Peringatan Kiamat

*DISCLAIMER/PENAFIAN*
Semua artikel yang ada disini hanya upaya penerjemahan dari https://thetruthisfromgod.com/
Saya bukan pemilik situs tersebut diatas, dan pemilik situs tersebut (YS) samasekali bukanlah kenalan saya. Semua konten disana diluar tanggung jawab saya. Saya hanya orang biasa yang mengambil dari sana, menggunakan mesin penerjemah, kemudian mengoreksi hasil terjemahannya lebih lanjut. Demi Allah, Saya tidak dibayar sepeserpun atau mendapat imbalan apapun dari YS.
YS juga tidak pernah memaksa atau meminta saya untuk menerjemahkan.
Semua ini atas inisiatif saya sendiri.
Mohon maaf atas sebagian terjemahan yang masih kasar, atau keliru.
Untuk itu, Saya mohon dengan sangat kepada Anda untuk tetap meninjau sumber aslinya,
Semata-mata untuk menangkap pesan yang lebih lengkap dan lebih murni.
Jika Anda bisa mengerti apa yang tertulis disana (teks Bahasa inggris/Bahasa Prancis), tolong abaikan saja Blog saya dan baca langsung dari sana.
Pesan YS dalam bentuk video2, saya terjemahkan di channel youtube saya:

Q&A dan testimoni dari “comment section”nya YS Bagian 3

8 Jun, 2020Q&A YS

(t/n: Artikel ini adalah kompilasi komentar/pertanyaan/tanya jawab di situsnya YS. Berkat rahmat Yang Maha Kuasa, saya telah mendapat izin dari YS sendiri dan menerjemahkannya. INI HANYALAH PELENGKAP SAJA. Yang lebih penting bagi Anda adalah membaca dan menerapkan “Ultimate Warning”nya yang 7 bagian (atau terjemahan saya). Penerjemah berharap semoga kita dapat mengambil hikmahnya dan menguatkan iman kita. Perlu diingat sekali lagi bahwa misi YS bukanlah memuaskan rasa penasaran kita, menjawab semua pertanyaan2 kita, apalagi memperdebatkan apa yang YS telah sampaikan dengan jelas. Namun menyampaikan pesan dari Allah. Dan inti pesan itu dapat dirangkum dalam satu kalimat: “dedikasikan seluruh agama kepada Tuhan/Allah, bersandarlah hanya kepada Allah (Allah sangat mencukupi untuk membimbing orang beriman), taati Kitab2Nya (Quran sebagai prioritas), perbanyak berbuat baik dan bertaubatlah dari dosa/kesalahan dan sifat2 buruk kita” Itulah yang paling penting, itulah jalan keselamatan, memang tampak sederhana. Namun kenyataannya banyak orang telah gagal mengikuti jalan sederhana itu. Karena itu, janganlah cenderung untuk mempertanyakan/mempersulit jalan itu. Lebih baik fokus ke aspek “bersyukur”nya, yaitu meresapi dan menerapkan ilmu yang telah kita dapat dari Allah.

tidak semuanya telah saya ambil, sebagian saya lewati. identitas yang bertanya memang sengaja saya tulis inisialnya saja. Bukan apa-apa, namun hanya mempersingkat saja. Komentar2 ini sangatlah banyak, jadi artikel ini belum mencakup semuanya, kedepannya saya berencana membuat bagian 4 dst… Insya Allah)


Dari Artikel Ultime Avertissement de Dieu avant le Début de la Destruction de l’Heure en 2020 -11 Januari 2020

11 Januari 20

NS: Halo YS,
Saya harap keadaan Anda baik,
Senang untuk menerima peringatan terakhir dari Tuhan, yang akan saya baca dengan penuh perhatian, dan semoga Dia mengizinkan, saya akan menerapkan semua rekomendasi2 yang ada untuk ampunanNya dan rahmatNya, sebelum semuanya terlambat.
Saya ingin mengucapkan terimakasih atas semua yang Anda ungkapkan dalam artikel2 Anda, hari ini saya memiliki pemahaman yang jernih tentang segala sesuatu, kesadaran tentang diri dan hidup saya yang jauh lebih jelas daripada sebelum2nya di hidup saya. Ini hanya karena kebaikan dan kasih sayang dari Sang Pencipta kita yang Maha Kuasa, yang mempertemukan Utusan terakhirNya di jalan saya pada saat yang tepat di hidup saya.
Peringatan terakhir, saya bayangkan ini berarti jalan kita terpisah sejak disini, bahwa Anda tidak akan berkomunikasi lagi di situs Anda, dan kami harus melanjutkan perjalanan kami masing2 menuju Tuhan,
Tiada Tuhan selain Allah.
YS, semoga Tuhan memberi yang terbaik untuk Anda dan orang-orang tercinta Anda,
Dengan segala hormat,
NS.

YS: Halo NS,
Kabar saya baik, terimakasih. Tuhan akan membimbing siapa yang Dia kehendaki untuk dibimbing, dan menyelamatkan siapa yang Dia kehendaki untuk diselamatkan.
Saya akan melanjutkan pekerjaan saya dan tetap berkomunikasi hingga Tuhan mengambil saya kembali. Karena Utusan Tuhan tidak “pensiun” dan akan bekerja untuk Tuhan hingga detik terakhir hidup mereka.
Semoga Tuhan membimbing Anda dan menyelamatkan Anda dari hukumanNya yang akan datang.

NS: Halo YS,
Semakin saya membaca dan membaca kembali Peringatan Terakhir dari Tuhan ini, semakin saya merasa Tuhan menjawab saya melalui Anda, Utusan terakhirNya, untuk setiap pertanyaan2 saya mengenai iman saya, setiap kezaliman2 saya, kesalahan/dosa2 saya, yang disengaja atau tidak.. dll…
Ayat ini sangat merasuk dalam diri saya:
Semua kebaikan yang kamu terima datang dari Allah, dan semua keburukan yang kamu derita datang dari dirimu sendiri.
Dan Kami utus untukmu, manusia: Utusan Kami.
Dan cukuplah Allah sebagai saksi S4:V79
Hari ini saya membayar (sakit) atas kesalahan2/dosa2 saya.
Namun sebagaimana yang telah Anda tunjukkan, Jangan berputus asa akan pertolongan dan keselamatan Allah, seperti contoh Yunus yang Anda kutip.
Semoga Tuhan membimbing kita dan menyelamatkan kita dari hukumanNya yang akan datang.
NS.

YS: Halo NS, intinya adalah menerima keputusan Allah dengan sikap yang benar, dan terus mempertanyakan diri, mendengarkan inspirasi Allah, dan memperbaiki diri, maka Allah akan mengganti dosa2 Anda dengan perbuatan baik, dan Anda akan belajar dari itu dan semakin baik.
Tuhan akan segera mengambil kita kembali kepadaNya, jadi fokuslah pada iman Anda, dan percayakan kepada Tuhan, murnikan jiwa Anda dengan menghentikan dosa dan melakukan perbuatan baik, maka semakin waktu perjumpaan Anda dengan Tuhan mendekat, semakin tenang diri Anda.
Semoga Tuhan menerima pertaubatan Anda dan menyelamatkan Anda

NS: Terimakasih YS atas rekomendasi tak ternilai ini. Semua arahan dan saran2 Anda sangat membantu saya.
NS

YS: Apapun yang akan menimpa Anda, jika Anda percaya Tuhan, Dia akan menyelamatkan Anda dan tidak ada derita atau rasa sakit yang akan menyentuh Anda. Anda bisa saja mati karena ledakan nuklir atau tembakan di kepala, sedangkan realitanya, Tuhan akan mengambil nyawa Anda melalui malaikatNya sesaat sebelum kehancuran fisik mencapai Anda. Jadi janganlah takut. Tempatkan semua rasa percaya Anda pada Tuhan. Saat Anda melihat dengan mata Anda sendiri apa2 yang saya katakan terjadi, itu akan meningkatkan iman Anda, dan memberi Anda keyakinan bahwa semua yang saya katakan adalah benar, dan tidak ada derita/rasa sakit yang akan menyentuh Anda.

14 Januari 20

M: Halo,
Hanyalah Utusan sejati yang memiliki pengetahuan sekuat itu atas Quran, dan pengetahuan Kitab2 lain, mengungkap informasi2 tersembunyi dan misteri2 dunia ini. Dan hanya Utusan sejati yang mengajari orang2 dengan kerendahan hati dan kesabaran luarbiasa tanpa meminta imbalan/kompensasi apapun.
Saya belajar banyak dari tulisan2 Anda.
Tuhan, Engkau Maha Baik, membimbing saya menuju UtusanNya.
Saya berdoa pada Tuhan untuk memudahkan saya mengubah, memperbaiki diri saya. Sehingga Dia dapat mencintai saya dan menyelamatkan saya.
Terimakasih atas semua yang Anda bawakan kepada kami.
M.

YS: Halo, saya memang Utusan Tuhan dan apa yang saya teruskan kepada orang2 adalah kebenaran sejati dan pesan dari Tuhan.
Jika Anda ingin berubah untuk Tuhan dan benar2 mengusahakannya, maka Tuhan pasti akan membimbing Anda di jalanNya dan mengubah Anda menjadi lebih baik. Adalah niat yang benar, ketulusan, dan kemauan kuat sebagai kuncinya.
Sangat penting untuk melakukannya dari sekarang, karena kehancuran akan segera datang dalam beberapa bulan.
Semoga Tuhan menolong Anda di perjalanan Anda.

16 Januari 20

ZZ: Halo, terimakasih telah meneruskan Peringatan Terakhir ini kepada kami.
Setelah membacanya, saya pahami bahwa saya tidak akan bisa menolong orang2 tercinta saya jika mereka tidak memutuskan untuk mendedikasikan diri mereka kepada pencipta kita?
Saya harus waspada setiap hari dan tidak terdistraksi oleh tipuan dunia dan godaan-godaan Setan.
Semoga Tuhan selalu membimbing kita.
Hari yang baik bagi Anda.

YS: Halo,
tiap orang hanya dapat menyelamatkan dirinya sendiri, jika Tuhan mengizinkan. Dan siapapun yang menentang pesan kebenaran ini, telah terkutuk, tidak ada seorang manusia lainpun yang dapat menyadarkannya.
Anda harus bersiap untuk kembali kepada Tuhan segera, untuk mati, jadi implementasikan pesan ini dan anjuran2 sejati dari Tuhan yang saya jelaskan di pesan ini dan pesan2 sebelumnya, bertaubat atas dosa2 Anda, fokuslah kepada akhirat dan berpalinglah dari dunia ini, murnikan iman Anda kepada Tuhan dan percayalah sepenuhnya padaNya. Dan jika Anda tulus dan jujur, maka Tuhan akan tahu itu dan mengambil jiwa Anda ketika saatnya tiba, tanpa derita atau rasa sakit sedikitpun menyentuh Anda. Untuk itu, Anda harus percaya akan Apa yang Tuhan inspirasikan pada Anda dan mengikutinya, apapun situasinya, bahkan jika nampaknya membahayakan Anda.. Tuhan akan menghindarkannya dari Anda.
Hari yang baik bagi Anda.

