan dengan Edip Yuksel, saya bersaksi bahwa orang ini tidak diragukan lagi ditunjuk oleh setan untuk melayani sebagai pewaris Rashad Khalifa. Sangat mengesankan untuk melihat bagaimana agen-agen setan ini dapat memberikan diri mereka udara abdi Tuhan yang otentik, sampai menipu orang-orang pilihan Tuhan. Hanya mereka yang mengenal Tuhan dengan sempurna dan ajaran-ajaran-Nya serta yang tercerahkan oleh Tuhan yang mampu membuka kedok penipuan mereka. Lewat telepon dan di banyak video YouTube-nya, Edip Yuksel terlihat seperti orang suci, dengan suaranya yang lembut dan ucapannya yang manis, dan perilakunya yang tampaknya dalam segala hal sempurna, ketika pada kenyataannya pria ini tidak melakukan apa pun selain menjual kepada kita mukjizat palsu 19 Rashad Khalifa dan doktrin palsu setan, doktrin Zaman Baru. Melalui Edip Yukself, Anda dapat melihat ilustrasi konkret tentang kemampuan setan untuk menampilkan dirinya dalam penampilan yang menipu, dan menggunakan segala cara untuk mendapatkan kepercayaan orang, ketika pada akhirnya, setan dan agen-agennya hanya menjual kepada kita kebalikan dari apa yang Allah firmankan dalam Kitab suci-Nya. Edip Yuksel sebenarnya adalah seorang “guru” (t/n: pemp. agama di india) belaka, seorang sektarian murni, yang suka mengelilingi dirinya dengan murid-murid dan merasa seperti seseorang yang penting, ia menyukai permainan ini dengan mentornya Rashad Khalifa. Karena, tidak mungkin Edip Yuksel melewatkan sifat kriminal Rashad Khalifa yang sebenarnya, dan bahwa dia tidak menyadari melalui penelitian sederhana, dia yang telah menerbitkan beberapa buku tentang hal ini, bahwa mukjizat 19 tidak lain hanyalah dusta. Pengarang buku yang menghasilkan lebih dari 20 buku, Edip Yuksel bahkan melangkah lebih jauh daripada Rashad Khalifa dalam penyesatan yang ia sebarkan ke seluruh dunia, mempromosikan doktrin setan Zaman Baru melalui terjemahannya tentang Al-Quran dan banyak buku-bukunya.

Semua orang yang berada di bawah pengaruh setan, dan Edip Yuksel adalah bagian darinya, semuanya memiliki keyakinan yang sama: Reinkarnasi, penolakan keberadaan metafisik Iblis/setan dan pasukan setannya, penolakan neraka abadi yang terbuat dari api, penolakan surga selestial tetapi keyakinan akan zaman keemasan yang akan datang di Bumi, promosi cinta universal dan kesatuan. Fakta bahwa mereka tidak percaya pada keberadaan setan yang sebenarnya adalah tanda bahwa mereka berada di bawah pengaruhnya, dan ini menjadi perhatian juga bagi banyak orang dari penganut agama-agama yang percaya kepadanya hanya walau tidak secara konkret. Semua penganut Zaman Baru ini, di mana Edip Yuksel menjadi bagiannya, pada pandangan pertama tampak sebagai orang-orang yang sangat baik, tetapi bukan itu yang benar-benar penting, yang penting adalah doktrin yang mereka khotbahkan, karena doktrin mereka berlawanan dengan ajaran Allah dan Kitab Suci-Nya. Memang, setan tahu bagaimana menjadi sangat baik dan sangat menawan ketika tentang mendapatkan kepercayaan orang, kecuali bahwa apa yang dia tetapkan untuk mereka hanya berfungsi untuk mengarahkan mereka langsung pada kehilangan/kerugian mereka.

Bagaimana mungkin Edip Yuksel termasuk yang dibimbing dengan baik ketika ia percaya bahwa Rashad Khalifa adalah seorang utusan yang otentik, dan bahwa ia mempromosikan mukjizat palsu 19 dan doktrin Setan Zaman Baru untuk akhir zaman?

Edip Yuksel mempromosikan persatuan, doktrin setan untuk akhir zaman

Edip yuksel seorang “guru” yang berpikir bahwa dia adalah pembimbing selain Tuhan. Tak ada orang beriman sejati yang mau menerima murid pengikut, tapi akan memberitahu orang-orang supaya menjadi murid langsung dari Allah

Konferensi angka 19 di Oxford dipimpin oleh “guru” Edip Yuksel dan dikelilingi oleh penganut zaman baru yang menjadi murid pengikutnya

Edip Yuksel ingin menjadi penting dan terus menyebarkan doktrin zaman barunya yang sesat ke seluruh dunia. Setan mempromosikan siapapun yang mendorong doktrin zaman barunya.