16 Januari 20

HA: Selamat malam, YSR. Saya harap keadaan Anda baik,
Terimakasih kepada Tuhan yang telah mengarahkan saya menuju Anda, saya telah mengikuti Anda sejak tahun lalu, dan sejak itu saya telah menerima dan membaca semua pesan2 Anda.
Saya berterimakasih kepada Tuhan setiap hari, atas semua yang diberikan, saya bertaubat kepadaNya setiap hari atas semua dosa2 saya.
Keadaan saya saat ini saya single, tanpa wanita, tanpa anak. Saya punya 2 pertanyaan untuk Anda, jika Anda berkenan. Sekarang setelah mengetahui semua yang Anda tunjukkan kepada kami, apa yang harus saya katakan kepada keluarga saya? menjadi satu2nya orang yang kembali ke jalan Tuhan di keluarga saya, saya ingin mengajak mereka juga. Namun jika saya mengatakan tentang Utusan terakhir atau akhir dari dunia ini yang sangat dekat, mereka akan mengatakan tidak mungkin dan menertawakan saya. Pertanyaan kedua adalah, apakah kita harus terus pergi bekerja sembari menunggu kematian kita tiba?
Terimakasih atas pesan Anda, dan saya sangat berterimakasih pada Tuhan yang membimbing kita ke jalanNya. dan sampai jumpa lagi, InsyaAllah.

YS: Halo,
Anda seharusnya sudah punya jawaban sendiri untuk pertanyaan2 seperti ini….
Tuhan telah “menceraikan” antara orang2 beriman yang akan Dia selamatkan dengan orang2 lain. Dan perbedaan/jaraknya sudah terlalu besar.
Apakah Anda malu dengan Allah? Apakah Anda malu jika mereka mengejek Anda atau menganggap Anda bodoh, ketika merekalah yang bodoh?
Saya kembalikan pada Anda untuk menjawab pertanyaan Anda sendiri.
Untuk pekerjaan, lanjutkanlah.. mengapa pula Anda harus berhenti.
Kita bekerja bukan untuk uang atau untuk posisi sosial, namun untuk mentaati Allah, menjadi independen/mandiri dan berbuat baik…
Tuhan adalah pembimbing bagi orang beriman sejati, jadi belajarlah untuk bertanya/minta tolong kepadaNya, karena ketika ujian Anda atau kehancuran tiba, bukanlah saya yang akan menyelamatkan Anda, tetapi hanya Allah. Dan dia yang tidak tahu caranya mendengarkan inspirasi Allah tidak akan diselamatkan walau bagaimanapun juga.
Sampai jumpa lagi.

17 Januari 20

Om: Halo YS.
Saya bersyukur kepada Tuhan setiap hari. Adalah karena kasih sayangNya, saya menjumpai pesan peringatan pertama Anda. Dan sejak saat itu saya telah mempraktikan rekomendasi2 dari Anda, supaya Tuhan mengampuni saya dan membimbing saya.
Terimakasih banyak, dan salam untuk Anda dan keluarga Anda.

YS: Halo,
Itu benar, yang Anda lakukan telah benar, terus lanjutkanlah. Tuhan akan menyelamatkan hamba sejatiNya.
Semoga Tuhan selalu membimbing Anda dalam perjalanan Anda.
Terimakasih.

17 Januari 20

HA: Halo YSR, terimakasih atas jawaban Anda.
Saya kini lebih mengerti dan menyadari sekarang bahwa Allah tidak menginginkan saya mengatakannya dengan keluarga saya, karena saat saya hendak mengatakan apa yang ingin saya katakan, saya membeku. tidak keluar perkataan apapun dari mulut saya.
untuk pekerjaan, atas kehendak Allah, saya memutuskan untuk lanjut. Saya tidak pernah bekerja untuk uang dan status sosial. Terimakasih atas saran berharga Anda dan peringatan Anda.
Sampai jumpa lagi, YSR.

YS: Anda harus tahu bagaimana untuk menjadi orang beriman sejati, khususnya saat akhir dunia ini semakin mendekat. Jika apa yang mencegah Anda mengatakannya adalah karena takut menghadapi mereka, takut respon mereka, maka ini bukanlah motivasi/alasan yang baik. Jika orang2 ini menentang apa yang Anda percayai, maka itu adalah bukti bahwa mereka tidak layak atas kehadiran Anda. Kita harus tunjukkan kepada Allah bahwa kita memang di pihakNya, daripada bersembunyi atau merasa malu. Sekaranglah saatnya kita harus tunjukan dengan lantang, dan bukan nanti ketika hukumanNya jatuh.. jika mereka menentang, merekalah yang seharusnya bersembunyi dan malu.
Mereka yang di pihak Allah dan menampakkan diri mereka di pihakNya, tanpa takut celaan orang lain, adalah mereka yang tulus. Sementara mereka yang mementingkan apa yang dikatakan oleh yang tersesat atas mereka, tidaklah menunjukkan dukungan mereka atas Allah, dan tidak pula mendemonstrasikan ketulusan.
Apakah Anda ingin bersama orang2 ini di beberapa bulan kedepan? inilah yang harusnya Anda tanyakan kepada diri sendiri.
Jadi Anda harus memilih dan berkata lantang dan jelas, di pihak mana Anda berada. Tuhan menguji kita, dan kita harus menjalani dan mengatasi itu untukNya. Setan menakut-nakuti Anda atas konsekuensi pengungkapan itu, tapi orang beriman mana yang akan takut menghadapi orang2 tersesat? orang beriman mana yang akan malu menghadapi sektarian2 itu?
Sudah saya katakan, Allah telah “menceraikan” orang beriman dan yang lainnya, jadi pilihlah di pihak mana Anda berdiri, dan datangkan bukti ketulusan Anda. Ibrahim telah memungkiri ayahnya, orang-orang beriman di masa Nabi telah berlepas diri dengan klan mereka, istri mereka, anak2 mereka, teman2 mereka…
Bertindaklah untuk Allah dan Anda akan diberi imbalan dan iman Anda akan meningkat. Atau tetaplah bersembunyi dan Anda akan lihat apa yang akan terjadi kepada Anda.

HA: Pesan Anda membuat saya menangis, karena saya tulus akan keinginan saya untuk bersama Allah dan tidak bersama para penjahat dan sektarian. Saya telah memungkiri keluarga saya, namun hanya di hadapan Allah dan belum mengemukakannya pada mereka. Saya tidak takut akan keluarga saya, tapi mengatakan bahwa mereka di jalan yang salah membuat saya sedih. Meski begitu, saya lebih memilih iman saya kepada Allah, dan akan mengatakannya kepada mereka. Terimakasih kembali.

YS: Saya mengatakan pada Anda apa yang Allah perintahkan kepada Anda… Apakah mengatakan bahwa mereka tersesat menyakiti diri Anda? Yang paling penting adalah mengatakan pada mereka, jalan mana yang telah Anda ambil dan tidak merasa malu atupun takut. Orang beriman mana yang akan malu atas Allah dan jalanNya?

Wahai orang-orang yang beriman! Barangsiapa di antara kamu yang murtad (keluar) dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, dan bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman, tetapi bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui. [S5:V54]

“NE CRAIGNANT LE BLAME D’AUCUN BLAMEUR” (t/n: sepertinya peribahasa prancis. saya mengartikannya sebagai: “KETAKUTAN DISAAT ANDALAH YANG BENAR”)
Kita tidak dapat duduk di dua meja, jika keluarga Anda adalah penjahat, maka Anda harus menganggap mereka seperti itu, dan tidak menginginkan untuk menyenangkan mereka namun disaat yang sama ingin menyenangkan Allah.
Tidak perlu perkataan kasar atau kekerasan, tidak perlu menjelaskan panjang lebar jalan Tuhan kepada mereka jika mereka tidak siap untuk mengikutinya… tapi cukup katakan pada mereka, jalan yang telah Anda ambil, tak peduli seperti apa mereka menolaknya.
Jika Anda takut akan ujian kecil seperti itu, maka apa yang akan terjadi nanti saat kehancuran dari Allah datang? perlu untuk menunjukan loyalitas Anda pada Allah bahkan hingga siap menyerahkan nyawa Anda. Tuhan ingin orang beriman bersiap akan ujian seperti itu, dan untuk itu mereka harus melewati ujian2 kecil yang Tuhan berikan pada mereka sekarang. Setan dapat menggelincirkan Anda dengan itu, namun mereka yang bersama Allah tidak akan takut akan apapun selain Allah, apalagi untuk sekedar mengatakan bahwa mereka bersama Allah dan mengikuti jalan sejatiNya.
Ini adalah pesan Allah untuk Anda. dan ini akan menjadi berkah untuk Anda. Anda akan melihatnya begitu Anda berterus terang, namun jika Anda tetap bersembunyi, ini hanya akan menambah masalah bagi Anda.

HA: Pesan Anda ini datang dari Allah untuk saya jadi saya akan melakukan apa yang Allah anjurkan untuk kebaikan saya. Minggu, kami dapat berkumpul bersama dan saya akan mengatakan kepada mereka jalan yang telah saya ambil, jalan Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan KitabNya saja. Terimakasih lagi, jika Anda tidak keberatan, minggu nanti saya akan ceritakan, bagaimana itu semua.
Saya merasa lebih kuat sekarang, Terimakasih ya Allah atas pesan ini. Termakasih YS telah meneruskannya kepada saya.

YS: Ayolah, ini tidak seperti “mengaku bahwa Anda gay”… tidak ada yang memalukan dari berterus terang akan pilihan Anda, yaitu di jalan Allah. Dan jika mereka merespon dengan buruk, maka merekalah yang buruk, karena telah menolak kebenaran. Setiap orang tidak boleh memaksakan jalan mereka kepada yang lain. Jika mereka tidak mau mengikuti jalan Allah, itu pilihan mereka. Sayang sekali jika mereka mencegah orang lain dari mengikuti jalan Allah, itu hanya menambah keburukan bagi mereka.
Katakan pada diri sendiri bahwa Allah bersama Anda, maka Anda hanya akan mengeluarkan kata-kata yang tepat dan sikap yang benar. Setelah ini Anda akan belajar, lebih dewasa, dan memiliki iman yang lebih kuat… diatas itu Anda akan merasa lebih baik, karena menyembunyikan diri kita sangatlah tidak enak, khususnya kepada keluarga kita.

HA: Terimakasih YSR, diskusi dengan Anda ini menenangkan saya, terimakasih kepada Allah.
Sampai jumpa kembali, insyaAllah.

YS: Katakan pada diri sendiri bahwa Allah adalah sandaran Anda, maka jika Anda memang seperti itu, Allah akan mencukupkan untuk apapun dan situasi apapun. Anda akan melihat saat telah berterus terang, bagaimana perasaan Anda akan jauh membaik dan iman Anda akan semakin kuat.
Katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda siap menjalani ujian2 berat hingga Allah mengambil Anda kembali, jadi Anda harus siap berjalan dengan Allah saja dan mempercayaiNya di situasi apapun. Karena hanya inilah yang akan menjadi jalan keselamatan.

18 Januari 20

GZ: Selamat malam, YS.
Saya telah mengikuti tulisan2 Anda selama setahun sekarang. Terimakasih kepada Tuhan telah mengizinkan saya bertemu tulisan2 Anda.
Pesan 600 halaman Anda memang adalah “bom atom” seperti yang Anda katakan, namun dalam artian positif bagi perubahan diri saya. Terimakasih kembali.
Saya adalah seorang pendosa seperti yang lain tetapi saya bertaubat setiap hari di hadapan pencipta saya.
Saya telah menikah, tetapi suami saya, yang sedang sakit keras, sangat berbeda jauh dari saya pandangannya tentang Tuhan dan semua ini. Bagaimana saya mengatakan padanya bahwa saya akan segera meninggalkan dia? apakah saya harus mempersiapkan pemakaman saya? Saya menanyakan ini karena dia tidak akan sanggup atas itu karena kondisi kesehatannya. dan ini membuat saya prihatin membebankan ini kepadanya.
Saya punya satu pertanyaan lagi, saya sedang mencari pekerjaan. Apakah saya mesti kembali bekerja, atau mendedikasikan diri pada Tuhan saja sembari menunggu dipanggilNya?
Terimakasih.
Tentang Anda, nanti ketika Tuhan memanggil Anda kembali, bagaimana kami mengetahuinya?
Apakah Anda juga telah menuliskan pesan terakhir?
Sampai jumpa kembali, selamat beristirahat.
GZ

YS: Halo GZ,
Ya, orang2 beriman mesti menguatkan iman mereka dan bersiap berjumpa dengan Tuhan, karena ujian yang menanti mereka adalah mudah sekaligus sulit, semuanya bergantung iman mereka.
Anda harus memberitahu suami Anda bahwa kehancuran dunia segera datang, jadi dia tidak perlu terkejut jika Anda mati, dan itu bukanlah kemalangan, namun adalah bagaimana Tuhan mengambil hambaNya.
Tidak, Anda tidak perlu mempersiapkan pemakaman Anda, kekacauan saat itu akan begitu dahsyat, tiap orang akan hanya memikirkan dirinya sendiri.
Ya, carilah pekerjaan dan anggap bahwa Anda akan tetap hidup, sambil berorientasi menuju akhirat dan mempersiapkan iman Anda untuk perjumpaan denganNya. Bekerja adalah tugas orang2 beriman, sehingga dengan bekerja mereka independen/mandiri dan berbuat baik.
Tidak, saya tidak merencanakan menulis pesan peninggalan. Dengan “Ultimate warning” ini, saya telah mengatakan apa yang perlu untuk dikatakan.

Terimakasih, hari yang baik bagi Anda.

GZ: Halo YS,
Terimakasih atas jawaban Anda.
Saya akan terus menerapkan semua ini, berbuat baik untuk saya dan sekitar saya dan menjauh dari semua keburukan.
Jika saya menemukan pekerjaan yang tepat, saya akan menerimanya
Untuk suami saya, dia sudah sangat tersesat dan tidak mau mendengar mengenai Tuhan.. sayang sekali saya tidak bisa melakukan apapun untuknya, jika dia tidak ingin memperbaiki diri. Selama ini dia berhati baik bagi saya.
Namun seperti yang Anda katakan, siapa yang lebih mengetahui diri seseorang, bahkan orang2 terdekat kita selain Tuhan?
YS, saya sangat berterimakasih, rasanya tidak ada kata terimakasih yang cukup,
saya tak bisa membayangkan, selain meneruskan pesan Tuhan, Anda juga harus berurusan dengan setan2 manusia, atau yang tersesat, sambil menjaga diri dan keluarga Anda dari mereka.
Belum lagi terganggu dengan kami semua, yang atas kasih sayangNya telah dibimbingNya namun ingin jawaban2 yang terkadang menyulitkan.
Saya tak punya keraguan, bahwa Tuhan akan memberi Anda yang terbaik, peristirahatan abadi yang layak bagi Anda.
Semoga Tuhan menjaga Anda hingga sampai ke sana. Anda dan keluarga Anda.
GZ

YS: Terimakasih. Tetapi Tuhan tidak mungkin tidak adil, jadi lebih baik khawatirkanlah diri Anda sendiri. Sekarang, yang kita perlukan adalah menerapkan semuanya dan berjalan denganNya.
Terimakasih. Sampai jumpa lagi.

18 Januari 20

LC: Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang.
Halo YS,
Saya harap Anda baik.
Suami saya dan anak saya ikut dengan saya berterimakasih atas seluruh kerja keras Anda memperingatkan kami.
Terimakasih ya Allah kami semua kembali ke jalanNya.
Atas rahmatNya, kami bersiap untuk kembali ke Pencipta kami.
Semoga Allah melindungi Anda dan keluarga Anda.
Sebagaimana yang Anda katakan,
“Sampai jumpa lagi di penghakiman terakhir!”
LC

YS: Halo,
Saya baik2 saja. Terimakasih. Saya sungguh senang bahwa keluarga Anda menyadari kebenaran dan mengambil jalan Tuhan.
Semoga Tuhan membimbing kalian menuju keselamatan kalian. Sekarang, setelah pesan ini, setiap orang2 beriman harus mengimplementasikan apa yang diinstruksikan disana dan jalan mereka adalah dengan Tuhan saja.
Terima kasih.

19 Januari 20

AP: Halo YS,
Saya hanya ingin mengekspresikan rasa terimakasih saya kepada Tuhan, yang telah membimbing saya menuju pesanNya melalui Anda, dan terimakasih atas kesabaran Anda dan kerjakeras Anda selama ini.
Peringatan terakhir dari Tuhan ini sungguh luarbiasa bagi saya.
Saya sekarang bersiap untuk bertemu denganNya. Memohon ampunanNya setiap hari dan memohon bimbinganNya.
Terimakasih lagi dan salam untuk Anda.

YS: Halo AP,
saya harap Anda baik. Membaca pesan peringatan terakhir ini tanpa memandangnya dengan penuh keseriusan dan tanpa mengimplementasikan apa yang diinstruksikannya tidaklah berguna.
Jadi, lanjutkanlah dengan sungguh-sungguh.
Saya mengharapkan kebaikan dalam perjalanan Anda menuju Allah

19 Januari 20

HA: Selamat malam YS, saya harap Anda baik. Jika Anda berkenan, saya kembali untuk menceritakan apa yang terjadi di siang ini. Saat itu, hanya ada Ibu saya dan kakak perempuan saya. Ayah saya di Maroko. Jadi, saya makan siang bersama Ibu saya dan kakak saya dan keponakan saya. Kemudian saya berjalan keluar sebentar. Saat saya kembali, saya mulai berbicara dengan mereka. Saya katakan bahwa saya kini hanya berpegang pada Allah dan Quran saja. Saya menolak cara mereka beragama. Ibu saya mulai marah dan memberitahu saya tentang hadits. Saya katakan saya tidak menganggap hadits lagi, karena itu tidak dari quran, kemudian diskusi berlanjut, dimana dia semakin marah dan saya tetap tenang. Dia berkata saya harus menemui imam untuk kembali ke jalan mereka, dia juga bertanya berapa saat yang harus dilakukan. Saya jawab, 2 salat sehari, satu saat bangun tidur, dan satu lagi menjelang tidur. Saya tunjukan bahwa Quran dan Allah hanya menyebut 2 salat harian, dia kemudian mengatakan bahwa ini adalah cara kristen, salat seperti ini. Saya menjawab tidak, karena mereka mengikuti dan menyembah Yesus, sementara saya di jalan Allah, dia bertanya apakah saya tidak mengikuti sunnah Nabi Muhammad lagi, saya jawab bahwa Nabi tidak pernah mengajarkan sunnah sendiri diluar quran, dan saya menolak cara/jalan mereka. Allahlah yang telah membimbing saya ke jalan ini. Saya tidak akan mungkin kembali mengikuti jalan mereka, setelah Allah membimbing saya menuju kebenaran. Kakak saya kemudian menyela, bagaimana saya mengerti Quran? saya katakan bahwa Allah yang menolong saya mengerti yang tertulis di dalamnya, tentu saja mereka membantah dengan mengatakan saya tidak bisa memahami quran dari terjemahan bahasa prancis, saya tidak mungkin memahami quran jika tidak mengerti bahasa Arab. Kakak saya beranjak ke dapur. Saya melanjutkan diskusi dengan Ibu saya. Sadar bahwa tidak menemukan titik temu, saya merasa bahwa saya harus segera pergi. Saya kenakan jaket saya lalu kakak saya datang lagi. Saat itu saya tidak melihat kakak saya, akan tetapi dia sepertinya dirasuki jin. Saya katakan, siapa Anda, Anda bukan kakak saya. Dia menjawab bahwa dia bukan jin atau setan. Dia mengatakan saya telah mendapat wahyu dari Allah. Saya menjawab saya tidak berani mengatakan seperti itu. Hanya saja Allahlah yang telah membimbing saya. Saya berbalik dari mereka dan pergi. Setelah itu, saya sangat lega dan saya bahkan tidak memperdulikan mereka lagi.
Itulah kisah saya, sekarang saya hanya tinggal menunggu keluarga saya yang lain mengejar saya, tapi saya punya Allah bersama saya untuk menghadapi mereka, tak peduli mereka membawa imam atau siapapun, saya tak akan kembali ke sekte mereka. Segala puji bagi Allah, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Bijaksana, Yang Maha Penyayang. Tuhan satu-satunya, Sang Pencipta langit, bumi dan segala isinya. Terimakasih ya Allah, telah membimbing saya menuju kebenaran.