Versi terjemahan Alquran mana dalam Bahasa prancis dan inggris?

Adapun terjemahan Alquran, Tuhan telah membuat saya menerjemahkan Alquran selama hampir 4 tahun sekarang dan saya saat ini dalam 3/4 dari terjemahan saya. Saya tidak tahu apakah Tuhan membuat saya melakukan tugas ini hanya untuk melengkapi instruksi dan pengetahuan saya tentang Alquran, atau untuk membagikannya dengan orang lain. Untuk saat ini hanya Tuhan yang tahu, mengetahui bahwa waktu yang kita miliki sebelum dimulainya kehancuran akhir sangat dekat, pada tahun 2020. Yang saya tahu adalah bahwa terjemahan Alquran saya telah memungkinkan saya untuk mencapai tingkat pengetahuan tentang Alquran yang belum pernah saya raih sebelumnya, meskipun saya mempelajari Alquran secara mendalam sejak usia dini. Memang benar, Kitab Allah seharusnya menemani kita sepanjang hidup kita, kita tumbuh bersama Alquran, dan semakin banyak Tuhan memberi kita pengetahuan, semakin kita mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam pemahamannya. Tuhan berkata bahwa mereka yang diberi pengetahuan Kitab mengenalinya sebagaimana mereka mengenal anak-anak mereka sendiri yang mereka lihat tumbuh setiap hari di depan mata mereka, demikian pula orang-orang beriman tumbuh setiap hari dengan Alquran dengan memahaminya selalu lebih baik dan dengan menerapkannya selalu dalam kehidupan mereka sendiri.

Those to whom We have given the Book know it as they know their own children. S2:V146

Seperti yang telah saya jelaskan kepada Anda, bukan terjemahan Alquran yang ini atau itu yang akan memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang quran, tetapi hanya kehendak tulus Anda untuk menaati Allah untuk menyenangkan Dia. Oleh karena itu bukan versi yang Anda baca yang akan menentukan pemahaman Anda yang baik tentang Alquran, tetapi Allah yang memberikan pemahaman yang baik kepada orang-orang yang tulus dan yang melakukan upaya yang diperlukan untuk mencari kebenaran dan menerapkannya pada kehidupan mereka sendiri. Walaupun, tidak semua versi sama, dan banyak versi Prancis dan Inggris telah diterjemahkan oleh orang-orang yang tidak membaca bahasa Arab dan tidak dibimbing oleh Allah, berpikir bahwa mereka dapat menerjemahkan Kitab Allah seperti orang menerjemahkan buku-buku selain itu, yang hanya buatan manusia. Hanya orang yang memiliki pengetahuan tentang Allah yang dikombinasikan dengan penguasaan bahasa Arab secara simultan dapat, dengan bantuan Allah: menghasilkan terjemahan yang lebih sesuai dengan kenyataan, dan orang ini adalah diri saya sendiri, pembawa pesan yang telah Allah kirimkan kepada Anda semua. Seperti yang saya katakan, saya tidak meyakini bahwa Allah membuat saya menerjemahkan Alquran untuk membagikan terjemahan ini kepada orang lain, tetapi itu tidak terlalu penting, karena Panduan/bimbingan Allah jauh mencukupi untuk setiap orang yang tulus yang digerakkan oleh tekad yang kuat untuk menyenangkan-Nya dan untuk mereformasi dirinya sendiri.