YS: Selamat malam, HA.
Apa yang Anda ceritakan sangat kuat, dan Tuhan telah menunjukkan tanda-tandaNya.
Orang2 ini adalah sektarian yang tersesat dan tak lebih dari pengikut setan, buktinya telah pasti, karena jin yang merasuki kakak Anda dan berbicara melaluinya memang adalah setan jin yang mencoba mencari-cari kelengahan Anda.
Hanya ada 2 salat harian, buktinya adalah hanya ada dua nama itu(t/n: fajr dan isya). “Salat tengah” bukanlah salat dzuhur, atau asr, tetapi salat kolektif mingguan.
Jangan pernah mendekati imam, siapapun itu, karena mereka hanyalah orang sesat yang tidak punya pengetahuan akan Allah. Mereka hanya akan membawa Anda menuju kekalahan.
Tuhan telah menunjukkan pada Anda bahwa tidak ada kompromi yang dimungkinkan dengan mereka. Anda telah melakukannya dengan baik memberitahu mereka, karena mereka telah menyimpang jauh. Dan mencari untuk menyenangkan orang2 ini bisa menyebabkan Anda berakhir di neraka bersama mereka.
Ketahuilah bahwa Setan dan pengikut-pengikutnya, apakah itu setan manusia atau manusia biasa seperti keluarga Anda, tidak bisa melakukan apa-apa terhadap mereka yang mengambil jalan Tuhan dan menempatkan diri dalam perlindunganNya. Karena itu, janganlah merasa takut, mereka tidak bisa apa-apa, apapun ancaman mereka atau apapun yang mereka katakan. Bahkan jika Iblis/setan sendiri memutuskan untuk mengejar Anda, dia tidak bisa melakukan apa-apa.

Jika hati Anda tulus dan Anda percaya Tuhan, dan menjalankan hukum/anjuran2 sejatinya, maka Anda tidak akan tersentuh.
Saya, semenjak pesan2 saya yang lalu, telah berlepas diri dengan keluarga saya, karena mereka adalah kriminal, Tuhan telah menunjukkan pada saya tanpa ada keraguan lagi. Keluarga kita bukanlah keluarga kita jika mereka adalah musuh Tuhan dan pengikut setan, keluarga sejati kita adalah Allah dan orang-orang beriman untuk selamanya.
Selamat! Anda telah melakukan hal yang benar dan itu menunjukkan bahwa Tuhan menginginkan kebaikan bagi Anda, jadi lanjutkanlah di jalan Anda dan hadapi ujian2 baru yang Tuhan tempatkan di hadapan Anda, yang hanya akan menjadikan Anda lebih baik, untuk menyucikan Anda dan meningkatkan iman Anda. Ketahuilah bahwa tidak ada seorangpun di bumi ini yang perlu Anda takuti, walau bagaimanapun keadaan/penampilannya mengatakan sebaliknya.
Ibrahim tanpa takut masuk ke dalam api di depan kaum pagan, dan api tidak membakar dirinya. Lakukanlah serupa itu, jangan takut apapun, karena setan2 dan orang tersesat tidak layak atas rasa takut Anda, karena mereka tak berdaya, dan Tuhan adalah Maha Perkasa. Anda hanya perlu takut satu hal, yaitu tidak patuh kepadaNya dan mengundang kemarahanNya. Jadi selama Anda dekat dengan Allah, Anda aman.
Tak terhitung setan, termasuk iblis sendiri yang telah menguji saya dari waktu ke waktu untuk menyakiti saya atau menakut-nakuti saya. Tetapi dengan menaati Allah dan percaya kepadaNya, saya tidak pernah mengalami keburukan sedikitpun, atau takut atas mereka, yang mereka lakukan hanya menguatkan saya dan membawa saya lebih dekat dengan Allah.
Anda telah menjalani ujian yang baik dan adalah bukti bahwa Allah menginginkan kebaikan bagi Anda, jadi lanjutkanlah hingga akhir, karena jika Dia mengizinkan, kita akan segera bersama Allah di surga untuk selamanya. Kemenangan besar, peristirahatan sejati, dan keselamatan terakhir. Jadi ini bukan saatnya lengah dan leha-leha, namun kita harus tetap waspada dan menguatkan diri atas ujian kedepan.
Terimakasih telah berbagi cerita Anda, ini menguatkan iman saya juga, dan saya senang melihat orang beriman yang tulus yang membuktikan iman mereka pada Allah dengan perbuatan.
Berjalanlah sendiri dengan Allah. Allah lebih dari cukup untuk Anda. Tinggalkanlah keluarga Anda, tidak perlu lagi menyengaja menemui mereka, Allah telah “menceraikan” antara orang2 beriman dan penduduk neraka. Mereka hanya mendatangkan kegelapan bagi Anda. Anda akan senang dengan Allah saja, karena Allah mencukupi untuk segalanya, dan ditemani Dia adalah lebih baik daripada ditemani sejagat raya.

20 Januari 20

HA: Halo YS, ini masih HA. Terimakasih atas jawaban Anda, saya merasa lebih kuat sekarang. Terimakasih ya Allah. Ujian kemarin mengkonfirmasi pada saya bahwa saya memang di jalan yang benar, karena saya tulus kepada Allah. Tidak ada yang dapat menyentuh saya, kecuali hanya apa yang diizinkanNya. Sekarang saya menyadari bahwa sejak kecil, kakak saya dan ibu saya terasuki seperti itu. Hanya saja saya tidak peka saat itu. Dan kakak laki-laki saya juga. Hanya saja dia sudah meninggal tahun lalu. Sekarang setelah saya dibimbing Allah, saya tidak ingin berbelok lagi dari jalanNya. MahaSuci Allah, Dia telah merahmati saya.
Adalah Ibu saya dan kakak saya yang ingin agar saya bertemu dengan imam. Sedangkan saya hanya ingin menempatkan diri saya dibawah perlindungan Allah saja. Saya meninggalkan keluarga ini yang mana saya tidak pernah merasa nyaman. Terimakasih ya Allah telah membimbing saya menujuNya dan telah mempertemukan saya dengan utusanNya. Saya tulus atas kata-kata dan tindakan saya, dan Allah tahu itu. Ini juga akan menjadi pesan terakhir saya untuk Anda, sekarang saya akan bergerak maju sendiri bersama Allah sebagai pelindung. Terimakasih lagi YS, dan semoga Allah merahmati kita semua.

YS: Halo HA, saya tidak perlu menambahkan lagi.
Anda telah mengatakannya dengan baik, jadi lakukanlah apa yang Anda katakan, karena itu adalah pilihan yang benar.
Sampai jumpa lagi di hari penghakiman
.

26 Januari 20

Nb: Halo YS,
Saya berterimakasih kepada Tuhan, yang telah menempatkan Anda di jalan saya. Saya telah mengikuti Anda cukup lama, dan pesan terakhir Anda mengubah hidup saya. Saya segera membicarakannya dengan keluarga saya, yang seperti yang saya duga, tidak ingin percaya itu dan mengatakan saya gila. Sejak saat itu saya telah memutuskan hubungan dengan mereka, karena saya tidak ingin menghabiskan energi saya lagi untuk mereka.
Di sisi lain, saya masih berhubungan baik dengan keluarga istri saya. Saya belum berani mengatakan ini kepada mereka, karena saya tidak terlalu dekat dengan mereka, dan takut itu akan menyakiti istri saya.
Apakah saran Anda bagi saya, wahai Utusan Tuhan?
Haruskah saya peringatkan sebanyak mungkin orang? Apakah saya harus memberitahu teman2 kantor saya juga?

YS: Halo Nb, Anda dapat menguji sedikit dengan berbicara kepada mereka tentang topik terkait dan melihat bagaimana mereka bereaksi, namun jika Anda tahu bahwa sedari awal mereka akan menolaknya dengan keras, tidak perlu memberitahu mereka apapun. Begitu juga untuk orang lain. Kita dapat mengukur orang2 dengan bicara dengan mereka tentang sebagian pesan saya, tanpa menyinggung akhir dunia dan Utusan Tuhan, dan lihat reaksi mereka, jika mereka keras kepala atau nampak tidak tertarik, maka tidak perlu Anda lanjutkan karena mereka tidak akan mau mendengar Anda.
Selamat malam

1 Februari 20

DO: Halo YS, saya harap keadaan Anda baik,
setelah membaca testimoni HA, itu memberi saya kekuatan dan keberanian untuk menyatakan jalan yang saya ambil di depan orang tua saya. Saya akan menceritakan bagaimana reaksi mereka nanti.
Sampai jumpa lagi.

YS: Halo DO,
sangat bagus untuk melakukan itu, Tuhan akan menolong Anda, dan akan menjadi ujian yang baik untuk Anda, mempersiapkan diri atas ujian2 lain. Mereka yang bersama Tuhan, tidak akan takut terhadap siapapun di bumi ini
Hari yang baik bagi Anda.

4 Februari 20

Mr: Halo YS,
Saya bersyukur kepada Tuhan, yang telah membimbing saya untuk membaca peringatanNya melalui tulisan2 dan video2 Anda.
Saya melakukan yang terbaik mengikuti hukum Tuhan dan bersiap untuk akhirat. Saya mengharapkan untuk bersama mereka yang akan diselamatkan, dan saya mengharapkan keselamatan bagi semua yang percaya pesan Anda.
Saya ingin mengklarifikasi sesuatu. Saya punya pertanyaan: Suami saya dan beberapa anggota keluarga saya tidak pernah menganggap serius saat saya bicara kepada mereka pesan2 Anda (akhir dunia yang sangat dekat, agama2 yang hanya sekte2… saya tidak bicara lebih jauh karena sedikit ini saja sangat ditolak mereka, mereka tidak percaya pada saya dan mengatakan saya gila.. Bagaimana saya harus bersikap terhadap mereka? Saya tidak terlalu memikirkan bahwa mereka tidak percaya pesan Anda, karena hanya Tuhan yang membimbing dan apapun keputusanNya bagi mereka adalah adil. Namun dibalik itu semua, saya masih merasakan kasih sayang untuk mereka (dan cinta untuk suami saya) dan terus hidup bersama mereka seakan “tidak terjadi apa-apa” sambil berkonsentrasi atas diri pribadi saya (terkait keselamatan saya kelak). Saya ini adalah sebuah dosa, karena itu saya membutuhkan opini Anda atas situasi saya. Insya Allah.
Terima kasih.

YS: Halo Mr,
Siapa yang dikehendaki Tuhan untuk dibimbing, tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan siapa yang dikehendaki Tuhan untuk dibiarkan tersesat, tidak ada yang dapat membimbingnya. Jadi tidak ada lagi yang dapat Anda lakukan untuk mereka yang tidak percaya kebenaran dari Tuhan.
Tuhan mengatakan pada kita untuk memperingatkan hanya mereka yang “receptive”/terbuka dan ingin, dan bukan mereka yang menyangkal/mendebat. Mereka yang mengkritik kebenaran dari Tuhan adalah mereka yang tidak akan percaya, jadi jangan membuang waktu Anda bersama orang2 ini
Anda dapat terus hidup bersama, bersinggungan dengan mereka dan bersimpati atau cinta mereka, kecuali mereka menjadi musuh Anda dan menghalangi jalan Anda dengan Tuhan. Kalau seperti itu, antara Anda meninggalkan mereka atau mereka meninggalkan Anda.
Di sisi lain, mengingat mereka adalah kerabat dekat, hati2lah untuk tidak tergelincir perlahan-lahan dalam kebingungan mereka dan berpaling dari jalan Anda, karena kita dapat dengan cepat tergelincir dalam ilusi dunia ini dan jalan hidup orang2 yang tersesat. Akan sulit bersinggungan setiap waktu dengan orang2 yang tersesat, yang mereka hanya berkutat dengan kesia-siaan dan pilihan2 hidup menyesatkan. Kita tidak bisa setuju apapun dengan mereka, jadi hidup dengan mereka bukanlah kenikmatan namun perjuangan permanen. Bagaimana bisa Anda secara tulus mencintai mereka yang berbalik dari Tuhan, yang tidak dekat dengan Tuhan, yang berbalik dari kebenaran dan menentangnya, yang berorientasi kepada kesia-siaan dan dunia fana ini, yang menganggap Anda gila karena Anda percaya kebenaran Tuhan dan mengikuti bimbinganNya?
Pada kenyataannya, jika iman Anda lebih kuat, Anda tidak tahan bersama mereka. Untuk saat ini Anda terbagi diantara 2 dunia, dan ini adalah situasi yang berbahaya, mengingat ujian berat yang menanti kita setelah ini dalam beberapa bulan kedepan.
Ada perbedaan antara melihat yang tersesat sesekali dan melihat mereka setiap hari dan hidup bersama mereka. Untuk yang pertama, tidak merugikan kita bahkan sebaliknya memungkinkan kita untuk lebih mensyukuri rahmat Tuhan bagi kita. Sedangkan yang kedua, kita secara konstan dekat dengan kesalahan-kesalahan mereka, karena itu entah kita tergelincir dalam kesalahan, atau kita menentang tindakan2 mereka dan ini akan menjadi konflik setiap hari.
Tuhan menguji kita di hidup ini, dan cinta tidak boleh membutakan kita. Rasa takut kepada Tuhan harus melampaui semua cinta yang lain, kita harus mendasarkan pilihan2 kita atas keadilan, kebenaran, dan akal sehat, bukan atas hasrat dan keinginan. Jadi Tuhan menguji Anda dengan memberi cinta kepada orang tersesat, untuk melihat yang mana yang Anda pilih, cinta atau perjanjian Anda dengan Tuhan dan rasa takut Anda akan Dia. Kehidupan dunia ini hanyalah ujian, dan tidak ada yang abadi. Yang abadi hanya kita temukan di kehidupan akhirat. Jadi kita tidak bisa memakan kue kita dan ingin menjualnya, yaitu tidak bisa memeluk/mencintai dunia ini dan orang2 tersesat sekaligus menginginkan akhirat ditemani hamba-hamba sejatiNya.
Saya hanya menunjukkan poin2 pentingnya untuk Anda. Andalah yang lebih mengerti situasi Anda sendiri. Adalah terserah bagi Anda, pilihan hidup Anda. Sekarang setelah mengetahui risiko masing2. Jika Anda tulus, normalnya Anda sudah punya jawaban sendiri atas pertanyaan Anda. Tapi ingatlah satu hal, dalam hal bimbingan dan kebenaran, Anda tidak boleh longgar, tidak boleh kompromi sedikitpun dengan yang tersesat. Inilah garis merahnya, karena jika Anda melampauinya, maka Anda tidak berbeda dengan mereka, bahkan akan menjadi lebih buruk dari mereka. Karena Anda, tidak seperti mereka, Tuhan telah menunjukkan kebenaran kepada Anda. Sangat berat kesalahan Anda di mata Tuhan jika mengakui atau mengikuti jalan mereka yang Anda tahu telah tersesat.
Saya tidak menuduh Anda apapun, saya hanya mencoba menjelaskan kepada Anda risiko2 terkait dengan situasi Anda dan pilihan2 Anda.
Saya pribadi, sejak pesan2 saya yang telah lalu dari Tuhan, tidak berbicara lagi dengan keluarga saya, karena saya menyadari mereka bukanlah orang beriman dan hanya munafik. Mereka menganggap saya bodoh, saat merekalah yang gila dan tersesat. Jadi saya tidak menampakkan diri untuk mereka lagi karena kehadiran saya dan pesan2 saya mengganggu mereka. Dan untuk teman2 saya, hanya tinggal satu orang. Satu yang percaya pesan saya dari Tuhan dan mengikuti bimbingan Tuhan saja. Yang lainnya antara memalingkan muka dari saya, atau hubungan mereka dengan saya telah sangat lemah/tidak berarti.
Inilah kisah semua orang2 beriman di dunia ini, saat situasinya menjadi ekstrim, orang2 beriman diperlakukan sebagai orang buangan atau orang gila. Dan pemutusan dengan orang2 penduduk neraka tidak terhindarkan lagi. Semua yang saya katakan juga adalah semua yang orang2 beriman lain katakan pada saya. Kita seperti hidup di rumah sakit jiwa, dan kita harus meneguhkan diri mengikuti bimbingan Tuhan, atau terjatuh dalam kegilaan dan kesesatan orang2 dan berakhir di neraka bersama mereka. Didampingi Tuhan adalah cukup bagi orang beriman sejati. Kebenaran adalah lebih berharga daripada semua kebohongan2 di dunia ini. Bertindak untuk Tuhan adalah lebih baik daripada semua tindakan2 hampa mereka.
Jadi tuluslah kepada Tuhan, jangan berpaling atau curang atas apa2 yang Dia inspirasikan dan tunjukkan kepada Anda sebagai tanda2. Ikutilah bimbinganNya dengan hati yang murni, dan ambil pilihan Anda untuk Tuhan, diatas semua pilihan-pilihan lainnya, maka Anda akan diselamatkan.
Saya harap Anda telah mendapat jawaban pertanyaan Anda.
Hari yang baik bagi Anda.

Engkau tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari Dia. Lalu dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Merekalah golongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah itulah yang beruntung. [S58:22]

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir sebagai teman selain dari orang-orang mukmin. Apakah kamu ingin Allah menjadikan itu sebagai bukti terhadap kamu? [S4:144]

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan bapak-bapakmu dan saudara-saudaramu sebagai pelindung, jika mereka lebih menyukai kekafiran daripada keimanan. Barangsiapa di antara kamu yang menjadikan mereka pelindung, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. [S9:23]

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan musuh-Ku dan musuhmu sebagai teman-teman setia ketika mereka telah mengingkari apa yang datang kepadamu dari kebenaran. Mereka mengusir Rasul dan kamu sendiri karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad pada jalan-Ku dan mencari keridaan-Ku, akankah kamu diam2 menjalin pertemanan dengan mereka, sementara Aku mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan? Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sungguh, dia telah tersesat dari jalan yang lurus. [S60:1]

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan orang-orang yang dimurkai Allah sebagai penolongmu, sungguh, mereka telah putus asa terhadap akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur juga berputus asa [S60:13]

14 Februari 20
Lc: Dengan menyebut nama Allah, Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Halo YS, saya ingin berterimakasih kepada Tuhan yang telah menempatkan Anda di jalan saya, dan atas peringatan terakhirNya yang Dia sampaikan melalui Anda.
Saya harap Anda baik, terimakasih atas semua kerja keras yang telah Anda lakukan, pesan2 Anda, jawaban2 Anda, dan video2 Anda.
Saya mulai membaca pesan terakhir Tuhan beberapa hari setelah dipublikasikan, orang tua saya yang menyarankan kepada saya tentang ini, lalu kemudian saya membacanya. Saya awalnya tidak terlalu serius dan jauh dari rasa takut akan Tuhan, namun kata2 pertama peringatan Anda menyentuh saya dan segera setelah itu saya tidak bisa berhenti membacanya. Semenjak itu saya terus berusaha menyenangkan Pencipta Saya dan memohon ampun atas kesalahan2 saya. Saya percaya kepadaNya dan menaruh semua kepercayaan saya kepadaNya.
Saya terus mengikuti video2 Anda setiap hari dan membaca ulang pesan2Nya lagi dan lagi, ini adalah kali ketiga saya membaca semuanya.
Saya mengerti sangat sedikit yang akan mengambil jalan Tuhan, saya komunikasikan kepada kerabat2 saya dan teman2 saya, namun mereka semua menganggap saya “gila” atau “tersesat. Hanya Tuhan yang dapat membimbing mereka jika Dia menghendaki. Semua adalah keputusanNya, dan saya tidak bisa menentangnya atau mengubahnya. Atas rahmatNya pula, cukup mudah bagi saya untuk berlepas diri dari mereka, tak peduli bagaimana pandangan mereka atas itu. Dan kita tidak saling berbicara lagi satu sama lain. Tuhan memerintahkan untuk tidak bersama dengan yang tersesat. Tuhan telah menunjukkan pada saya bahwa saya harus percaya sepenuhnya kepadaNya, dan saya tidak bisa melakukan sesuatu apapun tanpa kehendakNya. Saya akan tetap di jalan ini dan melanjutkan hingga nafas terakhir saya dan tidak berputus asa akan rahmatNya.
Hari ini saya hidup seperti menjalani hari terakhir saya. Saya berusaha setiap hari untuk menjadi versi terbaik dari diri saya, untuk menyenangkan Allah. Mencontoh perilaku Utusan-utusanNya dan Nabi-NabiNya, mereproduksi karakteristik2 umum mereka, belajar dari kesalahan2 mereka, kesalahan2 saya sendiri, dan kesalahan orang lain untuk mengambil manfaat dan menjadi lebih baik dengan itu.
Saya juga ingin menanyakan beberapa pertanyaan jika Anda berkenan.. apakah itu bulan2 suci? Saya rasa telah membaca di artikel Ramadan bahwa tiap bulan suci dimulai dengan bulan purnama yang mengikuti ekuinoks atau solstis.
Pertanyaan kedua saya mengenai haji, meskipun Anda tidak membuat artikel khusus tentang itu dan hanya memasukannya ke peringatan terakhir, saya ingin klarifikasi mengenai ini, khususnya ayat 196 dari surat ke 2.
Terimakasih lagi atas semua usaha Anda, semoga Dia melindungi Anda di kehidupan ini dan di akhirat.
Salam untuk Anda, YS.
Segala puji milik Allah, Penguasa langit dan bumi, Raja manusia dan semuanya