Kembali ke terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Prancis yang saya rekomendasikan kepada Anda, setelah membaca lusinan dan lusinan, ternyata versi yang paling populer, apa pun bahasa terjemahan mereka, sebenarnya adalah yang paling setia. Tuhan berjanji untuk menjaga/melestarikan Alquran, dan Tuhan karena itu memastikan bahwa versi yang paling dekat dengan kebenaran justru yang paling populer. Sekalipun versi-versi ini masih memiliki beberapa ketidaksempurnaan,namun ketidaksempurnaan ini dikehendaki oleh Allah hanya untuk tujuan menyisihkan orang ber-iman palsu, dan sama sekali tidak menyesatkan orang beriman sejati. Jadi, versi Prancis dan Inggris yang saya rekomendasikan kepada Anda adalah Hamidullah untuk Prancis, dan Yusuf Ali, Dr. Mohsin, dan Abdul Daryabadi untuk Inggris. Terjemahan-terjemahan ini menjadi yang paling dekat dengan kebenaran dan paling jujur ​​dari versi Prancis dan Inggris, terlepas dari kenyataan bahwa mereka ditafsirkan di bawah kacamata Islam Sunni tradisional. Untuk memperbaiki cacat ini, Anda bisa mengabaikan sebagian besar anotasi/catatan dari mereka, yang hanya merupakan penafsiran yang salah dari Islam tradisional dan bukan bagian dari tubuh Alquran. Anda juga dapat mengabaikan sebagian besar tanda kurung yang menunjuk Nabi Muhammad. Ketika Al-Qur’an mengatakan “kamu”, sebenarnya ditujukan kepada setiap orang beriman secara pribadi dan tidak hanya untuk nabi Muhammad, kecuali ketika konteksnya dengan jelas menunjukkan bahwa hanya Nabi Muhammad yang dimaksud . Dan bahkan dalam kasus-kasus ini, bukankah Allah meminta kita untuk mengambil para Nabi-Nya sebagai teladan? Jadi, jika ayat itu masih bisa diterapkan pada kita, maka boleh saja ada orang beriman yang bercita-cita menyerupai Nabi Muhammad dengan menerapkan ayat ini pada dirinya sendiri. Demikian juga, ketika Tuhan berbicara tentang rasul-rasul lain, kita tidak boleh berkeyakinan bahwa ini adalah kisah-kisah sederhana yang hanya berhubungan dengan orang-orang/kaum mereka. Setiap kisah ini membantu kita mempelajari pelajaran yang harus kita terapkan pada diri kita sendiri, dan setiap orang beriman harus secara alami menganggap utusan-utusan Allah sebagai teladan dan mereproduksi perilaku mereka. Dan jika ada keraguan tentang sebuah ayat, maka saya mengundang Anda untuk berkonsultasi dengan versi terjemahan Alquran lainnya, dalam semua bahasa yang dapat Anda pahami, untuk membandingkan satu sama lain dan akhirnya menemukan makna yang lebih cocok untuk Anda. Tetapi perlu diingat bahwa hanya kehendak Anda untuk menaati Tuhan dan menerapkan pada diri Anda apa-apa yang Tuhan jadikan Anda mengerti dari Alquran, yang akan memungkinkan Anda untuk memiliki pendekatan yang baik untuk Alquran. Al-Quran adalah Buku Ibu, itu adalah batu penjuru yang menghubungkan semua ilmu pengetahuan, jadi sama pentingnya untuk mendidik diri sendiri melalui buku sains lainnya, termasuk buku-buku dari setan, semata-mata hanya untuk memahami konsep-konsep Alquran yang paling maju dan memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang ayat-ayat Allah. Saya juga mengundang Anda untuk membaca Alkitab (Perjanjian Lama dan Baru), karena bahkan jika beberapa bagian salah dan mengarah pada penyembahan berhala Yesus atau mengandung anjuran yang salah, bagian yang baik dari teks mereka akan lebih menjelaskan Alquran. Orang beriman sejati yang dilengkapi dengan kebijaksanaan dan dibimbing oleh Allah, akan dapat dengan mudah membedakan firman Allah dari apa yang ditempa oleh Iblis. Jika ada perbedaan dengan Alquran, tentu Alquranlah yang mengatakan kebenaran, dan akal sehat dan logika akan mengonfirmasikannya kepada Anda, karena Tuhan tidak pernah berkontradiksi dengan dirinya sendiri dan hukum-Nya tidak pernah berubah. Dengan mengidentifikasi kebohongan yang telah ditempa oleh Setan dalam Alkitab, Anda akan dapat memahami apa yang ada dalam pikiran Setan, dan dengan demikian mengidentifikasi rencananya yang salah/penyesatan mereka.