YS: Halo Lc,
Sangat senang mendengar Anda menyadari kebenaran Tuhan dan berbalik kepada Tuhan dan akhirat, mencari pertaubatan dan mengikuti anjuran2 Quran.
Saya tidak mengatakan bahwa Anda tidak boleh berbicara lagi dengan mereka yang tidak percaya, saya hanya mengatakan bahwa Anda tidak boleh hang out/bertemu dengan mereka sering-sering. Sesekali saja. Namun memang mereka yang telah dibimbing Tuhan dengan baik, secara alami memalingkan diri dari kesia-siaan, dari orang2 tersesat, dan hanya bertemu mereka dalam situasi tertentu dalam lingkup hubungan yang sehat yang tidak berpengaruh kepada iman.
Inti pesan2 saya adalah supaya orang2 mengikuti bimbingan Tuhan secara langsung, tanpa melalui perantara, siapapun itu. dan untuk membuktikan iman mereka dengan perbuatan, dengan bertindak mengikuti anjuran2 Quran di segala situasi. Agama Tuhan tidaklah terdiri dari ritus2, namun mempraktikan anjuran2 Tuhan, yaitu bertindak dengan keadilan dan kebaikan. Saya tidaklah menciptakan agama baru, saya hanya menekankan apa yang ditentukan Tuhan untuk kita dalam Quran, dan membedakannya dari praktik2 palsu bersifat pagan dari sekte islam.
4 bulan purnama suci memang adalah bulan purnama yang tepat terjadi setelah ekuinoks dan solstis.
Dan untuk haji dan ayat yang Anda kutip, haji terdiri dari “gathering” perkumpulan seputar Tuhan dan agama. Terdiri dari pertukaran antara orang2 dan mengingat Tuhan. Haji besar yaitu yang dilaksanakan di Mekkah dan dibolehkan untuk berdoa sambil berada di sekeliling kabah, duduk atau berdiri. Untuk berjalan antara safa dan marwah sambil berdoa. Ritus2 ini bukanlah kewajiban tapi dibolehkan, karena yang penting adalah spiritnya, yaitu berdoa/salat, mengingat Tuhan, dan bukan gerakan mengitari kabah atau bolak-balik antara safa dan marwah.Tuhan juga menganjurkan kita untuk berkurban, untuk memberi makan orang2 miskin. Di akhir haji, Tuhan menganjurkan memendekkan rambut, supaya kembali sebagai orang baru di dunia sekuler ini, seperti kita terlahir kembali. Tuhan tidak pernah menyuruh sesuatu (seperti penyucian diri/wudhu), tanpa maksud. Perintah2 ini memiliki arti yang dalam dan alasan2 yang dibenarkan/adil.
Haji diatas segalanya adalah mengingat Tuhan, mengagungkan Tuhan, dan pertukaran yang penuh makna antara orang2 beriman dan orang lain.
Anda harus mengerti bahwa dalam agama ini, semuanya terjadi dalam jiwa dan bukan dalam ritus dan gestur tertentu. Gestur yang dilakukan karena itu haruslah intuitif dan natural, tidak dipaksakan dan otomatis. Tuhan menghakimi kita menurut niat kita, kemurnian iman kita dan pencapaian perbuatan baik kita, bukan menurut pelaksanaan ritus2 mekanis tanpa arti. Jadi selama Anda tulus dan melakukan tindakan2 Anda secara bermakna/untuk Tuhan, menurut anjuran2 Quran, dalam bentuk apapun itu, Tuhan akan menginspirasikan kepada Anda apa yang perlu Anda lakukan dan menerimanya dari Anda.
Saya harap menjawab pertanyaan Anda.
Semoga Tuhan membimbing Anda dan bersama Anda.

13 Mar 20

HA: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Halo YS, Saya harap Anda baik. Ini saya HA. Kita telah bertukar pesan di akhir Januari. Saya harap Anda mengingat saya.
Saya kembali untuk bertanya sesuatu pada Anda. Sejak kita bertukar Januari lalu, saya telah mengikuti jalan berserah kepada Allah Yang Maha Perkasa, Yang Maha Bijaksana.
Jadi saya salat pagi dan malam saya, membaca Quran dan berdoa kepadaNya.
Kemudian saya membaca bahwa Allah menyuruh kita untuk memuliakan dan memujiNya siang dan malam. Dapatkah Anda beritahu saya bagaimana memuliakanNya dengan benar?
Terimakasih. Sampai jumpa kembali, Insya Allah.

YS: Halo, ya saya ingat Anda.
Apakah saya perlu menjawab pertanyaan Anda?????
MemuliakanNya adalah dengan memujiNya, mengakui keagunganNya.. glorifikasi/pujian itu terjadi secara natural, dengan situasi saat itu, dan refleksi kita sendiri saat itu. Tidak ada formula khususnya, meskipun Quran sangat kaya akan contoh2 glorifikasi dan pujian ini.
Sebenarnya, apa pertanyaan ini? Saya harus melakukan apa? memasuki otak Anda dan berpikir untuk Anda? Jika Anda tidak dapat menjawab sendiri pertanyaan seperti ini, saya tidak bisa membantu Anda lagi.
Anda jangan bertanya pada saya apapun lagi, APAPUN… Tuhan ada untuk Anda,
Jika pesan ini yang saya tulis tidak cukup untuk Anda, jika Tuhan tidak cukup untuk membimbing Anda, maka tidak ada yang cukup untuk Anda.
Saya telah menyelesaikan misi saya, urusan Anda tidak menjadi perhatian saya lagi, dan urusan Saya seharusnya juga bukan urusan Anda lagi,
Berjalanlah sendiri bersama Tuhan, itu adalah satu2nya jalan keselamatan.
Sampai jumpa.

HA: Maaf, saya hanya ingin diyakinkan dan bertukar lagi dengan Anda, Maaf jika saya telah mengganggu/membuat Anda marah. Saya pikir niat saya baik, maaf lagi. Terima kasih,
Sampai jumpa.

YS: Tidakkah Tuhan cukup untuk meyakinkan Anda?
Tuhan telah menginstruksikan saya untuk menunjukkan kepada orang2, bahwa keselamatan mereka ada bersama Dia saja. Bukan dengan mengambil orang lain sebagai pembimbingnya dan menjadi objek kesyirikannya. Siapapun yang mengerti pesan saya, mereka merasa cukup dengan Tuhan sebagai pembimbing dan penuntun mereka. Mereka tidak membutuhkan siapapun di bumi ini untuk membimbing atau menuntun mereka. Sekali saya telah menunjukkan kepada Anda arah yang benar, misi saya berakhir di sana, dan tinggal bagi Anda sendiri berjalan di jalan Anda bersama Tuhan.
Apakah Anda menyadari pertanyaan Anda tadi? Bagaimana kita memuliakan/mengagungkan Tuhan?… bagaimana Anda memuliakan manusia??? jawabannya serupa… Apakah Quran tidak cukup mengandung contoh2? Apakah Quran tidak jelas bagi Anda?

HA: Anda benar, dan saya minta maaf, di Quran, Ibrahim langsung memohon kepada Allah untuk meyakinkannya, dan tidak kepada orang lain. Jawaban pertanyaan2 saya ada di Quran sendiri. Saya tidak bermaksud menjadikan Anda sekutu disamping Allah, akan tetapi saya hanya ingin bertukar/berdialog antara orang2 beriman, karena di sekeliling saya tidak ada orang beriman, saya sendirian dengan Allah saja, namun sesekali saya ingin berdialog dengan orang beriman lain seperti Anda. Saya mohon maaf lagi.

YS: Saatnya telah tiba untuk merasa cukup dengan Allah. Allah lebih dari cukup bagi orang beriman sejati… Apakah Anda pikir saya dikelilingi banyak orang2 beriman di sekitar saya? Saya telah menempuh jalan sendirian bersama Allah selama lebih dari 12 tahun tanpa orang beriman di sekitar saya, dan itu tidak menjadi masalah bagi saya.

15 Maret 20

GJ: Halo YS, saya baru mengenal tentang Anda baru2 ini (sudah seminggu sekarang) dari seorang kenalan yang memperkenalkan saya ke situs Anda. Awalnya jujur saja saya merasa kesal karena dia seperti mengganggu saya. Tetapi Tuhan ternyata menyeru saya. Saya menemukan kebenaran dalam setiap semua yang Anda katakan. Saya seperti telah kembali dari tempat yang jauh, tanpa pernah pergi jauh sebelumnya. Saya kini mulai berjalan bersama Tuhan perlahan-lahan.
Permintaan saya, (walau menyadari bahwa Anda tidak selalu punya waktu untuk menjawab saya dan Anda memang berhak untuk tidak menjawab saya) adalah saran untuk seorang Ayah.
Saya memiliki dua anak, anak lelaki 9 tahun dan anak perempuan berusia 7 tahun. Kesulitan yang saya hadapi sekarang adalah bagaimana menyampaikan ini semua kepada mereka? Saya tidak akan kecewa jika saya tidak mendapat jawaban dari Anda. Saya hanya ingin masukan, saya percaya kepada Tuhan dan percaya bimbinganNya untuk menghadapi ujian2 kedepan bagi saya.
Semoga Tuhan Yang Maha Tinggi, Penguasa jagat raya, merahmati kita semua.
Terima kasih.

YS: Apa yang ingin saya katakan kepada Anda? Bukanlah hal yang sulit menjelaskan kebenaran kepada anak2 Anda. Apakah kebenaran bagi Anda lebih rumit untuk dijelaskan daripada kebohongan2, kepalsuan dan tradisi tak bermakna? Beritahu mereka apa yang Anda mengerti. Edukasi mereka sesuai anjuran2 sejati dari Tuhan. Agama adalah seperti kode etik, diterapkan di seluruh kehidupan sehari2 dengan memurnikan apa yang ada di jiwa kita, dan bertindak baik. Dan tidak termasuk rangkaian ritus2 tak berarti. Jelaskan kepada mereka untuk mengambil Tuhan sebagai pembimbing mereka satu-satunya, untuk berbuat baik demi Tuhan, dan menjauhi keburukan demi Tuhan, bahwa mereka akan mempertanggungjawabkan setiap perbuatan mereka, dan setiap perbuatan mereka berpengaruh akan nasib mereka di dunia ini dan di akhirat. Agama adalah kebenaran, keadilan, dan kebaikan, jadi mereka seharusnya bisa mengerti. Kita harus memberitahu mereka tentang kebenaran jalan Tuhan dan tentang kehancuran yang akan tiba.
Sampai jumpa.

16 April 20

Cl: Halo YS, seperti yang lain, saya bersyukur Tuhan telah mempertemukan saya dengan tulisan2 Anda.
Saya ingin bertanya, saya adalah seorang Ibu, dan anak saya autis, dan sulit untuk mengerti apapun.
Bagaimana saya menolongnya? terima kasih.

YS: Halo,
Jelaskan padanya apa yang dapat ia mengerti, seperti semua hal lain dalam hidup. Tuhan menghakimi setiap orang menurut kemampuannya. Setiap orang bertindak untuk dirinya sendiri. Jadi intinya apa yang ada di pikiran/jiwa Anda, dan apa perbuatan2 Anda yang akan menentukan nasib Anda untuk selamanya. Instruksi yang saya beri di Pesan Terakhir dari Tuhan adalah lebih dari jelas, dan semua yang saya katakan merujuk kembali kepada Kitab2 Tuhan, dengan Quran yang paling utama. Tuhan telah menjelaskan apa yang diperlukan untuk selamat, dan Tuhan telah menunjukan kepada Anda, atas rahmatNya, kebenaran. Dia telah mencerahkan Anda, memberi Anda pesan peringatan terakhirNya melalui Utusan terakhirNya yaitu saya.
Dengan itu semua, orang beriman sejati harusnya dapat berjalan di jalan yang benar menuju Tuhan.

21 April 20

Gz: Halo YS,
Saya harap keadaan Anda baik.
Saya kembali kepada Anda karena saya dihadapkan dengan situasi mengenai menyuarakan kebenaran ini, saya membutuhkan opini Anda:
Syukurlah bersama saya ada segelintir orang2 beriman (saya tidak berbicara mengenai penganut agama2 tentunya). Dan ada perdebatan diantara kami mengenai meneruskan pesan2 Anda ini.
Beberapa mengatakan sebagai orang beriman adalah kewajiban kita untuk melakukan ini setiap hari kepada orang2 di sekeliling kita (termasuk media sosial)
Dan yang lain, seperti saya, berpikir bahwa peringatan ini diberikan Tuhan, jadi cukup menyampaikan kepada orang2 yang akan mau mendengarkan (di kasus ini saya kirimkan link ke blog Anda dan video2 Anda)
Saya bertanya seperti ini, karena terus terang bagi saya sendiri, menyebarkan pesan peringatan secara sistematis ke semua orang adalah kontraproduktif dan hanya berujung penolakan.
Saya tidak memaksakan jawaban dari Anda, karena saya tahu beban pekerjaan Anda.
Terimakasih,
Semoga Tuhan melindungi Anda,
Dengan hormat,
Gz

YS: Halo Gz,
Saya baik2 saja, dan saya harap Anda juga baik.
Tidak ada kewajiban untuk menyebarkan peringatan, Anda dapat melakukannya jika di situasi yang tepat, tapi tidak dengan “mendakwahi” atau melakukannya secara sistematis.
Tuhan adalah pembimbing, dan Tuhan membimbing mereka yang Dia kehendaki menuju kebenaran. Sementara yang lain, apakah kita memperingatkan mereka atau tidak, tidak mengubah apapun bagi mereka.
Tuhan akan menginspirasikan kepada Anda untuk meneruskan pesan peringatanNya sebagai pengingat atau hujjah/bukti dihadapan Tuhan untuk Anda, tergantung keadaannya. Namun walau bagaimanapun, kita tidak akan berkeliling dengan tulisan2 atau berteriak di publik, atau menghabiskan waktu kita di internet ingin menyebarkan pesan. Adalah di situasi dan dengan orang yang tepatlah Tuhan menginspirasikan Anda untuk memberi peringatan.

Kebenaran Tuhan sangat bernilai, dan tidak untuk dijual dengan harga murah. Kita tidak memberikan kaviar kepada babi, dan kita tidak boleh menyepelekannya dengan mengejar-ngejar orang yang tersesat. Adalah Tuhan yang akan mengirimkan mereka kepada kita jika Dia menghendaki.
Yang paling penting, fokuslah pada kasus Anda sendiri, karena setiap orang harus berusaha dekat dengan Tuhan, dan tiap orang hanya dapat menyelamatkan dirinya sendiri, jika Tuhan mengizinkan.
Terima kasih.

Gz: Terima kasih YS, hati saya menjadi tenang.
Saya akan melanjutkan usaha2 saya supaya Tuhan mengampuni saya dan menyelamatkan saya.
Beribu terimakasih lagi atas semuanya, video2 Anda sangat berarti, dan saya selalu membroadcast versi prancisnya
Semoga Tuhan melindungi Anda,
Dengan hormat,
Gz

29 April 20

Sf: Halo YS,
Saya tidak ingat bagaimana saya menemukan situs Anda di 2018 lalu. Namun saya membacanya setiap hari karena artikel Anda mengkonfirmasi apa yang ada dalam diri saya sejak masa kecil saya. Juga apa yang saya lihat dalam mimpi2 saya.
Saya sangat yakin bahwa Allah telah memberi saya kemampuan untuk melihat sifat sejati dari orang2. Dan sayang sekali 99% manusia bersifat seperti setan. Satu2nya orang di sekeliling saya yang tidak adalah suami saya. Atas hal ini, saya selalu hidup menyendiri dan jarang berbicara dengan orang2.
2018 dan 2019 adalah tahun2 yang sangat sulit bagi saya. Setelah gejolak2 di prancis, saya harus resign di 2018. Tahun berikutnya, suami saya meninggal. Semoga Allah merahmatinya. Terimakasih kepadaNya telah mengizinkan saya menjadi istri dari orang yang baik, jujur dan adil ini, dan saya berdoa pada Allah untuk mempersatukan kami di akhirat.
Di tahun yang sama, saya peringatkan muslim2 terdekat saya untuk kembali kepada Allah dan bertaubat, karena kehancuran dunia akan mulai di 2020, namun tidak ada yang menjawab.
Saya lanjutkan di jalan Saya, semoga Allah selalu membimbing kita semua.

YS: Halo Sf,
Tuhan mengarahkan mereka yang tulus, yang Dia kehendaki untuk dibimbing menuju kebenaran, dan jalan untuk keselamatan dirinya.
Lupakan muslim, kebanyakan mereka hanyalah sektarian, musyrik, dan penyembah berhala.
Semoga perjalanan Anda menujuNya baik.

Dari artikel Ultime Avertissement de Dieu avant La Fin Du Monde (Partie 1) – 14 Januari 20

6 Juni 20

Dn: Halo YS, Utusan Tuhan, salam untuk Anda.
Pesan Anda seperti kejutan listrik bagi saya, dan menjawab hampir semua pertanyaan2 yang saya cari2 jawabannya bertahun-tahun. Ternyata hampir semuanya ada di hadapan saya, di Quran. Setelah membaca tuntas peringatan terakhir Anda dari Tuhan, saya meninggalkan apartemen saya di pusat kota untuk kembali ke rumah ibu saya di desa, saya akan meninggalkan video game, musik, rokok, dan semua hal yang kini saya anggap kesia-siaan yang merusak diri saya. Saya akan menolong orang2 tercinta saya sebisa mungkin di waktu yang tersisa ini. Saya terus membaca kembali peringatan Tuhan ini dan Quran, saya meminta pertolonganNya untuk membimbing saya setiap hari menuju ampunanNya. Saya masih punya banyak kesalahan dalam diri saya untuk saya ubah dan bertaubat, namun saya menyadari setiap hari betapa besar kasih sayangNya karena Dia telah menarik saya keluar dari kegelapan. Seperti dari “Hossana Ben David” ini, saya telah lebih dari sepuluh tahun mengikutinya (dan semua adalah kesalahan saya sendiri). Namun Dia membebaskan saya dari jebakan orang itu, saya memohon pertolonganNya setiap hari, membaca artikel Anda tentang agama yang sesuai hukum sejati Quran, yang sangat masuk akal dan merupakan rahmat dariNya. Saya sebisa mungkin menerapkan anjuran2Nya, sambil memohon bimbinganNya. Saya saat ini tidak punya pekerjaan, dan berpikir ini saatnya mencari pekerjaan karena saya melihat adalah lebih baik untuk aktif secara sosial.
Sekarang yang saya cari hanyalah bimbingan Tuhan saya untuk memurnikan iman saya, mengampuni semua kesalahan2 saya, dan berusaha untuk mendapatkan keselamatan dariNya.
Maha Suci Tuhan. Terimakasih ya Allah.

YS: Halo Dn,
Anda tidak perlu menghentikan semuanya secara sekaligus, karena akan menyulitkan Anda, dan dampaknya bisa lebih merugikan Anda. Anda harus berhenti satu-persatu dan bertahap. Untuk video games, Tuhan tidak melarang itu, tapi itu seharusnya tidak menyita waktu Anda dan hanya sesekali saja.
Yang paling penting, adalah menemukan pekerjaan, karena waktu luang adalah alat terbaik setan untuk mendatangkan perbuatan dosa untuk Anda. Setiap orang beriman harus bekerja dan menghidupi dirinya sendiri tanpa bergantung dengan orang lain, siapapun itu, mendatangkan manfaat bagi diri sendiri dan sekitar, bahkan jika dibayar dengan gaji minimum dan pekerjaannya sulit.
Hossana Ben David adalah setan manusia, pembohong, penipu, tersesat dan dia dirasuki setan jin. Tujuannya hanyalah menyesatkan orang.
Jalan pertaubatan adalah jalan seumur hidup, kita harus berkomitmen tidak untuk satu bulan, satu tahun, tetapi untuk sisa hidup kita. Setiap kali akan tergelincir, kita harus bangkit kembali dan teguh di jalan ini, mencari untuk mengakhiri dosa2 kita dan menjadi orang yang lebih baik. Adalah jalan yang sulit, namun semakin Anda sungguh-sungguh berusaha, akan semakin mudah.
Kita harus mengambil Tuhan sebagai pembimbing satu-satunya, menaati anjuran2 sejatiNya dari Quran, dan berbuat baik di segala situasi, maka Tuhan akan membimbing kita, menyembuhkan jiwa kita, dari semua penyakit fisik dan mental kita, memperbaiki keadaan material, sosial, keluarga, dan spiritual kita.

Dari artikel Ultime Avertissement de Dieu avant La Fin Du Monde (Partie 2) – 14 Januari 20

27 Maret 20

Fm: Selamat malam YS
Saya belum selesai membaca semua artikel2 Anda, dan saya harap diberi kesempatan olehNya untuk itu Saya mengakui bahwa Andalah Utusan dan pemberi peringatan akhir zaman. Saya akan segera membaca semuanya dan mencoba memahaminya sehingga saya dapat menerapkan ajaran2nya. Saya memohon ampunan dan bimbingan dari Allah setiap hari, memohon padaNya untuk menyelamatkan saya dan anak2 saya dan orang2 tercinta saya dari hukuman yang akan datang.
Bagaimanakah cara berbuat baik, ketika kita dalam confinement (t/n: lockdown corona) ini dan hanya punya sedikit waktu lagi? saya akui saya sangat takut akan apa yang terjadi. Saya takut menjadi bagian dari merka yang tertimpa amarahNya.
Namun apapun yang terjadi, saya mempercayakanNya. Memohon pertolonganNya, karena tanpaNya saya tidak bisa apa-apa.
Semoga Allah selalu menolong Anda dan mencurahkan nikmatnya.
Segala puji bagi Allah.