Sifat pesan ini

Pada kenyataannya, pesan yang Anda baca dan yang memiliki lebih dari 1700 halaman teks ini tidak lebih dan tidak kurang dari versi ilustrasi dan mengunjungi kembali dari semua Kitab Suci Allah. Adalah sangat normal dan dapat diprediksi bahwa Allah akan menggunakan utusan utamanya untuk meninjau kembali semua Kitab Suci-Nya dan membuat mereka lebih maju, seperti episode terakhir dari film seri yang meninjau kembali semua episode sebelumnya untuk menyoroti momen-momen penting mereka. Oleh karena itu pesan inilah yang selanjutnya akan menjadi teks referensi Anda untuk mendekati Kitab-kitab Allah dengan cara terbaik. Karena, pesan ini mengembalikan kebenaran pada semua anjuran/perintah-perintah yang terkandung dalam Kitab Allah dan menyoroti mukjizat tersembunyi mereka, dan mengidentifikasi peristiwa mendatang yang diumumkan di dalamnya. Karena itu bukan tanpa alasan bahwa Allah membuat saya menulis peringatan terakhir pesan yang sesuai dengan ukuran dari 3 Kitab Suci, dan yang hanya mengambil sila-sila yang terkandung di dalamnya dan mendukung mereka lebih lanjut. Tujuan sebenarnya adalah Anda mengambil ukuran penuh/pandangan utuh atas Al-Qur’an dan Kitab Tuhan sebelumnya, dan memahaminya sebagaimana mestinya dipahami. Sesungguhnya, pesan ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan Kitab-kitab Allah dan tidak menjadi Kitab Allah yang baru, tetapi hanya merujuk kepada mereka dan hanya berfungsi untuk meneguhkan mereka lebih lanjut. Oleh karena itu, Alquranlah yang akan selamanya menjadi buku untuk membimbing kita, dan pesan ini hanya memungkinkan orang-orang beriman untuk memiliki pendekatan yang tepat, membantu pemahaman yang baik, dan memberi mereka ilustrasi modern tentangnya.

Saat ini, semua sekte2 yang menyebut diri mereka agama mengklaim telah berdasarkan Kitab Tuhan, tetapi mereka memberikan interpretasi yang salah tentang mereka yang bertentangan dengan apa yang sebenarnya kitab suci katakan. Dengan demikian, pesan ini berfungsi untuk mengembalikan interpretasi mereka yang sebenarnya dan untuk mengungkap kebohongan dan penyesatan dari agama. Seluruh Alquran berputar di sekitar pengumuman Hari Kiamat dan hanya berfungsi untuk memperingatkan kita tentang kedatangannya yang tidak dapat dicegah. Sesungguhnya, kehancuran kiamat mewakili bencana yang sedemikian rupa dahsyatnya, sehingga Allah ingin memperingatkan kita lebih dari 1400 tahun sebelum kedatangannya. Pesan dari Tuhan ini hanyalah replika terakhir dari peringatan ini, tetapi dengan desakan yang lebih besar, karena kita sekarang sangat dekat dengan peristiwa ini. Tujuannya adalah agar Anda mengukur pentingnya keselamatan Anda dengan mengikuti ajaran Allah yang benar yang terkandung dalam Kitab Suci-Nya, dan kesalahan ekstrem yaitu mengikuti ajaran palsu agama-agama hari ini. Akhirnya, pesan ini ada untuk membuat Anda menyadari dengan lebih tepat dan detail kekerasan ekstrem yang akan mewakili bencana besar kiamat dan kengerian hukuman neraka. Inilah mengapa pesan ini bahkan nampak lebih mengancam daripada Alquran, karena ancaman Allah sekarang menggantung di atas kepala kita, seperti pedang Damocles. Dunia ini berkembang seperti orang yang berjalan dengan mata tertutup menuju jurang api, maka wajar jika semakin orang itu mendekati jurang api, semakin banyak peringatan dari Tuhan dan menjadi lebih mendesak. Pesan ini melambangkan peringatan utama dan terakhir dari Allah sebelum kedatangan hukumannya yang efektif, yang dikirim tepat sebelum langkah terakhir yang memisahkan kita dari jurang api. Kerasnya ancaman yang terkandung dalam pesan ini pada kenyataannya hanya mengungkapkan betapa Allah ingin menyelamatkan Anda dari kengerian yang akan datang, dan mewakili Rahmat nyata bagi Anda. Karena, ancaman Allah sangat nyata dan celaan yang Allah ungkapkan kepada Anda melalui saya dalam pesan ini sepenuhnya dapat dibenarkan. Karena itu Anda harus benar-benar memperhitungkannya sepenuhnya, jika tidak, dengan langkah Anda sendirilah Anda akan melemparkan diri Anda ke dalam jurang api, dan bukan Allah yang akan memasukkan Anda ke dalamnya… (Bersambung ke bagian 2, link di bawah)


P.S.: Mengenai isi pesan, silahkan tanya langsung secara baik-baik ke thetruthisfromgod.com, karena saya hanya menerjemahkan, dan tidak ambil bagian sedikitpun atas isi pesan. Translator note (t/n:) adalah merupakan tambahan/penjelas dari saya pribadi (penerjemah) dan bukan bagian dari pesan asli. boleh diabaikan saja. Kritik/saran mengenai hasil penerjemahan, silahkan ajukan email ke: peringatan@posteo.net