YS: Halo Fm,
Haruskah saya menjelaskan kepada setiap orang beriman sejati bagaimana caranya berbuat baik dan mencari keridhoan Tuhan, saat kita berada di ambang kehancuran?
Saya kembalikan untuk Anda menjawabnya sendiri dengan mendekat kepadaNya dan memohon bimbinganNya.
Pesan saya dari Tuhan mengandung jawaban2 pertanyaan Anda, apalagi Quran, sumber rujukan pesan saya, mengandung 1000 kali jawaban pertanyaan2 Anda. Mengingat waktu yang tersisa, orang beriman sejati sekarang harus bisa mengandalkan Tuhan saja. Dan jika tidak seperti itu, maka mereka bukanlah orang beriman sejati. Tidakkah Tuhan cukup sebagai pembimbing? Tidakkah Quran cukup eksplisit sebagai petunjuk bagaimana mentaati Tuhan?

Dari artikel Ultime Avertissement de Dieu avant La Fin Du Monde (Partie 3) – 14 Januari 20

14 Januari 20

Sm: Wow, tulisan artikel yang sangat menarik dan komplit. Saya menantikan tulisan Anda selanjutnya.
Terimakasih.

YS: Ini bukanlah artikel, tetapi peringatan terakhir, ini adalah pesan Tuhan untuk manusia sebelum kehancuran dan saya adalah Utusan terakhirNya, satu-satunya di akhir zaman ini.

30 Mei 20

CA: Halo, telah cukup saya membaca artikel2 Anda, dan menonton video2 Anda. Terimakasih atas semua karya Anda, yang saya pandang mencerahkan. Saya seorang kristen, dan saya tidak akan mengajak Anda masuk kristen karena saya tahu Anda akan tetap di posisi Anda. Begitu juga saya, saya tidak akan pindah ke islam.
Saya hanya ingin berbagi dengan Anda sebagian dari riset saya. Mengingat Anda sama seperti saya, hanya orang beriman yang tidak masuk ke kelompok manapun. Yesus kristus adalah Tuhan Saya, dan kata2nya adalah sumber kebenaran saya, buku apokalis dan injil tidaklah dipalsukan, karena injil mengkonfirmasi tauratnya yahudi, yaitu kepercayaan kepada satu Tuhan, satu-satunya penyelamat dan penebus kita, yang mewujud dalam daging untuk menyelamatkan orang2 yang dia pilih. Saya menolak trinitas katolik roma, saya dapat mengepos banyak ayat dari taurat yang mengkonfirmasai bahwa Yesus kristus adalah Tuhan, jika Anda meminta untuk itu.
Saya ingin kembali ke topik apokalips, yang dalam hal ini saya bergabung/setuju dengan analisis Anda, bahwa akan ada Antikristus (Donald Trump) yang telah dikonfirmasi kartu permainan illuminati, dan akan ada juga mesias palsu, juruselamat palsu..
Dari analisa Anda juga saya lebih mengerti, “the beast”/binatang pertama yang akan menerima pukulan terberat adalah Donald Trump, yang mana setelah memprovokasi perang dunia ke 3, akan digulingkan, dan dibunuh. “Beast” juga merepresentasikan sistem, yaitu New World Order, yang bersumber sama dengan Babilon. Pertama2 sistem akan tampak dihancurkan, namun hanya tipuan, saat itulah muncul penyelamat palsu, mesias palsu, atau Yesus palsunya katolik roma, yang tidak lain adalah setan yang menyamar sebagai Yesus, dia akan mengambil penampilan domba (Yesus), namun berbicara seperti naga (Setan). Yang datang dari babilon dengan trinitas satanisnya.
Sekarang, detail selanjutnya, yang membuat saya juga berpikir bahwa kita berada di akhir zaman adalah Israel. Ketika Israel modern diciptakan di 1948, yang kita tahu didanai dan direncanakan oleh illuminati dan rotschild, kasta zionis ini, yang mana merupakan orang2 khazards suku dan, dan simbol mereka, bintang daud adalah simbol kabbalah, atau simbol setan yang merupakan referensi atas Baal atau Remphan. Mereka telah muncul semuanya.
Sekarang “bintang daud” yang disebut juga sebagai “segel sulaiman” oleh para okultis adalah simbol sakral yang berasal dari kosmologi babilon dan diadopsi oleh yahudi talmudis saat deportasi mereka ke babilon. Simbol ini adalah simbol penyembahan matahari babilon yang dimasukkan kedalam “Jewish kabbalah”, buku sihir tingkat tinggi dari tradisi okultisme, yang menjadi warisan eksklusif negara israel.
Untuk mengakhiri, saya menyadari bahwa Anda tidak begitu mengenal kristen. Mayoritas besar, mungkin 90%-95% orang tidak percaya keselamatan darinya, dari Tuhan yang Satu, Bapak yang bermanifestasi dalam daging. Mayoritas besar mengikuti mengikuti Yesus palsunya katolik roma, termasuk sekte2 evangelis. Ingin diselamatkan dengan karya2 mereka, usaha2 mereka dan menolak keselamatan darinya, bukankah itu yang diajarkan semua agama, bahwa manusia punya kehendak bebas, bahwa meskipun mereka pendosa, mereka dapat menyelamatkan diri sendiri? bahwa mereka bisa mencapai keilahian dengan perbuatan2 mereka? tidak, mereka tidak pernah bisa. kita semua layak atas neraka, dan saya siap berbagi testimoni saya, bagaimana saja beranjak dari atheis bodoh, menjadi orang beriman marginal secara literal. Anda adalah orang yang jujur, cerdas dan tulus, saya merasakannya, dan saya akan mengapresiasi untuk kita saling berbagi pengetahuan, tentu saja hanya jika Anda menerima untuk itu, meskipun kepercayaan kita berbeda.

YS: Halo, saya tidak mengadvokasi Islam. Islam hanyalah sekte seperti Kristen dan Yudaisme. Saya hanyalah orang beriman sederhana dengan Tuhan Yang Maha Esa sebagai satu-satunya pembimbing. Saya mengakui taurat dan injil sebagai wahyu dari Tuhan, namun mereka memiliki deformasi dan pemalsuan2, sementara Quran, wahyu pamungkas dari Tuhan telah terjaga dari segala perubahan dan mengkoreksi deformasi dari Kitab2 sebelumnya. Quran mengandung sistem hukum yang komplit dan adil, tidak seperti buku2 sebelumnya yang telah hilang/dirusak.
Saya percaya kepada Tuhan dan kepada semua NabiNya dan semua kitabNya. Sementara Anda tidak percaya kepada semua Nabi Tuhan maupun semua kitabNya. Anda tidak mengakui Muhammad sebagai Nabi atau Quran sebagai kitabNya. Itu menjadi perbedaan besar antara kita. Saya percaya Tuhan, yang tidak terlihat mata, sementara Anda mengatakan bahwa Tuhan adalah Yesus kristus, manusia sederhana, Nabi Tuhan sederhana, makhluk fana. Tuhan tidak berinkarnasi sebagai manusia, tidak dilahirkan, tidak mati, tidak ada yang dapat melihat Dia, bahkan tidak malaikat-malaikat terdekatNya.
Tuhan mengatakan bahwa siapapun yang mengatakan Yesus adalah Tuhan bukanlah orang beriman, dan nasibnya adalah neraka abadi. Dan ini dapat dibenarkan, karena mereka yang mengatakan ini: berdoa kepada manusia, yang samasekali bukan Tuhan, yang tidak mengabulkan doa-doa, yang tidak mempunyai kekuatan sedikitpun selain dari yang diberikanNya, yang juga akan dihakimi seperti kita di hari penghakiman terakhir.
Saya tidak berpura2 membimbing siapapun. Hanya Tuhanlah yang dapat membimbing, jadi saya tahu kata2 saya tidak akan bisa mengubah kepercayaan Anda. Karena itu, tidak ada hal untuk didiskusikan lagi. Pesan saya dari Tuhan sudah cukup jelas, sedemikian rupa sehingga saya tidak perlu mendiskusikannya lagi dengan siapapun. Ambil atau tinggalkan, masa depan akan membuktikan keotentikan dan kebenaran pesan saya. Tidak mungkin bagi orang beriman sejati untuk membaca firman Tuhan tanpa mengenalinya, namun Quran tanpa ragu lagi adalah firman Tuhan, tidak ada buku di bumi ini yang serupa dengan itu. Dan isinya hanya dapat berasal dari Tuhan. Dia yang melihat dan dibimbing Tuhan mengenali kebenaran saat menjumpainya, sementara dia yang buta dan penuh kezaliman tidak akan mengenali kebenaran Tuhan, meskipun ditunjukkan bukti sejelas apapun. Jika Quran tidak dapat meyakinkan Anda, maka tidak ada yang dapat meyakinkan Anda, itu artinya Tuhan tidak ingin membimbing Anda karena kezaliman Anda sendiri. Tuhan membimbing mereka yang adil/tulus dan membiarkan tersesat mereka yang zalim. Seperti itulah seharusnya.
Sekarang tunggulah apa yang akan terjadi, dan Anda akan lihat apakah Yesus Anda akan menyelamatkan Anda dari apapun, saat kehancuran dari Tuhan datang, Tuhan hanya akan menyelamatkan hamba sejatiNya. Sementara yang lain, mereka akan menemukan diri mereka tanpa pelindung. Tuhan2 palsu mereka akan menyebabkan kejatuhan mereka. KEBENARAN sejati tidak bisa dinego/ditawar2, tidak ada kompromi yang mungkin antara Anda dan saya, selama Anda tidak mengenali kebenaran dari Tuhan 100%.

Bersambung..


Jangan lengah! Perang Dunia ke 3 akan segera datang, itu akan mulai tanpa peringatan, dan akan mengejutkan semua orang… Jangan pikir kita telah keluar dari masalah, ini hanya situasi yang menipu (t/n:hening sebelum badai) Ini hanyalah permulaan dari akhir. Ingat juga, tak peduli apakah akhir dunia akan tiba 1000 tahun lagi atau besok, kita bisa mati kapan saja. Karena itu kita harus selalu bersiap untuk kembali ke Pencipta kita dan mempertanggungjawabkan tindakan2 kita.

Translator note (t/n:) adalah merupakan tambahan/penjelas dari saya pribadi (penerjemah) dan bukan bagian dari pesan asli. boleh diabaikan saja. Kritik/saran mengenai hasil penerjemahan, silahkan ajukan email ke: peringatan@posteo.net